FF SPESIAL HBD//Special Day//One Shoot

SpecialDay
Title : Special Day for You
Author : Pyuchan/Chinchan
Genre : Romance, special HBD forYuni eonni.
Ratting : ?
Cast : Hyunmie- Park hyunmie
Kyuhyun- Cho Kyuhyun.
Other
Note : Author ucapkan SaengilChukkae hamnida buat Yuni eonni, semoga mendapatkan yang terbaik. Author barukali ini membuat ff yang genrenya di tentukan padahal author tidak suka terikattapi author akan mencobanya, semoga tidak gaje dan maafkan atas typo dan segalakesalahan dalam penulisan dan pengetikan. Kritik dan saran yang membangunsangat diperlukan. Oh ya aku juga ‘gak tahu apakah ff ini sesuai dengan temayang diberikan.
Hyunmie : Hidupku baik-baik saja dan begitu tenang sebelum ia masukdalam hidupku. Ia mendobrak pintu kehidupan dan pintu hatiku yang telah kukunci rapat-rapat, ia mendobraknya secara paksa, dan menyeretku ke dunianya.Dunia yang begitu asing bagiku namun dunia itu sungguh berwarna.
Kyuhyun: Dia muncul dalam hidupku sebagai penyelamatku, dia menyelamatkan hidupku.Sungguh aku mencintai. Sungguh, aku benar-benar ingin mendobrak pintu dunianyayang ia tutup dengan rapat itu, aku ingin menyeretnya dari dunia yang begitumenyedihkan itu. Aku ingin menyeretnya menuju dunia yang begitu indah. Aku akanmelakukannya.

StoryBegin
“Hyunmie-ya, aku mendapatkanselca terbarunya ChangMin, lihat dia berselca dengan Cho Kyuhyun.” Kata seoranggadis manis kepada sahabatnya yang bertubuh mungil itu.
“Aku tidak tertarik.” Katanyagadis bernama Hyunmie itu, sesekali ia membenarkan letak kaca matanya yangmembingkai mata bulat berwarna cokelat itu. rambutnya yang hitam yangmenandakan bahwa ia orang asia, tubuh mungilnya yang terlihat ringkih, tapi diabegitu manis.
“Hya Hyunmie-ya, kenapa kauseperti ini? ayolah nikmati hidup.” Kata Sangwoo kepada Hyunmie yang masihsetia kepada buku ke dokterannya itu. Ya Hyunmie merupakan salah satu mahasiswikedokteran di Kyunghee University of South Korea.
“Aku hanya ingin hidupku tenangSangWoo-ya.” Kata Hyunmie singkat. “Oh, lihat jam berapa ini? aku sudah terlambatuntuk berkerja. Aku duluan SangWoo-ya.” Hyunmie segera membereskan bukunya danberlari meninggalkan SangWoo.
Tiba-tiba Bruukkk!!!! Hyunmie menabrakseorang namja saat ia berlari di koridor kampus.
“Mianhae agasshi.” Kata Hyunmiesambil membantu memunguti buku orang yang ia tabrak itu.
Namun namja itu diam saja memandangHyunmie, dan itu membuat Hyunmie sedikit takut mungkin orang ia tabrakmengalami syok karena orang itu jatuh dengan terduduk.
“Agasshi neo gwechana-yeo?”tanya Hyunmie sekali lagi melambai telapak tangannya di depan wajah namja yangia tabrak itu.
Namja itu hanya mengangguklirih. “Oh, syukurlah. Kalau begitu aku pergi dulu.” Hyunmie kembali berlarimeninggalkan namja yang masih tertegun menatap punggung gadis mungil itu.
“Hya Kyuhyun hyung, kenapa kaumemandangnya sampai seperti itu?” tanya seorang namja yang tiba-tiba berada dibelakangnya.
“Ah, Changmin-ah. Aku hanyamerasa pernah melihatnya.” Kata namja yang bernama Kyuhyun itu sambil berdiri.“Oh ige mwoya?” tanya Kyuhyun saat menyadari sebuah buku yang ‘tak ia kenaliberada di tangannya.
“Itukan buku kedokteran.” KataChangmin. “Ah, aku ingat hyung. Dia mahasiswi kedokteran di sini. Kalau aku‘tak salah namanya Hyunmie, Park Hyunmie. Ya Park Hyunmie.”
“Nde? Park Hyunmie?” Kyuhyunkembali mengulang kata-kata Changmin itu. Lalu ia segera meraih tas ranselnyadan mengeluarkan sesuatu dari sana. Ia bentangkan benda tipis berbentuk persegiyang ukurannya mungkin 20X20 cm. di ujung benda itu ada sulaman berupa bungalily merah hati yang sangat indah dan disampingnya ada tulisan hangul.
“Oeh,Park Hyunmie?” kataChangmin membaca tulisan itu. “Apa sapu tangan ini milik yeoja itu?”
“Ne, aku ‘tak salah lagi.” kataKyuhyun sambil tersenyum iblis. “Aku harus mendapatkannya.” Kata Kyuhyun denganevil smirk yang lebih menakutkan lagi.
“Kurasa ‘tak semudah itu. Kudengar ia yeoja yang dingin terhadap namja. Dan bahkan ia sempat menolak makanmalam dengan ku.” Kata Changmin sambil mengingat masa lalunya.
“Nde?” Kyuhyun menatap tajam keChangmin. “Kenapa kau mendekatinya? Kau mau mati hah?” kali ini Kyuhyun semakinmendekat ke arah Changmin.
“Ani hyung, aku hanya penasaransaat itu.” kata Changmin ketakutan.
“Mwo? Penasaran saat itu? Lalusetelah itu kau akan mempermainkannya?” Kyuhyun mencengkram kerah Changmindengan penuh aura yang mengerikan di sana.
“Ani, hyung. Bukankah sudah kubilang aku hanya penasaran dan bukankah ia menolakku?” Changmin semakinketakutan. “Dan akan ku akui kau hebat jika dapat menaklukkan hatinya.” Dan saatmengatakan itu ia bisa lega karena Kyuhyun telah melepaskan kerahnya.
“Keunde, aku akanmendapatkannya.” Kyuhyun meninggalkan Changmin dengan tersenyum.

@next day.
“Igemwoya?” Hyunmie nampak terkejut dengan bunga lily yang berada di bangkunya.
“Nan molla.” Jawab SangWoo. “Ah,chakkaman, ada surat.” Lanjutnya ketika ia melihat surat di samping bunga lily.
Hyunmie membuka surat itu
Kau bagaikan bunga lily yang begitu lembut nan juga indah. Kau adalahmilikku Park Hyunmie.
^Neonamja chingu^
“Eoh, kau memiliki namja chinguHyunmie-ya? Kenapa kau tidak menceritakan kepadaku? Pantas saja kau tidakmemandang namja di sini. Nuguya?”
“Nde?” Hyunmie masih bingungmenatap surat dan bunga lily yang sekarang berada di tangan kanan di kirinya itu.
“Nuguya? Neo namjachingu.”
“Ah, aku tidak memiliki namjachingu Sangwoo-ya.” Kata Hyunmie.
“Gotjimal? Lalu bunga lily dansurat itu?”
“Nan molla.” Kata Hyunmie sambilmembuangnya ke tempat sampah.
“Hya kenapa kau membuang bunga itu?Aku membelinya tadi pagi, masih segar.” Kata seorang namja yang tiba-tiba masukke ruangan kelas Hyunmie.
“Kyuhyun oppa.” Sangwoo nampakmelongo melihat seniornya yang menyerupai dewa zeus itu.
“Nuguya?” tanya Hyunmie ‘takpeduli.
“Neo namja chingu.”
“Nde?” Hyunmie melongo denganjawaban Kyuhyun.
“Good morning ladies andgentleman. I will give you announcement, till now. She is my girl. Hyunmie,Park Hyunmie is mine.” Kata Kyuhyun pada seluruh penghuni kelas itu.
“Are You crazy? I am not yourgirl friend. I didn’t know who are you.” Kata Hyunmie dengan geram karenatingkah Kyuhyun yang seenaknya.
“WHAT? You didn’t know me? “
“Yes, I am. And I WANT NOT KNOW WHO ARE YOU.”
“Come on baby, please. I knowyou are just jealous, because I am very famous in here, and many girl be crazybecause me.”
“Cih, I don’t care about it. Youmust go from here or…”
“Kau akan memakanku?” kataKyuhyun memutus perkataan Hyunmie itu sambil mendekati Hyunmie dengan tatapanyang tidak bisa diartikan.
“Kau mau apa?” kata Hyunmie yangterpojok di dinding di kelas itu.
“Aku mau……” Kyuhyun menggantungkankata-katanya sambil memandang Hyunmie dari ujung rambut hingga ujung kakikembali lagi dan berhenti di bibir Hyunmie. Perlahan-lahan ia dekatkan wajahnyake wajahnya Hyunmie.
“Aku akan berteriak.” AncamHyunmie.
“Silahkan chagi, but you mustknow this university is mine. And look at they, they didn’t do anything when Ido it. And they will not do anything when I taste you.” Kata Kyuhyun sambilmelihat orang-orang di sekitar mereka yang hanya diam ketika ia ingin menciumHyunmie.
“Kau….” Geram Hyunmie.
“Kkekekek.” Kyuhyun terkekehdengan ekspresi Hyunmie. “Tenanglah chagi, aku tidak melakukan apapun padamusebelum malam pertama kita.” Kata Kyuhyun sambil mengusap kepala Hyunmie.
“Nde?” Hyunmie terkejut denganomongan Kyuhyun itu. Bukan hanya Hyunmie, seluruh isi kelas itu juga terkejutdengan omongan Kyuhyun itu.
“Aku hanya mau mengembalikanbuku mu chagiya. Ku pikir kau akan membutuhkannya.” Kata Kyuhyun sambilmenunjukkan sebuah buku.
Hyunmie menatap Kyuhyun dengantatapan yang seolah bertanya ‘mengapa ini bisa padamu?’
“Kau harus lebih berhati-hatichagiya.” Kata Kyuhyun sambil mengusap poni Hyunmie lagi. Hyunmei hanya bisadiam bagaimanapun ia tahu Kyuhyun adalah type namja yang sangat sulit dihadapi. “Cah aku pergi dulu. Aku akan menjemputmu, kita pulang bersama.”Kyuhyun meninggalkan Hyunmie yang masih kesal dengan tindakan Kyuhyun tadi.
“Hyunmie-ya….” SangWoo mendekatke arah Hyunmie.
“MWO???” Hyunmie kesal denganSangWoo kenapa ia diam saja ketika Kyuhyun memperlakukannya seperti tadi.
“Mianhae Hyunmie-ya. Kau tahukanKyuhyun itu seperti apa? Kau lebih pintar membaca type orang dari pada aku.”Kata SangWoo sambil mengikuti Hyunmie yang duduk dibangkunya.
“Aku tidak tahu dan aku tidak mautahu.” Hyunmie nampak kesal dengan tindakan Kyuhyun yang seenak jidatnyamengumumkan bahwa ia adalah yeojanya.

@Parkiran
“Chagiya…” Kyuhyun segeramelingkarkan tangannya di pinggang Hyunmie ketika ia melihat Hyunmie berada diparkiran.
“Ya, Kyuhyun-ssi lepaskan!!”kata Hyunmie berusaha melepaskan tangan Kyuhyun yang melingkar di pinggangnya.
“Shirreo….” Kali ini Kyuhyunmalah mempererat lengannya. “Neo nekkoya.” Ucapnya manja.
“Lepaskan!!” Hyunmie masih berusahamelepaskan lengan Kyuhyun yang melingkar di pinggangnya. Ia merasa risih. “HyaKyuhyun-ssi banyak melihat.”
“Eoh kau malu? Kenapa harus malukau ‘kan gadisku.” Kyuhyun masih setia melingkarkan tangannya itu.
“Kyuhyun-ssi, bukan begitu.”
“Bukan begitu?” Kyuhyun menatapHyunmie. “Eoh, ah…. apa kau ingin melakukannya hanya berdua saja? Kau inginmelakukannya di rumah?”
“Hya Kyuhyun-ssi apa yang kaulakukan?” Hyunmie meronta ketika ia di seret Kyuhyun menuju mobil audysilvernya yang sangat mewah dan menyilaukan mata itu.
“Jah, tentu saja kita pulang.”Kata Kyuhyun saat memasukkan Hyunmie di kursi penumpang di samping pengemudi.Mobil itu secara automatis mengunci sehingga Hyunmie tidak bisa keluar darimobil itu.
“Kyuhyun-ssi kita mau kemana?”tanya Hyunmie setelah Kyuhyun masuk ke dalam mobilnya.
“Pulang kerumahmu apa lagi?”
“Aish turunkan aku!!! Aku harusbekerja dan aku akan terlambat jika kau terus menahanku seperti ini.” kataHyunmie.
“Kau kerja sambilan?” tanyaKyuhyun polos sambil menatap Hyunmie.
“Ne, WAE?” Bentak Hyunmie. “Aku bukananak manja sepertimu yang hanya bisa minta kepada orang tuanya.”
“Kau memang gadis yang luarbiasa. Ayo kita menikah!!!” kata Kyuhyun polos sambil mencoba memeluk Hyunmie.
“Dasar brengsek kau membuatkuterlambat!” Kata Hyunmie sambil mendorong Kyuhyun hingga ia membentur pintumobil.
“Kau kasar sekali nona tapi akusuka. Akan menarik jika melakukan malam pertama dengan wanita sepertimu, danmungkin aku akan kelelahan.” Kyuhyun menyeringai.
“Yah, hentikan kata-kata mesummuitu.” Kata Hyunmie. “Lepaskan aku, karena akau akan terlambat.”
“Aish, tenanglah nona, aku akanmengantarmu.” Kata Kyuhyun sambil menghidupkan mesin mobilnya dan melajukannya.
Lima belas menit kemudian merekasampai di depan ‘Lovely Cafe’. “Jadi di sini kau bekerja?” tanya Kyuhyun.
“Nde.” Hyunmie turun dari mobilKyuhyun.
“Chagiya aku pulang dulu.”Kyuhyun mengerlingkan matanya dengan nakal.
“Cih, hentikan kata-katamenjijikkan itu!!!” Hyunmie segera masuk ke dalam café yang bercorak serbacoklat itu.

@Next day
Hyunmie kembali menemukan bungalily di atas mejanya namun dengan jumlah berbeda. Setiap hari jumlah itu semakinbertambah hingga jumlahnya cukup banyak dan membuat Hyunmie enggan untukmembuangnya.
‘Akhirnya kau tidak membuang bunga dariku.’ Hyunmie mendapatkan pesansingkat di iphonenya itu.
“Cih bagaimana ia tahu semuatentangku?” umpat Hyunmie kepada iphonenya itu sambil melihat sekelilingnya.
Hya pesan singkat di iphoneHyunmie itu dari Kyuhyun, bagaimana Kyuhyun tahu nomor Hyunmie? tentu daribiro, mengingat ia pemilik Universitas itu.
“Kau tidak membuangnya? Apa kaumulai jatuh cinta padanya?” tanya SangWoo sambil duduk di samping Hyunmie.
“Aniya, aku hanya kasihan padabunganya jika aku buang begitu saja.” Kata Hyunmie dengan tenang.
“Kau akan membuka hatimuuntuknya?” tanya SangWoo.
Hyunmie hanya memandang SangWoodan itu sudah membuat SangWoo mengerti jika Hyunmie tidak mau membahasnya.

@Next day.
“Aku pulang dulu. Anyeong.”Hyunmie keluar dari café itu.
“Kau sudah selesai?” tanyaseorang namja yang bersandar di tembok samping café tempat Hyunmie bekerja itu.
“Kenapa kau ada di sini?” tanyaHyunmie.
“Tentu saja menjemputmuchagiya.”
“Nde?”
“Kajja kita pulang!” Kyuhyunmenyeret Hyunmie masuk ke dalam mobilnya.

@Hyunmie’s flat
“Woa, Kau tinggal sendirian?”tanya Kyuhyun saat ia masuk ke dalam flat Hyunmie.
“Hya, kenapa kau masuk?”
“Kan sudah ku bilang kitapulang.” Kata Kyuhyun seenak jidatnya sambil duduk di meja makan Hyunmie yanglesehan itu. “Chagiya, baby Hyun aku lapar.” Rengek Kyuhyun.
“Hya hentikan kata-katamenjijikkan itu. DAN APA URUSANNYA DENGANKU JIKA KAU LAPAR. PULANG SANA!!!!!”Bentak Hyunmie yang jengah denga sikap Kyuhyun yang sok manja padanya.
“Baby Hyun, apa kau lebih sukaaku panggil baby mie? Baby mie? Ku rasa itu juga manis untuk mu chagiya.”Rengek Kyuhyun lagi. “Hya, apa kau tega membiarkan kekasihmu yang tampan inimati kelaparan?” rengek Kyuhyun lagi.
“Hya!!!”
“Aigoo, lapar sekali rasanya maumati.”
“Hya, arraseo aku akanmembuatkanmu masakan. Aish, menyebalkan.” Hyunmie segera menuju dapur danmemasakkan sesuatu untuk Kyuhyun.
Lima belas menit kemudianHyunmie datang dengan beberapa makanan di nampan. “Jah makanlah.”
“Hwa, kelihatan lezat sekalibaby Hyun.” Wajahnya terlihat sangat senang, seperti anak kecil yangmendapatkan permen.
“Setelah selesai tinggalkan sajadi sini. dan setelah itu pulanglah. Aku ingin mandi .”
“Mau mandi bersama?” tanyaKyuhyun dengan wajah polos namun ada smirk evil di sana.
“Hya, mau ku cekik hah?” Hyunmiemelempar celemek yang ada di tangannya itu ke wajah Kyuhyun.
“Hya baby Hyun.”
“Cepat makan dan pulanglah!!!”Teriak Hyunmie dari dalam kamarnya.
Benar saja, setelah Hyunmiemandi ia segera menghempaskan tubuhnya ke kasur dan menarik selimut untukmenyelimutinya. Dengan segera ia menutup matanya menuju alam mimpi. Tiba-tibasaja, ia merasakan sebuah tangan yang melingkar dipinggangnya.
“Eoh Kyuhyun-ssi.” Hyunmiesedikit terkejut dengan yang dilakukan Kyuhyun saat ini. bagaimana tidak, saatini Kyuhyun tengah tidur satu ranjang dengan Hyunmie, dia memeluk Hyunmie yangtengah membelakanginya. Sedangkan hidungnya yang mancung itu, sibuk menghirupwangi rambut Hyunmie.
“A-aa-a pa yang kau lakukanKyuhyun-ssi?” Hyunmie mencoba untuk melepaskan pelukan Kyuhyun.
“Biarkan seperti baby Hyun, kautahu ini pertama kalinya aku mencuci piring.” Kyuhyun semakin mengeratkanpelukannya di pinggang Hyunmie.
“Hya, siapa yang menyuruhmuuntuk mencuci piring hah? Aku suruh kau meninggalkannya di meja dan segerapulang. Lepaskan! Aku sedang tidak ingin berdebat denganmu.” Kata Hynmie malas.
“Kalau sedang malas berdebatdiam saja, aku ingin memelukmu seperti ini. dan bagaimana mungkin aku akanmembiarkanmu mencuci piring sedangkankau juga yang memasaknya lalu apa peranku sebagai kekasihmu dirumah ini.”
“Aishh…” Hyunmie menggerutu didalam hati. Sebenarnya ia ingin sekali menendang Kyuhyun keluar dari flatnyanamun hari ini dia begitu lelah. Ia membiarkan Kyuhyun seperti it, memelukdirinya dengan posesive.

@Next Day
Hyunmie terbangun tanpamenemukan Kyuhyun disampingya, namun ia menemukan 35 tangkai bunga lily disampingnya. Dan dia menemukan sepucuk surat di samping bunga lily itu.
‘Kau sudah bangun baby Hyun? Mianhae aku tidak menunggumu bangun dulu.Aku ada urusan yang harus aku lakukan. Baik-baik ya hari ini! Saranghae’
“Huft aku sungguh tidak bisamembaca pikirannya. Dia menjengkelkan.” Kata Hyunmie sambil mencium bunga lilyitu dan menaruh ke dalam vas bunga yang berada di kamarnya.

@Next day
“Baby Hyun, ayo kita kencan hariini.” Kyuhyun menunjukkan aegyonya kepada Hyunmie.
“Aku tidak bisa Kyuhyun-ssi. Akuharus bekerja.”
“Kala besok?”
“Aku harus kerja.”
“Lusa?”
“Tidak bisa.”
“Lalu kapan kita berdua bisakencan?”
“Kita tidak bisa kencan.”
“Kenapa? Kau sibuk bekerja? Apamenagermu itu tidak memberikanmu libur?”
“Ani.”
“Lalu?’
“Pertama, kita bukan sepasang kekasihKyuhyun-ssi, yang kedua, aku baru saja mengambil cutiku ketika aku sakit. Jadiaku tidak bisa ijin begitu saja.”
“Kenapa begitu?” Kyuhyun menatapHyunmie dengan polos.
“Karena café itu bukan milikku.Dan berarti aku tidak bisa ambil cuti sebebasnya dan aku tidak bisa datang danpergi seenaknya. Puas?”
“Jadi kalau café itu milikmuberarti kau bisa datang dan pergi seenaknya?”
“Nan molla. Aku harus pergisekarang aku sudah terlambat.” Hyunmie meninggalkan Kyuhyun begitu saja.Sebenarnya Hyunmie tidak sibuk bekerja, cutinya tidak pernah ia ambil, dansebenarnya ia meminta pekerjaan yang lebih kepada managernya untuk menghindariKyuhyun dengan alasan pekerjaan.
Hyunmie segera menuju cafétempatnya bekerja, ia segera masuk dan menyibukkan dirinya. Sebenarnya iamenghindari Kyuhyun karena ia takut akan apa yang dia rasakan.
Hyunmie segera membersihkan mejasetelah ia memakai celemek. Namun, saat ia membalikkan badannya, diamembulatkan matanya.
“Eoh, kau?” Hyunmie benar-benarterkejut saat melihat namja yang tersenyum dengan polosnya.
“Ayo kita kencan.” Kyuhyunmengajak Hyunmie.
“Sudah ku bilang kita tidak bisakencan hari ini aku sibuk.”
“Aku sudah mendapatkan ijin dariatasanmu.”
“Bagaimana bisa?”
“Aku memintanya kepada managermudan dia memberikannya dengan baik-baik.”
“Tidak bisa dipercaya.”
“Kalau begitu, tanya sajapadanya sendiri. iyakan manager?” Kyuhyun tersenyum lembut kepada managernya.
“Ah ne ne ne pergilah!!!”Manager yang berada di belakang Kyuhyun itu menjawabnya dengan suara bergetar.Sungguh, bulu yang ada di tubuhnya berdiri ketika melihat Kyuhyun tersenyumpadanya.
“Nde?” Hyunmie bingung dengansenyuman Kyuhyun itu.
Flashback
“Kauberaninya tidak memberinya libur.” Kyuhyun mengeluarkan aura hitamnya saat iamenemui atasan Hyunmie.
“Bukanbegitu tuan.”
“Kautahu café ini sudah jadi milikku, kenapa kau berani sekali?” Kali ini mataKyuhyun mengeluarkan api neraka.
“Bukanbegitu tuan, Hyunmie yang meminta pekerjaan lebih.”
“Nde?”
“Diayang meminta pekerjaan lebih padaku untuk beberapa hari ini.”
“Tapi‘tak seharusnya kau memberinya.” Kali ini Kyuhyun menyengkram kerah kemejamanagernya itu. “Sebagai gantinya kau mengijinkanku untuk membawanyakan?” Kyuhyunmengeluarkan smirk evilnya yang mengerikan itu.
“Yetuan.” Jawab manager dengan bulu kuduk yang berdiri.
“Kalaubegitu terimakasih.” Kyuhyun tersenyum dengan lembutnya. Dan sang manager hanyamemandang senyum yang tiba-tiba berubah itu.
“Tapikalau kau membebaninya dengan pekerjaan yang berat. Awas kau!” Wajah Kyuhyunkembali seperti raja neraka itu.
Flashbackoff
“Kajja chagi.” Kyuhyun menarik Hyunmiepergi dari ‘Lovely café’ itu.
***
“Kenapa kita ke sini?” tanyaHyunmie sambil melihat sekelilingnya yang sangat ramai.
“Hari ini kencan pertama kita.Jadi aku memilih Lotte World. Indahkan?” Kyuhyun tersenyum pada Hyunmie. “Kajjakita menaiki itu!” Kyuhyun menggandeng tangan Hyunmie dan mengajaknya ke wahanacangkir.
Hyunmie terlihat bahagia bermaindi Lotte World bersama Kyuhyun. Mereka manaiki berbagai wahana. Mereka makanice cream berdua dan gula kapas. Hyunmie seolah lupa dengan apa itu kesedihan danseolah ia hanya mengerti apa itu kebahagiaan.
“Chakkaman.”Kyuhyun menahanlengan Hyunmie saat mereka akan menaiki wahana yang lain.
“Waegurae?”
“Jah kita ambil foto kita.”Kyuhyun mengeluarkan iphone5 nya.
“Ta ta tapi…”
“Na dul set.” Kyuhyun mengambilfoto mereka ketika ia mencium tepat di bibir Hyunmie.
“Hya Kyuhyun-ssi. Hapus!”
“Shirreo! Hya, kita sudah jadikekasih panggil aku oppa!”
“Shirreo!”
“Kalau begitu baby Kyu jugaboleh.”
“Shirreo!!!”
“Babby Hyun………!!!!!”
“Berhentilah memanggilku dengankata-kata menjinjikkan seperti itu!”
“Baby Hyun, baby Hyun, babyHyun….”
“Hya……………….” Hyunmie meninggalkanKyuhyun begitu saja dengan senyum yang begitu lebar dan Kyuhyun mengejarHyunmie.

Keesokan harinya, Hyunmiemenemukan 87 tangkai lily di bangkunya. Ia tersenyum sangat lebar ketika iamengambil lily itu dan mencium harumnya. Entah kenapa ia merasa harum bungalily kali ini berbeda dari sebelumnya.
“Eoh Hyunmie-ya neo ediga?”tanya seorang mahasiswi bernama Lee AeRin ketika ia berada di depan kelasHyunmie.
“Eoh Rin-ah? Waegurae?”
“Bisa tolong aku? Aku sedangmenyiapkan lab untuk praktek kita nanti, bisakah kau dan SangWoo pergi menemuiJung seongseounim?”
“Jung seongseounim?”
“Nde. Beliau ada di gedungsastra.” Ucap Lee AeRin lagi.
“Eoh gedung sastra? Bukankah itufakultas Kyuhyun dan Changmin oppa?” kata SangWoo memastikan. “Baiklah kamiakan membantu. Apa yang harus kami bantu?” tanya SangWoo semangat.
“Tolong berikan data ini kepadaJung Seongsonim ne.” kata Lee AeRin sambil memberikan map biru kepada SangWoo,SangWoopun menerimanya dengan senang hati.

@Fakultas Sastra.
“Jjah kita cari kelas Kyuhyundan Changmin oppa.” SangWoo menarik tangan Hyunmie dengan semangat.
“Bukankah kita ke sini untukmenyerahkan data itu ke Jung seongsonim?”
“Kita sudah memberikannya kepadaJung Seongsonim. So, we are free now. Kajja!” SangWoo menarik tangan Hyunmielagi. Hyunmie hanya menurut saja, terlebih dia juga ingin melihat Kyuhyun saatini.
“Eoh,lihat itu Changmin danKyuhyun oppa!” kata SangWoo saat melihat Changmin dan Kyuhyun sedang masuk kesebuah ruangan berdua. “Kajja!” SangWoo menarik tangan Hyunmie untuk mendekat.
Namun, saat mereka mendekat,hati mereka begitu tertusuk ketika SangWoo dan Hyunmie mendengar percakapanmereka berdua.
“Kau benar-benar hebat hyungbisa menjerat princes ice itu.” Changmin memulai pembicaraan dengan Kyuhyun.
“Aku sudah bilang padamu kalauaku akan mendapatkannyakan?” imbuh Kyuhyun.
“Hyah, kali ini aku harus akui hyung,kaumemang hebat dalam menaklukkan wanita dan lebih hebat dari ku hyung. Bahkan kauberhasil menciumnya. Dan foto itu benar-benar bagus.”
“Tentu saja.”
“Jah, baiklah. Aku akanmengirimkan mobil kesayanganku itu ke rumahmu.”
“Ah Changmin-ah….” ‘Brak’ Belumsempat Kyuhyun melanjutkan ucapannya tiba-tiba ucapannya terpotong oleh suarapintu yang di dobrak
“Berani sekali kaumemepermainkan perasaan chinguku.” SangWoo masuk ke kelas itu dengan aura yangmengerikan sambil menggeretakkan jari-jari tangannya.
“Bukankah kau chingunyaHyunmie?” Kyuhyun sedikit membelalakkan matanya.
“Ne. dan aku tidak terima chingukesayanganku kau sakiti.” ‘Buk’ SangWoo memukul Kyuhyun.
“Chakkaman! Kau tidak bisamemukulnya seperti ini!” cegah Changmin.
“Kau sama saja dengannya!”SangWoo memegang krah baju Changmin yang jelas lebih tinggi darinya.
“SangWoo-ya…” lirih Hyunmie.“Kajja kita pergi, sudah waktunya kita masuk lab untuk praktek operasi kitayang pertama.” Lanjut Hyunmie tanpa melihat Kyuhyun.
“Hyunmie-ya….” Kyuhyun menatapnanar Hyunmie yang berdiri di depan pintu. “Hyunmie-ya ini….”
“Jangan sekali-kali mendekati chingukujika hanya untuk menyakitinya.”
SangWoo dan Hyunmie meninggalkankelas itu, meninggalkan fakultas sastra yang megah itu.

#Next day, KyungheeUniversity
Hyunmie kembali menjalanihari-harinya seperti biasa, Kyuhyunpun menjalani hari-harinya seperti biasa,biasa memberikan bunga lily putih yang semakin hari jumlahnya semakinbertambah.
WalaupunHyunmie terlihat baik-baik saja, sesungguhnya ia merasa sakit di dalam. SangWootahu itu. SangWoo sangatlah mengenal Hyunmie.
“Hyunmie-ya…”
“Nde?”Hyunmie menatap chingu kesayangannya itu.
“Cepatmakanlah ramyeonmu itu, kenapa kau hanya mengaduknya saja?” kata SangWoo sambilmelihat ramyeon di hadapan Hyunmie.
“Nde? sAh epertinya tadi aku sudah memakannya.”Kata Hyunmie. “Ah, SangWoo-ya aku sudah kenyang. Aku ke perpustakaan dulu ne.”Hyunmie meninggalkan SangWoo begitu saja.
Semenjakkejadian di gedung sasatra itu, Hyunmie menjadi seperti orang yang linglung. Iamenjadi semakin lebih sering bersama bukunya atau lebih sering di café. Tapisemenjak ia tahu café it milik Kyuhyun ia pindah kerja. Ia benar-benarmengehindari Kyuhyun.
Bungalilypun akhir-akhir ini berakhir di bak sampah bukan di vas bunga lagi. Hinggapada akhirnya Hyunmie menemukan seratus tangkai bunga lily dipagihari di atasbangkunya, ia juga menemukan sebuah sapu tangan yang tak asing baginya.
Iamengambil sapu tangan itu, ia amati setiap sulaman yang membentuk bunga lilyitu, dan sulaman yang menuliskan namanya.
“Apakau ingat itu?” tiba-tiba Kyuhyun muncul di belakangnya.
“Bagaimanaini bisa ada padamu?”
“Kaukau ‘tak mengingatku?”
“Nde?”
“Enambulan yang lalu?”
Flashback on
6 month ago, saat Hyunmiemenghabiskan waktunya untukmencari buku yang ia butuhkan, ia pulang malamkarena ia juga merangkum buku kedokteran tentang macam-macam operasi.
“HYA APA YANG KALIAN LAKUKAN?” Hyunmie berteriak kepada sekumpulanorang yang sedang memukuli seorang namja. Dan sekumpulan orang it lari ketikamengetahui ada orang melihat mereka.
“Agasshi agasshi…..” Hyunmie panic ketika ia menemukan sesosok namjayang dipukuli tadi tergeletak dengan luka yang begitu parah.
“Eoh kau masih sadar? Masih bisaberjalan? Ayo kita ke uks!” Hyunmie dengan susah payah memapah namja itu keuks.
Hyunmie membaringkan tubuh namjaiut ke tempat tidur uks, dengan hati-hati dan tlaten Hyunmie membersihkan lukaitu, kemudian ia rawat luka itu dengan penuh kehati-hatian.
“Eoh eoteohke? Perbannya habis.”Hyunmie sedikit bingung ketika ia melihat luka yang berada di lengan namja ituyang harus segra di perban. Lalu, ia mengeluarkan sebuah kain dari dalam tasnyayang kemudian ia gunakan untuk membalut luka itu.
“Agasshi.” Hyunmie mencoba untukmemanggil namaj itu namun, namja itu pingsan. Tiba-tiba ada suara yang berasaldari saku namja itu yang ternyata adalah handphone namja itu. Hyunmie mengambil hangphoedari saku celananamja itu kemudian mengangkatnya.
“Yeobboeyeo tuan muda. Anda dimana?” tanya seorang pria paruh baya dari sebrang sana.
“Yeobbeoseyo. Apakah andamengenal pemilik handphone ini?”
“Nde? Nuguya?”
“Mianhae, naneun Park Hyunmieimnida, saya menemukan pemilik handphone ini pingsan. Sekarang dia sudah sayaobati.”
“Dimana posisi anda sekarang?”
“Saya ada di uks kampus, bisakahanda ke mari secepatnya. Saya harus segera pulang.”
“Ye.” Orang itu menutuptelfonnya.
Flashback off

“Neo?”
“Ne, aku adalah namja yang kauselamatkan waktu itu.”
“Gurae, lalu kenapa kaumelakukan hal ini padaku? Meberiku bunga padaku setiap hari, mengajakkuberkencan ke lotte world? Apa kau benar-benar membenciku?”
“Ani, naneun….”
“Sudahlah.” Hyunmie inginmeninggalkan Kyuhyun namun, Kyuhyun menahannya.
“Kau tahu berapa jumlah bungalily itu?”
“Aku tidak tahu dan aku tidakmau tahu.” Hyunmie berusaha melepaskan tangan Kyuhyun yang menahan lengannya itu.
“Jumlahnya ada seratus tangkai.Kenapa seratus tangkai?” Kyuhyun menatap Hyunmie yang masih berusaha melepaskantangannya dari lengan Hyunmie. “Karena hari ini adalah hari special, hari iniadalah hari keseratus kita menjalin hubungan, dan hari ini adalah hari specialuntukku. Kau tahu kenapa?”
“Karena hari ini merupakan harikau di lahirkan untukku.” Kyuhyun menjawab pertanyaan yang ia tanyakan.
“Nde?” Hyunmie bingung denganucapan Kyuhyun.
“Hari ini adalah hari ulangtahunmu bodoh!” Kyuhyun menyentil dahi Hyunmie. “Dan alasan aku mendekatimubukanlah karena Changmin yang memanas-manasiku tapi karena aku memangmenginginkanmu.” Kyuhyun menatap Hyunmie.
“Kyuhyun-ssi…”
“Baby Hyun….” Kyuhyun menatapHyunmie dengan aegyoe nya. “Aish….” Kyuhyun sedikit frustrasi namun ‘buk’Kyuhyun segera mendorong Hyunmie ke tembok terdekat.
“Aish aku benar-benar sudahtidak bisa menahannya.” Kyuhyun segera melumat bibir Hyunmie, Hyunmiepun dengansenang hati membalasnya.
“Saengil chukkaehamnida.” UcapKyuhyun.
“Gomawo.”
“Ani, gomawo karena kau sudahlahir di dunia.” Kyuhyun melumat bibir Hyunmie lagi.
Sementara di luar kelas
“Hya, bukan begini perjanjiankita.” SangWoo mencoba masuk ke dalam kelas ketika ia melihat Kyuhyun menciumHyunmie.
“Hya, biarkan mereka seperti itu.”Cegah Changmin.
“Tapi, berjanjian kita tidakseperti ini. kalau begini jadinya aku tidak akan membantu kalian.” Kata SangWoosambil mencoba melepaskan tangan Changmin yang berada di pinggangnya.
Flashback
SaatSangWoo dari kamar mandi sendirian, tiba-tiba ada seseorang yang membekapnyadan membawanya ke sebuah gudang.
“Hyak,nappeun APA YANG KAU LAKUKAN?” Bentak SangWoo saat ia sudah berada di dalamgudang bersama dengan seorang namja yang membekapnya tadi.
“Hya,DIAMLAH!!!” Bentak namja itu.
“Kaubenar-benar brengsek!!!”
“Hyaaku memang brengsek. Tapi kau lebih brengsek jika membiarkan chingumu sepertiitu.”
“Maksudmuapa Changmin-ssi?”
“Kyuhyundan Hyunmie benar-benar saling mencintai.”
“Maksudmu?”
“Kyuhyunsangat mencintai Hyunmie makannya dia mendekati Hyunmie, sebenarnya yang membuattaruhan itu aku tape itu tidak bisa dibilang taruhan lebih tepatnya tantangan.”
“Lalumobi itu? kau pikir perasaan Hyunmie bisa dibandingkan dengan mobil?”
“Mobil?Kau pikir Kyuhyun hyung akan melakukan taruhan mempermainkan gadis pujaannyahanya kerena mobil yang bisa ia beli dengan mudah bahkan pabriknya?.”
“Lalupa yang kamu maksudkan dengan ‘Aku akan mengirimkan mobil kesayanganku itu kerumahmu’ hah?” tanya SangWoo sambil menirukan gaya bicara Changmin waktu itu.
“Mobilitu menjadu taruhan saat kami bersaing dalam mendapatkan tender beberapa hariyang lalu untuk perusahaan kami. Dan dia berhasil memenangkan tender itu. danaku harus menepati janji it walaupun dia tidak mau.”
“Jadi…..”
“Makannyakalau menguping itu yang lengkap jangan setengah-setengah!”
“Laluapa yang harus kita lakukan?”
“Hya,yang pertama tetap meyakinkan Kyuhyun untuk terus mengirimi Hyunmie bunga lilydan mengatakan padanya bahwa Hyunmie juga mencintainya.”
“Eoh.Baiklah aku akan membantu untuk Hyunmie.”
Flashbackoff
“Biarkansaja mereka!” kata Changmin masih setia dengan tangannya di pinggang SangWoo.“Dan kau ikut aku!” Changmin membawa SangWoo ke kelas lain yang kosong.
Changmin mengunci pintu kelas itudan memojokkan SangWoo di tembok.
“Hya, apa yang kau lakukan hah?”SangWoo berusaha mendorong tubuh Changmin yang jelas-jelas bukan tandingannyaitu. “Apa yang kau inginkan hah? LEPASKAN!!!”
“Yang ku inginkan? Akumenginginkan yang terjadi di kelas sebelah.” Kata Changmin sambil mengeluarkansmirk evilnya.
“Nde?” SangWoo terkejutmendengarnya.
“Saranghae.” Changmin segeramelumat bibir SangWoo sedangkan SangWoo hanya diam saja karena terkejut.
The End
Note :bagaimana? sedikit gaje? Ini pertama kalinya kau membuat ff yang genrenya ditentukan. Padahalkan aku author yang berjiwa bebas. Oh ya, nama fb ku Cin Marican. Ada yang mau berteman?Jika ada add aja dan kirimkan pesan padaku melalui inbox (mis: author akukpopers konfrim ne.) pasti aku konfrim. Kritik dan Saran yang membangun sayatrima dengan senang hati. Oh btw apakah feelnya dapet? Apakah terlaluterburu-buru? Sampai jumpa. ^^

Tinggalkan komentar

2 Komentar

  1. Henif Daru Utami

     /  Juli 3, 2013

    Bagus thor, cuman agak bingung bacanya gegara spasinya gak beraturan.
    Coba kalau di edit lagi tulisannya, pasti lebih bagus, tapi ceritanya keren kok, menarik😀

    Balas
  2. Lala Cho

     /  Januari 26, 2014

    Baguss tp lagi2 Kyuhyun jd pemaksa lahir & batin hehehe

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: