FF SPESIAL HBD//Saranghae? Nega Micindhe?

Author : Ratih Dewi
Fb : Kim Ji Seok
Judul : Saranghae? Nega michinde?(Mencintaimu ? apa aku sudah gila!?)
Kategori: Tentukan sendiri
Recommended Song : Joah – Jay Park
Tease Me – Seo In Guk
Cast:
– Kim Jongwoon (Super Junior Yesung)
– Park Hyunmie (OC)

Halooo, perkenalkan Saya Author abal pendatang baru,,, yang memaksakan diri membuat cerita ini……. Banyak adegan yang sebenernya biasa banget, pasaran, dan udah sering dipake, dan maaf kalau mungkin ada kemiripan dengan ff yang mungkin pernah reader baca (tapi ini murni Author yang bikin) . kenapa judulnya begitu ?? ga tau juga sih, pengen aja ngasih judul begitu. Setelah baca ceritanya mungkin malah bikin mata reader pada copot .
Author menyarankan untuk menyediakan ember (untuk jaga-jaga kalo reader muntah ), Author juga minta maaf karena banyak typo bertebaran, karena ini FF pertama. Mohon jangan di plagiatin yaa, jangan juga di copas, karena ternyata buat FF itu sussaaaaahhhh banget apalagi Abal-abal kaya saya.
Soooo Teukkidooottt………..

Jongwoon-
“Apa yang sudah kau lakukan padaku, kenapa aku bisa jatuh cinta padamu ?, omooo omooo apa kau menggunakan sihir ?”

Hyunmie-
“Bagaimana mungkin aku mencintainya,? Aisssssh, paboyaa”
.
.
.
.
.
Story Beginning

Hyunmie Pov

Hhhaaahhhhh,,,, kenapa hidupku sesial ini, tadi pagi aku d marahi Jung songsaengnim karena menyerahkan tugas yang sudah ketumpahan kopi. Yaa, tadi pagi aku terburu-buru sehingga aku menyenggol gelas kopi yang dipegang oleh salah satu mahasiswa,, dan celakanya kopi itu tumpah mengenai tugas mahasiswa junior yang dititipkan padaku, yaa tentu saja aku tidak berhak marah, karena aku yang salah udah menabraknya, hhh ceroboh. sementara sudah tidak ada waktu lagi untuk membersihkannya, akhirnya tetap ku serahkan pada Han Seongsangnim, alhasil itu yang menyebabkan aku dihukum membersihkan toilet kampus. Aku sebenarnya sudah selesai kuliah namun ada beberapa hal yang perlu di urus. Hhhhh sungguh memalukan, sudah alimni masih dihukum😥 . Daaaan sekarang aku tidak bisa pulang karena hujan yang turun begitu lebatnya, padahal hari sudah mulai gelap,,, perutku juga mulai lapar hhhhhhh ’.
Author Pov

Hujan masih saja belum berniat untuk berhenti, namun Hyunmie mulai tidak sabar menunggu, akhirnya dia memutuskan untuk berlari menerobos derasnya hujan sampai ke halte bis.
Sesampainya di halte bis ternyata dia tidak sendiri, ada seorang pria yang duduk di bangku halte, namun Hyunmie tak berani menyapa, takut kalau-kalau itu orang jahat *pletak*.
Hyunmie terus mengamati pria di sebelahnya dengan ekor matanya, sesekali dia melirik, namun jika sang pria yang diperhatikan itu menoleh, Hyunmie cepat-cepat mengalihkan pandangannya.
Sampai akhirnya bis terakhir tiba, Hyunmie mulai bangkit dari duduknya dan hendk cepat-cepat masuk ke dalam bis, namun sial bagi Hyunmie, dia terpeleset karena lantai halte yang basah. “ aaaaaaakkk” gadis itu berteriak dan bersiap menerima rasa sakit akibat kecerobohannya, namun sebuah tangan kekar dengan sigap menangkap pinggangnya. Dan …..
Yesung Pov
Hhhh kenapa gadis ini terus melihatku, apa penampilanku terlihat aneh ?,atau aku terlihat seperti gangster ? omo omo atau dia mengira aku pria hidung belang. Hhh awas saja. yaa yaa yaa ku akui aku mengenakan setelan jas lengkap dengan sebuah tas kantor di tanganku, apa aneh jika pria yang berpenampilan seperti itu sedang duduk di halte bis, aku kan juga ingin naik bis, hhhhh ini semua gara-gara Han Ahjusi, coba dia tidak lupa membawa ban serep, pasti sekarang aku sedang duduk manis di mobil mewahku yang mahal itu #pletak, sombongnyaaa Bang#
Akhirnya busnya datang, akupun berdiri, saat hendak masuk, tiba-tiba gadis disebelahku ini terpeleset dan…

Hyunmie pov

“omo omo, aaaak” tiba-tiba aku terpeleset dan… ada sebuah tangan kekar yang menangkap pinggangku, kupikir aku akan terjatuh, tapi ternyata pria asing d sebelahku ini merangkulku, sehingga aku tidak jatuh. Saat itu juga tatapan kami bertemu, ‘ya Tuhan,, pria ini,,,, tampan juga’, yaaak Park Hyunmie, disaat begini masih saja berpikiran aneh.
Yesung pov

“kau tidak apa-apa ?” aku bertanya pada gadis yang masih ada di dekapanku ini, dia agak sedikit tersentak, lalu cepat-cepat membenarkan posisinya dan berdiri dengan baik. “ne, tidak apa-apa, khamsahamnida Agashi” ucap gadis itu padaku. Lalu aku berlalu masuk mendahuluinya ke dalam bus. Dia yang tak kunjung masuk ke dalam bus akhirnya dikejutkan oleh teriakan Ahjussi sopir bus tersebut “ Nona, kau mau naik atau tidak ?” tanyanya. Gadis itu sedikit tersentak dan akhirnya masuk ke dalam bus.
SKIIPPPPP =========>

Yesung pov

Hhhaaahhhh akhirnya sampai di rumah juga. Oh iya perkenalkan aku adalah Kim Jongwoon mmm tapi aku biasa dipanggil Yesung, aku adalah Presdir di sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang property. Perusahaanku tersebar di 83 negara di dunia yang asetnya yaaah tentu saja miliaran dolar. Tapi sampai diusiaku yang memasuki 30 tahun ini aku belum pernah memiliki kekasih, aneh kah ?. aisssshhhh kalian jangan berfikir yang macam-macam ya, aku bukan Gay, aku hanya tidak tau bagaimana caranya mencintai wanita. Sejak kecil aku hanya dibesarkan oleh Ayahku, ibuku meninggal dalam kecelakaan bus sepulang dari rumah nenek. Ayah bilang ibu satu-satunya wanita yang mencintainya dengan tulus, wanita yang tidak hanya memandang harta, yang bisa menerima Ayah apa adanya. Sehingga setelah ibu meninggal, Ayah tidak pernah menikah lagi. Kurasa Ayah sangat mencintai ibu. Dan akupun ingin mendapatkan wanita seperti ibu.
Ayah bilang sikapku terlalu dingin terhadap wanita, sehingga menyebabkan aku tak kunjung menemukan cinta. Hhhhhhh apa iya, aku hanya tidak ingin jatuh cinta pada wanita yang salah, yang hanya menginginkan uangku saja.
Author pov

Tap tap tap Yesung melangkahkan kakinya menuju lantai atas rumah mewahnya. Hari ini dia kembali sendiri… ayah yang merupakan satu-satunya teman berbicara kala berada dirumah sedang berada di luar negeri.
Pria kaya, tampan, mapan, dan pintar itu sangat kesepian, hanya ada para pelayan, dan karyawannya saja yang berada disekitarnya. Teman ? hmmmm dia tidak punya waktu untuk bergaul dengan teman-temannya. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaan-pekerjaannya.
Itulah yang membuatYesung menjadi pria dingin dan cuek terhadap wanita.
“hhhhhhhhhh membosankan…” keluh Yesung seraya merebahkan dirinya di tempat tidur. Hingga tak lama ia pun terlelap masih dengan menggunakan pakaian kantor lengkap.
Author Pov

“Grrrrrrrrrrr dingin sekali, hhhh pakaianku benar-benar basah sekarang”, gerutu gadis itu. Kini ia sampai di apartement kecilnya, membersihkan badan dan memasak makan malamnya. Selama gadis itu memasak, ada ada saja kejadian-kejadian aneh (?) yang menimpanya, tangannya teriris pisau saat memotong wortel karena dikerjakan sambil menelefon orang tuanya yang ada di Jinan, kemudian menyenggol gelas di tepi meja hingga jatuh dan pecah, dan saat akan membereskannya “aaaawww, aduhh aisssh, bodoh, aduuh sakit sekali” gadis itu tidak sengaja menginjak pecahan gelas, dia duduk di lantai dan perlahan mencabut pecahan yang menancap di kakinya. Segera gadis itu berlari mencari kotak P3K dan mengobati lukanya, karena terlalu lama mengobati lukanya ia melupakan masakannya, dan…. Alhasil masakannya gosong *pletak* jadilah kini Hyunmie hanya memakan ramen. “hhhhh, ramen lagi
.
SKIIIPPPPP>>>>>>>>

Author Pov
Mentari bersinar dengan cerahnya, memancarkan cahaya yang mampu menghangatkan makhluk-makhluk di bumi. Seorang pria berjalan dengan santai di lobi kantornya yang megah, disisi kiri dan kanannya terdapat 4 orang pengawal berseragam hitam yang berdiri tegap yang siap menjaga Tuannya.
Menjalani hidup sebagai Presdir perusahaan terbesar di Korea, mampu membuat Pria ini begitu dihormati, baik oleh orang yang lebih muda maupun lebih tua dariya. Memiliki banyak koneksi dan akses yang tak terbatas, Pria yang menuntut kesempurnaan dalam pekerjaannya. Kini para pegawai berbaris dan membungkuk memberi hormat pada bos besarnya itu. Namun Sang Bos hanya memberikan tatapan tegasnya dan sedikit mengangguk, kemudian berlalu begitu saja.
“aigooooo Bos kita itu, muda, tampan, mapan, dan kaya, beruntung sekali gadis yang akan menjadi istrinya kelak” ucap salah seorang karyawan wanita bernama Ji Ae. “Ne, beruntung sekali” kali ini karyawan bernama Jun Hee yang menimpali. “ tapi siapa yang tahan dengan sikap dinginnya itu, ckckckck” tiba-tiba seorang gadis manis muncul dari belakang, dia…. .
Seketika kedua karyawan itu menoleh, “yak yak kau ini, seenaknya saja berbicara begitu, kau tidak takut karma eoh ?“ ucap Ji Ae menyeringai.
“anieyo, tidak ada yang seperti itu, lagi pula memang kenyataan kan sifatnya dingin, bukankah semua karyawan disini beranggapan seperti itu” jawab Hyunmie.
“ha ha ha, benar juga, tapiiii, semoga karma itu berlaku untukmu” ucap Jun Hee seraya berlari menghindari kemarahan Hyunmie.
“yaaaakkk Eonnie…. Awas kau” Hyunmie mengejar dengan kakinya yang masih pincang akibat pecahan gelas semalam, namun kesialan kembali menimpa gadis itu, ia tiba-tiba hilang keseimbangan dan jatuh terpeleset karena menginjak lantai yang basah, bruuukkk. “awwwwww appoooo” gadis itu meringis merasakan sakit yang menderanya. Ji Ae yang melihat Hyunmie terjatuh kemudian setengah berlari menghampiri gadis itu. “Hyunmi ya, kau tidak apa-apa ?” tanya Ji Ae. “ aissss, sakit eonnie”, ucap Hyunmie seraya mengusap lengan kirinya yang sedikit lecet.
Beberapa karyawan juga menghampiri Hyunmie berniat membantu. Melihat ada kerumunan, pria itu pun berniat melihat apa yang sedang terjadi di perusahaannya.
“nona, sebaiknya ke klinik perusahaan saja, obati lukamu” ucap seorang karyawan pria yang membantu Hyunmie. Hyunmie hanya menurut ketika Ji Ae dan Jun Hee akan memapahnya menuju klinik. Dan ketika Hyunmie berdiri, Deg… ia melihat pria yang menolongnya d halte. Dan Yesung yang mengetahui bahwa yang terjatuh itu adalah Hyunmie, gadis yang semalam ditolongnya karna hampir terpeleset di halte, ia hanya menggelengkan kepala sambil berkata “kau lagi,,, huh dasar ceroboh“, kemudian berlalu begitu saja dengan wajah dinginnya. Hyunmie yang melihat Yesung begitu dingin hanya mendengus kesal.

SKIIPP>>>>>>>>>>>>

Setelah Hyunmie diobati kini ia berpamitan pada kedua eonnienya itu. Ya Ji Ae dan Joon Hee tinggal di sebelah apartemenya, mereka cukup akrab satu sama lain.
“eonnie, aku pergi sekarang ne”, pamit Hyunmie, “ne, apa perlu ku antar?” ucap Joon Hee, “annieyo, aku bisa sendiri, oo iya nanti malam ke apartementku ne, eomma mengirimkan banyak sayuran tadi pagi” jawab Hyunmie, “ne, kami pasti kesana nanti malam, eommamu tau saja kalau di tanggal seperti ini uang kami mulai menipis, hi hi hi hi” Joon Hee berkata lagi. “baiklah, hati-hati dijalan Hyunmie ya, jangan sampai tertidur lagi di bus” kali ini Ji Ae yang bicara, “he he he ne ne, tidak lagi” Hyunmie menjawab dengan malu. . . .
Yuppp benar sekali, Hyunmie pernah tertidur di bus, dan itu membuatnya melewati pemberhentian seharusnya, sampai-sampai sopir bus harus membantunya mencarikan taksi agar Hyunmie bisa pulang, karena memang bus itu jurusan terakhir yang lewat. Untung saja Ahjussi itu baik, hhhhhfffttt, Hyunmie ini benar-benar.
Yesung Pov

Hhhhh gadis utu lagi, bagaimana bisa dia terjatuh begitu, apa tidak lihat kalau lantainya basah, dasar ceroboh. Dua kali bertemu dengannya selalu saja terjatuh, benar-benar ceroboh dan payah, kurasa pria yang menjadi suaminya kelak benar-benar sial.
Hyunmie pov
Huuhh ternyata pria yang menolongku di halte adalah Presdir yang sikapnya dingin yang sering dibicarakan Eonniedeul, hhhhhh aku pikir dia baik karena menolongku, ternyata, huh, sikapnya benar-benar. Wanita gila mana yang mau menjadi istrinya kelak.
Author Pov

Sore hari sebelum pulang ke rumah Hyunmie mampir ke super market untuk membeli beberapa bahan untuk memasak bersama para eonninya di apartemennya.

Hyunmie Pov

“Hmmmm kecap ikan, telur, dan daging,,, aaah kurasa hanya ini,,, ooo iya mie ramenku mulai habis” akhirnya Hyunmie berjalan ke bagian ramen, namun sial bagi Hyunmie, mie ramen yang disukainya berada di rak paling atas, tentu saja dia tidak mampu menggapainya, tapi memang dasar gadis aneh, bukannya meminta bantuan pada karyawan yang bertugas, dia malah melompat lompat tidak jelas mencoba menggapai mie ramen yang diinginkannya, Gadis itu memang mendapatkan ramennya namun di saat bersamaan kakinya tak mendarat sempurna sehingga ia terpeleset dan…

Yesung Pov

“Ahjussi, tolong berhenti sebentar, aku ingin membeli sesuatu di super market” ucap Yesung pada sopirnya itu.
Sang sopir akhirnya menghentikan mobilnya di tepi jalan, Yesung pun keluar dari mobil dan berjalan menuju super market. Yesung berjalan keaarah bagian alat tulis, setelah mendapatkan yang dia inginkan, pria itu kembali berjalan.
“hmmm juice buah kesukaanku kalau tidak salah sudah habis baiklah aku akan membelinya sekalian” gumamnya.
Saat Yesung berada di rak-rak juice, tak sengaja ia melihat ada gadis yang melompat lompat berusaha mengambil sesuatu. Berniat membantu, Yesung pun berjalan menuju gadis itu, namun saat tinggal selangkah lagi, tiba-tiba gadis itu terjatuh, dan…
Author pov

Brrruuuuukkkkkkk. “aaakk,,,,” ‘aissssh sial, lagi-lagi aku terjatuh, emmmm tapi kenapa tidak sakit’ dalam hati gadis itu berucap.
‘aisssshhh, kenapa gadis ini malah menimpaku, seharusnya aku tidak mendekat tadi’. Pikir Yesung sebal.
“yak gadis ceroboh,,, cepat bangun dari tubuhku, mau sampai kapan kau disana ?” Yesung bicara agak sedikit keras. “ommoo,,,, yaaak, aku tau, tidak usah berteriak begitu, aisssshhh benar-benar” Hyunmie pun bangkit dari atas tubuh Yesung. Saat mereka bertatapan “yaaak… kau lagi?!” ucap mereka besamaan. Sementara karyawan super market yang bertugas mulai berdatangan karena mendengar keributan yang mereka berdua buat.
“ommooo,,,, Tuan, Nona apa yang kalian lakukan, aigoooo, jadi berantakan seperi ini” kata karyawan itu sambil membereskan mie ramen yang berhamburan di lantai.
Hyunmie yang merasa bersalah langsung meminta maaf dan membantu “ maaf, maafkan aku, aku tidak sengaja,,,, maafkan aku” ucap Hyunmie berulang-ulang sembari memunguti ramen di lantai. Yesung hanya mendecak kesal, lalu berniat pergi dari tempat itu. Namun baru hendak berbalik tiba-tiba seorang karyawan memanggil Yesung “Tuan, anda mau kemana ?, Anda harus membereskan ini terlebih dahulu.”. mwoyaaa ? seorang Presdir Perusahaan kelas atas di suruh membereskan kekacauan yang bahkan tidak disebabkan olehnya, ooh tentu saja pria itu tidak terima. “ bukan aku yang menyebabkan kekacauan ini, tapi jika kau ingin aku bertanggung jawab baiklah, aku akan membayar semuanya, biarkan aku yang bicara dengan Managermu”. Ucap Yesung dingin tanpa ekspresi. Hyunmie yang mendengarnya hanya mendengus kesal, ‘huh dasar sombong’ batin Hyunmie. Daaan akhirya kekacauan ini diakhiri oleh Yesung yang membayar semua kerusakan yang disebabkan Hyunmie, si gadis ceroboh.
Setelah beberapa saat sopir keluarga Kim itu menunggu, akhirnya ia menyusul tuannya ke dalam karena ingin membeli sesuatu, dan ketika ia didalam, tiba-tiba tanpa sengaja mendengar keributan kecil, yaaa suara jatuhnya Hyunmie yang menipa tubuh Yesung. Namun ketika hendak membantu tuannya itu, Han Ahjussi mendapat telefon dan sedikit menjauh dari keributan itu.
****************************
Yesung Pov

‘Kenapa setiap bertemu dengannya tidak pernah dalam keadaan normal, selalu saja terjatuh ……’ tanpa disadari Yesung menarik sudut bibirnya, hingga membentuk sebuah senyuman kecil

Author Pov

Han Ahjussi yang sudah lama bekerja pada keluarga Kim tentu sangat mengenal watak tuannya ini, Tanpa Yesung sadari, Han Ahjussi sudah memperhatikannya sejak tadi melalui kaca spion mobil, dan Ahjussi itu begitu terkejut ketika melihat Yesung tersenyum. ‘aneh..?’ batinnya.

Hyunmie Pov

“Dasar namja sombong, dingin, kaku, apa dia tak tau cara memperlakukan wanita, sikapnya itu benar-benar menyebalkan” gadis ini terus mengumpat di sepanjang perjalanan pulangnya ke apartement.
“huaaaah akhirnya sampai juga, ahh sebaiknya aku segera mempersiapkan bahan-bahan untuk memasak bersama eonniedeul nanti” Hyunmie berkata seraya menuju dapurnya.

SKIIIIIIIIIIIIIIPPPPPPPPPPPPP >>>>>>>>>>>>>>>>>>

Author Pov

Drrrrt drrrrrrt drrrrrt drrrrrrt, sebuah posel bergetar menandakan ada panggilan masuk, “Yeoboseo eomma,,,, ah nee aku baik-baik saja,…….. iya ada beberapa hal yang masih harus ku urus di kampus eomma,,,,, emmmm, mwo ? me me menikah ???? shireo…. Aku belum ingin menikah eomma,aku ingin bekerja, banyak yang ingin ku lakukan eomma” mohon Hyunmie pada eommanya, “mwooo ? Ayah sudah setuju ?? pokoknya aku tidak mau,,,,,,, mwooya ?? …………………………………………………………………. Baiklah eomma, kapan kami akan bertemu? Ne ne besok aku pulang…..yeeee annyeong eomma” kenapa eomma ingin aku menikah dengan namja yang tak ku cintai.
Ditempat lain, seorang pria juga menerima telefon dari Ayahnya, yang mengatakan akan segera pulang dan membicarakan hal penting padanya
“appa,… hal penting macam apa yang ingin ayah bicarakan denganku, aku ada rapat penting, membicarakan tender yang ku menangkan saat di Paris minggu lalu” ucap Yesung tanpa jeda.
“aissssshhhh anak nakal…. Ini jauh lebih penting dari apapun” jawab pria paruh baya itu sambil memukul kepala anaknya pelan.
“apa ? apa hal yang lebih penting dari pada tender-tender berhargaku itu?” dengus Yesung seraya mengelus kepalanya.
“ ini soal pernikahanmu…”
“Mwooo? Pernikahan ? kenapa tiba-tiba ? aku tidak mau !” tolak Yesung
“kau tidak bisa menolak putraku, gaun pengantin sudah selesai, gedung dan cathering sudah siap, dan yang paling penting,,,, udangan sudah disebar” jelas ayah Yesung.
“ yaa yaaa yaaa appa, kenapa jadi seenaknya begini, aku sudah dewasa, aku bisa menentukan hidupku sendiri, appa tidak pelu melakukan ini, aku bahkan tidak mengenal wanita yang akan ku nikahi” gerutu Yesung.
“baiklah, , , besok kita ke Jinan, sebenarnya dia ada di Seoul, namun rumah orang tuanya ada disana, jadi kita menemuinya disana saja,,,,,,,,,,,,,heeeemmmmmmmm Yesung ah, kau tidak kasihan pada appa, ? appa sudah setua ini belum memiliki cucu, semua teman-teman appa selalu membicarakan cucu-cucunya jika kami bertemu, appa benar-benar iri” beber ayah Yesung panjang lebar.
“hhhhhhh baiklah appa” setelah cukup lama terdiam akhirnya Yesung setuju, dia memang pria dingin, namun ia sangat menyayangi appanya, satu-satunya keluarga yang ia miliki di dunia ini.

Jinan,,, Rumah Hyunmie*******

“eommaa,,,appaaaa,,, kenapa tiba-tiba ingin menikahkanku, aku belum ingin menikah eomma,, appaa ” mohon gadis itu pada orang tuanya.
Tuan Park, Ayah Hyunmie yang memulai pembicaraan “Hyunmie ya, saat appa masih kuliah, appa mempunyai seorang teman akrab, dan kami berjanji jika kami mempunyai anak, akan kami jodohkan, setelah kami lulus, ia pindah ke luar negeri untuk bekerja dan dua minggu yang lalu kami tidak sengaja bertemu, dan kami saling menceritakan keluarga kami, appa kira dia sudah lupa dengan janji itu, appa sendiri tidak serius, karena appa sadar, dia berasal dari keluarga kaya sedangkan appa hanya orang biasa. Begitu mendengar appa memiliki anak perempuan, dia langsung ingat janji itu dan melamarmu untuk putranya. Hyunmie ya, appa mohon, tolong terima pejodohan ini.”
Gadis itu terdiam cukup lama, namun akhirnya ia menjawab “ ne appa,”, tanpa ada perdebatan lagi.
SKIIIPPPPPP Hari Pertemuan>>>>>>>>>
Hyumie Pov
Haaah menyebalkan, kenapa sepagi ini aku sudah dibangunkan, eomma tega sekali, padahal aku masih sangat mengantuk, , , dan sekarang aku sudah mengenakan Hanbook dan dirias oleh eomma dengan make up tipis,,,,, hmmmmmm ternyata aku manis juga jika berdandan #plllaaaakkk :D# narsis dikit yeee.
************************
Author Pov

Brrrrrmmmmmmmmmm brrrrrmmmmmmmm (author ga ngerti gimana bikin suara mobil ) Yesung dan Ayahnya tiba di rumah Keluarga Hyunmie , , ,
“annyeonghaseyo,,,,” tuan Park membungkuk menyambut tamunya
“annyeonghaseyo” balas tuan Kim dan Yesung balas membungkuk
“silahkan masuk, maaf rumahnya kecil”ucap tuan Park
“aaah kau ini, tidak usah menggunakan bahasa seformal itu padaku, kita kan teman” jawab Ayah Yesung.
“Silahkan duduk” tuan Park mempersilahkan calon besan dan menantunya itu duduk di sofa sederhana berwarna hijau yang ada di ruang tamunya *ya iyyalah di ruang tamu, masa di kandang burung* abaikan
“inikah putramu yang bernama Yesung itu ?” tuan Park memulai pembicaraan
“neee, dia putraku satu-satunya, namanya Kim Jong Woon, tapi dia biasa di panggil Yesung” tuan Kim memperkenalkan putranya.
“nee ahjussi, na neun Kim Jong Woon imnida, tapi anda cukup memanggilku Yesung” pria itu berkata dengan ramahnya sembari tersenyum.
Setelah beberapa lama, akhirnya yang ditunggu keluar juga, Hyunmie dan eommanya memasuki ruang tamu, sesaat Yesung tertegun melihat calon istrinya ini, ‘ternyata tak begitu mengecewakan’ batinnya. Sementara Hyunmie belum berani menatap kearah Yesung, sampai mereka semua duduk.
Sementara para orang tua membicarakan pernikahan, Yesung terus memandangi wanita di hadapannya ini, ‘sepertinya aku pernah melihatnya, mmm tapi dimana yaa’ batin Yesung lagi. Akhirnya Hyunmie berani mengangkat kepalanya dan kini tatapan mereka bertemu,,, DEG….
‘ommmo bukankah dia pria dingin, angkuh, sombong, dan cuek yang bertemu denganku beberapa kali, apaa ? aku akan menikah dengannya ? oooh hidupku yang berharga ‘ Ji Seok mulai mengingat.
‘Astagaaa, ternyata wanita ini…. Wanita ini…ommooo,,, wanita yang setiap kali kulihat, selalu saja terjatuh…. Ya Tuhan, jadi aku akan menikahi wanita ini ? wanita paling ceroboh yang ada di muka bumi ? oooohhh ‘ rutuk Yesung pada nasibnya.

S K I P =======

#Hari pernikahan (dilewatin aja ya reader, udah pada tau kan gimana upacara pernikahannya :P)

@ Apartemen Pribadi Yesung…. #ya iiyyyaaalah masa apartemen Author# plaaaak

Hyunmie pov

“Aaah susahnya berjalan dengan gaun ini, beraaaaat , ditambah lagi harus menyeret koper pakaianku yang disiapkan para tetua itu (orang tua Yesung ama Hyunmie maksudnya) sebenarnya apa isinya koper ini sih, apa mereka memasukkan batu kedalamnya, aiiisssshhh, bahkan pria itu pun tidak membantuku membawa ini” gerutunya.

Yesung Pov

Hhhhh hhhhh lelahnya, berdiri seharian menerima ucapan selamat dari para tamu benar-benar menguras tenaga… apa isi koper ini ?, kenapa berat sekali ? seingatku aku hanya memasukkan beberapa lembar pakaian saja, karena memang aku mempunyai pakaian di apartemenku, tapii kenapa jadi seberat ini” ucap Yesung pada diri sendiri

Hyunmie pov

Saat pintu lift terbuka, Yesung langsung berjalan masuk saja tanpa menghiraukanku, aku yang kesusahan memegangi gaunku sambil membawa koper ini pun bergegas menyusulnya, namun kesialan kembali menimpaku, aku menginjak gaunku daaaannnn ‘bruuuuukkkk’ aku jatuh kearah depan dan menimpa tubuh Yesung, Yesung yang tidak siap akhirnya juga jatuh kearah depan, dan membuatnya hampir terbentur dinding lift. ‘aaaaakk’ dia langsung menoleh padaku seraya melemparkan tatapan tajam membunuhnya ke arahku. Ommoooo….aku mencoba berdiri tapi lagi-lagi menginjak gaun bodoh ini dan kembali terjatuh,,, kali ini tepat di atas tubuhnya,,, oooh shhittt.

Yesung Pov

‘aaaaaak,,,’ aissssh, aku menoleh padanya, dia yang masih kesakitan, mencoba berdiri, namun ia kembali menginjak gaunnya dan dia benar-benar jatuh di atas tubuhku sekarang. Hhhhhhhh mata kami bertemu, saling menatap untuk beberapa detik, hmmmmm ternyata dia manis juga jika dilihat dengan jarak sedekat ini. Untuk beberapa saat aku terpesona padanya,,, mwoo ? terpesona ? tidak tidak tidak.
Author Pov
Tap tap tap tap terdengar langkah seseorang datang mendekat. “ooooh, aigooooo, dasar anak muda zaman sekarang, tidak bisakah kalian bersabar sedikit dan melakukannya di kamar kalian ? apa kalian sudah gila mau melakukannya disini heeeh?” Ahjuma itu benar-benar membuat Hyunmie dan Yesung tak mampu bicara apapun. “ckckckck, sebaiknya aku cari lift lain saja” Ahjuma itu berkata seraya beranjak pergi.
Kini keadaan menjadi sunyi senyap *emang kuburan ? pletak :D*, Yesung yang mulai gugup membuka suara “ yaa yaaa mau sampai kapan kau ada di atas tubuhku ? apa kau begitu menginginkanku ?”tanya Yesung dengan ekspresi dingin.
“mwoo ? aigooo, kenapa kau percaya diri sekali Yesung ssi ? haah, kau pikir aku menyukaimu eoh ? jangan bermimpi !” jawab Hyunmie sembari bangkit dari atas tubuh Yesung.
Keadaan sunyi bertahan sampai mereka keluar dari lift dan masuk ke apartement.
Hyunmie yang kelelahan langsung duduk di sofe ruang tengah. Sementara Yesung langsung masuk ke Kamar. 15 menit berlalu, Hyunmie mulai bingung, dimana ia akan tidur malam ini ? sampai Yesung keluar menghampirinya, “masuklah, cepat mandi dan ganti bajumu” kamudian berlalu menuju dapur.
Hyunmie hanya mengangguk dan menuruti perkataan ‘suami’nya itu. Saat di kamar mandi Hyunmie kesusahan membuka resleting gaun pengantinnya yang memang berada di belakang. “aisssssh kenapa susah sekali” Hyunmie mulai putus asa dan ingin meminta bantuan Yesung, mmmm tapi apa Yesung mau membantunya, pikir Hyunmie dalam Hati.
“emmmm Yesung ssi, bisakah aku minta bantuanmu ?” tanya Hyunmie ragu,
“mwo ?” jawab pria itu tanpa melihat lawan bicaranya.
“mmmm, aku….. aku….. aku tak bisa membuka resleting gaun ini” akhirnya lolos juga kata-kata itu.
Yesung menoleh dan bangkit dari duduknya, perlahan mendekat dan “apa kau ingin menggodaku ?”
Hyunmie yang mendengar tanggapan Yesung langsung naik pitam, namun sebelum dia menjawab Yesung sudah berada di belakangnya dan membantu menurunkan resleting gaunnya.
Ya Tuhan, aku sampai-sampai harus menahan nafas saat punggung putihnya terekspose. #tergoda yee bang ?,,, astaga Author ganggu aja#
Setelah selesai membantu Hyunmie dia kembali duduk di ranjang King Sizenya dan kembali sibuk dengan Ipad nya. Hyunmie ingin berterima kasih, namun melihat sikap Yesung, ia mengurungkan niatnya dan kembali ke kamar mandi.
Setelah selesai mengganti bajunya Hyunmie keluar,,,, dia tediam di depan pintu kamar mandi selama beberapa saat. Yesung yang meyadari kebingungan gadis itu langsung bersuara
“aku tau kau terpaksa menerima perjodohan ini, akupun begitu, tapi…. aku tak bisa menolak permintaan appa, hanya appa keluarga yang kumiliki di dunia ini, aku tak ingin menentangnya…………….. jadi ku harap kita menjaga jarak, tapii,,,,,, kita harus bersikap seperti pasangan bahagia jika di depan orang tua kita, bagaimana ? kau setuju ?? ”
Hyunmie yang sejak tadi mendengarkan ucapan Yesung, mengangguk dan menyetujuinya “ nee, aku setuju, lagi pula aku juga tidak menyukaimu” jawabnya.
“di apartemen ini hanya ada 1 kamar, karena aku memang tinggal sendiri, dan selain itu aku juga jarang tidur disini” Hyunmie masih mendengarkan.
“kau bisa tidur di ranjang, biar aku yang tidur di sofa” tambah Yesung sembari bangkit dari posisinya. Namun Hyunmie segera memotong “kau tidak perlu repot-repot, biar aku yang tidur di Sofa” Yesung yang mendengar langsung menjawab “ooh begitu,,,, baiklah”
Hyunmie Pov
‘aisssh kenapa dia setuju, harusnya dia tetap menyuruh aku yang tidur di ranjang , gadis itu menyesali ucapannya. “emm boleh aku pinjam bantal dan selimut ?”
“oh, ambil saja di lemari” jawabnya, hhh masih asik dengan Ipadnya, apa dia tidak lelah, kenapa masih bekerja, yaa aku pikir tadinya dia hanya main game, tapi saat aku melihat beberapa kertas di sebelahnya baru kusadari kalau dia sedang mengerjakan sesuatu yang penting.
Ku ambil selimut dan bantal cadangan di lemari, lalu menuju sofa cream di sudut kamar di bawah jendela. Beberapa menit ku perhatikan pria yang telah menikahiku itu, masih konsentrasi dengan pekerjaannya. Dan Tak butuh waktu lama, akupun terlelap.

S…….K…….I……P
@pagi hari,

Kurasakan sinar mentari pagi menusuk mataku yang masih terpejam, memaksaku membuka mata dan segera bangun. Kulihat Yesung sudah tak ada di tempat tidur, hmmm apa dia sudah bangun, akupun beranjak ke kamar mandi dan membersihkan diri, setelah selesai, aku menuju dapur, berniat utuk memasak. Namun aku melihat pesan kecil di meja makan ‘aku pergi ke kantor’ begitu yang tertulis disana.
Akupun melanjutkan niatku, memasak.
Begitu selesai sarapan aku memulai tugasku sebagai istri dengan beres-beres dan membersihkan apartement ini. Tidak terlalu berantakan, hanya perlu dirapikan sedikit.
Author Pov
Hari demi hari mereka lewati dalam diam, mereka hanya akan bicara jika benar-benar diperlukan, selebihnya ?? hhhh tidak. Kata-kata yang sering diucapkan pasangan ini hanyalah ya, tidak, makanlah, aku berangkat, pakaian mu sudah siap dan beberapa kata lain yang bahkan terlalu biasa. Yaa walaupun mereka tidak akrab dan menjaga jarak, Hyunmie tetap melakukan tugasnya dengan baik, memasak, mencuci pakaian, membesihkan apartement, dan dia juga menyiapkan semua keperluan Yesung sebelum berangkat dan pulang kantor.
Hingga tanpa disadari, mereka mulai terbiasa dengan kehadiran masing-masing, suatu kali Yesung melakukan perjalanan bisnis ke Jepang selama 3 hari, namun ia merasa ada sesuatu yang hilang dari hidupnya, biasanya ia akan melihat kejadian-kejadian konyol yang terjadi di apartementnya, seperti tangan Ji Seok yang terkena air panas saat membuatkan kopi untuk Yesung, terpeleset di kamar mandi hingga dahinya terbentur dinding, menjadi histeris karena melihat iklan makanan kucing di televise, heeeh Hyunmie memang menyukai kucing, tapi karena mereka tinggal di apartement yang melarang untuk memelihara hewan, maka hal itu tidak bisa dilakukan. Yesung yang tanpa disadari meridukan istinya itupun hanya bisa uring-uringan tidak jelas, karena tidak tau harus melakukan apa.
Tapii apa hanya Yesung yang begitu ??? tidak, Hyunmie juga merasakan hal yang sama, dia merasa aneh jika sehari saja tidak menerima perlakuan dingin Yesung, dia merasa ada yang kurang jika tidak melihat suaminya yang dingin itu sehari saja.

Yesung Pov

Aaahhhh akhirnya selesai juga meeting hari ini, jam berapa sekarang ? mmmm jam 1 siang, sebaiknya aku makan siang.
Aku selalu makan siang di kantin perusahaan, selain dekat, juga bisa menghemat waktu. Saat menikmati makananku tiba-tiba ku dengar beberapa karyawan wanita berbincang dengan serunya, mereka tertawa lepas tak menghiraukan keadaan di sekitarnya.
Eeeee tapi… sepertinya aku mengenali suara seseorang, tapiii siapa, kemudian aku coba menoleh, , , Deg, gadis itu… kenapa ada disini ??

Hyunmie Pov

Hari ini aku bertemu dengan eonnideul di kantor Yesung, kami berjanji makan siang bersama hhhh semoga saja pria itu tidak melihatku. Bukannya aku takut atau apa, aku hanya berusaha mematuhi perjanjian yang kami buat semalam.
Saat sedang asyik mengobrol dengan eonnideul, tak sengaja aku menoleh ke kanan, dan …… astaga Yesung ? dia melihat kearahku sekarang, wajahnya begitu dingin, apa dia marah padaku karena aku datang ke kantornya. Tapi kan aku kesini bukan untuk menemuinya, lagi pula karyawan disini tidak tau kalau aku isterinya, jadiii seharusnya dia tidak marah.
Aku langsung mengalihkan pandanganku ke depan, dan kembali bersikap biasa sembari berbincang dengan eonni-eonnie ku ini.
Author Pov
‘Untuk apa dia kesini ???? aaaah dia kan teman dua karyawan wanita itu,…. Mereka terlihat akrab’ batin Yesung sembari melanjutkan makan siangnya. Begitu selesai Yesung langsung kembali ke ruangannya, berkutat dengan kertas-kertas penting yang menyangkut kehidupan ribuan karyarannya
Hyunmie yang sudah selesai pun berpamitan pada eonni nya untuk segera pergi,
Gadis itu kini menyibukkan diri dengan membuat design-design pakaian, menyalurkan hobinya itu di atas kertas. Yaaa seekali dia menjahitnya menjadi pakaian, dan eksperimennya itu dikenakannya sendiri.

+++++++++++++++++++++++++++++

Kini gadis itu memasuki toko yang menjual keperluan menjahit #toko apa ya namanya mmm masa tailor shop, terserah reader aja deh :P# setelah melihat-lihat akhirnya gadis itu memutuskan untuk membeli beberapa benang dan kain baru untuk dijahitnya. Setelah mendapatkan apa yang diperlukannya gadis itupun pulang.
Dalam perjalanan pulangnya ponsel Hyunmie berdering “Yeobseo eomma, ada apa ? eomma merindukanku ?” ucap Hyunmie sekenanya. “Ne eomma merindukanmu, apa kau sibuk ??” tanya Nyonya Park pada putrinya. “anieyooo, ada apa ?”,
‘bisakah kau dan suamimu datang berkunjung ke rumah ? ini sudah bulan ke 3 pernikahan kalian, tapi kalian belum pernah sekalipun mengujungi kami” beber Nyonya Park “ oooh, jika itu yang eomma inginkan, baiklah, aku dan suamiku akan berkunjung, jika Yesung oppa punya waktu senggang tentunya” jelas Hyunmie. “aaah baiklah, kalau bisa secepatnya ne” … “ne eomma,eomma dan appa jaga kesehatan ne, annyeong” gadis itu mengakhiri pembicaraannya.
@apartemen
Seperti biasa, mereka makan malam bersama dalam diam, hingga Hyunmie memberanikan diri memulai pembicaraan “mmm Yesung ssi, apa kau sedang banyak kerjaan ?” yesung menghentikan makannya sebentar dan menatap Hyunmie “ wae ? apa ada sesuatu yg penting ?” tanya Yesung. “ahh aniyaa, hanya saja tadi eomma menelefon, meminta kita berdua untuk berkunjung ke Jinan, selama 5 bulan kita menikah, belum pernah mengunjungi orang tua kita kan bersama-sama kan” Hyunmie menjelaskan,,, diluar dugaan, “oh, baiklah . . . kita ke Jinan besok” sahut Yesung, “jinjayo ? ha ha ha yeeaayyyy baiklah aku akan memberi tau eomma dan appa kalau kita akan datang besok”
‘he he he, lucu sekali gadis ini, hanya pergi mengujungi orang tuanya di Jinan saja sudah membuatnya sesenang ini, apa dia begitu merindukan mereka ckckckckck’ batin Yesung.
Keesokan Harinya……..
“Yesung ssi apa kau sudah siap ?”
“ne, sudah,,, tapii bisakah kau memanggilku Oppa ? Yesung Oppa, kau tidak ingin orang tua mu curiga pada kita kan ?” pria itu mengingatkan.
“mwoo ? a a a a ne, mmmm O…O…Oppa ” Jawab Hyunmie sedikit gugup.
S…….K…….I………..P

@ Rumah orang tua Hyunmie di Jinan

Brrmmmmm brrmmmmm…. Mobil pasangan itu tiba di Jinan. Hyunmie yang masih tertidur di kursinya masih belum juga membuka matanya. Yesung yang menyadari istrinya itu tak juga turun langsung menoleh ke kursi sebelahnya. Untuk beberapa saat pria itu hanya memandangi wajah polos di hadapannya. Perlahan mendekat, tangan yang tadiny diam, kini mulai terangkat, menyingkirkan beberapa anak rambut yang jatuh di wajah istrinya itu. Perlahan namun pasti, wajah Yesung terus mendekat daaan ‘CHUP’ ia mengecup bibir Hyunmie sekilas. Sadar akan apa yang baru saja ia lakukan, dengan cepat pria itu memundurkan tubuhnya. Tak lama setelah itu Hyunmie pun bangun “mmmmmhhh, ooh sudah sampai ya,” lalu gadis itu menoleh ke sebelahnya, “kenapa kau tidak membangunkanku Yesung ssi….. emm maksudku Oppa?”. Yesung tak menjawab dan langsung keluar dari mobil, Hyunmie yang menerima perlakuan seperti itu hanya memproutkan bibirnya. ‘dasar’ gerutu Hyunmie, kemudian segera menyusul suaminya itu.
Mereka disambut gembira oleh orang tua Hyunmie, Yesung yang notabene tidak pernah merasakan kehangatan keluarga merasa sedikit canggung dan… ada sesuatu dalam hatinya yang tiba-tiba merasa hangat. Mereka melakukan peran masing-masing dengan sangat baik, Hyunmie mengambilkan nasi untuk Yesung, dan tak berapa lama Yesung yang menambahkan lauk ke piring Hyunmie, tuan dan nyonya Park yang melihat kelakuan mereka hanya tersenyum bahagia tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Tuan dan nyonya Park mengobrol santai bersama Yesung di ruang keluarga, sementara Hyunmie sedang menyiapkan the dan beberapa camilan. Tak berapa lama gadis itu datang membawa suguhannya. Saat meletakkan gelas-gelas teh ke meja Hyunmie yang memang ceroboh ini kembali berulah, dia menumpahkan teh panas ke meja dan mengenai tangannya sendiri, “aaaawww aahhhh apooo” Yesung yang melihat itu refleks memegang tangan Hyunmie dan sedikit berteriak “yaaak, bisakah kau hari-hati sedikit ?, kenapa kau ceroboh sekali?” bukan hanya Hyunmie, kedua orang tua yang ada disitu pun turut terkejut, namun tak berapa lama mereka tersenyum. Belum selesai keterkejutan gadis itu, Yesung langsung menarik istrinya ke dapur dan menyiramnya dengan air dingin. “apa kau tidak bisa melakukan seuatu dengan benar hah ?, selalu saja berakhir buruk” lagi-lagi pria itu mengomel.

Hyunmie Pov

Aku hanya mendengarkan ocehan Yesung tak mampu membalas karena terlalu sibuk menahan sakit di tanganku ini huh menyebalkan…
Tak terasa hari beranjak sore, saat akan berpamitan pulang tiba-tiba eomma berkata “kalian berdua menginaplah disini, besok kan hari minggu kau tidak bekerja kan Yesung ah” appa yang melihat akan ada ponolakan dari anak dan menantunya ini pun turun tangan “nee, menginaplah, malam ini kita akan buat Barbeque dan minum soju, menginaplah….” Sekali lagi appa menambahkan. Aku melirik Yesung sekilas, karena takut ia akan marah jika aku menerima tawaran appa dan eomma, namun tanpa diduga, ia menyetujuinya. Dan akhirnya kami tak mampu lagi menolak, dan hanya mengangguk.

Yesung Pov
He he he he akhirnya, ayah dan ibu mertua menyuruhku menginap, mwooo ? kenapa aku senang ? ahh molla…

Author Pov
Kini Yesung ada di kamar yang dulu Hyunmie tempati, ada banyak sekali foto-foto gadis itu semasa kecil yang terpajang di dinding, mulai dari ekspresi menangis, tertawa, termenung, makan ice cream dan masih banyak lagi. Semua terlihat begitu lucu, Yesung yang sedari tadi memandangi foto-foto itu tersenyum senyum sendiri dibuatnya. Sampai sampai tak menyadari kalau Hyunmie sudah masuk ke dalam kamar.

Hyunmie Pov

Apa yang dilakukannya ?? tersenyum senyum sendiri, apa ia sudah gila, mmmm sepertinya dia tidak tau aku sudah masuk, , , , tiba-tiba muncul sebuah ide jahil di kepalaku, aku mendekat dan berniat mengagetkannya, namun saat tinggal beberapa langkah lagi aku tersandung sesuatu dan di saat bersamaan ia membalik tubuhnya, sehingga aku jatuh menimpanya aissssshhhhhhh siallll,,, dan kini kami terbaring di ranjang yang ukurannya tidak terlalu besar itu. Bruuuuuuuuukkkkkk……..

Yesung pov

Saat aku berbalik ke belakang tiba-tiba Hyunmie sudah ada di depanku dan akan menimpa tubuhku, aku tak sempat menghindar dan akhirnya kami jatuh di ranjang.
(Recommended Song, Tease Me – Seo In Guk )
DEG…… jantungku tiba-tiba memompa dengan cepat saat tatapan kami bertemu. Untuk beberapa saat hanya terdengar suara detik jam di dinding. Aku mulai tak mampu menguasai diriku, secepat kilat ku balik posisi kami, membuatnya yang berada di bawahku sekarang. #>:D author mupeng #
Dia sedikit terkejut karena tindakanku, namun masih diam, perlahan aku mendekatkan wajahku, semakin dekat, semakin dekat, ku pejamkan mataku dan sedikit memiringkan kepalaku,,, CHUP,,,,, aku menempelkan bibirku di bibirnya untuk beberapa detik, sampai akhirnya aku mulai menggerakkan bibirku, melumat bibir atas dan bawahnya bergantian, dia hanya diam, tak memberikan respon, namun juga tak menolak, membuatku lebih berani untuk melumat bibirnya lebih dalam lagi. Dia masih tak membalas ciumanku dan itu membuatku gemas, kugigit kecil bibir bawahya hingga ia sedikit memekik dan membuka mulutnya, tak ku sia-siakan kesempatan ini, langsung ku dorong lidahku masuk ke rongga mulutnya, menyapu deretan giginya dan ku hisap kuat bibir atasnya. ku cari lidahnya dan ku lilitkan dengan lidahku hingga membuatnya sedikit mendesah “aaaahhhhmmmmhhhh” dan itu membuatku semakin bergairah. Hingga tanganku mulai meraba punggungnya aku semakin kehilangan akal sehatku. Namun saat aku akan masuk ke dalam kaos doraemonnya, ia tersentak dan menarik bibirnya mengakhiri ciuman ini. Nafas kami masih tersengal setelah ciuman yang cukup panjang itu akupun langsung tersadar, dan segera bangkit dari atas tubuhnya.

Hyunmie Pov

Entah kenapa aku begitu menikmati ciuman ini, aku bahkan tak berniat melepasnya, aneh memang,,,, sampai akhirnya tangannya masuk ke dalam bajuku, akupun tersentak dan langsung menarik bibirku mengakhiri ciuman kami. Dia yang terkejut, langsung bangkit. “mm mi mianhe, aku,, aku,,, “ belum selesai mengucapkan kalimatnya, ia langsung bergegas ke luar. Aku yang masih tersengal seketika bangkit dan langsung duduk. ‘hhhhhh apa yang baru saja ku lakukan dengannya, aisssshhh pabo pabo pabo’ kupukul kepalaku yang tak mampu berfikir ini. Aisssssh, akhirnya kuputuskan untuk tidur.

Yesung Pov

Aaaaaaaaaarrrrrrrrgggggggghhhhhh apa yang kulakukan, kenapa aku bisa melakukan itu, kenapa aku tidak menahan diriku, aisssshhh pabo pabo pabo pabo, harus ku taruh dimana wajahku ini jika bertemu dengannya nanti hhhaaaaahhhhhhh….

Author Pov

Sudah 2 jam Yesung berada di teras belakang, ia mulai kedinginan dan mengantuk akhirnya memutuskan untuk masuk dan tidur.
Sesampainya di kamar ia kembali bingug, haus tidur dimana ia mala mini, di lantai tidak mungkin, karena udara begitu dingin, di ranjang lebih tidak mungkin lagi, Hyunmie sudah tidur disana. ‘Aigooooo bagaimna ini’ batin Yesung.
Hyunmie yang menyadari kebingungan Yesung segera bangkit dan bicara “tidurlah di sebelahku, di lantai dingin, tak apa-apa, kita gunakan guling sebagai pembatas” Yesung yang mendengarnya mau tidak mau menuruti yang dikatakan Hyunmie, karena memang tidak ada pilihan lain. Mereka tidur saling membelakangi. Tak butuh waktu lama akhirnya dua insan itu tertidur, ini pertama kalinya setelah pernikahan mereka berada dalam satu ranjang dan satu selimut pula.
Malam semakin larut dan udara semakin dingin, tanpa kedua insan itu sadari tubuh mereka semakin merapat dan tak ada jarak lagi, guling yang tadinya menjadi pembatas diantara keduanya kini hilang entah kemana. Mereka tidur berhadapan dan saling berpelukan. #so sweeett# numpang lewat bentar ha ha ha Plaaak.
@ pagi harinya
Waktu menunjukkan pukul 7 pagi, namun tak seorangpun dari suami istri itu yang membuka matanya. Hingga sebuah suara terdengar dari luar. “Hyunmie ya, kau sudah bangun chagi ? cepatlah keluar ajak suamimu, kita makan bersama” terdengar eomma Hyunmie memanggil, namun karena tidak ada jawaban, beliau langsung masuk ke kamar dan melihat Hyunmie dan Yesung tidur sambil berpelukan. Nyonya Park tersenyum simpul dan langsung keluar meninggalkan sepasang insan itu.

Hyunmie Pov

Emmmmmmh, aku mengerutkan keningku, mencoba membuka mataku yang diterpa sinar mentari pagi, kurasakan sebuah tangan kekar yang memeluk punggung ku dengan erat, dan ini mampu memberi kehangatan untukku, dan begitu aku sadar tangan siapa ini, DEG… Ommooo Yesung Oppa, dia memelukku. Ooh Tuhan aku ingin terus seperti ini. Namun bberapa saat kemudian kurasakan Yesung oppa mulai bergerak, akupun cepat-cepat memejamkan mataku kembali berpura-pura tidur.

Yesung Pov

Aaaahhh, sudah pagi,,,, ommooo, apa…apaaa, apa semalaman kami berpelukan seperti ini ? aigoooo,,,,, dia pasti marah jika tau aku memeluknya begini, perlahan kulepaskan pelukanku dari tubuhnya. Segera aku menuju kamar mandi dan bersiap.

Author Pov

Setelah keduanya berpamitan, mereka langsung pulang ke Seoul, Hyunmie yang baru ingat kalau beberapa bahan makanan mereka sudah habis meminta Yesung untuk berhenti di mini market sebentar. “kau mau ikut masuk oppa ?” tanya gadis itu.
“emm ne, lebih baik aku ikut daripada menunggumu sendirian disini” jawabnya.
Keduanya pun masuk ke mini market, saat berjalan ke bagian daging, kebetulan sedang ada promosi, mereka menyediakan tester untuk daging yang dijual. Tak butuh waktu lama bagi Hyunmie untuk mendekat, kemudian diikuti Yesung di belakanynya. “halo nona, kami sedang promosi, ini silahkan dicicipi” pegawai itu menawarkan. Hyunmie langsung mengambil beberapa potong dan langsung memakannya. Dia juga menyuapi Yesung daging itu. “eotte ? massitta ?”,
“emmm” gumam Yesung sambil mengangguk, “waah kalian romantic sekali,,, apa kalian pengantin baru ?” tanya bibi pegawai itu lagi. Hyunmie dan Yesung yang mendengar pertanyaan bibi ini hanya tersenyum gugup. “aaah bibi, kami mau ini, tolong dagingnya 2 pack”,sembari menyuapkan daging panggang itu pada Yesung. “aaah baik baik, karena kalian pengantin baru, maka aku berikan diskon 10%” ucap bibi itu. Hyunmie yang mendengar langsung tersenyum dan berterima kasih.

Yesung Pov

Saat aku akan masuk mobil tiba-tiba “ah oppa, aku mau ke toko sebrang jalan itu sebentar, mau membeli oleh-oleh untuk eonnideul, kau mau ikut ?” tanyanya padaku, “tidak, aku tunggu disini saja,kau pergilah”, “ooh baiklah, aku hanya sebentar” ucapnya seraya sedikit berlari menyeberang jalan.
Beberapa menit aku menunggu, ia keluar, namun karena tidak melihat ada mobil yang melaju kencang,,,, tiiiinn tiiiinnn, aku tersentak, pandanganku tertuju pada Gadis ceroboh itu, hinggaa BBBrrrrrrruuuuaaaakkkkkk, seketika dadaku merasa sakit, nafasku tiba-tiba terasa sesak, tak terasa mataku mengabur,,, aku menangis,,,
“Hyunmie yaaaaa……” aku berteriak, berlari ke arahnya, dia yang bersimbah darah langsung tak sadarkan diri, “ Hyunmie ya, bangun Hyunmie ya hiks hiks hiks, aku mohon bertahanlah, jangan tinggalkan aku Hyunmie ya”

S………….K……..I…..P

Wiiiiyyyuuuuwwwiiiiiyyyuuuuwwwwwiiiyyyyuuuuuu (suara ambulans)
Setibanya di rumah sakit, Hyunmie langsung dibawa oleh para suster, Yesung ingin terus bersama Hyunmie, namun saat memasuki ruang UGD beberapa suster menghalaunya, dan menyuruh menunggu di luar. “ aku mohon tolong selamatkan istriku,,,, aku mohooonnn” ucap Yesung sambil menangis. Pria itu bersandar di dinding, perlahan tubuhnya merosot ke lantai, ia lemas, energinya tiba-tiba menguap entah kemana. Tiba-tiba ia teringat sesuatu dan mengambil ponselnya dan menghubungi Han Ahjussi dan Sekertaris Jung, memberi tahu bahwa Hyunmie kecelakaan dan menyuruhnya mengabarkan pada appanya dan juga orang tua Hyunmie
“Hyunmie ya,,, hiks hiks hiks, Hyunmie ya,,, aku mohon bertahanlah,,, jangan tinggalkan aku, aku takut hiks hiks hiks” pria itu kembali menangis.
Beberapa saat kemudian para orang tua datang, betapa terkejutnya tuan Kim saat melihat putranya terduduk lemas sambil menangis. “Yesung ah, apa yang sebenarnya terjadi ? ada apa sebenarnya ?” tanya appa Yesung. Sementara yang ditanya masih saja menangis. Eomma dan appa Hyunmie tak berkata apa-apa, namun terlihat jelas kecemasan di wajah keduanya, bahkan kini eomma Hyunmie sudah menangis.
Tuan Kim mendekat kearah Yesung, memberikan pelukan yang ia harap bisa menenangkan puteranya itu. “tenanglah, , , dia pasti bertahan, dia wanita yang kuat, apa lagi ada kau yang sedang menunggunya disini” Yesung hanya terdiam, menyesal, kenapa ia tidak ikut ke toko souvenir itu bersama Hyunmie. Dan yang lebih menyakitkan lagi, ia tak mampu menyelamatkan istrinya dari hantaman mobil yang melaju. “Yesung ah…. Apa………… apa kau mencintai istrimu ?” Yesung tertegun mendengar kata-kata ayahnya, , , “apa ini cinta ? apa perasaan yang kumiliki ini cinta appa ?” ia malah kembali bertanya pada ayahnya. Sekilas tuan Kim tersenyum “apa yang kau rasakan saat ini ? melihat Hyunmie terluka, apa yang kau rasakan ?”
Yesung diam, ia mencoba memikirkan kalimat yang cocok untuk menggambarkan perasaannya. “aku,,,, aku … aku tidak tau, , , aku hanya merasa tidak baik appa, hatiku sakit melihatnya terluka seperti ini, nafasku sesak, aku sulit bernafas,,, aku,,,, aku takut dia meninggalkanku” jelas Yesung lirih. Tuan Kim kembali tersenyum,,,, “katakan itu padanya jika sudah sadar nanti, beri tahu dia, kau tidak mau meyimpan ini sampai hatimu meledak kan ?” pria paruh baya itu mencoba bercanda. Dan itu berhasil membuat Yesung menarik sedikit ujung bibirnya.
Dua Jam Kemudian…..
Yesung Pov
Lampu di ruangan itu telah padam, menandakan bahwa penanganan terhadap pasien telah selesai. Beberapa perawat dan dokter keluar dari sana, aku segera bergegas menghampiri “bagaimana keadaan istriku dokter ? apa dia baik-baik saja ? apa lukanya parah ? cepat katakan ! “ ku cengkram kuat kerah kemeja biru dokter itu, aku sudah tak mampu menahan diriku lagi untuk bertanya. “tenanglah Yesung, biarkan dokter menjelaskan” appa mencoba menenangkanku.
“kami sudah berusaha, kakinya mengalami benturan yang cukup keras, namun tidak parah, hanya butuh waktu untuk menyembuhkan kakinya, kita lihat saja perkembangannya” jelas dokter itu. Dan berlalu pergi.
Seketika aku lemas, kenapa ini harus menimpanya, aku kembali menangis. Appa yang melihatku langsung menggenggam tanganku, “tenanglah, kau percaya padanya kan, dokter bilang hanya butuh waktu, dia pasti sembuh” tenang appa yang ada disebelahku
.
Author Pov

Setelah mengurus beberapa hal, Tuan Kim pamit pada Tuan dan Nyonya Park, karena harus kembali ke Paris untuk mengurus proyeknya yang sedang berjalan. Kini tinggallah Yesung dan kedua mertuanya. Nyonya Park duduk di sofa ditemani tuan Park, sementara yesung duduk di sisi Hyunmie yang terbaring di tak berdaya.

Yesung Pov

Ku genggam tangan gadisku ini, mencoba menyalurkan rasa cintaku yang hampir terlambat kusadari. ‘Maafkan aku,,,,, seharusnya aku menemanimu ke toko itu, seharusnya aku bisa menyelamatkanmu waktu itu, maafkan aku, sungguh,,,’ aku menangis lagi, ku ciumi tangan di genggamanku ini, aku benar-benar takut kehilangannya, istriku, gadisku, cintaku, , ,
S K I P ====

Author Pov

Waktu menunjukkan pukul 2 dinihari, disaat kebanyakan orang tertidur lelap, namun tidak untuk seseorang yang kini masih setia menggenggam tangan gadisnya, Yesung masih terjaga, sesekali ia mengusap wajah istrinya itu, mengecup keningnya penuh perasaan. Hingga kemudian ia merasakan ada pergerakan dari tangan Hyunmie,,, “Chagiya,,,,,” kata pria itu lirih.
“eugghhh,,,” perlahan gadis itu membuka matanya, mendapati Yesung yang pertama dilihatnya ia tersenyum “oppaa” gadis itu mengeluarkan suaranya, mungkin lebih terdengar seperti bisikan, namun cukup didengar oleh Yesung. Tak berapa lama gadis itu kembali memejamkan matanya.

Author Pov

Hari sudah pagi, Tuan dan Nyonya Park terbangun dan mendapati posisi Yesung masih seperti terakhir kali mereka lihat. Duduk telungkup sambil menggenggam tangan putri mereka.
Tuan Park pulang dulu ke Jinan, karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan, dan membiarkan istrinya yang menemani Hyunmie. Melihat Yesung yang masih terlelap, Nyonya Park memutuskan untuk pergi ke kantin rumah sakit bermaksud membeli beberapa makanan untuknya dan Yesung.

Hyunmie Pov
Eugghhhh, sinar matahari menerpa wajahku, ku coba membuka mataku yang masih terasa berat,,,, ‘ehh dimana aku’ kulihat sekelilingku, dan ternyata ini di rumah sakit,,, ‘mwo? Rumah sakit? kenapa aku disini?’ perlahan adegan itu berputar kembali di otakku seperti rol film, aku mengingat kejadian itu, dimana aku akan menyeberang, namun karena tak hati-hati aku tertabrak mobil, aaah ternyata begitu. kurasakan ada yang menggenggam tanganku, ‘oooh Yesung oppa’ kenapa dia tidur disini ? apa dia yang menjagaku ? ommo apa dia akan bangun ? segera kupejamkan kembali mataku, berpura-pura tidur

Yesung Pov
Emmmmhhhh,,,, aakh kurasakan sakit punggungku begitu kubuka mata ini,,,, “hmmm selamat pagi Chagiya” kukecup kening, kedua mata, hidung, dagu kemudian terakhir bibirnya sekilas. Kupandangi wajahnya,,, “cepatlah bangun, aku merindukanmu” aku berbisik di telinganya. Tak berapa lama eomma masuk dan aku terkejut, segera ku jauhkan tubuhku dari Hyunmie.

Author Pov
Cekleeek terdengar suara pintu dibuka oleh seseorang, dan benar eomma Hyunmie telah kembai dengan membawa beberapa makanan dan dua cangkir kopi hangat. Yesung yang terkejut segera menjauhkan tubuhnya dari Hyunmie, “sudahlah, tidak perlu menahan diri begitu, kalian kan sudah menikah, eomma tau” eomma berkata sambil tersenyum. Yesung hanya mampu tersenyum sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. ‘mwoyaa ?? apa dia baru saja menciumku?’ batin Hyunmie.
“ini, eomma membeli beberapa makanan dan kopi hangat, minumlah, hangatkan perutmu” pinta eomma.
“ ne,,,, aku cuci muka dulu omma” yesung keluar dari ruangan itu.
Hyunmie yang mendengar Yesung keluar langsung membuka matanya, “eomma,,,” panggilnya lirih. Eomma yang mendengar langsug mendekat kepada Hyunmie.
“chagi, kau sudah sadar ? eomma panggilkan dokter ne”. nyonya Park langsung menekan tombol panggilan darurat (?) :P……….
“eomma, apa Yesung oppa yang menjagaku ?”
“ne chagi, ia terus menggenggam tanganmu, dia sudah banyak menangis” #lebayyyy,,, plaaak ganggu aja# Hyunmie tertegun mendengar perkataan eommanya.
Tak lama dokter datang dan langsung memeriksa keadaan Hyunmie, setelah beberapa saat sang dokter tersenyum. “keadaannya sudah membaik, tinggal tunggu beberapa hari untuk melihat perkembangan kakinya, karena ada engsel yang bergeser (?)” dokter itu menyampaikan keadaan Hyunmie dan kemudian keluar.
Tak lama kemudian Yesung masuk dan betapa terkejutnya ia melihat Hyunmie yang sudah sadar, segera ia hampiri gadisnya itu. “Chagiya,,, kau sudah sadar ?” Yesung langsung mendekat, eomma yang mengerti langsung keluar membiarkan mereka berdua bicara.

Hyunmie Pov
Mwoo ? apa katanya tadi ? Chagi ? Yesung Oppa memanggilku Chagi ? ommo ommo,,, apa wajahku terlihat sperti kepiting rebus ? aku…… aku…… aku……. Malu,,,, dan juga………… senang ….. aku mencoba untuk duduk, namun tubuhku terasa lemas.
Yesung Pov
Aku kembali ke ruang rawatnya, dan ku lihat gadisku sudah sadar, aku langsung mendekatinya “Chagiya… kau sudah sadar ?” tanyaku padanya. Ommooo apa yang ku katakan, aku memanggilnya Chagi, aisssshhh pasti dia merasa aneh, aah aku tak peduli, akan ku beri tau dia perasaanku sesungguhnya. Aku tak mau kehilangannya.
“Hyunmie ya,,, bagaimana kedaanmu ? apa kau sudah baikan, ?” tanyaku padanya. Dan dia hanya menjawab dengan anggukan, aku benar-benar lega.
“kata eomma kau menjagaku beberapa hari ini, apa itu benar ?” kini giliranku yang mengangguk.
Ia tersenyum sekilas, “apa kau sudah makan ?” dia bertanya lagi, omo… apa dia sedang mengkhawatirkanku sekarang ? aigooooo,,,, aku hanya menggeleng. “makanlah dulu, nanti kau bisa sakit” ya Tuhan gadis ini, baru saja membuka matanya sudah cerewet begini, lagi pula yang sakit itu kan dia, kenapa malah mengkhawatirkanku.

Author Pov
“Hyunmie ya,,,,, ada yang ingin ku katakana padamu” ku coba menyusun kata-kata. “mmmmmm aku,,,, aku,,,, saat aku melihat mobil itu menabrakmu, aku benar-benar ketakutan, aku takut kau meninggalkanku, disini, sakit sekali” seraya memegang dada kirinya. “aku,,, nafasku tiba-tiba sesak, aku gemetar, tiba-tiba energiku menguap entah kemana” lanjut pria itu. Sementara Hyunmie yang mendengarkan hanya mampu membelalakkan mata. “aku.. aku…. Entah sejak kapan perasaan ini muncul, jika aku tak melihatmu sehari saja, aku merasa ada yang kurang di hariku, jika aku tak tau kabarmu, aku selalu cemas, hatiku tidak tenang,,, aku bertanya-tanya apa kau baik-baik saja atau tidak, apa kau sudah makan atau belum. He he he, kau ingat ? saat aku pergi ke Jepang selama 3 hari ? aku hampir gila karena merindukanmu, aku bahkan tak bisa mengatakannya padamu , aku takut kalau kau tidak merindukanku….. Nan …. Nan saranghaeyo, jeongmal saranghaeyo” akhirnya Yesung mengeluarkan semua isi hatinya, membuatnya benar-benar lega.
Hyunmie kembali terkejut dengan kata-kata Yesung, dia hampir menangis mendengar yesung mengatakan saranghae padanya.

Yesung Pov
“ Hyunmie ya,,,, apa,,,,, apa kau mempunyai perasaan yang sama denganku ?” tanyaku lirih, aku seperti seorang terdakwa yang menunggu keputusan hukumannya.
Ku lirik dia, “oppa,,,,,,,,,,,,, nado saranghae” jawabnya lirih,……… D E G ………… kurasa jantungku benar-benar rusak sekarang. Mwooo….. jadi … jadi,,,, jadiii dia juga mencintaiku ? yeeeeeeaaaaaaaaaayyyyyyyyyyy, ku peluk tubuhnya, kuluapkan perasaanku yang tertahan selama ini, hingga… “mmmmhhh oppaaa,,,, se..sakhh…” ommo, aku hampir saja membunuh gadisku. Segera kulepaskan dia “mi…mi…mianhe” aku benar-benar tidak enak padanya. Dia hanya tersenyum. Kudekatkan wajahku, ku belai pipinya, ku tatap mata hitamnya, mata yang mampu membuatku merasa hangat hanya dengan menatapnya, lagi…. Lagi-lagi ku cium kening, kedua mata, hidung, pipi, dagu, dan juga bibirnya, ia tersenyum,,, “kau suka ?” tanyaku,,, “emmmm, aku suka,,,, lakukan lagi” kembali kuulangi perlakuanku tadi,,,, ku kecupi seluruh wajahnya, dia memejamkan mata menikmati perlakuanku “tidurlah, aku akan terus melakukannya sampai kau tertidur” suruhku padanya, dan dia menurut,,,, selang beberapa menit kemudian ia kembali tertidur.
‘’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’
‘’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’
Akhirnya ,,,, kami mulai semuanya dari awal,
Beberapa hari berlalu, Yesung selalu setia menemani Hyunmie, ia bahkan membawa pekerjaannya ke rumah sakit. Kaki Hyunmie juga mulai sembuh, keadaannya semakin membaik. Dan mungkin beberapa hari lagi ia sudah boleh pulang.
“Chagi, , , waktunya makan siang” yesung mendekat dan duduk di tepi ranjang, mengambil mangkuk bubur dan bermaksud menyuapi Hyunmie.
“aya buka mulutmu,,, aaaaa”, gadis itu tidak mau membuka mulutnya “oppa, aku bosan, aku tidak mau makan itu lagi” ucap Hyunmie sembari menutup mulutnya. Yesung menghentikan kegiatannya, “kau harus makan bubur ini, baru setelah itu minum obat”, gadis itu menggeleng, “baiklah,,,,,, mmmmm kita buat penawaran, setiap 1 suapan yang kau makan, kau akan ku beri ciuman, bagaimana ?”, padahal Yesung hanya bercanda, tapi tidak disangka Hyunmie menyetujuinya, dan jadilah acara makan siang itu berlangsung dengan diselingi ciuman Yesung di wajah istrinya itu. *Author pengen* Plaaak …..
@ Hari Kepulangan dari rumah sakit
Hyunmie Pov
Akhirnya aku bisa pulang juga ke rumah, haaaaaahhhh senangnya, mmm tapii kenapa Oppa belum datang, aisssshhh aku sudah terlanjur bilang pada eomma kalau di jemput Yesung Oppa, jadilah eomma dan appa tidak menjemputku,,,, haaah kalau tau begini, seharusnya kubiarkan appa dan eomma saja yang menjemputku.
Cceekleeeek terdengar ada yang membuka pintu, saat ku balikkan badan ternyata Yesung oppa. Aku memasang wajah cemberutku, “kenapa lama sekali,,, aku hampir mati bosan karna menunggumu” dia menampakkan wajah bersalahnya, “mianhe chagiya,,, tadi ada sedikit masalah di kantor, mianhe” mohonnya padaku.
Aku memproutkan bibirku, namun tiba-tiba …CHUUP…. Dia mengecup bibirku, “kalau kau begitu aku semakin ingin menciummu” aisss apa-apaan dia, malah menggodaku. Tak taukah dia kalau aku sedang marah.
“kajja kita pulang” lalu ia merangkul pundakku sambil berjalan.
S>>>>>>>>K>>>>>I>>>>>>>>>>>>>P
Yesung Pov
Kami sampai di apartement, kubukakan pintu untuknya, dan ia memberiku senyum yang sangat manis,,,, oooh Istriku
“istirahatlah,,,, akan ku buatkan teh hangat untukmu”
Hyunmie Pov
“istirahatlah,,,, akan kubuatkan teh hangat untukmu” ujarnya, aku hanya tersenyum dan mengangguk. Sifatnya berubah setelah hari itu, hari dimana ia mengakui perasaannya padaku. Dia jadi perhatian, hangat, dan melindungiku,,, ooh suamiku, kurasa cintaku semakin bertambah untukmu Oppa kekekeke.
Author Pov
Hari menjelang sore, tiba waktunya memasak makan malam, saat Hyunmie menuju ke dapur bermaksud untuk memasak, ia mendapati Yesung yang tengah berkutat dengan peralatan dapur, Hyunmie mendekat untuk melihat, Yesung yang merasa di awasi menengok ke belakang “ooh Chagi, knapa kau bangun, istirahatlah di kamar”, Hyunmie tersenyum “kau terlihat kaku oppa, apa kau tidak pernah memasak ?”, jeddeerrr tebakan gadis itu tepat “ a a aku,,, aku sedang berusaha he he he, sudahlah kau kembalilah ke kamar” tapi Hyunmie malah semakin mendekat dan mengambil pisau untuk membantu suaminya itu memotong daging, “begini cara memotongnya oppa, kau harus lihat seratnya baru potong sesuai alurnya”, Yesung hanya memperhatikan “ooh ku pikir cukup dipotong saja, jadi ada triknya juga” Hyunmie tersenyum, “tentu saja…” gadis itu menjawab. Daannnnn akhirnya kegiatan masak memasak itu mereka lakukan bersama.
(Recommended Song, Joah – Jay Park)*************
Selesai makan malam mereka berdua duduk di depan televise, Hyunmie bersandar di bahu Yesung, sementara Yesung meletakkan tangannya di pundak istrinya itu, menikmati tiap detik waktu yang berlalu, mebuat mereka terlarut dalam dunia cita mereka. Hyunmie mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Yesung, “oppa,,, kenapa kau mencintaiku ?”, Yesung memandang Hyunmie, membelai lembut kepala gadisnya itu, “mmmm entahlah,,, aku juga tidak tau,,,, tubuhmu pendek, matamu bulat, seperti kelereng, kau juga ceroboh,,, sedikit-sedikit terjatuh, terpeleset, menabrak sesuatu, adaaa saja hal-hal bodoh yang menimpamu, aku juga bingung kenapa aku bisa mencintaimu” Hyunmie memproutkan bibirnya, mencubit pinggang Yesung “aaaakkkk,,, aigooo, selain itu kau juga galak Yeobo ,,,ommo ommo apa yang sebenarnya kau lakukan padaku ? apa kau menggunakan sihir ? iyya kan ? benar kan kau menggunakan sihir supaya aku jatuh cinta padamu ?” Tepaat, Mata Hyunmie seketika melotot dan itu membuat mata kecilnya semakin membulat, ia bangkit, berdiri “nappeun….. ” lalu beranjak menuju kamar, namun Yesung segera mengikutinya, dan setibanya di kamar “untuk apa kau mengikutiku ?!…. nappeun namja” terlihat Hyunmie begitu sebal dengan Yesung, sementara Yesung ??? he he he pria itu hanya tersenyum seduktif, lalu ditariknya pinggang Hyunmie merapat ke tubuhnya, tak memberikan celah sedikit pun. Hyunmie yang tak siap, sedikit tersentak, gadis itu menatap Yesung yang juga tengah menatapnya sambil tersenyum penuh arti. Sedetik kemudian… Chup,,,, Yesung mencium bibir istrinya itu, melumatnya perlahan, berusaha menyampaikan rasa cintanya yang begitu besar, Hyunmie masih belum membalas dan itu membuat Yesung gemas, digigitnya bibir bawah Hyunmie hingga membuatnya membuka sedikit mulutnya, dan kesempatan itu tak disia-siakan Yesung, dengan segera ia menghisap kuat bibir yang menurutnya kissable itu, Hyunmie yang sudah tak tahan dengan perlakuan Yesung akhirnya membalas ciuman namjanya itu. Lama mereka saling melumat, sampai akhirnya Hyunmie merasa persediaan udaranya menipis, didorongnya tubuh Yesung, Yesung yang mengerti langsung melepaskan ciuman itu. Kini mereka sama-sama terengah, memasok kembali udara ke dalam paru-paru masing-masing.
“yaaak,,, kenapa kau menciumku, bahkan belum 1 menit dari setelah kau mengejekku tadi” masih tersisa kekesalannya karena di ejek prianya tadi. “tapi semua yang ku katakan itu benar kan,?” baru saja Hyunmie hendak menjawab, Yesung menangkupkan tangannya di kedua pipi kembali berkata “Tapi,,,, hanya ada satu hal yang harus kau ingat, bahwa aku mencintaimu, mencintai semua yang ada padamu, mata bulatmu, tubuh pendekmu, dan juga kecerobohanmu,,,,,, aaah satu lagi, kegalakanmu itu, karena berawal dari semua itulah aku jadi mencintaimu” Hyunmie mencerna satu persatu kata-kata yang diucapkan Yesung, ia tidak menyangka, dibalik sosok Yesung yang dingin, angkuh, sombong, dan sok berkuasa itu ia juga memiliki sisi romantic.
Yesung Pov
Aigooo, aku benar-benar menginginkannya malam ini, tapii,,, apakah dia juga berfikiran sama denganku ?,,,, “ Yeobo,,, aku,,, menginginkanmu…. Apa… apa kau…”
Belum selesai aku mengutarakan niatku ia sudah menjawab “…Nde oppa,,, kurasa sudah waktunya bagi kita untuk melakukannya” oooh istriku ini benar-benar pengertian. Tanpa ragu ku angkat tubuhnya, membaringkannya di kasur kingsize kami, daann….. Sensooooorrrrrr #tap tap tap kabuuuurrrrrrrrr
@ Pagi Hari
Hyunmie Pov
Euuuggghhhh,,,, aku terbangun karna menerima terpaan sinar mentari pagi yang mengenai wajahku. Kurasakan tubuhku begitu pegal, dan sedikit sakit,,,, ku lihat tubuhku dan ommooo,,,, di kepalaku langsung memutar ulang kejadian semalam. Aigooo, kami sudah melakukannya. Dimana dia ? apa sudah pergi ke kantor ? tiba-tiba ku dengar suara pintu dibuka, itu pasti Yesung oppa, segera kupajamkan mata dan berpura-pura masih tidur.
Yesung Pov
Aaahhh, kurasa ini cukup, sebaiknya kubangunkan dia untuk sarapan. Tap tap tap (langkah kaki) kubuka pintu kamar, ku dekati dia, ku amati wajahnya an kusingkirkan beberapa helai rambut yang menghalangi pandanganku. Aku tersenyum,,, kini kami sudah benar-benar menyatu sebagai suami istri. Hhhhh “aku tau kau sudah bangun sayang,,,atau kau,,,, ingin melakukannya lagi ?” Dia langsung membuka matanya dan pipinya benar-benar merah sekarang. Oooh itu membuatnya semakin manis.
Hyunmie Pov
Aigoooo,,,,, kalau begini terus aku tidak bisa bergerak,,,, yak oppa, berhentilah memandangiku, aku bisa mencair nanti. “aku tau kau sudah bangun sayang,,, atau kau,,,,, ingin melakukannya lagi ?” aku langsung bergidik mendengar ucapannya itu, dan langsung membuat mataku terbuka sempurna. Ku tarik selimut, kemudian duduk dan kutahan selimut itu di dadaku,,, aigooo pasti wajahku seperti kepiting rebus sekarang, kulirik Yesung oppa yang tengah mentertawaiku,,, aisssh menyebalkan. Ommoo aku baru sadar kalau dia sudah rapi dan siap berangkat ke kantor,,, “kau sudah rapi ?,,, kenapa tidak membangunkanku, tidak akan sempat kalau aku baru memasak sekarang ”
Yesung Pov
“kau sudah rapi ?…. kenapa tidak membangunkanku, tidak akan sempat kalau aku baru memasak sekarang” kutatap wajahnya, terlihat ia sangat menyesal.
“aigooo, jangan cemberut begitu, aku tidak apa-apa,,,,, lagi pula….. hmmmm kau terlihat sangat lelah, jadi tak ku bangunkan” Blaaaammmmmm berhasil, pipinya kembali memerah, ha ha ha ha,,,, “aku berangkat sekarang, kau madilah, lalu makan sarapanmu, aku membuat roti bakar tadi :P” kukecup keningnya, “apa kau ada waktu kalau kita makan siang bersama oppa ?” tanyanya sebelum aku keluar. “emmm, aku selalu ada waktu untukmu, apa kau akan datang ke kantor ?”….. “Ndee..” dia tersenyum lagi, “baiklah,,, ku tunggu,,, :D” ceklekk.
Author Pov
Hyunmie melakukan tugasnya seperti biasa, satu minggu lebih ditinggalkan apartement betul-betul berantakan,,,,tak lama telefon berdering. ‘‘ommoo Jun Hee eonnie,, Yeobseo eonnie,,,, nee aku baik-baik saja,,,,,, aku sudah pulang dari rumah sakit,,,,,,,, ha ha ha tidak apa-apa eonnie,,,,,,, oh iya, ada sesuatu yang ingin kuceritakan pada eonnie berdua, nanti siang aku ke kantor kalian ne ……… nee, annyeong eonnie”, ya Hyunmie hendak memberi tahukan eonnideulnya bahwa ia sudah menikah, dan sekaligus juga meminta maaf karena tidak mngundang mereka. Ya pernikahan Hyunmie dan Yesung berlangsung tertutup, hanya dihadiri keluarga dekat dan beberapa orang penting dari perusahaan juga relasi bisnis tuan Kim.
Hyunmie Pov
Ahhhh sudah jam 12 siang, sebaiknya aku berangkat sekarang, ooh iya, makan siangnya,,,, aisssh hampir saja lupa. Pabo, .
****************************
Dimana oppa,,, ku edarkan pandanganku di sekitar, mencari sosok pria yang akan makan siang denganku . saat aku melihat-lihat tak sengaja aku menabrak seorang karyawati yang membawa setumpuk kertas, BRUUUUKKKK alhasil kertas itu jatuh berserakan di lantai, kini karyawati itu melotot padaku, “maafkan aku, maaf….. maafkan aku,,,, maafkan aku,,, sungguh aku tidak sengaja nona, maafkan aku, aku mohon maafkan aku” kubungkukkan tubuhku yang begitu ceroboh ini, aku benar-benar menyesal. Aku bantu wanita ini membereskan kertas-kertasnya. Tapi karyawati ini sama sekali tak menganggap permohonan maaf ku, “Yaaaak,,, Yeoja Pabo, kau letakkan dimana matamu itu hah ? apa kau buta ? kau tidak lihat aku sedang berjalan eoh ?” wanita itu kini memakiku, aisssshhh jinjja, bukankah reaksinya itu berlebihan ? “mianhe,,,, jongmal mianhe nona” ku ucapkan lagi kata-kata itu, namun emosi wanita ini sungguh tinggi, ia malah mengangkat tangan kanannya dan berniat menamparku, daann…..
Yesung Pov
Aaahhh sebentar lagi makan siang, sebaiknya kutunggu wanitaku itu di loby, hi hi hi hi hi hi padahal hanya makan siang, kenapa aku sesenang ini,,,, ahh jinjja,,,
Ku sapu seluruh sudut loby, mencari sosok yang akan ku temui. Oh itu dia,,, ommooo, Bruuukkkk, aigoooo, kenapa dia tidak memperhatikan pandangannya. Aissshhh,
“maafkan aku, maaf….. maafkan aku,,,, maafkan aku,,, sungguh aku tidak sengaja nona, maafkan aku, aku mohon maafkan aku” kulihat dia membungkukkan badannya, dan bergegas membantu karyawati itu.
“Yaaaak,,, Yeoja Pabo, kau letakkan dimana matamu itu hah ? apa kau buta ? kau tidak lihat aku sedang berjalan eoh ?” kudengar karyawati itu membentak istriku. Ommo, apa dia harus semarah itu, kasar sekali ucapannya, lagi pula dia juga salah, berjalan sambil menelefon dan tertawa-tawa. keterlaluan,,, segera aku mendekati mereka. Apaaa, apa dia bermaksud menampar istriku ?!,
Author Pov
Ketika karyawati itu mengangkat tangannya dan hendak menampar Hyunmie, Yesung menangkap tangannya, “ TAP “ Yesung berhasil menangkap tangan karyawati itu sebelum mengenai wajah Hyunmie, tatapan tajamnya langsung menghujani karyawati itu. Hyunmie yang sudah siap menerima tamparan hanya bisa memejamkan mata, bersiap menahan rasa sakit yang akan diterimanya. Tapi tiba-tiba seseorang menarik tangannya, “o … oppa” Yesung menarik Hyunmie masuk ke dalam lift selang beberapa detik kemudian…
Yesung pov
Benar-benar,,,, kenapa dia diam saja saat tadi dimaki oleh karyawati itu, bahkan tak melawan saat akan ditampar, aisssshh kenapa kalau padaku ia selalu menjawab dan besikap galak, Dasar bodoh…
Ku pojokkan tubuhnya di dinding lift, dan bisa dipastikan kalau dia terkejut sekarang, dia menghindari tatapanku, menundukkan kepalanya. Aku tidak suka dia mengacuhkanku, kuangkat dagunya “tatap aku,,,,, kenapa kau diam saja saat wanita itu memakimu ? kenapa kau diam saja saat wanita itu berniat menampar wajahmu !?” aku bertanya dengan sedikit meninggikan suaraku. Dia masih diam, tak menjawab “aku tanya sekali lagi Kim Hyunmie, kenapa kau diam saja?!” kali ini aku bicara lebih keras, dia benar-benar terkejut dan ommo dia menangis. Haiiisssshhh Yesung pabo, kau membuat istrimu takut.
Hyunmie Pov
“aku tanya sekali lagi Kim Hyunmie, kenapa kau diam saja?!” Yesung oppa berkata lebih keras dari yang tadi. Aku takut, aku takut melihatnya marah seperti ini, hingga tak terasa air mataku turun membanjiri pipiku. Hiks hiks hiks haaaa haaaa aku terus menangis, aku marah, aku kesal dia membentakku seperti ini. “Hyunmie ya,,,, Cha….. chagiya…. Ja…. Jangan menangis,,, aigooo,,, mi… mianhe,,, mianheyo” Yesung oppa menenangkanku, diusapnya air mata yang membanjiri pipiku. Namun aku masih menangis, aku masih kesal,,,,
Yesung Pov
“Hyunmie ya,,,, Cha….. chagiya…. Ja…. Jangan menangis,,, aigooo,,, mi… mianhe,,, mianheyo” aku melembut sekarang. Ku usap air matanya, ku kecup kening, kedua kelopak mata, pipi, hidung, dagu dan terakhir di bibirnya. Ku bawa dia ke dalam pelukanku, kuusap punggungnya, dan berharap ini bisa menenangkannya, namun aku salah tangisnya semakin kencang, aku bingung… dan akhirnya kukecup bibirnya berkali kali, dan perlahan kulumat pelan bibir bawahnya beberapa lama, hingga kurasakan ia membalas lumatanku, hingga…. TING. Lift berhenti di lantai 58
*eh busyettt tinggi banget kantor Bang Yeye… pletaaakkkkk*.
Author Pov
TING… pintu lift terbuka, beberapa karyawan terpaku melihat pemandangan di depan mereka. Bagaimana tidak, Presdir yang dingin, angkuh, berkuasa dan terkenal acuh pada wanita itu kini didapati tengah memeluk dan mencium seorang wanita, ah tidak bukan mencium, tapi mereka sedang berciuman. Sontak saja mereka yang melihat itu benar-benar terkejut dengan berbagai macam tindakan, ada yang menutup mata, ada yang membalikkan badan, ada yang membekap mulutnya sendiri.
Hyumie Pov
Yesung oppa membujukku agar berhenti menangis, namun karena aku tak mau berhenti, tanpa ku duga ia menciumku,,,, awalnya aku tak membalas, tapi ia terus melumat bibirku, aku tak tahan untuk tak membalas, akhirnya ku balas lumatannya perlahan, sesenggukanku masih muncul beberapa kali selama kami berciuman,. Ssampai pintu Lift terbuka TING,,, aku yang menghadap ke arah pintu melihat beberapa orang karyawan berdiri di depan pintu lift. Seketika aku membelalakkan mataku, ku dorong tubuh suamiku ini sedikit keras, barulah ia melepaskan tautan kami.
Yesung Pov
Disaat aku masih menikmati ciuman ini, tiba-tiba ia mendorongku, aku kecewa “waeyo?” protesku padanya. Namun ia mengisyaratkanku untuk melihat ke belakangku, Dan ku lihat beberapa karyawanku berdiri di depan lift. Hyunmie masih menunduk, sepertinya ia malu. Namun aku tak peduli, ku genggam tangannya, kutarik ia keluar, dan kubawa ke ruanganku. Aku yakin beberapa menit lagi ini akan menjadi trending topic di kantorku sendiri, tapi apa peduliku, toh aku berciuman dengan istriku sendiri. lagi pula aku juga tidak peduli dengan keadaan sekitarku kan, xixixixixixi,,,, aaaah tentu saja pengecualian untuk istriku kekekekekeke. #apa iya Bang Yeye bisa ketawa kaya gitu, >,Author Pov
Keadaan hening beberapa saat setelah Yesung membawa Hyunmie ke ruangannya.
“duduklah” yesung membuka pembicaraan, Namun Hyunmie masih belum beranjak dari posisi berdirinya, masih merasa canggung. Akhirnya Yesung menarik lengan istrinya itu, meletakkan bekal makan siangnya di meja dan menarik istrinya duduk di pangkuannya. Hyunmie masih diam, menundukkan kepalanya, tak berani menatap Yesung.
Yesung Pov
“apa meja itu jauh lebih menarik untuk dilihat dibandingkan diriku ?” aku membuka suara. Ia sedikit mengalihkan pandangannya namun ku tarik dagunya supaya menatapku, pandangan kami bertemu, untuk beberapa saat kami hanya saling menatap. Kurasa dia masih marah soal yang tadi, aku memang tidak pernah membentaknya, bahkan ketika dulu sebelum kami saling mencintai,,, namun tak lama air matanya kembali menetes,,,,aku menghembuskan nafas panjang. Kembali ku rengkuh wajahnya kudekap di dadaku, “mianhe,,,,, seharusnya aku tak perlu sekeras itu padamu,,,, apa kau takut ?” ia mengangguk. Ku angkat kepalanya, ku usap pipinya,,,, “aku tak akan mengulanginya,,,, aku berjanji” sontak ia langsung memelukku. “aku hanya tidak suka saat orang lain memakimu, aku tidak suka kau diam dan menerima semua perlakuan kasar wanita itu” jelasku padanya. “oppa,,,,” panggilnya lirih, “saranghae…” lanjutnya. “nado saranghae chagi, nae anae”
Sementara itu di suatu tempat….
“Jun Hee ya,,, kau lihat kan tadi ? Presdir menahan tangan karyawati itu dan menarik Hyunmie pergi ? “,
“ne,, aku melihatnya dengan jelas” Ji Ae mengiyakan.
“ada apa sebenarnya diantara mereka berdua ?” Tanya Jun Hee lagi
“entahlah,,,, nanti kita harus menanyakannya pada Hyunmie” sahut Ji Ae lagi.
@Ruangan Yesung
“pelan-pelan Oppa,,,, makanannya tidak akan lari, nanti kau bisa tersedak” Hyunmie mengingatkan suaminya. Sementara yang diingatkan hanya tersenyum dan,,,, sambil terus makan. “ini enak sekali chagi,,, lagi pula aku harus cepat, setelah ini aku harus meeting lagi” jawab Yesung masih dengan mulut penuhnya.
SKIP….
“Oppa tidak usah megantarku, aku bisa naik bus”
“tapi Chagi…”
“bukankah Oppa sebentar lagi harus meeting” Hyunmie kembali mengingatkan
“ne ne ne baiklah,,, tapi ku antar kau sampai depan” Yesung menggandeng Hyunmie
“Oppa, ku pulang dulu”
“Chagi, bisa kau rapikan sedikit dasi ku ini ?” pinta yesung
“mwoo ? bukankah kau bisa memasang dasi sendiri Oppa, kenapa memintaku merapikannya ?”
“aissssshh aku juga ingin di perhatikan oleh istriku”
“tapi disini banyak keryawan Oppa” Hyunmie takut kalau status pernikahan mereka terbongkar,,, yaah sebenarnya tidak yakin juga setelah kejadian di lift tadi.
“sepertinya ini sudah saatnya aku memperkenalkanmu ke public,,, aissssh, aku hanya memintamu untuk merapikan dasi ku, tapi jadi malah bicara panjang lebar begini ” Yesung cemberut, dan itu membuat Hyunmie tersenyum.
“aigooo, jangan cemberut begitu, baiklah baiklah akan ku rapikan,,, kemarilah,,,, menunduk sedikit” Saat Hyunmie sedang merapikan dasi Yesung, tiba-tiba yesung mengecup pipi Hyunmie. . . CHUUPPP…. Hyunmie yang terkejut seketika membulatkan matanya. “Apa yang kau lakukan Oppa ?”
“mwo …? Aku hanya mencium istriku, apa itu juga tidak boleh, lagi pula sebentar lagi mereka juga akan tau”
Ditempat Lain…
“Jun Hee ya, kau melihatnya kan ? iya kan ? kau melihat Presdir mencium pipi Hyunmie kan ?” Ji Ae seolah tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.
“ne… aku juga melihatnya, aigooo, jadi ternyata desas desus yang mengatakan presdir telah menikah itu benar, dan yang lebih mengejutkan lagi Istri Presdir itu ternyata…….” Mereka pun tenggelam dalam pikirannya masing-masing
………END…….
“Cinta datang bukan hanya karena kesempurnaan, namun cinta juga bisa datang karena kekurangan” *aduuh ancur,,, kata2 macam apa itu :D*
#Gleeekkkkkk,,,, (keringetan nunggu coment reader) terima kasih sudah mau baca sampahan Saya,,,
*menerima kritik dan saran*

Tinggalkan komentar

6 Komentar

  1. Rosari1695

     /  Juni 23, 2013

    Stuju sama author,,cinta datang juga bisa karna kekurangan,,🙂
    bagus ff nya thor,,walaupun typo bertebaran.,😛
    Trus pergantian Pov nya agak gak enak,,sama dibeberapa tempat,alurnya agak kecepetan,,
    tpi overall bagus kok,,gak ngebosenin,,🙂
    keep writting!!

    Balas
  2. so sweet, keren deh pokoknya,,,

    Balas
  3. Le Ji Ri

     /  Juli 9, 2013

    Hihiihii .. FF nya daebak thor🙂 aku suka skali kalo kim jong woon cast nya. Apalgi kalo sikapnya itu pertama2 dingin terus romantis !! Hahha ff favorite ku!
    Terus berkarya ya thorr !! Hwaiting !! ^^

    Balas
  4. vievie

     /  September 28, 2013

    leave coment dulu^^

    bcany nnt
    salam kenal author

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: