DRABBLE//SECRET LOVE 4//ALWAYS NOMER ONE//REQ

autor:YJK

cast:Jung hana. kim kibum

gender:romantis,life school

leght:DRABBLE

Rating:15+

Np:follow twitter autor^^@kyunie407

annyeong hehehe ketemu lagi sama kali ini FF requestan..

But happy reading

dont copas. .

Dont plagiator. .

Dont bash beacause this just fiction and this one only KYUHYUN IS MINEšŸ˜„. . . . .

STORY BEGENING

Waktu sudah menunjukan jam 00:00 tapi ruangan kepengurusan osis di SMA sebuah kota di Busan, masih berpenghuni, terdengar ketukan buku-buku yang di tata. Jung Hana yeoja itu mendengus sebal menatap berkas-berkas yang masih belum ia susun.

“Pabo. Kenapa mesti berbohong, kau lihat Hana_sshi berkas ini masih menggunung yang perlu kau susun.” ucap Hana pada diri sendiri, ia terpaksa menyusun berkas data diri para siwsa dari tahun 2010 sampai 2012 seorang diri. Terlalu sibuk dengan festifal sekolah kemarin. Membuat ia melupakan tugas Han seongsaengnim dua minggu lalu padanya. Menyusun berkas-berkas para siswa terdahulu untuk di arsipkan.

“Kau terlalu gengsi menerima tawaran ketua osis namja. Tsk selamat bermalam di sekolah Jung Hana.” gumam Hana sekali lagi pada diri sendiri.

Tapi sepertinya Ketua Osis namja tidak setega yang Hana pikirkan. Tidak lama namja dengan senyum mematikan itu tepat di sampingnya. Saking terkejutnya Hana melonjak kaget.

“YAAK KIBUM_SSI kau mau membuatku jantungan eoh, masuk tidak bersuara sama sekali.” bentak Hana dengan sedikit tergagap. Kibum menatap Hana intens perlahan semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Hana membuat Hana memundurkan tubuhnya kebelakang. Sebuah sentilan di kening Hana sontak memecah keheningan, pekikan Hana cukup keras terdengar. Wajar Kibum menyentil kening Hana dengan segenap tenaga di jemarinya.

“YAAK APPO.” bentak Hana dengan amarah membuncah.

“Ck seharusnya kau terima tawaranku tadi, sekarang mungkin sudah selesai.” ucap Kibum datar sambil mulai ikut menyusun berkas-berkas di atas meja Osis. Hana mendengus sebal dengan masih mengelus keningnya yang masih terasa berdenyut.

“Aku tidak mau memperburuk rumor di kalangan siswa yeoja dan namja. Tentang kita yang berpacaran.” ucapan Hana sontak membuat Kibum menghentikan kegiatannya. Tapi tak lama kembali fokus menyusun berkas-berkas.

“Memangnya kenapa kalau kita berpacarana? Itukan hak setiap orang, lagi pula banyak siswa dan siswi SMA putra dan putri yang berpacaran.” Hana menatap Kibum tajam lalu merdecak sebal.

“Apanya yang berpacaran kau dan aku itu seperti anjing dan kucing. Lagi pula apa kau lupa. Sekolah kita melarang adanya pacaran di kalangan para siswa dan siswi, ah jangan lupa. Kita ini sama-sama ketua Osis. Kau mau memberi contoh yang jelek eoh.” rutuk Hana sambil kembali menyusun berkas di meja.

“Kita berpacaran diam-diam saja, otte? Lagi pula apa kau tidak tau ketua osis angkatan 2010 juga berpacaran. Bahkan yang kudengar mereka sudah menikah.” ucap Kibum polos membuat Hana melongo tidak percaya. Apa ini ketua Osis yang terkenal taat dan berwibawa itu?.

“Yaak, apa kau sedang menyatakan keinginanmu menjadi kekasihku? Ck tidak romantis. Aku dan kau bukan Kyuhyun dan Hyunmie sunbae yang berteman akrab sejak kecil. Kita ini rival.” ucap Hana dingin. Kibum menatap Hana tajam mendekat kearah Hana seolah ingin menelan yeoja bulat-bulat. Hana melangkah mundur perlahan hingga tubuhnya merapat ke dinding.

“Wa. .waeyo? Kim Kibum jangan macam-macam kau.” gagap Hana tak karuan. Membuat tarikan miring tercetak jelas di bibir Kibum.

“Jung Hana aku ingin membenarkan kata-kata yang sejak tadi kau salah ucapkan. Pertama rumor berpacaran, aku merasa itu bukan rumor. Karena aku yang mengakuinya.” sesaat Hana membulatkan matanya tak percaya. Ketika ingin menyela Kibum kembali melanjutkan kata-katanya.

“Kedua kita ini bukan seperti Anjing dan Kucing. Tapi seperti Singa dan Domba. Kenapa? Kau bisa lihat posisi kita sekarang. Singa yang sering kelaparan menatap sang Domba harus bersabar karena terhalang rasa cinta dan ingin melindungi.” kali ini mata membulat Hana terganti dengan wajah gugupnya. Jika sejak tadi Hana menatap tajam kearah Kibum kali ini Hana memalingkan wajahnya. Kibum tersenyum tipis lalu mengelus lembut rambut Hana.

“Ketiga kau bilang kita Rival? Anni kita bukan Rival. Aku yang selalu menjadi nomer satu, selalu berharap menjadi orang pertama di pikiranmu. Untuk menjadi penyemangat agar kau menjadi lebih baik lagi.” Kibum semakin tersenyum senang menatap rona merah di pipi Hana. Sepertinya apa yang di katakan olehnya tepat sasaran. Perlahan Kibum merengkuh wajah Hana yang masih memalingkan wajahnya. Mata mereka saling bertemu membaca hati masing-masing dengan hanya saling bertatap mata.

“Kau bilang aku tidak romantis? Apa yang seperti ini yang romantis?” tanya Kibum sambil mendaratkan kecupan di kening Hana. Membuat Hana kembali membulatkan matanya.

“Atau mungkin seperti ini?” kali ini aksi Kibum membuat reaksi kejutan listrik di hati Hana. Kibum mengecup lembut bibirnya. Lalu menatapnya penuh perasaan.

“Apa ini cukup? Aku hanya ingin kau selalu memikirkanku, maka aku menjadikan diri sendiri menjadi Rivalmu. Aku mengakui hubungan berpacaranpun agar kau tidak di dekati yang lain. Itu semua karena aku menyukaimu. Jung Hana jadilah yeoja chinguku, kau selalu menjadi nomer satu untukku. Kita hanya perlu merahasiakannya dulu” Hana hanya bisa membisu lalu tak lama mengangguk pelan.

END

mian Gaje.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: