Mini FF/Cinderella Man//part 2

Cinderella Man//part 2

Autor: YJK

Tittel:Cinderella Man

Cast:Park Hyunmie, Cho Kyuhyun, Choi Siwon and all other

Gender:Romantis

Rating:15+

Leght:mini FF

Annyeong YJK bawa FF baru nih, disini dunia jungkir baliknya Hyunmie dan Cho Kyuhyun. Ini asli buatan YJK mian kalau tidak sesuai EYD dan bertebaran miss typo.

Link sebelumnya

Story begin

‘Aku tak pernah menyangka dia, bukan hanya putri keberuntunganku tapi juga peri yang membuatku pantas bersanding dengannya.’

Malam semakin pekat, hujan deras mengguyur seluruh kota Seoul, pandangan sedikit buram jika kita melihat dari dalam ruangan berkaca, seperti mobil misalnya, berulang kali Hyunmie menyeka jendela mobilnya, yang terus menerus mengganggu penglihatnya dari uap hujan. Hyunmie sudah bosan mendengarkan ocehan oppanya Jung soo perihal perjodohannya dengan salah satu anak pemilik perusahaan Rage coorporation, perusahaan yang bergerak di bidang properti yang kini sudah mendunia, Hyunmie bahkan sudah lelah berdebat karena mempertahankan Lee Minhoo, namja yang kini tengah menjalankan perusahaan Art coorporation yang lain di Jepang, namja yang terpaksa di pindahkan oleh keluarga Park ke Jepang demi keselamatan Minhoo sendiri.

“Kau bahkan belum melihat seperti apa calon suamimu Hyunmie_ah…” sekali lagi Jung soo mengeluarkan suaranya, tapi lagi-lagi Hyunmie bungkam, Jung soo tahu saengnya ini sangat mencintai namja bernama Lee Minhoo bahkan karena alasan itulah, dulu Hyunmie bersedia membiarkan Minhoo pergi ke Jepang, menempuh pendidikan dari sekolah menengah atas hingga universitas yang secara keseluruhan di biayai oleh Art Coorporation, tapi masalahnya semakin pelik sekarang, hanya kekuasaan keluarga Cho saja yang bisa melindungi Hyunmie dari paman dan bibi Hyunmie yang berusaha mencelakakannya. Hanya demi mendapatkan Art Coorporation. Karena warisan keluarga Park memang bukan di wariskan pada Jung soo melainkan pada Hyunmie, alasannya simpel, dulupun Jung soo sempat mengalami kecelakaan hingga lumpuh, dan penyebabnya adalah paman dan bibi mereka, membuat Tuan dan Nyonya Park memindahkan surat ahli waris pada Hyunmie, walaupun di luar dugaan Jung soo sembuh setelah dua tahun terapi di Jerman, tapi kesembuhan Jung Soo di sambut dengan kematian Tuan dan Nyonya Park. Membuat Jung soo semakin memperketat keamanan saengnya.

Belakangan ini saham perusahaan anjlok, dan itu terjadi karena adanya kecurangan yang di lakukan oknum yang bekerja sama dengan paman dan bibi mereka, membuat Jung Soo mau tak mau harus bekerja sama dengan perusahaan lani demi mendapat perlindungan untuk saengnya, dan di kepala Jung soo hanya Rage Coorporation yang sanggup memberikan perlindungan tersebut.

“Hyunmie_ah, jebal… oppa melakukan ini semua demi kebaikanmu, hanya keluarga Cho yang bisa memberi perlindungan pada kita.” Sekali ini Hyunmie menghembuskan nafasnya gusar, ia menatap oppanya kesal.

“Apa harus dengan pernikahan? Kerja sama bisnis bisa jadi alibinyakan? Kenapa harus aku yang jadi korban.” Suara Hyunmie sangat pelan tapi penuh penekanan juga sarat rasa amarah, selama ini ia bertahan untuk Lee Minhoo, bertahan dari bentuk pengekangan apapun yang ia terima, serta bahaya yang ia tanggung, tapi kali ini ia tidak bisa menerimanya lagi.

“Oppa tahu perasaanmu, setidaknya sampai perusahaan kita pulih kembali, tak bisakah kau melakukannya? Ini bukan hanya untuk perusahaan tapi juga untuk melindungimu. Kau tahukan apa maksud oppa?” Hyunmie membalik kembali tubuhnya dan membelakangi Jung soo, masih belum menerima apapun keputusan oppanya, membuat Jung soo menghelah nafas lemas.

Mobil masih melaju sedang di sepanjang kota Seoul, ketika samar-samar Hyunmie menatap sosok tubuh yang ia kenal, kebetulan ia sedang menyekat kembali uap yang menempel di jendela mobil, tubuh itu tengah tertatih di jalan, membiarkan seluruh tubuhnya basah tanpa alat pelindung dari hujan sama sekali.

“Berhenti.” Teriak Hyunmie pada sopirnya, yang menginjak rem mendadak, membuat Jung soo sedikit terantuk kedepan.

“Yak mau kemana kau?” teriakkan Jung soo sama sekali tidak Hyunmie gubris, Hyunmie berlari kecil keluar mobil, membuat Jung soo dan bodyguad yang mengiringi mereka juga ikut keluar. Hyunmie nampak berdiri di hadapan seorang namja yang menatapnya buram, sementara Hyunmie hanya membulatkan matanya terkejut, ketika wajah orang yang ia kenal dalam keadaan pucat dan terluka.

“Kyuhyun_ssi… ada apa denganmu?” Tapi bukanya menjawab, Kyuhyun malah tumbang dan jatuh di pelukan Hyunmie, membuat Jung soo yang baru saja sampai berniat melempar namja itu jauh-jauh dari saengnya, tapi gelengan dari Hyunmie membuat Jung soo membatalkan niatnya, dengan sudut matanya, Jung soo memerintahkan para body guardnya untuk mengangkat Kyuhyun kedalam mobil, seolah mengerti dua dari empat bodyguard bergerak cepat, Hyunmie masuk terlebih dahulu, di susul dengan berbaringnya Kyuhyun di pangkuan Hyunmie, Jung soo sendiri duduk di mobil belakang.

Tanpa banyak bicara Hyunmie melesatkan mobilnya menuju kediaman keluarga Park, alasan tidak perginya Hyunmie ke rumah sakit karena orang-orang suruhan Bibi dan Pamannya pasti akan menjadikanya senjata, sama seperti yang terjadi dulu dengan Minhoo.

***

Malam merangkak menuju dini hari, tapi tak ada sedikitpun niatan Hyunmie meninggalkan ranjang tamu yang kini tengah Kyuhyun gunakan untuk berbaring, namja itu belum bangun setelah pingsan tadi, Jung soo sudah membujuk saengnya untuk istirahat, tapi Hyunmie terus mengacuhkannya, seolah masih marah dengan perjodohan yang ia susun. Hyunmie sendiri hanya terus memandang Kyuhyun sayu, kejadian seperti ini seperti de javu untuknya, ketika pertama kali ia berkenalan dengan Minhoo, esok harinya Minhoo tidak masuk kelas karena masuk rumah sakit. Alasan Hyunmie tak pernah mau menjalin pertemanan dengan siapapun bukan karena setatusnya, hanya saja setiap orang yang dekat denganya apa lagi dengan status sosial yang rendah pasti selalu berakhir luka, bukan hanya untuk orang tersebut, tapi bagi Hyunmie yang merasa di jauhi.

“Mianhae… seharusnya aku tidak mengundangmu dalam kehidupanku.” Sekali lagi Hyunmie bergumam kecil, perlahan tapi pasti tangannya terulur, mengelus lembut wajah Kyuhyun yang sepertinya tidak asing baginya.

“Kau itu tampan Kyuhyun_ssi, selama ini Kacamatamu membuatmu sedikit tersisihkan dari kelompok anak-anak tampan di kampus, tapi… lebih baik seperti ini, kau akan tetap menjadi namja baik Kyuhyun_ssi.” Hyunmie nampak tersenyum kecil, ketika tanpa sadar ia mengecup kening Kyuhyun pelan.

“Aku tidak akan membuatmu terluka lagi Kyuhyun_ssi, aku anggap kita tidak pernah bertemu, karena aku menyukaimu.” Gumaman Hyunmie mengakhiri malam ini, karena perlahan ia membaringkan tubuhnya di samping Kyuhyun, terlalu malas untuk pergi keluar kamar, apa lagi jika oppanya masih berjaga di ruang tengah, bisa saja percakapan di mobil di lanjutkan, lagi pula Hyunmie percaya pada Kyuhyun, terlebih namja itu kini tengah terbaring lemah.

Setengah jam berlalu, Hyunmie sudah terlelap dalam mimpi indahnya, tapi kini justru Kyuhyunlah yang terbagun, erangan kesakitan langsung terdengar dari mulutnya, tidak terlalu keras hingga tidak membuat Hyunmie bangun, tapi cukup membuat Kyuhyun mundur bahkan hampir terjatuh dari ranjang, ketika wajah Hyunmie hanya berjarak 30 cm dari sampingnya, ketika menjauh wajah cantik itu memudar, demi memastikan apa yang Kyuhyun lihat, namja itu menggosok kelopak matanya berulang kali, lalu perlahan kembali mendekat, wajah damai Hyunmie kembali membuat Kyuhyun terkejut.

“Ne…nega eodiyga?…” Gumam Kyuhyun pelan, ia berusaha merubah posisi tubuhnya untuk duduk, tapi tulang rusuknya terasa ngilu, membuatnya kembali terhempas di ranjang, Kyuhyun menghelah nafas berat, perlahan ia kembali menatap wajah yeoja di sampingnya, kembali sedikit merapat membuat wajah Hyunmie jelas di matanya, tanpa harus menggunakan kacamata. Beberapa kali Kyuhyun berkedip lelah, tapi sebuah senyum kecil akhirnya muncul di wajahnya.

“Apa aku sedang bermimpi? Jika ia aku tak mau bangun. Eomma… anakmu ini sungguh beruntung mendapatkan mimpi indah setelah 7 tahun mencintai yeoja di hadapannya.” Kyuhyun bergumam kecil, ia tak mau mimpinya berakhir hanya karena Hyunmie membuka matanya, Kyuhyun masih benar-benar berpikir jika ia kini tengah bermimpi. Perlahan Kyuhyun mengulurkan tangannya berusaha menyentuh wajah Hyunmie yang bersih seperti pualam, tangan Kyuhyun bergetar ketika kulit tangannya benar-benar merasakan kulit wajah Hyunmie yang lembut. Merasa mimpinya benar-benar indah, Kyuhyun semakin merapatkan tubuhnya pada Hyunmie, memangkas jarak di antara keduanya, membuat deru nafas Kyuhyun menyapu permukaan kulit wajah Hyunmie, membuat Hyunmie terbangun membuka matanya perlahan. Mata hazel itu tepat menikam manik mata Kyuhyun, membuat Kyuhyun menahan nafasnya, tapi jantungnya tak berhenti justru semakin berpacu keras.

“A…apa aku sedang bermimpi?” Kyuhyun kembali bertanya, lebih kepada pertanyaan pada dirinya sendiri, membuat Hyunmie mengulum senyum, pertanyaan yang lucu, jelas apa Kyuhyun tidak ingat ketika ia pingsan di jalan tadi dan menimpa tubuhnya? Hyunmie mencondongkan tubuhnya, kecupan di hidung Kyuhyun, membuat Kyuhyun membulatkan matanya, menarik nafasnya sesak.

“Apa kau masih berpikir ini mimpi Kyuhyun_ssi? Apa kehadiranku hanya sebuah mimpi untukmu?” mendengar suara mendayu itu Kyuhyun langsung terlonjak, mengubah posisinya menjadi duduk setelah itu mengerang kesakitan, karena bergerak mendadak, Hyunmie langsung mengubah posisi tidurnya menjadi duduk berusaha membantu Kyuhyun bersandar, walaupun Kyuhyun seperti enggan menerima bantuan Hyunmie, dia tidak ingin di sebut pria lancang yang berdekatan dengan wanita terhormat seperti Hyunmie. Pukulan Siwon cukup membuatnya sedikit sadar diri.

“Tidak apa-apa, disini tidak ada siapapun, jadi kau tidak perlu takut ada yang akan memukulimu.” Ucapan Hyunmie membuat Kyuhyun menatap Hyunmie terkejut. Darimana Hyunmie tahu.

“A…ANNI, aku hanya terjatuh di sepedah saja tadi, lagi pula hanya luka kecil.” Ucap Kyuhyun gugup, ia tidak mau Siwon mengamuk nantinya, jika Hyunmie sampai memarahi Siwon karena hal sepele ‘memukulinya’.

“Kau tahu? Aku benci pembohong, jadi jangan berbohong padaku, jangan membuatku tidak suka padamu.” Kyuhyun nampak salah tingkah, melirik Hyunmie serba salah.

“Mian… aku hanya tidak ingin membesar-besarkan masalah, aku memang tidak pantas di sukai siapapun aku cukup tau diri.” Ucap Kyuhyun murung. Hyunmie hanya tersenyum simpul, ia tahu Kyuhyun namja polos, walaupun tidak dekat, Hyunmie cukup mengenal Kyuhyun dari para dosen yang memang menjagokan Kyuhyun dalam berbagai bidang.

“Kau tampan Kyuhyun_ssi, apa lagi suaramu sangat indah, maukah kau bernyanyi untuku?” Kyuhyun tertegun ketika kata-kata mustahil keluar dari Dewi Amornya. Apa ia tuli sekarang? Dalam sejarah hidupnya ia tidak pernah sekalipun di puji tampan, orang-orang lebih sering memanggilnya si muka Strowbery dari pada tampan, dan hei dari mana Dewi Amornya tahu kalau ia bisa menyanyi.

“kau tahu dari mana aku bisa bernyanyi?” Sekali lagi Hyunmie tersenyum, ia menggapai i-pode di sampingnya, menggerakan jari jemarinya lincah di touch krin I-phodnya, lalu menujukan sebuah video pada Kyuhyun, Kyuhyun kembali tertegun ia menatap Hyunmie tak percaya.

“Ini?…”

“ Kaukan Kyuhyun_ssi? Aku tahu itu kau, senyumanmu berbeda dari yang lain, jadi ketika kau tersenyum padaku aku bisa tahu itu kau.” Kyuhyun menatap Hyunmie dalam-dalam, rasanya ia ingin bersorak gembira, ketika mengetahui dewi amornya peduli padanya, bahkan Yesung dan Ryeowook saja tidak mengenalinya ketika menyanyi di cafe Heaven.

“Sejak kapan kau tahu itu aku?” tanya Kyuhyun pelan, Hyunmie nampak menyandarkan punggunnya ke dasbor ranjang, Kyuhyunpun melakukan hal yang sama, menatap Hyunmie yang seperti ingin memulai kisahnya.

“Ketika sedang istirahat makan siang, waktu itu aku sengaja duduk di taman Seoul, sayup-sayup aku mendengar seseorang yang sedang memainkan gitar, suaranya membuat perasaan tenang, ketika ku cari sumber suaranya, ternyata itu kau dan kedua sahabatmu, aku benar-benar tak menyangka suara kalian sangat indah, khusunya suaramu Kyuhyun_ssi. Setelah itu akhirnya aku juga tahu kau bekerja paruh waktu di cafe Heaven, cafe tempat biasa aku menghabiskan waktu menunggu oppaku selesai bekerja, saat itu aku mendengar penyayi cafe tidak masuk, akhirnya aku berinisiatif menyarankanmu pada meneger cafe untuk membiarkanmu tampil, aku tidak menyangka captain waiter di cafe itu bisa mengubahmu sesuai keinginanku, kau sangat tampan dan hebat. Dan kau tetap baik sekalipun kau sudah mendapat banyak pujian saat itu.” Hyunmie nampak menarik nafas dalam-dalam menghembuskannya perlahan, sementar Kyuhyun, namja itu menatap Hyunmie dalam-dalam, yeoja ini berbicara panjang lebar, lebih menakjupkanya lagi semua isi pembicaaan adalah tentang dirinya, Kyuhyun sekarang sepertinya sangat berterimakasih pada Siwon yang memukulinya.

“Kau ingin aku menyanyi apa?” setelah berpikir cukup lama akhirnya Kyuhyun buka suara. Hyunmie kembali menatap Kyuhyun berbinar, membuat Kyuhyun berusaha menahan diri agar tidak menarik yeoja itu kedalam pelukannya.

“7 years of love. bisakah kau nyanyikan lagu itu lusa di ulang tahunku?” sekali lagi Kyuhyun tertegun, Hyunmie mengundangnya langsung? bahkan tak pernah terlintas di otaknya untuk bisa hadir di acara ulangtahun seorang Park Hyunmie, putri dari seorang konglomerat yang menguasai pasar Eropa dan Asia.

“Kau mengundangku?” Hyunmie hanya mengangguk pelan, sementara Kyuhyun menelan ludah payah, bagaimana sekarang? Ini kesempatanya berdekatan semakin jauh, tapi resikonya juga tidaklah kecil untuk Kyuhyun.

“Tapi kenapa kau mengundangku?”

“Kau mengingatkanku pada seseorang, MinHoo oppa. Anggap saja begitu.” Kyuhyun nampak mengerutkan keningnya bingung.

“Dia orang istimewa untukku, jadi kau juga istimewa.” Kyuhyun kembali tertegun, menatap Hyunmie yang terus memandangnya sendu, oh bisakah waktu berhenti saja hari ini, dan jika bisa Kyuhyun sangat ingin memeluk Hyunmie. Bahkan Kyuhyun seolah tidak menyadari dimana ia sekarang ‘sarang Harimau’

TBC

Tinggalkan komentar

10 Komentar

  1. Henif Daru Utami

     /  September 4, 2013

    Wah… Ada untungnya juga si Kyu dipukulin sama Siwon.
    Well, sebenarnya Hyunmie tertarik sama Kyuhyun juga ya?
    Tapi disisi lain dia juga masih suka sama Minhoo.
    Aigooo ayolah Kyu cepet lulus, jadi dokter yang hebat biar bisa bersatu sama Hyunmie🙂

    Balas
  2. Yuanita liu armola ELF

     /  September 5, 2013

    Minhoo tuh knpa diasingkan ke jepang?? Miann eon agak oot hehe😀 aku suka ff eon daebak (y)

    Balas
  3. henny...

     /  September 6, 2013

    critanya bagus dtnggu next chap nya trmakasih….:-)

    Balas
  4. emang minhoo oppa knapa?aigoo siwon oppa kasar amat!! apa hyunmie suka ma kyuppa? ditnggu thor

    Balas
  5. Jung Ha Rin

     /  Oktober 5, 2013

    Eiyaaaaaaaa Kyu dgn karakter yg berbeda gtuh manis jga …

    Hhahahah hebat!!!
    Masih bnyak pertanyaan2 di benakku nihh … Gak sabar nunggu nextnya …

    Balas
  6. Mitarashi8899

     /  Agustus 18, 2014

    Walau msh byk typo n klmt yg timpang tp ttp suka.. Btw slm knl. New reader here🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: