~MR SKINSHIP AND MRS INSOMNIA~3#

561143_465547563475967_213180263_n

Autor:yuni japanes kireina aka park hyunmie aka istri dunia akhirat cho kyuhyun

cast:park hyunmie,choi siwon,cho kyuhyun,park jung soo and all other .

Gender:romantic

ost:you are the one,oh my lady
rating:PG 17+

no bahsing. .
no plagiat. .
no copas. .
just happy reading and this is fiction . .
I hate silent reader . .
Yu capcus . . .

STORY BEGENING. .

Autor pov

keadaan hening kembali siwon dan hyunmie masih bergelut dengan pikirannya masing-masing,merasakan debaran yang terasa di dada masing-masing. .

“oppa?”
“hmm?”

“hubunganmu dengan sangwoo bagaimana?”

“baik,kami bahkan berencana jalan-jalan hari ini.”

DEG

sakit,sakit sekali rasanya begitu mudahnya siwon mengatakan semua itu padanya setelah semua ini?apa semua ini tidak ada artinya?. . .

“geure?kalau begitu sela-“belum juga hyunmie menyelesaikan perkataannya siwon sudah memotongnya. . .

“mianhae,jeongmal mianhae padahal aku sudah mengajakmu kemarin,lusa aku janji kita akan menghabiskan waktu bersama,mianhae.”bisik siwon di telinga hyunmie tapi tetap saja hati hyunmie sakit. .

Siwon lalu bangun melepas pelukannya dari hyunmie dan beranjak kekamar mandi membiarkan hyunmie terdiam di kasur meremas dadanya yang terasa ngilu,tak enak ternyata di nomor duakan. .

Di kamar mandi siwon hanya menatap dirinya di cermin merutuki semuanya. . .

“choi siwon kau memang namja jahat,pabo.”perlahan siwon melangkah ke sower membiarkan seluruh tubuhnya basah dengan air hangat. .

“ottokhe,nega ottokhaji?”gumam siwon frustasi. . .

Hyunmie melangkah gontai ke dapur bermaksud membuat sarapan untuknya dan siwon pandangan mata hyunmie kosong dan tak konsentrasi dengan apa yang hyunmie masak. .

Siwon perlahan keluar kamar mandi,pandangannya langsung tertuju pada hyunmie yang sedang memotong wortel. . .

Tapi tak lama siwon membulatkan matanya melihat pisau yang di gunakan hyunmie mengiris jari hyunmie membuat hyunmie juga sedikit tersadar dari dunianya. . .

“ya kenapa tidak hati-hati.”bentak siwon lalu menghisap jari hyunmie,hyunmie sendiri masih terdiam wajahnya masih tak berexspresi untuk hanya menahan sakit. . Siwon menatap hyunmie nanar dan tak lama memeluk hyunmie. . .

“mianahe,jebal jangan begini jangan siksa aku dengan exspresi itu,menangis kumohon menangislah.”perlahan isakan hyunmie terdengar,siwon mulai mengelus punggung hyunmie sedikit menenangkan. . .

“ne gwenchana kau boleh menangis aku tau pasti itu sakit jadi,lain kali hati-hati kajja biar aku obati jarimu,tak usah masak ne.”hyunmie tak menjawab hanya menangis semakin keras,bukan,bukan karena luka di jarinya tapi di hatinya. .

siwon dengan hati-hati mengobati jari hyunmie sedang hyunmie masih terisak masih merasakan ngilu di hatinya,perasaan hyunmie seperti di permainkan oleh siwon,manis sikap siwon terlalu manis jika hanya menganggap hyunmie sebagai chingunya ah anni mungkin berlebihan. .

Pelukan,ciuman yang siwon lakukan bukan sesuatu yang wajar di lakukan seorang yang mengklaim dirinya seorang teman. . .

“appaseyo?masih ngilu?”hyunmie tak menjawab masih sibuk menahan sakit di hatinya dengan menangis. .

Siwon menangkupkan kedua tangannya di wajah hyunmie menghapus air mata hyunmie dengan ibu jarinya. . .

Perlahan hyunmie menggenggam kedua tangan siwon yang masih menangkup di pipinya. .

“kemanhe jebal keman oppa.”

“ye?”

“jebal jangan terus begini padaku,jangan perlakukan aku semanis ini.”

“apa maksudmu?kenapa kau berkata begitu?”

“sangwoo bukankah oppa akan jalan-jalan dengannya,pergilah aku juga ada janji.”

“ah ne,keunde kau ada janji dengan siapa?”

“orang penting.”perlahan siwon menurunkan tangannya dari wajah hyunmie,terlihat jelas wajah tak suka dari wajah siwon,siwon tau orang penting itu,siwon ingin melarang hyunmie pergi tapi apa haknya bahkan dia sendiri akan bersenang-senang dengan sangwoo. .

“geure?kalau begitu aku pergi dulu,mungkin aku akan pulang malam.”ucap siwon dingin lalu bangkit dari sofa menuju pintu apartmen,sebelum membuka pintu siwon berbalik. .

“selamat bersenang-senang.”ucap siwon lirih sambil tersenyum kecut lalu melangkah keluar apartmen. . .

Kini hyunmie sendiri dia berjalan menuju telepon rumah lalu menelepon seseorang. . .

“kyu. . .”

~~~

hyunmie sekarang sedang di toko ice krim melahap ice krim vanila di hadapannya sesekali menatap namja di hadapannya sambil tersenyum tapi namja yang di ajak tersenyum hanya mendengus kesal. . .

“wae?kau bosan menemaniku?”

“ne aku bosan karena setiap bertemu denganmu kau dalam keadaan menyedihkan.”sesaat hyunmie terdiam tapi kemudian melanjutkan kegiatannya menyantap cairan dingin itu. . .

“menyedihkan bagaimana?aku sedang senang kau tidak lihat senyumku ini,cantik bukan.”ucap hyunmie tersenyum manja dan mengedipkan mata beberapa kali. . .

“cih itu bahkan semakin memperlihatkan dirimu yang menyedihkan.” hyunmie merengutkan kedua alisnya dan menggembungkan pipinya tak terima di kata-katai terus. . .

“ckckckck sangat menyedihkan.”

“YA CHO KYUHYUN KEMANHE,KAU MAU MATI EOH.”

“BUHAHAHAHAHAHAH cah ini baru parkhyunmie,kau lebih hidup kalau sifat aslimu keluar.”

“cih menyebalkan.”

“hyunmie?”

“hmmm?”

“ya tatap aku ice krim terus yang kau lihat.”

“waeyo?ucap hyunmie menatap kyuhyun sambil mengigit sendok. .

“apa lagi sekarang?bukankah seharusnya sekarang kau bersenang-senang?”

“geurom akukan memang mau bersenang-senang denganmu,ikut menghabiskan sedikit uangmu.”ucap hyunmie polos membuat kyuhyun sebal. .

“sangwoo lagi?memang hyung tak bisa apa mementingkanmu,kaukan istrinya.”hyunmie terdiam lalu mengangkat bahu mengartikan tidak tau. . .

“maka dari itu ayo kita jalan-jalan ne please kyu. .”hyunmie kembali memohon dan memperlihatkan wajah manja pada kyuhyun membuat kyuhyun menarik nafas berat,hyunmie bukanlah yeoja yang mau memohon dan merengek manja seperti sekarang dan jika keluarpun kyuhyun tau itu hanya luka yang amat sakit yang hyunmie tahan. . .

“araseo,kau mau kemana?”ucap kyuhyun lemah. .

“taman hiburan.”

“MWO?SHIRRO,ya memang kau pikir masih SMA apa?tempat lain.” hyunmie melipat kedua tangannya menunjukan wajah yang menurut kyuhyun lebih menyeramkan saat hyunmie mengamuk. . . Hyunmie memelas dengan aeygonya. .

“ahhh araseo.”ucap kyuhyun melangkah keluar dari toko ice krim di ikuti hyunmie dari belakang. . .

kyuhyun dan hyunmie sekarang ada di taman hiburan,kyuhyun terpaksa menggunakan peralatan penyamaran lengkap karena tak mau ambil resiko di kejar-kejar fans. . Topi,kacamata dan masker benar-benar membuat kyuhyun tak senang,tapi sepertinya ada yang menikmatinya. . .

“wae?ini juga semua karenamu,kemanhe jangan tertawa lagi.”

“BUHAHAHAHAHA kau tau sekarang kau seperti orang penyakitan.”

“ya diam atau aku pulang sekarang juga.”

“hehehehe mianahe,jangan marah akukan hanya bercanda kasihani aku tuan cho?”ucap hyunmie sambil mengedipkan matanya beberapa kali memasang wajah aeygo yang menurut kyuhyun jauh menyeramkan ketimbang saat hyunmie mengamuk. . . .

“cih menijijikan kau pikir bagus apa memperlihatkan wajah itu padaku,masih bagus sungmin hyung.”

“YA CHO KYUHYUN LALU AKU HARUS BAGAIMANA EOH?TERTAWA TAK BOLEH,AEYGO TAK BOLEH APA MAUMU EOH?”

“chuayo lebih baik begitu dari pada kau pura-pura aku tidak suka melihat wajah palsumu.”

BLTAK

“YA APPO,kenapa kau ini suka sekali menyiksaku,pantas siwon hyung lebih suka sang woo dari pada kau.”

“bukannya kau suka di siksa eoh dan jangan bandingkan dengan yeoja penjilat itu.”dengus hyunmie sambil menghentakan kakinya meninggalkan kyuhyun,sesaat kyuhyun tersenyum lalu merangkul bahu hyunmie tapi hyunmie melepasnya sebal dan begitu seterusnya. .

Kyuhyun dan hyunmie tak henti-hentinya naik berbagai wahana,hyunmie bagai anak kecil yang baru pertama naik semua wahana di sini,merengek setiap kyuhyun minta istirahat. . . Kyuhyun tau hyunmie bukanlah yeoja manja seperti hari ini,tapi rasa takut,kecewa,sedih dan cemburu di hatinya membuat sikapnya begitu aneh. . .

“ah chakkaman jebal istirahat dulu ne,aku tak kuat lagi,cape.”ucap kyuhyun sambil berjongkok. . Hyunmie menarik tangan kyuhyun manja. .

“ayolah kyu satu lagi saja ne,jebalyo!!setelah ini ku teraktir jajangmyeon otte?”

“shirro aku lelah istirahat dulukan kita masih banyak waktu,lagi pula kau mau membunuhku eoh?”

“geure aku sendiri saja.”ucap hyunmie sebal lalu siap berbalik tapi dengan sigap kyuhyun berdiri lalu memeluk hyunmie. .

“kyu. .kyuhyun ada apa?”

“anniya hanya ingin mencegah yeoja keras kepala sepertimu saja.”

“kau ini nanti wahana-“hyunmie berhenti berbicara matanya membulat menatap kaca di belakang tubuh kyuhyun memantulkan selulit bayangan seseorang yang sangat hyunmie kenal,perlahan hyunmie menyembunyikan wajahnya di pelukan kyuhyun memeluk tubuh kyuhyun erat-erat lalu menangis. .

“kenapa kau menangis?”tanya kyuhyun. .

“gwenchana jeongmal mianahae,kajja kita pulang saja kyu.”

“kau yakin tak ingin naik bialangla itu?”hyunmie menggeleng. .

“yasudah kita pulang.”ucap kyuhyun sambil menghapus air mata hyunmie lalu menggandeng hyunmie membawanya pergi sebelum hyunmie semakin terluka. .

“hyunmie kita naik gondola saja supaya cepat sampai gerbang otte?”hyunmie masih sesegukan dan mengangguk mengiyakan. .

Di gondola hyunmie diam sambil melihat keluar gondola,pikirannya kembali teringat sosok tadi yang sempat ia lihat,mereka di mata hyunmie seperti pasangan SMA yang sedang mabuk kepayang karena cinta,mengingat itu saja membuat hyunmie kembali merasa sesak nafas. .
“hyunmie?”

“ne?”ucap hyunmie berbalik menatap kyuhyun yang sejak tadi ia acuhkan. .

“sebelum pulang kau mau menemaniku kesuatu tempat?”

“memang kemana?seharian ini kau menemaniku,giliranku menemanimu memang mau kemana?”

“kau cukup ikut saja nanti kau tau.”

“ne,araseyo.”ucap hyunmie tapi tak lama wajahnya memucat dan tak lama hyunmie mulai mengerang kesakitan. . .

“hyunmie kau kenapa?”tanya kyuhyun panik. .

“ap. .appo.”ucap hyunmie jatuh terduduk di lantai gondola membuat isi tas hyunmie berhamburan,dengan sedikit tergesa hyunmie mengambil obatnya tapi tangan kyuhyun lebih cepat mengambilnya. .

“kau,kau masih meminum obat ini?”

“kyu ku mohon berikan kepadaku,kepalaku sakit jebal.”

“andwe kau mau mati eoh,kau tau jika terus mengkonsumsi obat ini pembulu darah di otakmu bisa pecah.”

“aku tau tapi aku butuh obat itu kyu jebal agrh appo.”keringat dingin keluar dari kening hyunmie,nafas hyunmie tak beraturan menandakan rasa sakit itu sudah benar-benar menyakitinya,kedua tangan hyunmie mencengkram kepalannya kuat-kuat. . .

Di genggamnya kedua tangan hyunmie oleh kyuhyun,tatapan kyuhyun sarat kesedihan air matanya ikut keluar,perlahan kyuhyun mencium kening hyunmie dan lama kelamaan cengkraman tangan hyunmie di kepalanya mengendur menandakan sakit di kepalanya perlahan menghilang dan tak lama kemudian hyunmie memeluk kyuhyun dan menangis sekeras-kerasnya. . .

“apa begitu sakit hingga seperti ini efeknya pada tubuhmu hyunmie?”gumam kyuhyun di dalam hati sambil mengelus punggung hyunmie,mencoba memberikan ketenangan dan juga menghilangkan kegelisahan di hati hyunmie. . .

kyuhyun menatap wajah hyunmie yang pucat dengan tatapan sayu sepertinya sudah lama kyuhyun tak melihat hyunmie seperti ini terakhir sebelum pernikahan hyunmie. .

“bukankah kau sudah berhenti mengonsumsi obat-obat ini hyunmie?kenapa sekarang kau meminumnya lagi?”ucap kyuhyun pelan sambil mengelus kedua pipi hyunmie dengan jari-jarinya sambil menghapus jejak air mata di pipi hyunmie. . .
“2 minggu lalu insomniaku semakin memburuk,di tambah ada yang mengganggu pikiranku dan memperparah sakit di kepalaku makanya aku meminum obat itu lagi.”

“tapi bukankah obat itu memperburuk insomniamu?kau hanya perlu tenang,jangan terlalu banyak pikiran apa itu sulit?”tanya kyuhyun lirih. .

“tak perlu ku jawab kau tau apa yang menjadi pikiranku sekarang.”

“kalau begitu katakan,jangan menyiksa dirimu terlalu lama,kau tau bukan hanya fisikismu saja yang akan semakin buruk,tapi mentalmu juga kau bisa depresi,kau ini hobi sekali membuat orang khawatir setengah mati.”

“mianahae. .”

“kemanhae kau tidak salah,kau hanya bodoh dan penakut.”sesaat kyuhyun terdiam hey bukankah dia sama saja. .

“aku sudah bilangkan hasil akhir bisa menentukan belenggu sakitmu,memilih bertahan walaupun terluka,atau menyerah dan mendapatkan atau setidaknya berusaha mencari kebahagiaan baru.”tak lama pintu gondola terbuka,kyuhyun langsung menarik tangan hyunmie keluar gondola,lalu langsung menuju parkiran dan pulang mengantar hyunmie. .

sesampainya di depan apartmen hyunmie masih diam sama ketika keluar dari gondola tak bersuara sama sekali,sepertinya hyunmie tak menyadari kalau sekarang sudah sampai. .

“hyunmie?”
“ne?”

“ini sudah sampai mau sampai kapan kau melamun di mobilku?”

“ah mianahe kyu,kalau begitu aku pulang gomawo untuk hari ini ah mian aku tidak jadi mengantarmu ketempat yang kau mau.”

“ne gwenchanayo jah istirahatlah.”

“kyu,boleh aku minta obatku lagi.”

“aku sudah membuangnya tadi.”

“ye?waeyo?”

“jangan tergantung dengan obat-obat itu.”

“araseo nan kalkhe,jaljayo kyuhyun_ah.”ucap hyunmie melangkah keluar mobil kyuhyun lalu masuk apartmennya. . .

Di mobil kyuhyun merogok sakunya mengeluarkan obat yang sebenarnya belum kyuhyun buang. . .

“aku muak hyunmie,muak melihatmu menderita,muak melihatmu di sia-siakan,ne aku tak akan tinggal diam lagi,jika ini berhubungan dengan nyawamu.siwon hyung kau pabo sudah menyia-nyiakan hyunmie,tadinya aku ikhlas hati melepasnya untukmu tapi sekarang tidak lagi.”perlahan kyuhyun kembali menghidupkan mobilnya lalu pergi dari depan apartment hyunmie. . .

Hyunmie terduduk di sofa mungkin sudah lebih dari 3 jam dia begitu,sesekali hyunmie menatap jam dinding dan menatap layar hpnya. . . Dia membutuhkan siwon sekarang,setidaknya untuk membuatnya tidur tenang malam ini,setelah seharian ini siwon juga yang membuat hatinya terluka,gelisah,kecewa dan takut,tapi hanya dalam pelukan siwon rasanya semua hilang walaupun tidak menghilangkan kenyataan yang ada. .

Beberapa kali hyunmie mencoba menelpon siwon tapi tak lama ia tutup lagi,seolah dia takut mengganggu waktu siwon dan sang woo walaupun kenyataannya siwon adalah suaminya. .

Tapi hingga jam 12 siwon tak juga pulang,membuat hyunmie memberanikan diri untuk menelpon. . .

“yeobseo oppa?kau ada di-”

“. . . . .”

“ah geure?”

” . . . . ”

“araseo.”

hyunmie menutup flat hpnya yang langsung terjatuh kelantai,perlahan air mata hyunmie kembali jatuh,jantungnya terasa perih ah anni mungkin lebih tepatnya di robek-robek,hyunmie memukul-mukul dadanya yang sesak,isakan demi isakan berubah jadi tangisan pilu dari hyunmie. .

DEG

wajah hyunmie memucat dan mengerang kesakitan,hyunmie mencengkram kepalanya dan terjatuh dari sofa menyeret tubuhnya sendiri kedalam kamar lalu mengobrak ngabrik meja riasnya seperti mencari sesuatu tapi tak ada. .

“AGRH AP. .APPO EOMMA JEONGMAL AP AGRH.” hyunmie terus meringis kesakitan tak lama hyunmie meringkuk di lantai masih mencengkram kepalanya kuat-kuat. . . .,

“oppa siwon oppa wae,waeyo neon nappeun oppa dowajuseyo oppa kumohon pulang,aku membutuhkanmu oppa.”

tak kuat menahan sakit hyunmie akhirnya pingsan. . . .

matahari sudah naik seperempatnya menunjukan waktu sudah jam 9 pagi tapi di aparment kawasan kangnam seorang yeoja masih tergeletak lemah di lantai,perlahan matanya terbuka mengerjapkan matanya sesekali memastikan bahwa dia tak beranjak dari tempatnya semalam,tak lama air matanya menetes tak ada isakan hanya air mata,mungkin suaranya sudah habis karena menangis. .

Perlahan dia duduk masih memegang kepalanya yang terasa sakit,ingatanya kembali berputar mengingat suara dari telpon suaminya. .

“oppa tidak akan pulang dia akan menginap di apartmenku,dia terlihat lelah jadi kau tak perlu menunggunya pulang,kau taukan apa maksudku.”nafas hyunmie naik turun lagi hyunmie meremas dadanya yang terasa ngilu,air matanya masih belum berhenti keluar tapi tak lama hyunmie menggelengkan kepalanya kuat-kuat menyuruh diri sendiri untuk sadar dari mimpi dan melihat kenyataan bahwa selamanya siwon hanya mencintai sang woo. .

Perlahan hyunmie bangkit dari duduknya berjalan kearah kamar mandi lalu mengguyur tubuhnya dengn shower. .

“pabo kau memang pabo park hyunmie,siwon milik sang woo apa yang kau tunggu eoh,kau menunggu lukamu semakin besar?pabo.” hyunmie berbicara pada sendiri berusaha memaksa diri sendiri untuk menyadari kebodohannya. . .

Tak lama hyunmie keluar dari kamar mandi melangkah mengganti pakaiannya lalu memasak hanya untuknya ea hanya untuknya. .

“apa enaknya hidup seperti ini?lebih enak tinggal di rumah eomma dan appa.”ucap hyunmie sambil memakan masakannya sendiri,tak lama bel berbunyi membuat hyunmie menghentikan aksi makannya,berjalan gontah kearah pintu dan membukanya. .

“aku pulang.”senyum manis itu mengembang di wajah siwon iya itu siwon,tanpa menunggu respon hyunmie siwon masuk lalu merebahkan tubuhnya di sofa dan memejamkan matanya. . Dengan sangat jelas ada kelelahan amat kental di wajah siwon,tapi kali ini hyunmie berusaha untuk tak peduli,hyunmie langsung melanjutkan makannya tanpa bicara sama sekali. .

Tapi makannya kembali terganggu siwon tiba-tiba duduk di sebelahnya lalu melipat kedua tangannya di meja makan dan menyandarkan wajahnya di tangannya itu sambil menatap hyunmie. .

Hyunmie menyodorkan mangkuknya pada siwon dengan exspresi datar lalu berjalan keruang tv,nafsu makannya hilang. .

Tapi siwon kembali mendekat kearah hyunmie duduk di sebelah hyunmie menyandarkan kepalanya di sofa sedangkan tatapannya menatap hyunmie. . Hyunmie menghembuskan nafasnya kesal ada yang aneh dengan siwon,kekanakan. .

“wae?”tanya hyunmie dingin tanpa menatap siwon. .

“kau kemarin kemana?apa kau bersenang-senang?”tanya siwon pelan. .

“tentu saja aku jalan-jalan dan bersenang-senang,memang oppa saja yang ingin bersenang-senang dengan sang woo.”

“geurom sepertinya begitu,kau tampak bahagia.”

“tentu saja.”

“hyunmie?”

“hmmm?”

“tatap aku.”

“untuk apa?”

siwon mengambil remot di tangan hyunmie mematikan tvnya. .

“ya kenapa di ma-“kata-kata hyunmie menggantung ketika menatap mata siwon berkaca-kaca ada rasa sedih dan luka di mata itu membuat hyunmie terdiam membisu. .

“op. .oppa waegeure?oppa appaseyo eoh?ucap hyunmie ketika air mata siwon keluar perlahan membuat isi kepala hyunmie hanya di penuhi rasa khawatir,hyunmie merengkuh kedua pipi siwon menghapus air mata siwon dengan ibu jarinya. .

“oppa uljima jebal waegeure jangan diam saja katakan sesuatu padaku?”
ucap hyunmie semakin cemas,perlahan siwon menggenggam tangan hyunmie menyimpannya di dadanya. .

“appo ige jeongmal appaseyo.”

“apa yang harus aku lakukan agar sakit di hatimu hilang oppa?”

perlahan siwon menarik tengkuk hyunmie dan mendaratkan bibirnya di bibir hyunmie,perlahan siwon merangkul pinggang hyunmie menariknya semakin tenggelam dalam pelukannya tak lama siwon menggerakan bibirnya perlahan di bibir hyunmie pelan sangat pelan menimbulkan kesan tulus dan rasa takut?takut?apa yang siwon takutkan?

Perlahan siwon membaringkan tubuh hyunmie membuat siwon tepat di atas tubuh hyunmie. .

Ciuman itu masih pelan dan lembut walaupun nafas saling memburu tapi kesan ciuman semakin dalam perlahan siwon menurunkan ciumannya keleher hyunmie mengecupnya beberapa kali menghembuskan nafasnya yang turun naik. . .

“aku lelah,lelah seperti ini terus aku ingin mengakhirinya tapi aku tak bisa,hatiku sakit sangat sakit tapi tak bisa berbuat apa-apa,aku juga tak mau semuanya berakhir aku sudah terbiasa anni mungkin sudah ketergantungan,aku benci situasi ini,aku harus bagaimana?”ucapan pelan di iringi isakan siwon membuat luka di hati hyunmie semakin besar,air mata hyunmie tumpah,sebegitu berartikah sang woo untuknya. . .

“aku tak tau oppa,aku juga binggung.”ucap hyunmie bergetar. .

Siwon memeluk hyunmie semakin erat menenggelamkan wajahnya di lekuk leher hyunmie,takut iya siwon takut kehilangan. . .

siwon sama sekali tak mau beranjak dari atas tubuh hyunmie hanya terus semakin erat memeluk hyunmie dan kata-kata yang di keluarkan hanya lelah dan sakit. .

“oppa jika tak bisa memutuskan sekaligus perlahan saja?”siwon yang sejak tadi tenggelam di leher hyunmie mulai menatap hyunmie dengan sayu. .
“bolehkah begitu?”tanya siwon parau dan di balas anggukan dan tetesan air mata hyunmie. .

“mianahae ini pasti berat untukmu.”ucap siwon sambil mengecup kedua kelopak mata hyunmie. .

“gwenchanayo,oppa kau sudah makan?”siwon menggeleng. .

“mau makan?”sekali lagi siwon hanya mengangguk. .

“ku buatkan mie instan ea.”

“anni aku ingin masakanmu.”

“tapi aku belum belanja bahan makanan.”

“kalau begitu ayo kita belanja sekarang,aku sudah sangat lapar.”

“araseo,sekarang oppa beranjak dulu dari atas tubuhku.”siwon tersenyum lalu mengusap rambut hyunmie pelan lalu mengecup kening hyunmie lama dan terakhir membisikan sesuatu yang membuat hyunmie kembali sesak nafas. .

“aku menyayangimu.”

SKIP

selama di supermarket siwon terus menggandeng tangan hyunmie,entah kenapa wajah siwon begitu senang berbanding terbalik dengan hyunmie yang murung dan takut,ea takut kalau lampu hijau yang hyunmie berikan tadi membunuhnya pelan-pelan. .

Ea mengakhiri kekonyolan ini secara perlahan dan ini semua demi sang woo. .

“otte apa kita belanja ini saja?apa tidak ada yang kurang?”tanya siwon semangat menunjuk troli yang penuh belanjaan. .

“ini lebih dari cukup oppa.”

“kalau begitu kajja kita pulang.”ucap siwon kembali menarik tangan hyunmie. .

Setelah kekasir dan membayar hyunmie dan siwon langsung masuk mobil dan kembali pulang. .

“oppa kenapa berhenti dulu disini?” ucap hyunmie heran karena belum sampai apartmen siwon menghentikan mobilnya,sambil tersenyum siwon keluar mobil tapi tak lama siwon kembali masuk dengan seikat bunga lily dan langsung di berikan pada hyunmie. .

“untuku?”

“ne kau sukakan?”sesaat hyunmie menatap bunga lily di tangannya lalu menciumnya dan tersenyum. .

“ne aku suka.” perlahan mobil kembali melaju dan tak lama sampai di gedung apartmen. .

Siwon dan hyunmie masih saling bergandengan tangan kali ini hyunmie ikut tersenyum melihat siwon tak berhenti tersenyum,tapi semuanya lenyap ketika masuk apartmen sangwoo datang dan langsung memeluk siwon dan perlahan hyunmie melepas gandengan tangannya dari siwon. .

ketika hyunmie melepas tangan siwon,siwon mengeratkan genggamannya di tangan hyunmie,membuat hyunmie sedikit terkejut. .

Siwon menatap hyunmie sayu lalu menggelengkan kepalanya. .
“sepertinya aku datang tepat waktu.”hyunmie,siwon dan sangwoo menatap kearah pintu melihat kyuhyun bersender sambil tersenyum manis kearah hyunmie,seketika genggaman tangan siwon lepas membuat hyunmie kembali terpaku dengan perubahan sikap siwon. .

Hyunmie mendekat kearah kyuhyun menarik tangan kyuhyun membawanya kedapur. .

Siwon dan sangwoo sibuk mengobrol sedangkan hyunmie juga asik memasak bersama kyuhyun. .

Tak lama sangwoo mendekat kearah dapur lalu duduk di kursi yang menghadap dapur. .

“hyunmie aku sudah bicara dengan siwon oppa,bagaimana kalau kalian pindah apartemen dengan dua kamar?kau tidak kasihan dengan siwon oppa harus tidur sofa terus?”sesaat hyunmie tertegun menghentikan kegiatanya. .

“aku terserah siwon oppa saja.”

“cah oppa sepertinya tak ada masalah besok kita cari apartmennya,hyunmie kau tau beres saja oky.”ucap sang woo senang. .

“ne. .”

kyuhyun terus menatap wajah hyunmie yang hampir menangis,dia sebenarnya tak tega tapi jika tidak begitu hyunmie juga akan semakin terluka. .

Semua berjalan sesuai rencana hyunmie dan siwon pindah ke apartmen dua kamar dan otomatis membuat keadaan semakin dingin mengingat siwon juga lebih sering menghabiskan waktu dengan sangwoo begitupun dengan hyunmie yang lebih sering menghabiskan waktu dengan kyuhyun. .

Keadaan hyunmie semakin memburuk insomnia yang di sebabkan kegelisahan hati membuatnya tergantung dengan obat-obatan yang justru memperparah penyakit insomnianya dan kadang kala sering membuat hyunmie menjerit kesakitan. .

Siwonpun mengalami hal yang sama jika dulu dia bisa tertidur hanya dengan memeluk guling,sekarang ketika dia punya dua guling bagi siwon tak ada gunanya,iya siwon mulai ketergantungan memeluk hyunmie. . Kenyamanan,ketenangan tak lagi di dapatkan hyunmie maupun siwon semenjak mereka pindah apartmen. .

SIWON POV

sakit,lelah,gelisah dan takut bagaimana tidak waktu terus berjalan tapi tak bisakah aku masuk sejengal saja di hati hyunmie?dulu awal pernikahanku dan hyunmie tak ada yang istimewa di hatiku hanya sangwoo tapi perlahan tapi pasti kebersamaanku dengannya hangat sikap dan pelukannya mampu menyusup cinta kehatiku suatu rasa yang tak bisa aku pungkiri,aku ingin memulainya tapi surat perjanjian itu seperti jurang pemisah untukku dan juga hyunmie di tambah sangwoo bagaimana aku bisa menyakitinya setelah dia tetap setia walaupun aku sudah menjadi setatus suami orang lain. .
Apa lagi hyunmie seperti begitu mencintai kyuhyun dongsaeng yang aku sayangi di super junior,aku masih ingat ketika pulang dari taiwan saat aku melewati sungai han aku melihat hyunmie dan kyuhyun sedang berduaan,bahkan dengan jelas kyuhyun mencium kening hyunmie penuh cinta. . . Aku mulai takut,takut sekali hyunmie benar-benar pergi dari duniaku,aku ingin berusaha,berusaha mempertahankannya iya aku juga akan mengakhiri semua dengan sangwoo,tapi apa baru saja akan melepaskan sangwoo aku di hadapkan penyakit ginjal yang sangwoo derita,dia memintaku terus bersamanya di masa-masa sulitnya,binggung aku benar-benar binggung sangwoo tak punya siapapun di seoul hanya aku tempat dia bersandar tapi di sisi lain aku juga takut dan marah melihat hyunmie dan kyuhyun semakin mesra apa lagi saat di taman hiburan aku melihat kyuhyun memeluk hyunmie di gondola,lagi hatiku kembali sakit,aku ingin berhenti tapi aku tak bisa,aku ingin marah tapi apa hakku untuk marah,kenyataan yang hingga kini kusesali andai surat perjanjian itu tak pernah ku setujui mungkin aku bisa memiliki hyunmie. .

“ottokhe nan ottokhaji?”lagi aku kembali hanya bisa menangis tak perduli di bilang cengeng sekalipun toh aku yang merasakan luka ini. .

“hyunmie bogoshippo,aku rindu pelukanmu,aku rindu berbicara denganmu,aku rindu masakanmu tak bisakah kita seperti dulu hanya sekedar berbicara atau makan bersama,kenapa kau acuhkan aku.”aku hanya bisa menekuk kedua lututku menahan isak tangisku meremas dadaku yang terasa ngilu,aku dekat dengannya tapi hatiku seperti jauh menjangkaunya. .

Malam ini sama seperti malam-malam kemarin 2 bulan aku tak pernah tidur nyenyak hanya bisa menangis dan merutuki kebodohanku sendiri. . .

~TBC~

Tinggalkan komentar

4 Komentar

  1. KyuRa

     /  Juni 19, 2014

    Eottohkaji?
    Kasian siwon oppa dan hyunmie.. Hyaa.. Cinta emang menyusahkan..

    Bagus thor.. I LIKE IT

    Balas
  2. _elf_

     /  Februari 7, 2015

    Aigoo, hati aku ikutan sakit nih bacanya. Kenaoa gaada yang mau jujur sih? Terang2an bilang saling cinta. Siwon juga ga bisa tegas sama perasaannya. Hyunmie juga sakit hati. Kyu juga kasian. aigooo, rumit sekali harus seperti ini..
    good job thor^^

    Balas
  3. gisela

     /  Juni 26, 2015

    Ohh.. Sangwoo sakit ginjal, dan mereka sama” gak tau perasaan hyunmi/siwon. Siwon gak bisa tidur gara” gak ada hyunmi dan hyunmi bisa tidur nyenyak gara” ada siwon. Sepertinya ini simbiosis mutualisme😄 wkwk

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: