FF//SERIES//THE MYTH

THE MYTH

Autor:YJK

Tittel:The Myth

cast:Choi Siwon, Kim yong woon, Kim jong woon, Kalianatantri Aka Park Hyunmie, and all other

Gender:Romantis, fantasi, saeguk

rating:15+

leght:Chapter

ost:Strom SG WANNEBE

annyeong ini FF autor YANG LAMA autor remake ulang part pertama

FF ini terinspirasi dari filem ajjusi autor, Jackichan mungkin reader ada yang tau tapi ini versi autor jdi jangan bash ea soalnya emng ngambil dri sana plus judulnya juga sama..

mian bnyak typo

oky kita mulai..

sTORY BEGIN

Segerombolan kapal besar sedang melaju dengan kecepatan penuh menuju laut Makasar. Kapal itu datang dari kerajaan Joseon bermaksud menjemput calon selir putri kerajaan d tanah Jawa.

tak lama kemudian dua kapal dari arah dengan jenis berbeda merapat, ajudan dari kapal Jeoseon mengumumkan tentang pengangkatan putri tanah Jawa itu menjadi salah satu selir Raja di Joseon.

Seorang kepala Hwarang dengan takjub menatap calon selir itu dengan kebaya serba hijau dan mahkota kebesarannya, serta rambut yang terurai, membuatnya semakin cantik.

“Putri Kalianatantri, saya membawa titah tentang pengangkatan putri sebagai Sukbin di Dinasti Joseon sebagai bukti kekerabatan kerajaan Samudra Hindia dengan Kerajaan Joseon.” putri itu berlutut dengan di bantu beberapa dayangnya dan dengan pasrah menerima titah yang di berikan padanya. Tapi baru saja pengangkatan di selenggarakan segerombolan kapal yang sama dari tanah Jawa melesatkan panahnya kekapal Putri Kalianatantri.

ternyata itu kapal Pangeran Erlangga dari Singosari yang tak setuju dengan semua ini. Tak pelak aksi panah memanahpun terjadi. Kepala Hwarang yang melihat itu, meloncat ke kapal calon Sukbin dan menariknya kekabin kapal. Tak disangka pangeran Erlangga sudah ada di hadapan mereka untuk menghadang.

“Serahkan Putri Kalianatantri.”

“Andwe, Sukbin milik Choha Joseon sekarang.” jawab kepala Hwarang itu, akhirnya perkelahian antara Kepala Hwarang dan Pangeran Erlangga terjadi, tanpa di sangka Putri Kalainatantari terdorong kelaut dan tangannya bergelantungan di sisi kapal. Kepala Hwarang ingin membantu, tapi sayang Pangeran Erlangga lebih cepat.

“Putri ayo pegang tanganku.”

“Anda seorang Pangeran, kenapa anda mencoreng kehormatan saya sperti ini.” ucap putri Klianatantri tanpa menghiraukan uluran tangan Pangeran Erlangga.

“Maaf putri, tapi saya tahu putri juga tidak mnginginakan ini, saya janji, Singosari akan memberi perlindungan padamu.” Kepala Hwarang lalu menggapai tangan putri Kalianatantri.

“Sukbin mama, pikirkan rakyatmu, kau melakukan ini demi rakyatmu.” ucapan kepala Hwarang itu membuat Putri Kalianatantari, menantap pangeran Erlangga sendu.

“Saya mohon Pangeran Erlangga lepaskan saya.” tiba-tiba ada yang menyerang pangeran Erlangga dari belakang, sebuah tusukan telak mengenai punggungnya, membuat Putri Kalianatantari menjerit.

“Pangeraaan.” Pangeran Erlangga mengerang kesakitan, dia menatap Hwarang itu tajam.

“Lindungi dia, bahkan kalau nyawa taruhanya.” Hwarang itu menganguk tegas, walaupun ada asa iba melihat seorang Pangeran muda yang tangguh, mingkin harus gugur begitu saja.

“Ne akan saya ingat itu.”

Pangeran Erlangga limpung, detik kemudian terjatuh dari kapal, akhirnya kepala Hwarang itu menarik Putri Kalianatantri, keatas kapal. Tiba-tiba laut Makasar mengganas, menyebabkan badai yang menggila, membuat kapal saling bertabrakan, hingga akhirnya kepala Hwarang dan Putri Kalianatantri tercebur kelaut.

***

Siwon terbangun dari tiduranya, lagi-lagi mimpi yang sama tentang Putri tanah Jawa, walaupun mimpinya seperti filem bersambung, tapi sperti nyata.

“Tsk, mimpi itu lagi sekarang aku menolongnya, siapa sebenarnya dia? ah molla.” tiba-tiba bel apartmen Siwon berbunyi.

“Ne chakkaman!!” Siwon membuka pintu dan terlihat sahabatnya Kangin, tersenyum hangat padanya, mengejutkan. Berita terakhir sahabatnya itu sedang ada di USA, tapi sekarang sudah ada di hadapannya begitu saja.

“Ommo, Kangin kajja masuklah.”

“Bagaimana kabarmu? aku tak menyangka sekarang kau lebih memilih tinggal di apartemen, dari pada rumah besarmu itu.” ucap Kangin yang nampak mengedarkan pandangannya kepenjuru apartemen, tepat di depan pintu masuk.

“Ck, sudahlah masuk dulu kajja.” Kangin dan Siwon pun duduk dI kursi.

“Kenapa kau pulang dari USA? apa tidak betah?” ucap Siwon membuka percakapannya.

“Anniya, USA adalah surga untuku, kau tahukan aku suka berkumpul dengan para peneliti itu, ada penelitian yang mengharuskanku pulang, dan itu juga yang ingin kubicarakan denganmu.” Siwon nampak mengerutkan dahinya binggung, tentu saja karena dia dan Kangin sama sekali beda profesi.

“Hubunganya denganku!! maksudnya?”

“Kau ingat penelitianmu di Thailand? Yang di tulis di majalah Magzin!! penelitianku kali ini terinspirasi dari catatan perjalananmu itu” Siwon semakin di buat binggung dengan pernyataan Kangin, membuat namja tamoan itu menggosok dagunya, seolah berpikir apa yang tengah sahabatnya sampaikan. seolah mulai mengerti, Siwon menatap Kangin binggung.

“Tapi itu mitos, dan lagi pula penelitianmu apa? hingga mengangkat mitos itu?” Kangin nampak meraih remot TV di atas meja, menyeting radar untuk tersambung dengan markas penelitian besar di USA. Setelah tersambung, di layar TV terdapatlah beberapa orang asing yang bisa di sinyalir rekan Kangin d USA.

“Hai Monic, hallo Mr.William.” Sapa Kangin dengan cara Amerikanya. Di layar nampak orang-orang asing itu melambaikan tangan sambil menangguk hormat pada Siwon.

(“Hallo Mr.Kangin dan ini pasti Mr.Siwon? senang bisa melihat anda. “)

“Iya, senang bertatap langsung dengan anda.” ucap Siwon sungkan, karena memang merasa tidak mengenal orang yang mengenanlnya.

“Oky, tidak usah berbelit-belit, coba anda perhatikan alat ini, menerbangkan kertas ke udara dengan mesin generator tingkat tinggi juga ini di kendalikan oleh alat yang di rancang sangat canggih tapi semua ini tidak bertahan lama karena sifatnya bukan alami, inti dari proyek ini bukanlah menerbangkan kertas, juga bukan mengembangkan alat canggih ini, tapi menerbangkan manusia, dengan kata lain!! kita akan mencari info tentang bagaimana menerbangkan manusia secara alami tapi bisa kita kembangkan secara ilmiah, dan saya dengar tuan Siwon pernah menemukan hal unik itu dI Thailand, maka dari itu saya minta kerja sama dengan anda, karena anda jauh lebih mengenal tempat itu.” Siwon nampak memperhatikan mesin yang di tunjuk oleh Mr William, sepertinya Siwon paham dari maksud kedatangan sahabatnya ini. Siwon lalu menatap Kangin, seolah mengerti tatapan sahabatnya itu, Kangin langsung menatapMr William seolah memberi kode agar memberinya waktu membujuk Siwon.

“Mr.William, sepertinya tuan Siwon ingin berpikir dulu.” Mr William mengangguk pelan, seolah mengerti tatapan Kangin.

“Baiklah, saya beri waktu.” Siwon lalu mematikan tv dan menatap Kangin tajam.

“Kau ingat!! aku bukan penjarah makam.” ucap Siwon sambil menunjuk-nunjuk kearah Kangin.

“Araseo, kita hanya menyelidiki saja, aku Arkeolog kau Sejarawan tidak ada penjarahan makam.” ucap Kangin sambil menggenggam telunjuk Siwon.

“Geure, kapan kita pergi ke Thailand?” ucap Siwon sambil melangkah Menuju ruangan olahraga di apartemennya dan mulai memainkan basket olahraga kesukaanya.

“Lusa, aku yang akan urus semuanya, kau terima beres saja.” ucap Kangin menerima lemparan bola basket dari Siwon.

“Kau masih olah ragakan Kangin?” tanya Siwon.

“Tentu saja.” jawab Kangin dan melempar bolanya kembali ke Siwon. Sore itu sangat indah dan mengawali perjalanan cinta Siwon di masa lau yang tertunda.

***

Panah terus melesat kearah rombongan Jendral Hong dan dapat di pastikan, Beberapa sersan kepercayaannya tumbang. Melihat sersan Cho ikut terjatuh, jendral Hong turun dari kuda lalu menatap tajam kearah para prajurit yang selama ini ia latih. Jumlahnya mencapai ratusan ribu. Perlahan jendral Hong merobek bendera kerajaan di dekatnya, lalu mematahkan panah yang menancab di punggung sersan Cho, Kemudian melilitkan bendera tadi kepunggung sersan Cho. Melihat jendralnya turun, sersan Kim ikut turun dari kudanya lalu mendekat kearah jendral Hong.

“Jendral Hong kita harus bergegas, kita tak mungkin menghadapi mereka semua.” Ucap sersan Kim panik. Sekali lagi jendral Hong menatap ribuan prajurit yang jaraknya hanya tinggal 15 meter lagi dari mereka.

“Sersan Kim Jong Woon bawa sersan Cho Kyuhyun bersamamu. Serahkan pil keabadian ini pada yang mulia dan tolong lindungi selir Park Hyunmie sebelum aku kembali.” jendral Hong menyerahkan tabung kecil pada sersan Jong woon lalu perlahan jendral Hong berdiri kemudian menatap ribuan prajurit di hadapannya.

“Apa maksud jendral? Kita berangkat bersama pulangpun bersama. Kita akan bertemu yang mulia bersama.”

“Sudah tidak ada waktu lagi. Palli aku akan menahan mereka sebisa mungkin.” sedikit terpaksa sersan Kim mengangguk lalu naik ke kuda bersama sersan Cho yang tak sadarkan diri.

“Sekali lagi aku mohon padamu lindungi selir Park Hyunmie sebelum aku kembali.” jendral Hong menatap nanar kearah sersan Kim dan di balas anggukan mantap dari sersan Kim.

_0_0_

Keringat dingin membasahi kening siwon, Nafasnya naik turun dan sekali tarikan nafas Siwon terbangun dari mimpinya yang menyeramkan. Perlahan meraba lehernya lalu menghelah nafas lemah. Kangin yang tertidur di samping Siwon juga ikut terbangun. “Mimpi jendral lagi?” tanya Kangin setengah sadar, Kangin meraih gelas di samping tempat tidur menyodorkannya pada Siwon. “Minumlah.” dengan sedikit lemas Siwon meraih gelas itu dan meneguknya hingga tandas. “Gomawo.” gumam Siwon pelan.

“Ceonma. Keunde apa kau akan memulainya hari ini? Atau masih perlu istirahat?” tanya Kangin pelan sambil menepuk bahu Siwon.

“Sekarang saja. Kita tidak perlu buang waktu.” ucap Siwon mantap. Dan di balas anggukan Kangin. “Kalau begitu kita mulai dari Candi Wat aruh. Menurut berita yang ku dengar mereka sedang melakukan pemujaan hari ini.” sesaat Siwon berpikir lalu mengangguk setuju.

Siwon sedikit tidak bernafsu memakan makanan di hadapannya ada Tom yang, Sesame pork, Tom yum goong nam khun. Dan masih banyak lagi. Tapi bukan makanan Thailand ini yang membuat nafsu makannya hilang.

“Kau yakin Siwon? Belum terlambat menundanya?” pertanyaan Kangin seolah tau kondisi sahabatnya itu.

“Gwenchanayo. Kajja kita berangkat sekarang saja.” Kangin mengangguk lalu berjalan mengikuti Siwon keluar restoran. Untuk sampai di candi Wat aruh. Kangin dan Siwon menggunakan sampan melalui sungai Chao Phraya. Entah kenapa selama di perjalanam Siwon merasa pernah datang atau melewati sungai ini. Sesampainya di Candi Wat aruh. Siwon dan Kangin langsung menggunakan baju yang sama dengan para peziarah. Dengan perlahan keduanya masuk di antara para peziarah. Menanti keajaiban apa yang terjadi seperti yang di sebut-sebut majalah yang Kangin baca. Seling beberapa saat pemuka agama disana terlihat di puncak Candi dan entah kenapa tubuhnya seperti melayang di udara. Reflek orang-orang bersujud pada pemuka agama yang sedang melayang itu. Kesempatan itu di pakai Siwon dan Kangin untuk masuk kedalam candi.

TBC

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

2 Komentar

  1. aerin

     /  November 24, 2013

    eonni
    aku suka bgt ama ceritanya🙂
    brhubung aku juga prnah nnton filmnya, alurnya keren🙂 pas bgt castny yg jadi si kuda liar😄 *ditaboksiwonnest

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: