FF SERIES//SEQUEL I Can’t Kyuhyun_Ah//part 2

I cant kyuhyun ah

Autor:YJK

Tittel:I can’t Kyuhyun_ah

cast:Cho Kyuhyun, Park Hyunmie

gender:Romantis, Hurt

Rating: 15

Leght: CHAPTER

Ost:she’s gone

Summary

‘Memilih menutup mata dan menutup hati dari arti kata bahagia dan rasa nyaman’

Story beginAngin semakin kencang bertiup, membuat pelukan Kyuhyun di pinggang Hyunmie menguat, Hyunmie yang masih meletakan keningnya di kening Kyuhyun, tersenyum kecil.

“Kau kedinginan?” pertanyaan lirih Hyunmie hanya di balas gelengan Kyuhyun, perlahan Kyuhyun membuka matanya, menatap Hyunmie yang menatapnya dalam, lalu kembali menangkup wajahnya dengan kedua tangan hangatnya.

“Hangat. Mungkin karena ada di dekatmu, aku tidak merasakan dingin lagi.” ucap Kyuhyun dengan suara seraknya, Hyunmie kembali tersenyum lalu memeluk kepala Kyuhyun, membuat Kyuhyun kembali mengisi ingatan serta indra penciumannya, dengan wangi bunga lily di leher Hyunmie.

“Bisakah kita tidak pulang sekarang? Aku ingin disini lebih lama denganmu. Aku takut mereka memisahkan kita lagi.” gumam Kyuhyun pelan, sambil perlahan mengecup leher jenjang istrinya, walaupun hanya gumaman, Hyunmie masih cukup mendengar ucapan Kyuhyun, sebenarnya banyak yang ingin Hyunmie tanyakan, tapi mengingat Kyuhyun masih depresi, Hyunmie mengurungkan niatnya. Ia tidak mau Kyuhyun lebih lama lagi di rumah sakit jiwa.

“Hmm… Araseo. Kita akan tinggal dulu disini, kau juga harus cepat sembuh.” ucap Hyunmie sambil mengelus rambut Kyuhyun lembut. Kyuhyun hanya mengangguk dan semakin menenggelamkan wajahnya di lekukan leher Hyunmie.

***

Keluarga Cho nampak menghelah nafas lega, mantan menantu mereka mengabarkan keberadaan putra namja mereka dalam keadaan baik, begitupun dengan Changmin yang ikut kewalahan mencari Hyunmie yang menghilang tiba-tiba.

“Saya tahu jika Kyuhyun seperti sekarang karena di tinggal istrinya, tapi kita tidak menjamin Kyuhyun akan tenang ketika istrinya disampingnya sekarang. Tolong sampaikan pada Hyunmie_ssi agar membawa kembali Kyuhyun ke RSJ.” ucapan Dokter Han membuat semua keluarga Cho kembali cemas, Khususnya Changmin. Ia tak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada Hyunmie. Tapi yang membuat semuanya semakin sulit adalah, Hyunmie sama sekali tidak memberitahukan keberadaannya dengan Kyuhyun, apa lagi ponselnya mendadak tidak aktif.

“Ajjuma, sepertinya aku harus pamit dahulu, kita harus mencari mereka berdua.” ucapan Changmin hanya dapat di balas anggukan Nona Hana, Ahra yang baru saja sampai di rumah, akhirnya bersikeras kembali kerumah sakit, yeoja itu nampak memohon pada Changmin agar di izinkan ikut untuk mencari saengnya.

“Jebal Changmin_ssi, aku mengkhawatirkan Hyunmie dan Kyuhyun.” rajuk Ahra, membuat Changmin menghelah nafas lemas.

“Baiklah, mungkin noona juga bisa memberitahukan tempat yang sering Hyunmie kunjungi.” Ahra mengangguk antusias.

Setelah pamitan dari keluarga Cho, Changmin mulai memikirkan keberadaan Kyuhyun.

***

Sejak masuk ke dalam Villa lalu berbaring di ranjang, Kyuhyun terus menatap Hyunmie dalam, Kyuhyun seolah berlomba dengan waktu, terus menatap Hyunmie seolah begitu ketakutan, jika esok hari ia kembali dipisahkan dengan yeoja yang sangat penting dalam hidupnya ini. Beberapa kali Kyuhyun membelai wajah serta rambut Hyunmie, kemudian memeluknya posesif.

“Kyu, tidurlah… Kau pasti lelahkan hari ini.” ucap Hyunmie pelan, tapi Kyuhyun hanya menggeleng kecil, memeluk Hyunmie semakin kuat.

“Aku tidak mau. Mereka pasti membawamu pergi lagi, aku takut ketika bangun, kau menghilang lagi seperti saat kau menghilang di danau.” ucapan Kyuhyun benar-benar penuh rasa takut, membuat Hyunmie menghelah nafas pelan, menepuk punggung Kyuhyun pelan. Hyunmie melonggarkan pelukan Kyuhyun, menangkup wajah Kyuhyun menatap Kyuhyun meyakinkan.

“Kau percayakan padaku?” Kyuhyun mengangguk pelan.

“Yang tidak aku percayai adalah mereka.” gumam Kyuhyun ketakutan, sekali lagi Hyunmie menghelah nafas pelan, perlahan dengan penuh perasaan, Hyunmie memberikan kecupan-kecupan penuh keyakinan pada bibir Kyuhyun, membuat namja itu tenang kembali dan mulai membalas kecupan itu secara perlahan.

Matahari benar-benar tidak berkompromi hari ini, memanggang setiap orang yang memaksa berjalan kaki di musim panas ini. Seolah tidak mendukung kegiatan Changmin da Ahra mencari Hyunmie dan Kyuhyun.

“Sebenarnya mereka ada dimana eoh? Tempat yang aku tahu dimana Hyunmie sering datang, tidak memberikan informasi berarti. Changmin_ssi apa kau tidak punya gambaran tentang keberadaan mereka?” pertanyaan Ahra kembali membuat Changmin mengurut keningnya pusing, pencarian sejak kemarin tidak membuahkan hasil sama sekali, Changmin nampak menerwang kedepan, memikirkan tempat yang mungkin Hyunmie singgahi, tapi begitu mengingat sesuatu, Changmin menghentikan laju mobilnya, memandang Ahra seolah mengatakan ‘aku tahu mereka dimana’, Ahra nampak berbinar, seolah mengerti dengan tatapan Changmin, lalu mengangguk semangat kearah Changmin yang kembali melajukan mobilnya, kali ini Changmin melajukannya di atas rata-rata.

***

Isak tangis semakin menguat dari mulut Sangwoo, ketika ia terpaksa berlutut di hadapan Hyorin, meminta ampun atas kebodohannya dulu, memohon agar kebodohannya itu tidak membuat hati orang lain kembali terluka. Cukup Hyunmie dan Kyuhyun yang ia pisahkan, ia tak mau menambah deretan orang yang membencinya, terlebih dulu Sangwoo pernah begitu mencintai suami yeoja di hadapannya, Park Hyorin.

“Jebal eonni, ini semua sepenuhnya adalah kesalahanku, Leeteuk oppa tidak pernah mengkhianatimu, jangan pernah tinggalkan dia eonni. Aku tahu betapa Leeteuk oppa mencintaimu. Leeteuk oppa tidak bisa baik-baik saja tanpamu.” isakan Sangwoo semakin menguat, ketika tak ada respon dari orang yang kini tengah berdiri di hadapannya. Sementara Hyorin hanya sanggup mengepalkan tangannya, menatap nanar tubuh yang kini berbaring lemah di ranjang. Dua bulan Hyorin pergi dari apartmen, setelah mengetahui jika suaminya memiliki anak dari yeoja lain. Mungkin Hyorin masih bisa berlapang dada jika kenyataannya ia tak bisa memberi keturunan untuk suaminya dan suaminya menikah lagi, tapi rasa bersalah juga malu pada adik iparnyalah yang membuat Hyorin memutuskan untuk pergi. Setidaknya jika ia pergi dari kehidupan Leeteuk, Sangwoo bisa menikah dengan Leeteuk dan melepaskan Kyuhyun, agar adik iparnya tidak terluka. Cukup tahu betapa sakitnya melihat orang yang kau cintai bersama orang lain.

“Jika tahu semua ini salah kenapa kau tetap melakukannya? Aku dan Hyunmie sudah menganggapmu sebagai keluarga, tapi kau menghancurkan kehidupan kami berdua.” ucapan Hyorin membuat Sangwoo bungkam, kepalanya semakin menunduk dalam.

“Mianhae…”

“Apa dengan kata-kata itu semua bisa kembali lagi? Tidak Sangwoo_ssi. Karena keegoisanmu, Kyuhyun dan Hyunmie depresi, dan apa kau bisa mengembalikan keadaan Leeteuk oppa yang terbaring di ranjang ini? Jika tidak kata-katamu tak ada artinya. Kau tahu, kau yeoja paling egois yang aku temui. Aku hanya minta jangan pernah muncul di hadapan keluargaku lagi.” ucapan Hyorin membuat Sangwoo semakin bersalah, dengan sedikit terhuyung, Sangwoo pergi meninggalkan kamar Hyorin dan Leeteuk.

***

Angin sore hari terus berhembus pelan, menerbangkan setiap dedaunan pohon Maple yang jatuh tepat di atas danau. Masuk perlahan ke setiap celah villa, tepatnya kesebuah ruangan utama villa itu. Kyuhyun nampak mengeratkan pelukannya, ketika merasakan tubuh dalam dekapannya semakin merapatkan diri padanya, beberapa kali Kyuhyun tersenyum kecil, mengingat kegiatan yang baru saja ia lakukan bersama Hyunmie, semua seperti mimpi untuk Kyuhyun, beberapa kali Kyuhyun mengecup bibir Hyunmie, seolah apa yang ia lakukan tadi pada Hyunmie, tidak cukup, setelah puas dengan wajah Hyunmie, Kyuhyun lalu membelai rambut Hyunmie lembut. Sesekali jari jemarinya bermain di permukaan bahu Hyunmie yang polos tanpa sehelai pakaian. Merasa terusik, Hyunmie mengerjapkan matanya perlahan, berusaha menatap Kyuhyun yang tersenyum kearahnya.

“Tidurlah, kau pasti masih lelah. Gomawo jeongmal mianhae.” ucapan Kyuhyun membuat Hyunmie tersenyum samar, matanya kembali terpejam lalu mengangguk pelan, sepertinya tubuhnya sakit semua karena kegiatan mereka tadi pagi hingga sore, matanya tidak bisa di ajak kompromi. Kyuhyun seperti tidak kenal lelah tadi, benar-benar merindukan mantan istrinya.

“Sebaiknya kau juga tidur Kyu, sejak semalam kau juga tidak tidur.” Hyunmie berguman diantara setengah kesadarannya, ketika jari jemari Kyuhyun masih menari-nari di punggungnya, sesaat Kyuhyun menghentikan kegiatannya, memeluk Hyunmie erat-erat, membuat kesadaran Hyunmie kembali seutuhnya.

“Ky…kyu aku ti…tidak bisa bernafas.” ucap Hyunmie pelan, membuat Kyuhyun melonggarkan pelukannya, menatap Hyunmie penuh rasa takut. Seperti mengetahui perasaan Kyuhyun, Hyunmie menangkup kedua pipi Kyuhyun lalu mengecup kening Kyuhyun cukup lama.

“Jika sulit untuk percaya pada orang lain, setidaknya tetap percayalah padaku, apapun yang kulakukan sekarang ataupun dimasa depan, semua untuk kebaikkanmu.”

Malam merangkak semakin pekat, pantulan cahaya bulan terlihat jelas di tengah danau, memberi kesan romantis yang tercipta ketika dengan eratnya Kyuhyun mendekap Hyunmie posesif, membuat Hyunmie yang masih bergelut dengan pikirannya sambil memandang ke arah danau dari balik kaca jendela, tertegun dan tersenyum tipis, mengelus pelan tangan kekar yang membelenggu tubuhnya.

“Wae?… Apa ada yang mengganggu pikiranmu?” Kyuhyun memeluk Hyunmie semakin erat, wajahnya terbenam sempurna di bahu Hyunmie, menghirup dalam-dalam aroma tubuh gadis yang teramat sangat ia cintai. Hyunmie memutar tubuhnya, walaupun sedikit kesulitan karena eratnya pelukan Kyuhyun. Rengkuhan menuntut Hyunmie arahkan kewajah Kyuhyun, membuat mau tak mau Kyuhyun mendongkakan wajahnya menatap Hyunmie. Kadar rasa takut itu meningkat ketika tatapan sendu di manik mata Hyunmie terlihat oleh Kyuhyun, tidak perlu bicarapun Kyuhyun seolah tahu ia akan kembali di pisahkan dari gadisnya. Lagi, Kyuhyun memeluk Hyunmie posesif, membuat Hyunmie menghelah nafas lalu mengelus pelan punggung Kyuhyun yang kini bergetar cukup kuat, berusaha memberi ketenangan dan keyakinan pada Kyuhyun.

“Tenanglah… Aku tidak akan pergi lagi.” ucapan Hyunmie membuat Kyuhyun melonggarkan pelukannya.

‘Setidaknya bukan sekarang Kyuhyun_ah’

***

Ruangan itu nampak hening, sejak Leeteuk bangun dari komanya, ia hanya menatap kosong kedepan. Ia bangun seperti tanpa jiwa, membuat Hyorin hanya sanggup menatap nanar suaminya itu.

“Oppa… Jebal jangan seperti ini, mian jika aku meninggalkanmu dulu, mianhae karena aku tidak mendengarkan dulu penjelasan darimu. Aku percaya padamu, jadi kumohon jangan seperti ini terus.” tidak ada respon apapun dari Leeteuk, membuat Hyorin membekap mulutnya, berusaha menahan tangisan yang siap meledak.

“Kajima… Kajimayo… Mian… Mianhae…” Hyorin tertegun ketika suara serak itu terdengar dari mulut Leeteuk yang menatapnya nanar, Hyorin tidak tahu harus seperti apa sekarang, sedikit ragu ia bergerak memeluk Leeteuk perlahan, tubuh Leeteuk masih kaku jadi tidak bisa seenaknya Hyorin peluk erat-erat. Walaupun memang itulah yang sangat Hyorin inginkan. Memeluk suaminya erat-erat, menyalurkan rasa yang meluap di hatinya selama dua bulan terakhir.

Sementara di luar ruangan Sangwoo nampak tersenyum miris, Kyusang nampak memukul-mukul pintu ruang rawat, seolah mengerti jika appanya kini sudah bangun. Bayi kecil itu juga ingin di peluk appanya.

“Kyusang sayang, kita tidak boleh masuk. Biarkan appa bahagia ne, appamu hanya punya Hyorin ajjuma. Kyusangkan sudah punya eomma ne?” setetes air mata meluncur di pelupuk mata Sangwoo, bayi mungil itu tampak mengulurkan jari-jari kecilnya untuk menghapus air mata eommanya, membuat dada Sangwoo semakin sesak. Cukup, sepertinya Kyusang saja cukup untuk menemani hari-harinya yang berat dari sekarang. Dengan lembut Sangwoo memeluk Kyusang, lalu perlahan meninggalkan rumah sakit tempat Leeteuk di rawat.

***

Pagi datang perlahan, membelah bumi dengan cahayanya yang hangat, tapi semua tidak menyurutkan segala perasaan yang berkecamuk di pikiran Ahra dan Changmin, keduanya masih nampak tegang di dalam mobil yang kini melaju dengan kecepatan di atas rata-rata menuju Busan, tempat dimana kemungkinan orang yang mereka cari ada disana. Semalaman keduanya tidak berhenti melajukan mobil, hanya demi mendapatkan kepastian tentang keberadaan orang-orang yang mereka cintai. Sesampainya di tempat yang mereka tuju, Changmin bergegas masuk ke dalam villa, menyisir setiap ruangan tanpa satupun yang terlewat, nihil tidak ada siapapun disana, berbeda dengan Ahra yang langsung berlari kearah belakang villa yang menghadap danau. Ahra tertegun bahkan membekap mulutnya tidak percaya, ketika menatap pemandangan di pinggir danau, tapi kemudian tersenyum lega. Perlahan Ahra melangkah pergi meninggalkan danau yang kini di gunakan sebagai media pelepas rindu saeng dan adik iparnya.

“Apa mereka sudah di temukan?” tanya Changmin ketika melihat Ahra terduduk lemas di sofa ruang tamu, ia hanya mengangguk kecil membuat Changmin bermaksud melangkah ke arah Ahra memandang, tapi tangannya bergerak cepat menahan Changmin.

“Biarkan mereka, Hyunmie dan Kyuhyun jauh dari kata baik-baik saja Changmin_ssi. Mereka sangat bahagia, untuk sementara jangan ganggu mereka.” sesaat Changmin ragu, tapi kemudian menghelah nafas lemas lalu mengangguk pelan, Changmin duduk di samping Ahra, tanpa rasa canggung menyandarkan punggungnya kesofa dan tertidur begitu saja, sepertinya mereka memang butuh tidur setelah perjalanan panjang.

Kyuhyun semakin erat memeluk tubuh mungil di hadapannya, air dingin yang membasahi tubuhnya membuat rasa posesif pada tubuh Hyunmie semakin meningkat. Hyunmiepun merasakan hal yang sama, kebutuhan rasa hangat semakin menjalari sistem sarafnya ketika setelah hampir setengah jam berciuman di dalam danau dengan mantan suaminya, kegiatan yang sering mereka lakukan ketika berbulan madu.

TBC

Tinggalkan komentar

23 Komentar

  1. srizakyu

     /  November 24, 2013

    Cepat sembuh Ÿªa㪠kyu….
    Biar ƍäª msuk RSJ lagi

    Balas
  2. Aaahh so sweet bgt akhirnya kyuhyun n hyunmi bersatu lgi ok nunggu chapter berikut.ya lgi hehehe

    Balas
  3. heeyeon

     /  November 26, 2013

    omo.. sosweet bgt kyuhyun dan hyunmie.. author please… jangan pisahkan mereka berdua…
    leeteuk juga buat dia bahagia…
    jgn lupa sangwoo kasihan dia.. hehe next part di tungguin

    Balas
  4. Srie

     /  November 30, 2013

    ya elah thor bru part 2 tapi udah banjir air mata😥
    jgn lama2 ne next part nya.

    Balas
  5. DewiChaki

     /  Desember 27, 2013

    Ap mksud kta hyunmi “setidaknya bukan sekarang kyuhyun_ah”😥 nih sad ending ya thor T.T jungsoo knp punya ank dr sangwoo klo dia cnta sm hyorin ?? Ap djebak U.U ak kira twoshoot hehe ak tunggu part 3 :’)

    Balas
  6. taemfallin

     /  Januari 1, 2014

    Masih agak misteri Ɣää ???
    Κ̣̝̇o̶̲̥̅̊ҟ hyunmi bilang “setidaknya bukan sekarang ninggalin kyu”

    Masih bingung.ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ •”̮• ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
    Lanjutannya ditunggu secepatnya Ɣää thorr

    Balas
  7. Cho In Hyun

     /  April 18, 2014

    Kata2 Hyunmie buat Kyuhyun ” Setidaknya bukan sekarang Kyuhyun ah ” itu bikin makin penasaran..apa yg akan dilakukan Hyunmie selanjutny ? Next Part kapan nih author ?

    Balas
  8. Ini masih ada lanjutannya gk thor…..???
    Smoga author tetap lanjut karena rasanya gk enak banget baca FF gk sampe selesai….

    Balas
  9. saya baru baca cerita ini tapi kalo aku baca dari komen-komen yg udah adakayanya cerita ini udah lama ya hehehe aku ketinggalan🙂

    ceritannya seru tapi saya fikir ini terlalu lama tapi gpp saya akan ttp setia nunggu kelanjutannya dari eonni😉

    Balas
  10. Kya nexttt juseyoo,, kpan dnext bgus loh ff nya

    Balas
  11. kyuwonhae's wife

     /  November 24, 2014

    huuaaa….. kyu ksian bgt smpai2 disarankan ke RSJ

    Balas
  12. Natasya cloudsef

     /  Desember 30, 2014

    ff ini gk di lanjutin Eon??

    Balas
  13. sweet bgt, cepet sembuh ya kyu biar bisa bersama terus sama hyunmi..

    Balas
  14. Mitarashi8899

     /  Juni 28, 2015

    Finally hpy end… Tapi sangwoo kejam bgt dh… Authornim drmu bikin ff sadis abis

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: