DRABBLE//DONT STAY AWAY

Autor: YJK

Cast: Lee Minho, Park HyunMie

Genre:Romance

Rating:15+

story begin

Tidak seperti bisanya ruangan itu nampak sepi, beberapa kali Lee Min Ho menghembuskan nafas gusar, sejak tadi dia sudah berusaha menarik perhatian Hyunmie tanpa suara tapi tetap tidak membuahkan hasil. Min Ho tidak bermaksud untuk mati muda dengan menganggu Hyunmie lebih jauh, yeoja itu sibuk dengan laptopnya, mengetik dengan sangat serius, drama baru yang akan Min Hoo lakoni semua adalah hasil jeripayah kerja keras Hyunmie dalam 6 bulan terakhir, kolaborasi yang sangat hebat antara Lee Min Hoo dan Hyunbin. Tapi justru sang penulis yang tidak menyukai ceritanya di mainkan oleh Min Ho.

“Yakk!! aku datang bukan untuk kau acuhkan.” sekali ini Min Ho mengerang frustasi, membuat Hyunmie menghentikan kegiatannya mengetik, matanya mendelik tajam ke arah Min Ho, tapi kali ini Min Ho tidak mau diam. 15 menit lagi dia harus pergi untuk persiapan drama terbarunya, setidaknya pengorbanan Min Ho datang satu jam yang lalu tidak sia-sia jika kekasihnya itu mau memperhatikannya sedikit saja.

Hyunmie menghelah nafas lemas, ketika di hadapannya seorang namja berumur 25an tengah merajuk padanya, sebenarnya hal itu tidak akan mempan jika tidak bersamaan dengan wajah pucat Min Ho. Hyunmie paham jika persiapan drama terbaru Minho memang menguras waktu istirahatnya, dan seharusnya namja di hadapannya ini bukan bertemu dengannya melainkan tidur atau beristirahat lebih banyak. Hanya untuk bertemu dengannya MinHo memberikan waktu berharganya untuk bertemu dengannya.

“Kau tahu aku sibuk, dan aku juga tahu seharusnya kau tidur setelah semalaman kau tidak tidur karena pembahasan naskah untuk drama terbarumu.” Min Ho kembali memasang wajah kekanak-kanakannya lalu menunduk sedih.

“Aku hanya merindukanmu… setelah aku menerima drama terbaruku kau tidak pernah membalas telpon dan smsku.” sekali lagi Hyunmie menghelah nafas, Min Ho memang belum tahu jika yang menulis naskah adalah Hyunmie dia benci menerima kenyataan bahwa dia sendiri yang menjadi penyebab Min Ho menerima adegan ciuman dengan wanita lain. Hyunmie menatap layar laptopnya dia sudah sampai pada adegan dimana karakter utama meminta belas kasihan pada kekasihnya, membayangkan Min Ho melakukannya pada orang lain membuat Hyunmie merasa sesak nafas, lain ceritanya jika naskah ini bukan dia yang membuat, Hyunmie akan dengan antusias mengikuti drama kekasihnya itu.

“Chagia… aku tahu kau marah padaku karena ada adegan itu… tapi kau tahukan aku harus profesional?” sekali ini Hyunmie menutup matanya lalu mengambil nafas dalam-dalam, ia letakan laptop di panguannya di atas meja lalu mulai menatap kekasihnya yang menatapnya sendu.

“Sepertinya aku memang tidak bisa profesional jiika sudah berurusan denganmu Min Ho_ya… Minahae…” Min Ho mengerutkan keningnya binggung, ia belum paham dengan apa yang Hyunmie katakan, seakan tidak peduli dengan kebinggungan kekasihnya, Hyunmie menarik kepala Min Ho agar berbaring di pangkuannya, perlahan tangan Hyunmie mengelus lembut rambut Min Ho, berusaha memberikan apa yang Min Ho minta darinya ‘PERHATIAN’

Minho menutup matanya ketika tangan Hyunmie membelai kepalannya, hal sederhana yang bisa membuat segala rasa pusing dan juga lelah di tubuhnya perlahan menghilang, Hyunmie meraba kening Min Ho yang sedikit panas membuat Hyunmie menghelah nafas.

“Apa kau sudah makan?” pertanyaan Hyunmie Hanya di balas gelengan kecil dari Minho.

“Aku tidak lapar…” gumam Minho sambil merubah posisinya menjadi menyamping, wajahnya menghadap tepat kearah perut Hyunmie, tangan kanan Minho melingkar erat di pinggang Hyunmie menenggelamkan wajahnya di perut kekasihnya.

“Aku kehilangan nafsu makanku karena kehilangan kabarmu selama satu minggu…” Hyunmie tersenyum miris tidak seharusnya ia menyalahkan Minho tentang drama terbarunya, dia sendiri yang terlalu tertutup pada Minho, tentang semuanya bahkan dari awal pertemuan selalu Minho yang menceritakan hidupnya.

“Mian…” Minho merubah posisinya menjadi duduk kembali menatap sayu kearah Hyunmie.

“Aku harus bagaimana agar kau bicara? bicara tentang apa yang kau rasakan? apa yang tidak kau suka dan apa yang kau suka? agar aku tidak perlu merasakan d jauhi atau mungkin di tinggalkan olehmu…” sesaat Hyunmie menahan nafas, dia tidak menyangka jika Minho berfikir sejauh itu.

“Tidak ada… tapi jika aku ingin pergi darimu, aku akan langsung mengatakannya. Walaupun aku yakin aku tidak ingin pergi darimu, jika aku menjauh bukan berarti aku membencimu. Kau tahu aku ini tipe orang yang menjauh jika merasa ada yang tidak nyaman dalam hatiku.” Minho kembali menghelah nafas, ia menggenggam kedua tangan Hyunmie lalu menangkupkannya kewajahnya. Perlahan Minho mengecup telapak tangan kiri Hyunmie, pandangannya tetap menatap sayu kearah Hyunmie.

“Katakan apa yang membuatmu tidak nyaman?” mata itu begitu memohon membuat Hyunmie kembali menghelah nafas.

“Hanya masalah tidak penting… sebaiknya kau makan… aku tidak suka kau sakit…” Minho baru saja akan mengatakan kata-kata protesnya ketika Hyunmie mengalungkan kedua tangannya di leher Minho merengkuh wajah tampan yang tampak terkejut itu mendekati wajahnya, bibir tipis Hyunmie merayap memberikan sebuah kecupan hangat di bibir Minho.

“Jangan desak aku… aku tetap mencintaimu itu yang terpenting seberapa lamapun aku menjauh.” kali ini Minho menyerah lalu memeluk tubuh mungil itu sangat erat.

“Apa permintaanku begitu sulit? hanya jangan jauhiaku jangan pernah mengacuhkanku, karena itu membuatku sulit berfikir dan bernafas saat bersamamu.” Hyunmie kembali mengelus rambut Minho pelan, membuat Minho semakin mengencangkan pelukannya pada Hyunmie. Bisakah dia tidak merindukan Hyunmie lebih dalam lagi?

“Baiklah… jangan meminta lagi, kau tahu hari ini kau banyak menuntut padaku.” gumam Hyunmie pelan, dengan cepat Minho mengangguk dalam, kembali menghirup bahu Hyunmie, mengisi memori otaknya agar bisa tahan untuk tidak merindukan kekasihnya itu, walaupun semua justru akan membuat Minho semakin merindukan Hyunmie nantinya.

END

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: