DRABBLE//To Late For Back//KYUMIE

Autor:YJK

Tittle: To Late For Back

Cast: Cho Kyuhyun, Park Hyunmie

Genre:Sad Romantis

Rating:17

Leght:Drabble

Disclamer: ini FF di persembahkan untuk penyuka KyuMie yang masih menanti FF yang lain, mianhae karena terlalu sibuk buat persiapan PKL jadi g sempet ngelanjutin yang lain, kebetulan hari ini pengen nulis rasa sakit di hati pada Cho Kyuhyun lewat cerita, dan terimakasih yang masih mau membaca cerita YJK. Maaf masih banyak unsur TYPO bukan propesional hehehehe🙂

Story begin

Angin berhebus kuat sore ini, menerbangkan setiap dedaunan musim gugur, menyentak lamunan panjang seorang gadis muda yang kini tengah menatap kosong kearah taman yang mulai ramai oleh para remaja kasmaran, sebagian menyempatkan waktu mereka untuk pasangan mereka dari ketatnya jadwal ujian akhir tahun. Park Hyunmie kembali mengehembuskan nafas lemas, beberapa kali ia nampak melirik jam tangan biru kesayanganya, hadiah natal pertamanya. Hyunmie kembali mengeratkan mantel putihnya ketika aingin sore kembali menyucuki setiap kulitnya, kali ini Hyunmie menyerah menunggu ia bangkit dari kursi taman yang sejak 3 jam lalu ia duduki, di lihat dari jam yang ia kenakan, orang yang ia tunggu pasti sudah mengerjakan kegiatannya yang lain. Tepat ketika berbalik seorang namja memeluknya dengan erat, bahkan memutar tubuhnya beberapa kali.

“Yakkk!! berhenti.” bentak Hyunmie membuat namja yang dari exspresinya begitu senang menghentikan aksi gilanya yang mulai menarik perhatian banyak orang, mata itu berbinar menatap Hyunmie, walaupun tidak bisa melihat senyuman di balik masker, Hyunmie yakin namja di hadapannya sedang tersenyum bocah padanya. Hyunmie memuta matanya malas, hanya satu hal yang bisa membuat mata sayu itu berbinar ‘kekasihnya’.

“Apa lagi yang kau lakukan untuknya? jangan bilang kau membelikanya lagi perhiasan?” Hyunmie bertanya datar, menatap wajah itu tak bersemangat, membuat namja di hadapanya berubah, nampak sayu dan tidak bersemangat.

“Apa kau tidak senang jika aku senang?” gumaman itu kembali membuat Hyunmie menghelah nafas lemas, amarah yang ia siapkan untuk ia ledakan menguar begitu saja ketika suara sedih itu keluar dari mulut namja di hadapannya.

“Araseo. Sebaiknya kau kembali.” ketika ucapan itu meluncur dari mulut Hyunmie namja itu menatap Hyunmie tidak percaya, Hyunmie mengusirnya?

“Hyunmie_ah…?” Hyunmie kali ini berusaha tidak peduli, ia berbalik bermaksud untuk pergi dari hadapan namja yang seolah tidak peduli dengan penantiannya selama tiga jam. Tapi baru saja melangkahkan kaki satu langkah tangan kirinya di putar cepat hingga ia berbalik dan menatap dingin namja di belakangnya.

“Mianhae… aku tahu aku salah… jebal jangan marah padaku… aku baru saja memberikanya kejutan, dan tidak menyangka dia tidak mau jauh dariku beberapa jam.” sesaat Kyuhyun menarik nafas dalam-dalam, menatap Hyunmie yang masih memasang wajah dinginnya, Kyuhyun menggenggam kedua tangan Hyunmie, tangan itu begitu dingin membuat Kyuhyun semakin bersalah pada sahabatnya, perlahan Kyuhun menundukan kepalanya menarik tangan Hyunmie mendekat kearah bibirnya, Kyuhyun membuka maskernya dan perlahan menghembuskan nafas hangat ke arah telapak tangan Hyunmie, membuat Hyunmie kembali luluh dengan sikap hangat sahabatnya ini, Hyunmie menatap lekat-lekat wajah namja yang kini masih menghembuskan nafas hangat ke arah telapak tangannya. Wajah itu begitu pucat, lingkar mata nampak jelas di sekitar mata Kyuhyun, Hyunmie cukup paham mengingat jadwal Super Junior yang belakangan ini mencekik waktu istirahat Kyuhyun. Perlahan Hyunmie mengulurkan tanganya, jemarinya bergerak perlahan di wajah Kyuhyun, membuat namja itu mengalihkan tatapnya dan memandang manik mata Hyunmie yang di liputi rasa khawatir, berbeda dengan tatapan dingin yang ia dapatkan tadi. Rasa nyaman kembali menyelimuti hati Kyuhyun ketika rasa cemas sempat menyelimuti hatinya. Kyuhyun mengenggam jemari Hyunmie, mengecup jemari itu perlahan.

“Aku baik-baik saja, jangan cemas… Hyungdeul menjagaku dengan baik.” Hyunmie tersenyum miris, dia tahu Kyuhyun tidak baik-baik saja, beberapa fhoto bertebaran di internet, sasaeng fans banyak yang mengabadikan wajah pucat dan kelelahan Kyuhyun.

“Bohong… kau sakit Kyuhyun_ah.” Hyunmie mengulurkan tangannya tepat di dada Kyuhyun mengusapnya secara perlahan. “Apa sakitmu kambuh lagi?” Kyuhyun menelan ludahnya pahit lalu mengangguk lemah, kemarin penyakinya memang sempat kambuh, tapi dia tidak bisa membatalkan jadwal yang ada, dia tidak ingin anti fans mengatainya lemah. Kyuhyun kembali menggenggam tangan Hyunmie yang kini bertengger di dadanya lalu kembali mengecup telapak tangan Hyunmie yang mulai menghangat.

“Jadi? apa kau masih marah padaku? memarahi orang yang sedang sakit?” Mata Kyuhyun kembali menghancurkan amarah dan kekesalan Hyunmie dengan lemas Hyunmie menarik tangannya dari genggaman Kyuhyun.

“Kajja, kau mau ku teraktir jajangmyeon?” mata Kyuhyun berubah, kembali berbinar seperti saat pertama kali Hyunmie melihatnya.

“Tentu saja!! aku sangat lapar.” Hyunmie hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu mulai berjalan, Kyuhyun kali ini mengimbangi langkah Hyunmie sambil tersenyum lagi dan lagi.

***

“Jadi apa yang kau lakaukan pada kekasihmu kali ini?” Hyunmie bertanya setelah jajangmyeon yang ia pesan sampai di hadapannya, Kyuhyun yang baru saja ingin menyantap jajangmyeonnya menaruh kembali makannya, mendekat sambil mengedipkan matanya antusias. Hyunmie berdecak Kyuhyun tidak memperlihatkan wajah yang sesuai dengan umurnya saat bersama Hyunmie.

“Kau bisa bercerita sambil makan tuan Cho.” Kyuhyun terkekeh lalu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, kembali mengambil sumpit lalu bersiap untuk makan.

“Aku mengirimnya alat merekam keluaran terbaru, seperti saranmu dan dia meloncat kegirangan.” ucap Kyuhyun sambil mengunyah jajangmyeonnya, Hyunmie menyeringai lebih seperti senyuman mengejek.

“Hanya itu?”

“Anni, masih ada lagi aku memberinya bunga mawar tepatnya 100 bunga mawar.” Hyunmie menghentikan kegiatannya mengunyah makanan, ia nampak tertegun dan reaksi itu terlihat oleh Kyuhyun.

“Mianhae… aku tahu kau yang menginginkan hal itu, aku hanya berusaha mencoba dan ternyata selera para yeoja memang sama, um… aku yakin suatu saat nanti akan ada namja yang melakukan hal yang sama padamu.” Ucap Kyuhyun pelan, tapi tidak merubah reaksi Hyunmie yang seolah kecewa pada Kyuhyun, Hyunmie kembali melanjutkan makanannya.

“Aku hanya heran saja, bukanya kau benci bunga? seharusnya kekasihmu tahu, soal seratus bunga mawar itu, aku sudah tidak peduli bahkan aku sudah tidak ingat. Kau tahukan aku sudah lama menukar bunga kesukaanku jadi bunga Lily.” Kyuhyun kembali menatap Hyunmie tidak enak, membuat Hyunmie menatap Kyuhyun jengah.

“Makan.” geram Hyunmie pelan, membuat Kyuhyun kembali memakan jajangmyeonnya dalam diam, nafsu makanya mendadak hilang dan dia sudah tidak berniat menceritakan apa saja yang ia lakukan bersama kekasihnya pada Hyunmie. Hyunmie sendiri sudah tidak menanyakan hal apapun pada Kyuhyun.

Kesunyian mulai membuat Kyuhyun tidak nyama, sejak keluar dari kedai ramen Hyunmie sama sekali tidak bicara membuat Kyuhyun menghentikan langkahnya. Hyunmie yang merasa Kyuhyun berhenti menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap kebelakang, mata Kyuhyun kembali sayu, namja itu tidak suka jika Hyunmie mendiamkannya, dia lebih suka Hyunmie memarahinya dari pada mendiamkannya. Hyunmie menatap datar Kyuhyun pikirannya kini tengah berkecamuk, tujuannya untuk bertemu Kyuhyun belum ia sampaikan, rasanya begitu berat. Ingatan pertemuan pertama mereka kembali berputar-putar di kepala Hyunmie, merusak benteng kuat yang Hyunmie pertahankan selama bertahun-tahun.

“Hyunmie_ah… aku bertemu denganmu karena merindukanmu, bisakah kau jangan mendiamkanku? aku merasa aneh… hari ini kau begitu dingin padaku.” gumam Kyuhyun pelan, Hyunmie memejamkan matanya sesaat ia seperti tengah menunggu exsekusi matinya ‘setelah ini mungkin aku akan kehilanganmu Kyuhyun_ah’ Hyunmie bergumam dalam hati melangkahkan kakinya dengan cepat kearah Kyuhyun menarik kerah mantel yang Kyuhyun kenakan merayapkan bibir mungilnya di bibir Kyuhyun, shock Kyuhyun hanya membulatkan matanya bahkan tidak bergerak ketika Hyunmie melingkarkan tanganya di leher Kyuhyun memperdalam ciuman yang Hyunmie berikan padanya, Kyuhyun seolah kehilangan cara bernafas, pikirannya mendadak kosong dan perlahan Kyuhyun memeluk Hyunmie erat-erat, Kyuhyun tidak membalas ciuman yang Hyunmie berikan, Kyuhyun seolah tengah berpegangan dengan serangan dadakan Hyunmie, matanya perlahan tertutup keningnya nampak berkerut, Kyuhyun kini tengah berusaha mengenali perasaannya. ‘Apa ini?’ Kyuhyun menggumamkan kata-kata itu di pikirannya, ketika dengan cepat ciuman itu terputus, seseorang menarik Hyunmie dari pelukan Kyuhyun.

PLAK

Seorang yeoja memberi tamparan cukup kuat di pipi Hyunmie membuat sudut bibir Hyunmie mengeluarkan bercak darah.

“Wanita jalang apa yang kau lakaukan? dasar tidak tahu diri.” kali ini yeoja itu mendorong Hyunmie hingga Hyunmie terduduk di aspal.

“Aku sudah menduga kalau selama ini kau memang menyukai kekasihku, tapi jangan harap kau akan mendapatkannya dia miliku camkan itu.” Yeoja itu mentapa Hyunmie penuh amarah, untuk beberapa saat Hyunmie menatap wajah Kyuhyun yang masih membeku di tempat, sebuah senyum pait muncul di wajahnya, Hyunmie perlahan berdiri, menghapus bercak darah di sudut bibirnya, Hyunmie tersenyum sinis kearah yeoja di hadapanya.

“Aku tidak meminta dia mencintaiku, aku tidak memintanya untuk menjadi kekasihku. yang tadi itu ucapan salam perpisahan jadi kau tidak perlu mengancamku, dia juga sepertinya terlalu bahagia denganmu.” ucap Hyunmie pelan, membuat Kyuhyun menatap Hyunmie nanar kenapa Kyuhyun tidak menyukai kata-kata Hyunmie.

Perlahan Hyunmie pergi meninggalkan Kyuhyun dan yeoja yang masih menatapnya penuh permusuhan, setelah Hyunmie menghilang di balik tikungan yeoja itu langsung menarik Kyuhyun untuk pergi meninggalkan tempat itu.

***

Kyuhyun nampak melamun di sofa depan tv, acara radio star yang ia pandu tidak ia perhatikan dengan benar, beberapa gelas wine yang ia minum tidak membuatnya mabuk, kejadian beberapa jam yang lalu masih berputar-putar di otaknya, bahkan ketika kekasihnya berteriak-teriak kearahnya Kyuhyun masih tenggelam dengan alam bawah sadarnya. Bayangan kebersaman Kyuhyun dan Hyunmie berputar cepat di otaknya, semua seolah kembali di poses ulang oleh Kyuhyun, perhatian, kasih sayang, pengertian, kesabaran yang bahkan tidak ia dapatkan dari kekasihnya justru ia dapatkan dari Hyunmie, cara Hyunmie menyentuhnya, memanjakannya tidak ia dapatkan dari kekasihnya, bahkan kejadian tadi sore kembali Kyuhyun proses, hanya pertemuan sederhana tapi ketika Kyuhyun mengingatnya kembali Kyuhyun merasa bodoh, kekasihnya bahkan tidak mengkhawatirkan keadaanya, sementara Hyunmie? bahkan sahabatnya itu tahu jika penyakitnya akan kambuh jika ia terlalu lelah. Kyuhyun memeluk kedua lututnya, menenggelamkan kepalanya di antara kedua lututnya, kepalanya terasa pusing dadanya terasa sesak, bukan akibat pengaruh alkohol tapi perasaannya yang justru membuatnya susah, Kyuhyun tidak bisa mengenali perasaannya sendiri.

“Aku tidak meminta dia mencintaiku, aku tidak memintanya untuk menjadi kekasihku. yang tadi itu ucapan salam perpisahan jadi kau tidak perlu mengancamku, dia juga sepertinya terlalu bahagia denganmu.” ucapan Hyunmie seolah menyadarkan Kyuhyun dari pergulatan hatinya.

“Perpisahan?” Kyuhyun meremas dadanya yang mendadak kekurangan oksigen, bola matanya bergerak gelisah.

“Dia akan pergi?” kata-kata itu menambah kadar kegelisahan di hati Kyuhyun, entah mendapat kekuatan dari mana, Kyuhyun mengambil kunci mobilnya lalu berlari keluar dari Drom, berkali-kali Kyuhyun meremas rambutnya gusar bahkan sesekali memukul stir mobil dengan marah, Hyunmie yeoja itu dia mencintai Kyuhyun? dan sekarang dia ingin pergi dari sisinya karena merasa Kyuhyun sudah tidak membutuhkannya lagi. Memikirkannya saja sudah membuat Kyuhyun ketakutan.

“Jangan. jangan lagi aku mohon Hyunmie_ah…” Kyuhyun bergumam terus menerus, seperti apa yang ia ucapkan adalah doanya agar dia dapat tenang. kelebatan masa-masa Hyunmie pergi dari kehidupanya embali menghantuinya, kepergian Hyunmie memang tidak lama tapi jadi pukulan menakutkan untuk Kyuhyun, gadis itu, Hyunmie dialah yang membawa Kyuhyun kembali menjadi seorang penyanyi setelah keterpurukan kecelakaan yang ia alami dulu. Dan bodohnya Kyuhyun baru menyadarinya sekarang, jika Hyunmielah yang ia butuhkan, bukan hanya sebagai seorang sahabat tapi juga penyokong hidupnya dari rasa kesepian dan juga keterpurukan.

Kyuhyun menggedor pintu kontrakan tempat Hyunmie tinggal, ia seperti kalap, ketakutan meneriakan nama Hyunmie berulang-ulang tapi tak ada satu orangpun yang membukakannya pintu, tidak ada yang menyambutnya penuh suka cita karena menyempatkan waktu datang dari jadwalnya yang gila-gilaan. Kyuhyun terduduk bersandar di depan pintu yang masih tertutup rapat.

“Hyunmie… kau pergi kemana?” Kyuhyun menggosok wajahnya Frustasi, kenapa dia baru menyadari sikap aneh sahabatnya? kenapa dia baru menyadari perasaannya sekarang? kenapa dia tidak peka? berbagai pertanyaan meluncur dari setiap sel otaknya, Kyuhyun benar-benar merasa bodoh dan KEHILANGAN…

END

Tinggalkan komentar

14 Komentar

  1. kaga tulisannya😕 😕 😕

    Balas
  2. Kyuhyun “cinta datang terlambat” # sambil nyanyiin lagu maudy ayunda #
    ceritannya seru dan aku tunggu cerita selanjutnya😉

    Balas
  3. dewiChaki_96

     /  September 19, 2014

    ini gk ad sequelnya ya??😥
    trnyta cuma brsahabat
    aishhh kyu tu emg telat sadarnya -.-

    Balas
  4. Iiinnii ada lanjutannya gak????

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: