FF TITIPAN//Genie (I am Your Luck) 1

Genie (I am Your Luck) 1
25 Juli 2013 pukul 11:33

Tittle : Genie (I am Your Luck)

Author : Pyuchan-Chinchan (fb: CinMarican)

Genre : Fantasi, Romance, sad(maybe)

Cast : Park Hyunmie. ChoKyuhyun, Other

Note : Ini ff fantasi kedua setelah Oh My Nightmare yang merupakan ff fantasypertamaku. Semoga kalian suka. Dan bila membaca ini, author saranin untukmendengarkan lagu SNSD ‘Genie’. Karena aku sangat kurang pengalaman dalampembuatanff fantasi author sangat mengharap koment dari kalian. Mana yang perluauthor perbaiki. Oh sebenarnya aku tidak ingin membuat ini menjadi dua parttape karena ini menjadi 25 halaman dan dari pada tidak bisa di buka mendingauthor jadikan dua part. Ouh btw masih ingatkah kalian dengan aku? Nggak ya?Gwenchana J. Kurasa konflik di siniterasa flat-flat saja berbeda dengan ffku yang lain semoga kalian menikmatinya Jhati-hati typo dimana-mana

Story Begin

Di sebuah gedung yang menjulangtinggi itu, terdapatlah seorang namja yang memakai kacamata dan berpenampilanseperti ‘Mama Boy’ dengan percaya diri sekali ia mulai memasuki pintu depangedung itu.

“Neo nuguya?” seorang priatinggi besar menghadang namja yang berperawakan tinggi namun culun itu.

“Naneun Cho Kyuhyun imnida.”Jawabnya dengan polos.

“Kau ada keperluan apa datangkemari?” tanya pria besar itu yang merupakan salah satu petugas keamanan gedungbesar SME itu.

“Aku mau mendaftarkan menjaditrainer di sini.” jawab Kyuhyun sambil memegangi karet celana yang menyampirpada pundaknya. (bayangin pakaian Hangen oppa pas di mv Super Girl)

“Hya, sebelum datang kemaribercerminlah dahulu!” Security itu mencoba untuk menahan tawanya.

“Aku sudah berkaca ahjussi.Makannya aku ganteng seperti ini.” kata Kyuhyun bangga.

“Hya Kyuhyun-ssi, kalau kausudah berkaca dan mengatakan bahwa dirimu tampan maka aku dapat menyimpulkanbahwa cermin itu kurang besar bagimu atau kaca matamu itu kurang tebal.”Security itu kahirnya tertawa terbahak-bahak. “Pulanglah! Kau itu lebih pantastidur di pangkuan eommamu!”

“Hya, ahjussi kenapa sepertiitu? Pokoknya aku ingin masuk!” Kyuhyun mencoba untuk nekat masuk. Padaakhirnya security itu mendorong Kyuhyun hingga jatuh.

“Hyaa!!!” Kyuhyun terjatuh dilantai.

“Hya, ahjussi kenapa kaumendorongnya?” tanya seorang yeoja yang begitu cantik.

“Victoria?”

“Ye? Kau mengenalku?”

“Aku adalah fansmu.” KataKyuhyun dengan tatapan yang begitu terpesona.

“Hya, ahjussi kenapa kau begitukasar pada fansku?” protes Victoria.

“Dia memaksa masuk untuk menjaditrainer di sini.” jawab Security itu.

“Mwo kau ingin jadi trainer?”

“Ye, agar aku bisa bertemudenganmu setiap hari.” Kyuhyun masih saja ‘tak melepaskan pandangannya dariVictoria.

“Aish jeongmal? Jah lebih baikkau pulang, nanti kau di cari ibumu. Nde?”

“Eoh?”

“Jadi trainer di sini sangatberat, jadi pulanglah! Kamu tidak bisa melaluinya.”

“Wae?”

“Heemmmm………….mungkin karena kamuseperti ini.” Vicotria mengeluarkan sebuah cermin dari tasnya dan kemudianmemberikan kepada Kyuhyun. “Jah, pulanglah dan tidur di kasurmu yang empuk danminum susu.” Victoria meninggalkan Kyuhyun begitu saja.

@negeri SKY HIGH

“Kau lihat itu?” tanya seorangnamja paruh baya yang memakai pakaian serba putih namun tetap stylish setelahmenatap sebuah layar besar di ruangannya yang mewah itu.

“Ye, aku lihat itu headmaster.”Kata seorang yeoja mungil nan manis dengan kucir dua yang menambahkemanisannya.

“Kelulusanmu dari sekolah sihirdi negeri sky high ini tergantung bagaimana kau membantunya dalam mencapaicita-citanya dengan kekuatanmu Hyunmie-ya.”

“Nde?”

“Kau akan menjadi budaknyasampai kau berhasil membuatnya menjadi artis yang terkenal.”

“Mwo? Jadi budaknya?”

“Bukankah kita bangsa Jin biasamenjadi Genie untuk menjadi budak manusia? Dan bukankah menjadi budak manusiamerupakan skripsi kita sebagai genie saat kita menempuh sekolah sihir ini?”kata Head Master.

“Itu artinya aku akan tinggal dilampu yang dalamnya sungguh tidak stylish dan sungguh mengerikan, dan aku akanmenggunakan pakaian ala Genie?” yeoja jin yang bernama Hyunmie itu sedikitcemas akan nasibnya.

“Hya, segitukah pengetahuanmutentang ‘Genie’?” tanya HeadMaster yang umurnya hampir kepala empat namun masihterlihat tampan nan juga gagah. “Itu Genie timur tengah, sedangkan kita. GenieKorea Selatan. Dalam dunia Genie, kita Genie Korea Selatan terkenal dengankebebasan dan juga stylish kita eouh dan daya tarik kita.”

“Ah geroum, itu artinya akutidak akan tinggal di lampu yang bentuknya aneh itu dan aku bisa bergantipakaian yang stylish setiap waktu.”

“Ne, tapi kenapa kaumengkhawatirkan stylish dari pada kelulusan dari sekolah sihir genie mu ini?”

“Bukankah motto sekolah ini‘Stylish is number one’ Style akan sangat menunjang kita dalam menjujung tinggimartabat kita sebagai genie abat 20.”

“Lalu apa kau sudah tahu tentangmanusia yang akan menjadi tuanmu itu?”

Hyunmie menjentikkan jarinya danmuncullah sebuah buku catatan berwarna pink. Kemudian ia membuka buku catatanitu. “Nama Cho Kyuhyun, umur 23 tahun, tinggal di daerah gangnam gu di Dreamstreet. Ia tinggal bersama kedua orangtuanya dan juga satu noonanya yangbernama Cho Ahra.”

“Baguslah kau sudahmengetahuinya. Dan nanti malam kau harus segera memulai ujin kelulusanmu itu.”

“Algessimnida.”

@ Kamar Kyuhyun

Semilir angin yang masuk kedalam kamar itu, membuat pintu jendela malambai-lambai karenanya, menampakkancahaya putih dari sang putri malam.

Di kamar itu terbaringlahseorang namja yang tertidur pulas. Wajah damainya yang begitu tampan memabukkansetiap yeoja yang melihatnya. Namja tampan itu adalah Kyuhyun, Cho Kyuhyundengan wajah tanpa kacamatanya, dengan wajah yang setiap orang tidak mengetahuibetapa elok bentuknya.

Dengan perlahan nampaklahsepasang kaki indah milik seorang yeoja dari jendela yang masih melambai-lambaimenyambut kedatangannya. Jubah putih nan panjang yang membuat tubuh mungil itumenjadi nampak elegan. Perlahan yeoja mungil nan manis itu mendekati sang calontuannya yang sedang mengelana dalam dunia mimpinya.

Yeoja itu perlahan merangkak diatas ranjang dimana Kyuhyun berbaring. Tangannya yang mungil nan halus membelaiwajah sang namja dengan begitu lembut dan hati-hati.

“Ternyata tuanku cukup tampanjika tidak menggunakan kacamata.” Guman yoeja itu dengan masih menelusuri gariswajah Kyuhyun dengan jari telunjuknya yang lentik. “Dan sepertinya denganwajahnya yang tampan ini akan memudahkan ujianku dalam mewujudkan impiannya.”

“Nggghhhh…….” Kyuhyun sedikitmenggeliat karena merasa sedikit terganggu namun tetap nyaman, perlahan matanyasedikit terbuka.

“Annyeonghaseyo.” Sapa yeojaitu.

“Annyeong.” Jawab sang namja,kemudian dia memejamkan matanya sambil berguman “Eoh, neomu yepeuda.”. “Mwo?Nuguya?” Kyuhyun segera bangkit dari tidurnya dan segera mengambil kacamatayang ia letakkan di nakas sebelah tempat tidurnya ketika ia baru benar-benarmenyadari ada seseorang yang berada di kamarnya.

“I am your Luck.”

“Mwo?”

“Naneun Park Hyunmie imnida.”

“Park Hyunmie?”

“Ye, agasshi. Aku akan menjadikeberuntunganmu.”

“Maksudmu apa?” tanya Kyuhyundengan wajah polos.

“Aku adalah genie yang akanmengabulkan segala impianmu.”

“Genie?”

“Ye.”

“Hahahahah…” Kyuhyun tertawaterbahak-bahak. “Genie itu hanya ada di dunia dongeng. Dan Genie itu selalumenggunakan pakaian timur tengah dan juga dia selalu berada di dalam lampu.”Kata Kyunhyun dengan polosnya.

“Hya, apa kau tidak mengertiakan kemajuan jaman? Sekarang ini jaman sudah maju, dunia Genie pun juga majudengan segala teknologi dan juga stylenya.”

“Aish jinjja, ku rasa kauterlalu banyak membaca buku dongeng. Lebih baik kau pergi dari sini sebelumeomma tahu kalau di kamarku ada seorang yeoja.”

“Kau tidak percaya?”

“Ne.”

“Arrasseo, bagaimana kalau ini?”Hyunmie menjentikkan jarinya dengan sekejap jubah putihnya berganti denganpakaian tidur.

“Bagaimana bisa? Ini pasti mimpi,aku pasti belum bangun.”

“Bagaimana kalau ini?” Hyunmiemenjentikkan jarinya kembali, yang terjadi dia menghilang dan muncul di ataslemari pakaian Kyuhyun.

“Hann…… hmhmhm.” Kyuhyun inginberteriak namun, dengan sekejab mulutnya telah di bekab oleh selembar kain danitu adalah perbuatan Hyunmie.

“Sssttttt……….Jangan berisik!Kalau eommamu tahu ada aku di sini bisa bahaya. Arraseo?” kata Hyunmie yangkali ini sudah berada di samping Kyuhyun.

Kyuhyun mengangguk dan kembalilagi Hyunmie menjentikkan jarinya dan hilanglah kain yang membekab Kyuhyun.

“Baiklah kita buat kesepakatan.”Kata Hyunmie sambil berjalan mondar-mandir di hadapan Kyuhyun yang duduk dipinggir ranjang. “Apa kau setuju?”

“Kesepakatan apa?”

“Kau ingin jadi artis yangterkenal dan aku akan lulus jika aku bisa mewujudkan impianmu itu. Jadi kitabekerja sama? Eotte?”

“Apa kau bisa menjadikankutrainer di perusahaan artis itu?”

“Bisa, jangankan trainer, akuakan membuatmu menjadi superstar jika kau mau bekerja sama denganku.” Hyunmie menyedekapkantangannya di depan dadanya.

“Baiklah kita bekerja sama.”Kyuhyun mengulurkan tangannya.

“Arraseo.” Bukan menyambutuluran tangan Kyuhyun, Hyunmie malah mendekati Kyuhyun dan tangannya memegangdagu Kyuhyun. “Ini surat perjanjian kita.” Hyunmie mengecup bibir Kyhyun.

Kyuhyun sedikit syok, diamengedipkan matanya berkali-kali. “Hya, apa yang kau lakukan?”kata Kyuhyun saatciuman itu terlepas.

“Itulah cara kami untuk membuatperjanjian.” Jelas Hyunmie. “Langkah pertama, aku butuh kamar.”

“Mwo? Jika kau menggunakan kamardi rumah ini, eomma akan tau jika kau di sini.”

“Hya, tenangkanlah dirimu. Akutidak akan meminta kamar padamu, aku akan membuat kamarku sendiri.”

“Apa maksudmu?” Kyuhyun nampakbingung mengikuti Hyunmie yang berputar-putar di kamarnya.

“Yang kubutuhkan adalah…..”Hyunmie masih melihat sekeliling kamar Kyuhyun. “Ah, lemari ini sepertinyabagus.” Hyunmie menghampiri lemari pakaian Kyuhyun dan membukanya.

“Kau akan tinggal di lemari yangsempit ini?”

“Sempit? Ku rasa tidak jika akumelakukan ini.” Hyunmie menjentikkan kembali jarinya, entah tembus kemana,lemari itu menjadi sebuah kamar yang luas. Kyuhyun yang bingung, ia melihat kebelakang lemari pakaiannya namun, lemari itu tetap sama, tidak ada yangberubah. Namun, ketika ia melihat ke dalam, ada sebuah ruangan yang sangatluas.

“Silahkan masuk tuan.” Hyunmiemempersilahkan Kyuhyun masuk ke dalam kamar barunya yang di batasi olehgantungan baju-baju Kyuhyun yang memisahkan kamarnya dengan kamar Kyuhyun.

Kyuhyun masuk ke dalam kamaryang masih kosong itu dengan menyibakkan pakaiannya yang tergantung, namundalam sekejab kamar kosong itu berubah menjadi kamar princess. Kamar denganwarna tembok pink, tepat tidur ala princess dengan warna pink pula dan semuaprabotan yang warnanya senada dengan ruangan dan tempat tidur princess itu.

“Ini gila. Neo micheoseo?”Kyuhyun melepaskan kacamatanya dan mengucek matanya lalu memakai kaca matanyalagi. “Apa aku yang gila.”

“Ani, tuan. Ini semua nyata.”

“Aishh… jinjja.”

“Dan, misi kita akan kitalaksanakan mulai besok. Jah, tidurlah tuan. Besok pagi aku akan mulaimewujudkan impianmu itu.” Kata Hyunmie sambil merangkak ke tempat tidurprincesnya.

Dengan lunglai Kyuhyun berjalankeluar dari kamar Hyunmie atau lebih tepatnya keluar dari lemari pakaiannya.Dan kemudian ia hempaskan tubuhnya ke tempat tidurnya.

@Esokharinya.

“Annyeonghaseyeo tuan.” SapaHyunmie kepada Kyuhyun yang masih berbaring di atas tempat tidur. Pagi iniHyunmie sudah menggunakan t-shirt dan juga celana training pendek dan sebuahhanduk kecil di pundaknya.

“Kau mau kemana dengan pakaianseperti itu?” tanya Kyuhyun sambil menggunakan kacamatanya.

“Tentu saja mau mewujudkanimpianmu itu.” Jawab Hyunmie dengan senyum yang merekah. “Kalau kau inginmenjadi super star tubuhmu yang kerempeng itu harus di benahi dahulu! Namun,sebelum tubuhmu sepertinya aku harus melakukan sesuatu dengan matamu itu.”

“Nde?” Kyuhyun duduk di pinggirtempat tidurnya.

“Jah, kamarilah!” Hyunmiemenarik tangan Kyuhyun hingga Kyuhyun berdiri di hadapannya. Kemudian Hyunmiemenjentikkan jarinya dan muncullah sebuah benda lumayan besar dan kecil.“Gunakanlah ini!”

“Softlens?”

“Ne.” jawab Hyunmie. “Kau tahutuan? Kau itu sangat tampan jika tidak menggunakan kacamata tuan.”

“Jinjja?”

“Hem.” Hyunmie mengangguk.

“Lalu bagaimana cara menggunakanini?”

“Jah, sini aku pakaiakan!”Hyunmie membantu Kyuhyun untuk menggunakan Softlens itu.

“Kyuhyun-ah! Ayo bangun!!!!” Nyonya Cho melangkah menujukamar Kyuhyun saat Hyunmie telah selesai membantunya memakaikan softlens.

“Etteohke, kalau eomma tahu ada kau di sini maka matilahkita.” Kyuhyun panik dengan polosnya.

“Hya, tenanglah!” dengan tenang Hyunmie tersenyum danmenyedekapkan tangannya.

“Kyuhyun-ah.” Nyonya Cho membuka kamar Kyuhyun dan Kyuhyunterlihat sangat pucat. “Aigoo Kyuhyun-ah.” Nyonya Cho terlihat sangat terkejutsaat membuka kamar Kyuhyun.

“Eom, eomma aku..aku..”

“Kyuhyun-ah……” nyonya Chomendekati Kyuhyun. “Apa kau sakit? Kau terlihat sangat pucat sayang.” NyonyaCho memegang pipi Kyuhyun dengan kedua telapak tangannya yang hangat.

“Mwo?” Kyuhyun bingung, kenapaeommanya tidak memarahinya karena memasukkan seorang gadis ke kamarnya.

“Kau terlihat pucat. Dan apaini?”

Kyuhyun semakin pucat ketikamenyadari Hyunmie yang berada di balik punggungnya, semungil apapun tubuhHyunmie yang bersembunyi di balik punggungnya, eommanya akan melihat Hyunmiejuga.

“Eom, eomma…” Kyuhyun kembaligugup.

“Kau memakai softlens?”

“Nde?”

“Wha, anak eomma semakintampan.”

Hyunmie melangkah ke depanKyuhyun dan tersenyum puas. Kyuhyun sangat heran ketika Hyunmie melangkah danberjalan mengelilingi kamarnya sedang eommanya biasa-biasa saja.

“Kyuhyun-ah, apa kau melihatsapu tangan eomma yang ada sulaman bunga lily?”

“Ani, aku tidak tahu.”

“Tapi, sepertinya dulu eommamenaruhnya di lemarimu. Biar eomma mencarinya.” Kata nyonya Cho sambil menujuke lemari pakaian Kyuhyun.

“Chakkaman!” Kyuhyun menghalangieommanya saat eommanya ingin membuka lemari pakaiannya.

“Wae?” nyonya Cho terkejut saatKyuhyun menghalanginya membuka lemari itu.

Kyuhyun bingung mencari alasanuntuk membatalkan niat eommanya itu, ia takut eommanya melihat kamar Hyunmieyang berada di lemarinya. Bisa jadi, eommanya menjadi pingsan. Kyuhyun melihattajam pada Hyunmie yang sedang duduk tenang di pinggir ranjangnya sambilmemakan buah apel yang entah dari mana.

“Hya, Kyuhyun-ah minggirlah!Eomma sangat membutuhkan sapu tangan itu sekarang.” Nyonya Cho menyingkirkanKyuhyun dari depan lemari.

Dan alangkah terkejutnya ia ketikaeommanya membuka lemari pakaian itu, ia melihat lemari itu kembali sepertisemula. Kyuhyun hanya bengong menatap lemarinya. “Kenapa ini bisa terjadi?Seharusnyakan…”

“Seharusnya apa?” potong nyonyaCho pada gumaman Kyuhyun.

“Ani, aniyeo.” Kyuhyun dengangugupnya menjawab.

“Apa kau menyembunyikan sesuatudari eomma?”

“Ani, jeongmal aniyeo.”

“Ya sudah, eomma keluar. Cepatmandi dan turun untuk sarapan.” Nyonya Cho keluar dari kamar itu.

“Hya, apa yang terjadi?” Kyuhyundengan nafasnya yang hampir habis menghampiri Hyunmie yang masih duduk dipinggir ranjang.

“Yang mana yang kau tanyakantuan?” Hyunmie berdiri dengan senyum khasnya yang manis itu.

“Kenapa eomma tidak marah ketikakau di kamarku? Dan kamarmu?”

“Yang bisa melihatku hanyalahengkau tuan. Dan orang lain akan melihatku ketika aku menampakkan diriku secaranyata. Dan kamar itu, kalau kau ingin membuka kamar itu harus menggunakanmantra!”

“Mantra? Seperti kisah Alibabasaja.”

“Alibaba? Ani, kalau alibabakanalakazam buka. Kalau ini bukan. Tentu, mantraku lebih keren dari itu.”

“Mwo?”

“Mantranya adalah ‘sowoneulmalhaebwa’”

“Sowoneul malhaebwa?”

“Ye, ku rasa itu lebih bagusdari pada alakazam open atau abracadabra.”

“Ya, ku rasa itu tidak pentinglagi. Kapan kita mulai melakukannya?”

“Eoh, mulai detik ini jugakajja!” ajak Hyunmie yang menuju ke pintu kamar Kyuhyun.

“Chakkaman!”

“Wae?” Hyunmie sedikit bingungketika Kyuhyun sedikit ragu melangkahkan kakinya itu.

“Mau kemana kita?”

“Olah raga tentu saja, kau perlubentuk badan yang bagus.”

“Tapi, aku jarang melakukannyadan eomma….”

“Eoh, itu. Tenang saja aku punyaide untuk mengatasai eommamu tuan.”

“Caranya.”

“Lihat saja!” Hyunmiemenjentikkan jarinya, tubuhnya sekita hilang begitu saja.

“Hya, kemana dia? Katanya maumembantuku kenapa menghilang seperti ini?”

@Halaman rumah Kyuhyun

“Sungguh mengejutkan bila rumahtuanku yang mama boy ini sebesar istana seperti ini. kenapa ia tidak menyewapelatih professional untuk melatihnya untuk jadi artis? Atau paling tidak iamembayar perusahaan artis itu untuk menerimanya dan melatihnya? Dan kenapa akuharus melayani orang kaya seperti ini? bukankah genie selalu di peruntukkanmanusia yang memang benar-benar membutuhkan?” pikir Hyunmie dalam hati. “Ahmolla!”kata Hyunmie pada dirinya yang sedang berdiri di depan sebuah rumahbesar bagaikan istana it.

Kemudian ia memncet bel, dankembali melihat halaman sekitar rumah yang seperti istana itu.

“Annyeonghaseyeo agasshi.” Sapaseorang yeoja muda itu setelah membuka pintu.

“Eoh annyeong.” Sapa Hyunmieketika ia berbalik badan. “Apakah ini benar kediaman keluarga Cho? Danmerupakan rumah dari tuan Cho Kyuhyun?” sambung Hyunmie dengan senyum yangbegitu ramah.

“Ye, benar ini adalah kediamankeluarga Cho dan ini adalah rumah Cho Kyuhyun yang merupakan saeng saya. Adaapa nona….”

“Hyunmie, Park Hyunmie imnida.”

“Ada apa nona Park mencari adiksaya, apakah adik saya membuat masalah?”

“Ani, saya merupakan salahinstruktur senam dari salah satu sanggar senam. Kemarin tuan Cho Kyuhyun barusaja mendapat lotre untuk mengolah tubuhnya secara gratis dari sanggar kami.Dan kebutulan sayalah intrukturnya. Dan itu di mulai dari hari ini.”

“Mwo? Kyuhyun akan berolahraga?”yeoja yang ‘tak lain adalah Cho Ahra itu terkejut ketika mendengar kata Olahraga.

“Noona, kenapa kau berteriak?Memang siapa tamunya?” tak lama setelah itu datanglah seorang namja denganwajah polosnya itu di belakang kakaknya. “Eoh neo?” Kyuhyun terkejut saatmelihat Hyunmie yang berada di depan noonanya.

“Annyeong haseyo tuan Cho.Naneun Park Hyunmie imnida. Saya intruktur senam anda dari sanggar senam FlyHigh yang merupakan hadiah lotre anda kemarin.”

“Sanggar senam? Lotre?” Kyuhyunberguman pada dirinya namun ia segera mengerti ketika melihat mata Hyunmie yangmemadangnya. “Eoh, ye. Aku ingat. Kemarin aku memenangkan hadiah loter berupapelatihan senam.”

“Kalau begitu kita mulai sajalatihannya. Kajja tuan!”

“Ye.” Kyuhyun segera keluar darirumahnya. “Noona, katakan pada eomma, aku berolahraga bersama denga instrukturku.” Katanya sambil lari.

“Annyeong nona muda Cho Ahra.”Kata Hyunmie sambil membungkuk dan berpaling meninggalkan Ahra yang masihterbengong.

“Chakkaman, bagaimana ia tahu namaku?Bukankah aku tadi belum memberi tahu namaku? Ah mungkin Kyuhyun yangmembertiahukannya. Cho Ahra menutup pintu yang bagaikan pintu istana itu.

@Taman pusat Kota

“Hyunmie-ya, apa aku bisa bicarapadamu?” tanya Kyuhyun yang masih berlari kecil mengikuti Hyunmie.

“Tentu saja, bukankah dari tadituan bicara pada saya.”

“Ani, maksudku apakahorang-orang ini bisa melihatmu sekarang? Dan bila aku berbicara padamu akutidak dianggap gilakan?”

“Eoh, ani. Aku sedangmenampakkan diriku secara nyata. Dan anda bisa berbicara padaku secara bebastuan.”

“Eoh….” Guman Kyuhyun padadirinya sendiri. “Kalau begitu, kita akan kemana?” tanya Kyuhyun pada Hyunmieketika mereka melalui jalan yang sangat jarang Kyuhyun lalui mungkin ‘takpernah ia lewati.

“Kita menuju gedung latihan kitatuan.”

“Gedung latiha kita? Memang kitapunya?” tanya Kyuhyun polos.

“Ani, tapi kita akanmemilikinya. Jah ikuti aku!” Hyunmie mempercepat larinya hingga ia berhenti didepan sebuah gudang tua.

“Hya, kenapa larimu cepatsekali? Dan kau kan ‘genie’ kenapa tidak menggunakan permadani terbang ataudengan kekuatan menghilangmu?” tanya Kyuhyun dengan nafas yang terputus-putus.“Dan……… ige mwoya? Kita berlari seperti tadi hanya untuk gedung tua sepertiini?”

“Hya tuan, kenapa anda mengeluhsebanyak itu?” Hyunmie sedikit cemberut dengan Kyuhyun yang menggerutu padanya.“Kita lari seperti tadi merupakan rangkaian pemanasan untuk latihanmu nanti.Dan gedung tua ini, memang gedung tua, tapi kita bisa memanfaatkannya.” KataHyunmie.

“Mwo? Memanfaatkannyabagaimana?”

“Kita akan latihan di gedung itu,gedung itu merupakan tempat latihan kita. Kajja kita masuk!” Hyunmiemelangkahkan kakinya dengan ringan.

“Hya Hyunmie-ya!” Kyuhyunmenarik lengan Hyunmie. “Apa kau yakin kita akan melakukan latihan di sini? digedung tua ini? bagaimana kalau gedung ini ada hantunya? Bagaimana kalau gedungini merupakan sarang penjahat? Dan apalagi gedung ini begitu tua, kotor danmenakutkan.” Kyuhyun sedikit meringkuk di belakang punggung Hyunmie.

“Hya, tuan dengarkan akubaik-baik. Aku seorang genie kalau ada hantu pasti aku tahu, dan mereka tidakakan mengganggu kita aku jamin itu karena genie kedudukannya itu lebih tinggidari pada hantu, jika gedung ini merupakan sarang penjahat, aku akanmelindungimu karena aku adalah geniemu. Dan masalah keadaan gedung ini, andatenang saja tuan.” Hyunmie tersenyum pada Kyuhyun dan kembali melangkahkankakinya.

“Tuan apakah anda akan baik-baiksaja jika anda di sana sendirian?” kata Hyunmie kepada Kyuhyun yang masiihterpaku pada tempatnya.

“Hya Hyunmie-ya tunggu aku”Kyuhyun menyusul Hyunmie yang sudah berada di depan pintu masuk gudang itu.

@dalam gedung tua

“Hya Hyunmie-ya sudah kubilangkankalau gedung ini sangat kotor dan menakutkan.” Kyuhyun sedikit cemberut kepadaHyunmie karena membawanya ke tempat yang begitu tidak ia inginkan.

“Jinjja?” Hyunmie berbalikkepada Kyuhyun tersenyum kepada Kyuhyun yang memandang aneh di sekelilingnya.“Jah, tuan tutup mata anda!”

“Kenapa aku harus menutupmataku?” Kyuhyun sedikit kesal.

“Aku akan memberikan kejutanpadamu tuan. Jah tutup matamu!”

“Ne.” Kyuhyun menutup matanya.Dan Hyunmie menjentikkan jarinya yang lentik itu, dalam sekejap, tempat yangkotor dan menakutkan itu berubah menjadi bersih dan nyaman.

“Jah, tuan kau boleh membukamatamu.”

“Waa….” Kyuhyun takjub dengansekitarnya sekarang. “Kau yang melakukan ini?”

“Ye tuan.” Kata Hyunmie dengansenyum yang begitu menawan.

“Wha…. Kau hebat.”

“Ah, kalau masalah untukbersih-bersih merupakan hal kecil untuk seorang genie tuan.” Kata Hyunmie. “Eohada yang lupa.” Hyunmie menjentikkan jarinya lagi dan muncullah berbagai alatkebugaran di ruangan itu.

“Apa kau membersihkan seluruhgedung ini?”

“Ye, kecuali bagian luar.”

“Wae?”

“Kalau aku membersihkan bagianluar, maka gedung ini akan menjadi bagus dan tidak menakutkan lagi.”

“Bukankah itu bagus?” tanyaKyuhyun masih dengan tampang polosnya itu.

“Itu akan menarik perhatianorang-orang dan itu tidak baik untuk kita dan keberadaanku yang berada di duniamanusia tuan.”

“Eoh, gurae.”

“Jah, kita mulai latihan kita.”

Hyunmie, mulai melatih tubuhKyuhyun, dari kelenturan tubuhnya, kekuatan otot tulang dan segalanya.

“Hya tuan, luruskan punggungmu!” kata Hyunmie ketika melatih Kyuhyun untuk melemaskan punggungnya. “Bukanbegitu tuan, tapi seperti ini!” kata Hyunmie sekali lagi ketika Kyuhyunmelakukan gerakan yang salah dalam peregangan otot itu di depan sebuah cerminyang besarnya menyamai dinding yang saat ini mereka hadap.

“Nah, sekarang tuan gunakan alatini!” kata Hyunmie sambil mendekati sebuah alat beban untuk melatih otottangan. “Alat ini akan membuatmu memiliki lengan yang kekar dan juga dada yangbidang tuan.”

“Aish, rasanya begitu sulit!”

“Tapi bukankah itu impian tuan?Impian adalah suatu hal yang tidak mudah di dapat, kalau impian mudah di dapatmaka dunia ini akan membosankan. Bukankah begitu tuan?” Kata Hyunmie.

“Hya, arraseo.” Kyuhyun mulaiduduk di alat itu dan mulailah ia berlatih dengan menggunakan alat itu, danHyunmie? tentu saja ia mengawasi latihan Kyuhyun dengan ketat. Karena impianKyuhyun juga merupakan impiannya, tercapainya impian Kyuhyun merupakantercapainya impiannya juga.

“Hya, Hyunmie-ya….” Kyuhyunmerasakan nafasnya hampir habis.

“Ige tuan.” Hyunmie memberikansebotol air mineral kepadanya.

“Dari mana kau mendapatkannya?”

“Tentu saja dari sini.” Hyunmiemenjentikkan jarinya dan muncullah satu botol air mineral yang kemudian iaminum.

“Kalau kau bisa memuculkan airmineral, membuat kamar sendiri, dan juga mengubah gedung tua ini dengankekuatanmu it, kenapa kau tidak mengubahku saja?”

“Mengubah anda? Maksud anda?”

“Mengapa kau tidak mengubahkuuntuk memiliki tubuh yang bagus seperti artis-artis yang berada di tv?”

“Eoh, itu sebenarnya aku bisalangsung mengubah anda menjadi seorang superstar namun, sayangnya menjadisuperstar adalah impian anda dan sebuah impian tidak bisa di wujudkan dalamsatu jentikan jari, mungkin aku bisa mendatangkan mobil jaguar atau bmwkeluaran terbaru dalam satu jentikan jari untuk anda.”

“Tapi, apa benar-benar tidakbisa?”

“Kalau mengubah anda mungkin akubisa mengubah anda dalam beberapa hal.”

“Jeongmal?”

“Ne. anda ingin saya rubahmenjadi apa? Jadi kelinci? Jadi kuda? Atau monyet?”

“Hya, kau bercanda denganku?”

“Ani.” Kata Hyunmie sambilmenahan tawa. “Eoh, dan sepertinya anda harus mengubah ekspresi wajah anda yangpolos itu.

“Mwo?” Kyuhyun sedikit terkejutdengan omongan Hyunmie.

“Coba lihat ekspresi apa yangcocok untuk anda tuan yang akan membuat anda menjadi super star kelak.” Hyunmiemendekati wajah Kyuhyun hingga benar-benar dekat. “Hem, coba lihat aku tuan!”Hyunmie menjauhkan wajahnya dari Kyuhyun yang masih terpaku.

“Tuan, coba tirukan mimikwajahku!” Hyunmie memberikan contoh mimik wajah yang menurutnya cocok untukKyuhyun. ya, sebuah mimik wajah yang sangat berbeda dari mimik wajah Kyuhyunsekarang. Mimik wajah yang Hyunmie contohkan kepada Kyuhyun adalah mimik wajahyang sedikit menakutkan.

“Hya Hyunmie-ya haruskah akumemasang mimik wajah yang seperti itu?”

“Ye tuan. Mimik wajah sepertiini akan membuatmu jauh lebih keren nantinya jika anda menjadi super star. Jahcobalah!”

“Arraseo.” Kyuhyun mencoba mimikwajah yang Hyunmie ajarkan padanya.

“Hya tuan bukan seperti itu,lihat wajahku baik-baik.” Kata Hyunmie.

“Seperti ini?” Kyuhyun kembalimencoba lagi.

“Ani, tapi seperti ini!” Hyunmiemencontohkan lagi.

“Seperti ini?” Kyuhyun mencobasekali lagi.

Deg, jantung Hyunmie berdetak‘tak seperti biasanya. “Tampan.” Guman Hyunmie dalam hati. “Hya Hyunmie-ya apayang kau pikirkan?” kata Hyunmie dalam hati untuk dirinya sambil menggelengkankepalanya untuk menghilangkan pikirannya itu.

“Hyunmie-ya?”

“Ye?”

“Apa aku sudah benar?”

“Ye, sekarang anda harus belajarsmirk evil. Ini akan jauh lebih membuat anda terkenal.”

“Benarkah?”

“Ye, dan lakukan seperti ini!”Hyunmie mencontohkan lagi sebuah mimik muka pada Kyuhyun.

“Seperti ini?” Kyuhyunmencobanya sambil melihat pantulan dirinya di cermin, kali ini tak perlumengulang karena Kyuhyun langsung mengusai smirk evil itu. “Hyunmie-ya?”

“Eoh ye tuan?” jawab Hyunmieyang sedikit terbengong.

“Kenapa kau melamun? Eohbagaimana smirk evilku?”

“Eoh, sepertinya akan banyakyeoja yang akan mengejar anda karena smirk evil anda itu tuan.” Kata Hyunmie.

“Jinjja?”

“Ne.” jawab Hyunmie. “Eoh sudahjam segini. Lebih baik kita pulang, bukankah nyonya Cho selalu mencari anda dijam segini?”

“Ne,” jawab Kyuhyun. “Bagaimanakau tahu?”

“Aku tahu semua tentang anda,termasuk perasaan anda terhadap Victoria.”

“Mwo bagaimana bisa?”

“Tentu saja, sebelum kamimendatangi tuan kami. Kami harus tahu apapun tentang tuan kami agar kami tidakmengecewakan tuan kami nantinya.”

“Eoh..”

“Kajja kita pulang.” Hyunmieberdiri dari tempatnya.

Tbc

Note :Bagaimana dengan part ini? menarikkah? Ayo coment! Aku hargai komentar anda

Tinggalkan komentar

3 Komentar

  1. nira

     /  Agustus 15, 2013

    waaah kyuppa pnya genie cantik,ntr kyuppa jdi ska ga y ama genie’e??
    Lanjut thor seru ff’e..

    Balas
  2. Chimin~

     /  September 19, 2013

    wahhh… lucu daahhh nii ff…
    kocakk…
    tp koq kyuu bingungann yaa,d sniii???
    ksannyaa gmnaaa gituu…
    tp seruu koqq

    Balas
  3. ingga

     /  Oktober 18, 2013

    Wakakakaka.. Critany kyu culun ya dsni?? Wkwkwk, g bs bayangin gmn yaaa wjahny.. Tp enak jg th2 ada genie yg bntu dy unt ngrubah hdupny.. Jgn2 tar hyunmie jtuh cnt sm kyu..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: