DRABBLE//FOREVER//sequel Finaly You Got Marriage Kyuhyun_Ah

Autor:YJK

Tittle:FOREVER

Cast:Kyuhyun, Hyunmie

Gender:Sad ROMANTIS

Rating:15 +

Leght:Drabble

Ost:DayDream

LINK Finaly You Got Marriage Kyuhyun_Ah

https://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/drabbelfinally-you-got-marriage-kyuhyun_ah/573688062698105

Summary

‘Kebahagiaan yang kumiliki sekarang seolah hampa tanpa kehadiranmu, bisakah kau kembali? aku terlalu membutuhkanmu’

Story begin

Sepasang remaja tengah menikmati musim semi mereka di sebuah taman kota Seoul, jika orang yang tak mengenal mereka mungkin akan mengira mereka sepasang kekasih, tapi mereka tak lebih hanyalah sepasang sahabat, yang sama-sama memendam perasaan atas nama persahabatan. Cho Kyuhyun meletakan kepalanya di pangkuan Hyunmie, memilin rambut sahabatnya yang sudah menjadi kebiasaannya itu, sedangkan Hyunmie yeoja itu sibuk meneglus setiap permukaan wajah Kyuhyun yang sudah menjadi candu untuknya.

“Kyuhyun_ah…”

“Hmm…?”

“Maukah kau menerima sesuatu dariku?”

“Mwoya?”

“Sebuah cincin? kau bisa memakainya di jari manis kirimukan?”

“Seperti seorang tunangan?”

“Bisa di bilang seperti itu, kau mau?”

“Ne…”

“Jaga baik-baik, kalau hilang aku akan memakanmu.”

“Jinnja kau ini yeoja kanibal eoh?”

“MWO? YAAKK KEMBALIKAN CINCIN ITU.”

“Kau sudah memberikanya padaku, shirro.”

“ais jinjja, yang jadi istrimu sangat mengkhawatirkan.”

“Mwoya, gadis yang menikah denganku itu beruntung.”

“Cukup chingu evil aku tak mau mendapatkan NAMPYEON EVIL.”

“Memang siapa yang mau jadi nampyeonmu.”

“Aghrrrrr CHO KYUHYUN…..”

***

Langit mulai meredup dari gelapnya malam, berganti dengan cahaya sang surya, memberi kehangatan pada siapapun yang mau membukakan matannya dan menatap langsung sang surya, dan itulah yang kini tengah di lakukan seorang Cho Kyuhyun, bukan karena ia terbiasa bangun pagi, hanya saja mimpi yang baru saja ia alami membuatnya tidak berani memejamkan matanya, bukan karena mimpi itu tidak menyenangkan, justru karena menyenangkan Kyuhyun tidak ingin tertidur kembali, karena setiap tertidur kembali mimpi paling menyedihkan dalam hidupnya justru yang menghiasi tidurnya, mimpi kehilangan terbesar dalam hidupnya.

Sepuluh tahun berlalu, ia bisa bahagia dengan istri dan juga seorang anak laki-laki yang tampan, karirnya di dunia tarik suara bersama super junior masih berjalan, walaupun Kyuhyun lebih sering bersolo karir daripada bergabung bersama member Super junior yang lain tapi kekeluargaan masih terjalin dengan erat.

“Appa…” sebuah lengkingan suara membuyarkan lamunan Kyuhyun yang tengah terduduk di kursi taman, Kyuhyun menoleh lalu tersenyum kecil, menyambut anak laki-lakinya yang berlari kearahnya, memeluk erat-erat tubuh mungil itu.

“Kau sudah bangun Chagia? mana eommamu?” Kyuhyun membelai lembut kepala putra satu-satunya itu yang beberapa hari lalu baru menginjak usia delapan tahun, anak lelakinya itu menujuk kearah belakang tepatnya kearah seorang yeoja cantik semapai yang tersenyum dan berjalan kearahnya. Kyuhyun membalas senyuman istrinya dengan senyum terbaiknya, ketiganya lalu kembali terduduk di kursi taman menikmati sang surya yang menghangatkan badan.

“Appa? kau sudah berjanji menceritakan sebuah cerita menarik untukku sebagai kado karena terlambat datang di hari ulang tahunku.” bocah kecil itu merajuk pada Kyuhyun, menagih janji tepatnya, Kyuhyun tersenyum kecil lalu berjongkok di hadapan putranya itu.

“Apapun?” bocah kecil itu mengangguk kecil, sesaat Kyuhyun menatap istrinya yang kembali tersenyum manis.

“Kalau begitu dengarkan baik-baik. Dulu ketika kau belum ada di dunia ini, ada seorang bidadari cantik yang menangis karena pangeran yang di cintainya menikah dengan sang putri, karena tidak kuat akhirnya sang bidadari pergi dan kembali kekayangan, tanpa bidadari itu sadari Pangeran sangan kehilangan bidadari kecil itu, bahkan ketika pangeran kecil lahir, bidadari itu tidak pernah muncul.” Kyuhyun menghentikan ceritanya menatap wajah istrinya yang terlihat sendu.

“Kasihan sekali bidadari itu appa, lalu bagaimana dengan si pangeran?” bocah kecil itu kembali bertanya pada appanya.

“Pangeran itu sangat menderita walaupun sang putri selalu ada di sampingnya, lambat laun karena terlalu rindu pada bidadari, sang pangeran sakit dan sampai sekarang tidak dapat di sembuhkan.”

“Lalu apa lagi appa? apa yang terjadi selanjutnya?” Kyuhyun menghelah nafas lalu menggeleng pelan.

“Appa tidak tahu.” Bocah kecil itu merengut sebal demi mendengar cerita menggantung dari appanya itu, sementara istrinya menghapus air mata yang tidak kuasa jatuh dari kelopak matanya, dengan cepat melangkah pergi meninggalkan keduannya kembali masuk kedalam rumah.

“Appa kapan bidadari itu bahagia?” sekali lagi Kyuhyun menggeleng pelan.

“Iss pangera jahat, kenapa meninggalkan bidadari.” gerutuan terdengar dari mulut bocah berumur delapan tahun itu, Kyuhyun menunduk dalam, dadanya kembali berdenyut nyeri, bukan karena sakit pada jantungnya, lebih karena perasaan yang membuatnya merasa jika dia memang bodoh dan juga jahat.

“Ne, pangeran memang jahat.”

***

Bandara Incheon mendadak riuh ketika seorang diseiner asal Korea yang terkenal di Amerika kembali, beberapa media nampak bersiap mengambil gambar disainer tersebut, kenapa disainer ini begitu istimewa? karena selain busananya yang terkenal, disainer ini tidak pernah muncul di hadapan publik, yang mereka tahu disainer ini sangat cantik dengan tubuh mungilnya, tidak menunjukan umurnya yang kini menginjak 35 tahun dengan status singel. Bukan tidak ada namja yang mendekatinya, hanya saja disainer ini terlalu Fokus pada karirnya, beberapa orang mengira karena yeoja ini sudah bertunangan, pasalnya sebuah cincin melingkar di jari manis sebelah kirinya. yang di tunggu akhirnya datang, rumor yang beredar benar adanya, seorang yeoja mungil dan cantik keluar dari pintu kepulangan dari Amerika, semua wartawa menyerbu kearahnya.

“Kenapa anda memilih pulang? apakah benar busana anda sudah tidak di minati?” seorang wartawan langsung menghadiahi yeoja itu dengan pertannyan menyakitkan, tapi disainer itu membalasnya dengan senyuman kecil.

“Anni… aku pulang hanya ingin bernostalgia saja, tidak lama lagi aku akan kembali keamerika.” setelah mengatakan hal tersebut Disainer itu pergi tanpa menghiraukan pertanyaan wartawan lainnya.

“Sepertinya Seoul banyak berubah Eun soo_ya…”

“Ne, begitulah Hyunmie_ya… kau sudah bisa bernafas lega sekarang.” Hyunmie menghelah nafas lemas, banyak sekali yang berubah tapi tidak dengan perasaannya, Hyunmie menatap cincin yang melingkar di jari manisnya, sebuah senyum samar menghiasi wajahnya lalu Hyunmie menatap keluar jendela mobil, menikmati gedung-dgedung yang semakin menjulang memadati langit Seoul.

“Apa kabarmu? masih ingatkah kau padaku? sudah sepuluh tahun Kyuhyun_ah.” gumam Hyunmie dalam hati

‘Tidak ada yang berubah, hatiku tetap milikmu dan hatimu tetap milikku’

Sebuah pesta besar-besaran di adakan oleh perusahaan mall besar dari Korea, demi menyambut disainer yang kini bergabung dengan perusahaan tersebut, banyak tamu undangan yang hadir, entah itu dari kalangan artis ataupun pejabat da pengusaha lainnya. nampak keluarga Cho hadir di acara tersebut, lebih tepatnya keluarga besar Super junior turut hadir di acara tersebut, ketika acara berlangsung orang yang menjadi pusat perhatian menghilang begitu saja.

“Yeobo aku ke toilet dulu sebentar.” Kyuhyun berbisik pelan pada istrinya yang tengah memperhatikan pembawa acara yang meminta maaf karena disainer yang menjadi pusat acara malam ini mendadak hilang.

“Ne, biar anak kita bersamaku dahulu.” Kyuhyun tersenyum lalu melangkah keluar gedung acara, sebenarnya Kyuhyun bukan ingin kekamar mandi, dia hanya ingin mencari udara segar karena ruang aula yang menurutnya kurang nyaman. Kyuhyun berjala pelan menuju kolam renang hotel yang di sewa oleh perusahaan yang kini tengah menyelenggarakan pesta, Kyuhyun berharap pikirannya bisa sedikit tenang. Mata Kyuhyun menyipit ketika dari kejauhan di melihat seorang yeoja yang masih sangat ia kenal memainkan kakinya di dalam air kolam, merasa belum yakin dengan penglihatannya, Kyuhyun mendekat kearah yeoja tersebut.

“Park Hyunmie…” Gumam Kyuhyun pelan, tubuhnya seakan kaku sekarang, tapi rasa rindu yang meledak-ledak di hatinya membuat Kyuhyun memberanikan diri memeluk yeoja itu dari belakang. Hyunmie tersentak ketika seseorang memeluknya dari belakang, entah kenapa tanpa harus berbalikpun Hyunmie tahu siapa yang kini memeluknya dari belakang, menghirup dalam-dalam bahunya yang terbuka, karena gaun malam yang ia kenakan sedikit terbuka. Hyunmie bermaksud melepas pelukan orang di belakangnya, tapi pelukan itu semakin kuat.

“Lepaskan aku Kyuhyun_ssi.” ucap Hyunmie pelan, dia tidak bisa terjebak dalam situasi ini lebih lama, atau rasa rindu di hatinya bisa membuatnya bertindak yang tidak seharusnya. Kyuhyun tertegun ketika sahabat lamanya itu memanggilnya dengan embel-embel ‘ssi’ seolah dia orang asing. perlahan Kyuhyun melepas pelukannya, membiarkan yeoja itu berdiri bermaksud merapihkan pakaiannya dan pergi dari sana, tapi Kyuhyun kembali melingkarkan tangannya di pinggang Hyunmie, menahan kepergian Hyunmie. Dengan cepat Hyunmie melepas pelukan Kyuhyun sebuah tamparan melayang kearah pipi Kyuhyun, nafas Hyunmie turun naik, sementara Kyuhyun menunduk lesu.

“Jangan bertindak seolah semuanya tidak pernah terjadi Kyuhyun_ssi, jangan bodoh kau sudah punya istri dan anak.” Kyuhyun tetap menunduk, matanya kini menatap jari-jari Hyunmie yang mungil, Kyuhyun kembali tertegun ketika cincin itu masih melingkar di jari manis sahabatnya, cincin yang sama yang tidak pernah Kyuhyun lepas selama lebih dari 15 tahun. perlahan Kyuhyun mendekat kearah Hyunmie, tangannya meraih jemari Hyunmie walaupun Hyunmie berusaha menepisnya, Kyuhyun tetap menggenggam jemari Hyunmie.

“Ne… semuanya memang terjadi, dan tidak ada yang berubah Hyun_ie… kau tetap memakai cincin ini begitupun aku, perasaan kita tidak pernah berubah.” Hyunmie mengigit bibir bawahnya menahan rasa sesak di dadanya, mengingatkan dirinya sendiri betapa bodohnya dia yang tidak bisa lepas dari perasaan yang justru menjauhkannya dari kebahagiaan. dengan tenaga yang tersisa Hyunmie melepas genggaman Kyuhyun yang tengan mengecup punggung tangannya.

“Kau salah Kyuhyun_ssi, bagiku kau hanya masalalu yang paling tidak ingin ku ingat, cincin ini hanya alat untuk menjauhkanku dari namja hidung belang. jangan terlalu percaya diri.” Hyunmie melepas cincin di jemarinya, walaupun sedikit sulit karena memang sudaah lama melekat di jarinya, akhirnya Hyunmie melepas cincin itu.

“Aku sudah siap menempuh hidup baru Kyuhyun_ssi dan cincin ini sudah tidak penting lagi untukku.” Hyunmie melempar cincin itu kedalam kolam, lalu melangkah pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih shock dengan apa yang Hyunmie lakukan, tapi baru saja beberapa langkah Hyunmie pergi, Kyuhyun menceburkan diri kedalam kolam, bermaksud mengambil kembali cincin yang bagi Kyuhyun terlalu berharga untuk hilang begitu saja.

“Yakk! apa yang kau lakukan? dasar namja bodoh cepat naik kembali. kau bisa mati beku Cho Kyuhyun.” Hyunmie berteriak panik ketika hampir dua menit Kyuhyun menyelam tapi namja itu belum naik kepermukaan, Hyunmie siap terjun kedalam kolam ketika Kyuhyun dengan terbatuk-batuk muncul kepermukaan, tangan kanannya menggenggam erat cincin yang ia cari, perlahan Kyuhyun keluar dari kolam renang berdidi tegap di hadapan Hyunmie yang matanya tengah berkaca-kaca tapi tatapnnya penuh dengan amarah.

“Dasar namja bodoh, idot, apa yang kau lakukan ha? bagaimana kalau kau mati keram. kau tahukan aku tidak bisa berenang jangan bodoh.” Hyunmie mencerca Kyuhyun dengan kata-kata kasar terbaiknya dengan terus menerus memukul Kyuhyun, setelah pukulan Hyunmie melemah Kyuhyun menggenggam tangan Hyunmie, menatap jari manis Hyunmie yang memutih. Perlahan Kyuhyun memasang kembali cincin itu pada Hyunmie.

“Kau tidak pandai berbohong, jika cincin ini tidak penting, jarimu ini tidak akan memutih seperti ini. Kau masih sangat mencintaiku…” Tubuh Hyunmie bergetar hebat, dadanya sudah siap meledak sekarang.

“Kau akan menyesali perbuatanmu tuan Cho karena sudah menahanku.” dengan cepat Hyunmie menautkan bibir kecilnya di bibir Kyuhyun melahap dengan rakus bibir yang hampir 10 tahun tidak ia rasakan, Hyunmie mengalungkan tangannya di tengkuk Kyuhyun membuat ciuman yang ia lakukan semakin dalam, awalnya Kyuhyun cukup terkejut dengan ciuman Hyunmie, tapi ketika hatinya berteriak bahwa Kyuhyun hampir gila karena tidak merasakannya cukup lama dengan cepat Kyuhyun memeluk tubuh Hyunmie erat-erat membuat gaun biru yang Hyunmie kenakan ikut basah, seperti tidak kenal lelah, situasi dan tempat Kyuhyun dan Hyunmie menyalurkan rasa rindu mereka dengan ciuman panjang, ketika Hyunmie melepas ciumannya Kyuhyun kembali menautkan bibirnya, menyelinapkan lidah panjangnya kedalam rongga mulut Hyunmie, membuat rona di wajah Hyunmie semakin memerah, tubuh kecil itu melengkuk dalam dekapan poseif seorang Cho Kyuhyun, tanpa kedua oang ini sadari, seorang wanita yang tidak lain adalah istri dari Cho Kyuhyun menatap sendu keduannya, tapi sebuah senyuman tulus tercetak di wajahnya yang cantik.

“Aku memang istrimu, tapi aku tidak pernah bisa menjadi sahabat terbaikmu.” Gumam yeoja itu dalam hati perlahan ia meninggalkan area kolam renang, meninggalkan suaminya yang masih meluapkan rasa rindu yang membuat suaminya menjadi namja pendiam. Dia masih ingat ketika tengah malam, ia terbangun karena mendengar isakan kecil dari ruang tamu, setelah di perhatikan ternyata itu adalah suaminnya Cho Kyuhyun yang mendekap erat-erat sebuah album fhota yang isinya semua tentang Hyunmie, sahabat yang sangat ia cintai lebih dari dirinya bahkan diri Kyuhyun sendiri.

‘Selamanya cintaku hanya untukmu, kau terlalu spesial untuk kulupakan’

END

Tinggalkan komentar

7 Komentar

  1. Tera Kamil

     /  November 8, 2013

    Ini endingnya sengaja dbuat gantung chingu?it kyu cnta sm hyunmie,tp kyu udh pya istri..

    Balas
  2. akhh ceritannya sedih banget
    feelnya dapet banget ngena dihati

    Balas
  3. Kodok

     /  Agustus 1, 2014

    argh…kyu ma hyunmie jahat banget…kasihan istrinya……trs gimana ini nasib istrinya

    Balas
  4. Cynthia Yang

     /  Juni 26, 2015

    Baca ff ini feel nya dapat banget…
    Sedih…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: