FF//MY LITTLE WOMEN//6#(MINMIE COUPLE)END

18708_503463176351072_749264890_n

Autor:yuni japanes kireina aka park hyunmie aka istri dunia akhirat cho kyuhyun

Tittel:MY LITTEL WOMEN

CAST:changmin aka max DBSK,park hyunmiE

cameo:cho kyuhyun,victoria,park jung soo,lee donghae,kim jae joong

gender:romantis

ost:why i did falling in love with you DBSK

rating: PG 15

Annyeong ini ff pertamaku yang tak bercast utama super junior mudah-mudahan pada suka dan fellnya dapat,kenapa autor pilih changmin karena autor merasa sifat changmin 11 12 sama cho kyuhyun berharap dapet fell oky curhat lama kita mulai. .

repost

Kyuhyun masuk kekamarnya lalu mendorong hyunmie kesofanya begitu saja, dan dengan cepat Kyuhyun memegang tangan hyunmie erat-erat menatap hyunmie tajam. .

“lepaskan aku kyuhyun, aku bukan milik siapapun bukan kau ataupun changmin.” bentak hyunmie sambil terisak juga yang tak terima dengan sikap kyuhyun yang seolah-olah menganggapnya barang yang dengan mudahnya di jadikan barang taruhan. .

“otte? Apa rasanya sakit di permainkan dan di bohongi.” ucap kyuhyun datar. .

“apa maksudmu? Lepaskan aku tanganku sakit, kau yang mempermainkanku dan juga membohongiku selama ini kau tega menjadikan aku taruhan memang kau pikir aku ini apa eoh.” bentak hyunmie dengan isakan makin keras. .

“geure aku memang menjadikanmu taruhan agar changmin tak mengambil gadis yang kucintai lebih dari 5 tahun terakhir, apa aku salah eoh, kau mempermainkanku dengan menerimaku kembali menjadi kekasihku tapi kau malah berkhianat dengan berciuman dengan namja yang jelas-jelas adalah sahabatku.” bentak kyuhyun kuat-kuat dan semakin erat menggenggam tangan hyunmie tak memperdulikan rintihan kesakitan yang hyunmie rasakan. .

“wae, wae kenapa harus sekarang, kenapa tidak sejak dulu kau melakukan ini ketika aku masih sangat mencintaimu.” ucap hyunmie melunak karena memang dia juga salah. .

Tak lama genggaman tangan kyuhyun melunak air matanya menerobos keluar membasahi wajahnya yang baru hyunmie sadari memucat dan tak lama kyuhyun ambruk menindih tubuh hyunmie, nafasnya turun naik di leher hyunmie. .

“aku terlalu takut kau terluka karena bersamaku.” ucap kyuhyun terisak sambil perlahan memeluk hyunmie erat-erat. .

STORY BEGENNING

mendengar ucapan kyuhyun hyunmie mengerutkan kening binggung.

“apa cinta itu sudah tidak ada lagi untukku?” ucap kyuhyun lemas, mata kyuhyun sudah sangat berat karena semalaman tidak tidur bahkan mencari hyunmie di tengah hujan lebat, perlahan hyunmie membalas pelukan kyuhyun mengelus punggung kyuhyun perlahan. .

“apa kau sakit kyu? Badanmu panas?” tanya hyunmie cemas tanpa menjawab pertanyaan dari kyuhyun barusan dan hanya di balas gumaman kecil dari kyuhyun. .

“hatiku sakit, ketika kau lebih memilih jalan-jalan bersama max dari pada kencan bersamaku, hatiku sakit ketika kau memeluk max dan berciuman dengannya. Aku sakit hyunmie sampai kepala dan tubuhku lemas serasa remuk semua.” ucap kyuhyun sambil menatap hyunmie sayu membuat hyunmie mengigit bibir bawahnya tak kuat menatap rasa sakit yang terpancar di mata kyuhyun, hyunmie juga binggung dengan perkataan kyuhyun yang mengatakan kalau dia lebih memilih bersama changmin dari pada kencan bersama kyuhyun sepertinya memang ada yang tak beres, nafas kyuhyun memburu pandangannya mulai kabur tapi berusaha fokus untuk mengikis jarak dengan hyunmie dan perlahan meletakan bibirnya di bibir hyunmie, hyunmie sendiri tidak memberontak seperti tadi dan kyuhyun juga tak bergerak hanya menempelkan bibirnya, tapi hyunmie justru memulai lumatan di bibir kyuhyun, hyunmie tidak munafik dia masih mencintai kyuhyun karena 5 tahun bukan waktu yang singkat mempertahankan sebuah cinta, walaupun pada kenyataannya cinta pada changmin lebih mendominasi di hati hyunmie, mungkin rasa bersalah di hati hyunmie melengkapi keberaniannya untuk menerima kyuhyun dan melupakan changmin. .

Hyunmie mengalungkan tangannya di leher kyuhyun, ciuman mereka berlangsung lambat dan lembut membuat rasa bersalah di hati hyunmie semakin menguap kepermukaan, cairan bening itu keluar dari kelopak mata hyunmie yang tertutup hingga kyuhyun menghentikan ciuman tersebut menatap hyunmie sendu. .

“pabo kenapa kau malah memperpanjang ciuman ini yang tadinya ingin kujadikan ciuman perpisahan, jangan salahkan aku jika kau tak aku lepaskan.” ucap kyuhyun sambil menatap hyunmie sayu dan dengan cepat kembali menautkan bibir keduanya, mempercepat ciuman yang mereka lakukan hingga kyuhyun tak kuat lagi dan menghentikan ciumannya dan memeluk hyunmie erat-erat. .

Tak lama isakan hyunmie terdengar membuat hati kyuhyun semakin sakit, merasa egois jika terus memisahkan dan juga melukai orang-orang yang di sayanginya. .

“mian kyu aku.”

“gwenchana nan gwenchanayo.” ucap kyuhyun sambil merubah posisinya menjadi duduk membelakangi hyunmie. .

“pergilah, aku melepasmu.” ucap kyuhyun pelan. .

“tapi kyu?”

“pergi sebelum aku berubah pikiran. Aku tak bisa menahan seseorang lebih lama bersamaku jika sudah tak ada cinta di hatinya, aku tak butuh rasa bersalahmu pergilah changmin pasti menunggumu.” ucap kyuhyun semakin lemas dan tanpa menunggu lama hyunmie berlari keluar kamar menuju perkebunan bunga han ajjuma, tanpa menyadari setelah kepergiannya kyuhyun jatuh pingsan. . .

changmin terdiam dia binggung harus bagaimana, menyerah atau merebut hyunmie dari tangan kyuhyun? Di sisi lain keluarga changmin terlalu banyak hutang budi pada keluarga kyuhyun, changmin juga tidak ingin membuat persahabatan mereka semakin tidak karuan karena perang dingin beberapa tahun terakhir.

“mana hyunmie?” tiba-tiba han ajjuma mendekat kearah changmin membuyarkan lamunan changmin.

“ah dia sudah pergi dengan namja chingunya ajjuma.” ucap changmin lemas, han ajjuma tersenyum lalu duduk di samping changmin.

“jadi kau mau menyerah begitu saja?” pertanyaan han ajjuma membuat changmin tersenyum miris.

“di mulai saja belum ajjuma.”

“lalu kenapa tidak memulainya dari sini.” ucapan han ajjuma membuat changmin mengerutkan kening binggung.

“maksud ajjuma?”

“kau yang pertama menemukannya disini, melindungi hyunmie dari rasa dingin dan memberikan yang terbaik untuknya. Itu tandanya dia akan jadi milikmu di sini kau akan memulai dan memperjuangkan cintamu.” changmin masih terlihat binggung dengan ucapan han ajjuma, menyadari itu han ajjuma berdiri membuat changmin juga ikut berdiri.

“tunggulah disini hingga sore, Kau berkeliling saja di perkebunan bunga ini. Cinta yang seharusnya jadi milikmu pasti akan datang, ah ajjuma minta tolong kau petik 1 bunga di setiap jenis bunga di perkebunan ini ke keranjang ne. Ajjuma ingin menjualnya, anggap saja bayaran menginap semalam otte?” changmin tersenyum canggung tapi kemudian mengangguk pelan lalu mengambil keranjang bunga yang han ajjuma sodorkan.

“oh iya, setiap kau memetik bunga sebutkan nama yeojamu itu arra.” ucapan han ajjuma membuat changmin semakin kebinggungan, sekali lagi han ajjuma tersenyum lalu pergi meninggalkan changmin yang memulai kegiatannya memetik bunga di perkebunan ini.

***

Hyunmie berlari dengan cepat tidak memperdulikan berapa banyak orang yang ia tabrak, yang hyunmie inginkan sekarang adalah memukuli namja tinggi itu sepuasnya dan memeluknya erat-erat. Air mata hyunmie sejak tadi juga tidak berhenti, entah kenapa air matanya susah ia kendalikan mengingat dia akan bertemu changmin sebagai yeoja bebas membuat hatinya terasa sesak sangking bahagia yang hyunmie rasakan.

Ketika sampai di taman bunga hyunmie berlari ke pondok tapi tidak ada siapapun disana, hyunmie kembali berlari diantara hamparan bunga dan tepat di dekat bunga krisan hyunmie melihat seorang namja tinggi sedang memetik bunga krisan.

“YAAK SHIM CHANGMIN.” teriak hyunmie dari kejauhan membuat changmin menghentikan kegiatannya dan berbalik.

“hyunmie. . .” gumam changmin pelan dengan sedikit berlari hyunmie mendekat ke arah changmin, melihat itu changmin meletakan keranjang bunga yang ia pegang lalu ikut mendekat kearah hyunmie. Alih-alih mendapat pelukan changmin mendapat tendangan untuk kedua kali di tulang keringnya, bahkan kali ini kedua kaki changmin di tendang oleh hyunmie membuat changmin kesakitan dan berlutut di hadapan hyunmie.

“YAAK KENAPA KAU BRUTAL SEMmmpt.” ocehan changmin terpotong ketika hyunmie merangkul leher changmin dan meletakan bibirnya di bibir changmin, sesaat changmin terkejut bola mata changmin seolah siap keluar dari tempat seharusnya, tapi tak lama changmin menatap wajah hyunmie sayu mata itu tertutup air mata keluar dari kelopak matanya membuat changmin melakukan hal yang sama menutup mata dan memeluk yeoja kecilnya erat-erat dan melumat bibir hyunmie lembut.

Cukup lama hyunmie dan changmin di posisi tersebut, membuat keduanya pegal sendiri. Changmin melepas ciumannya lalu menatap sayu mata hyunmie, seolah meminta penjelasan.

Bukan menjelaskan hyunmie membenturkan kepalanya ke kepala changmin membuat changmin mengerang kesakitan dan langsung terduduk.

“YAAK KENAPA KAU BRUTAL SEKALI PADAKU.” bentak changmin sambil memegang kepalanya yang terasa pusing.

Seperti kesetanan hyunmie mendorong changmin hingga tertidur diantara hamparan bunga-bunga.

“ya. .ya ka. .kau mau apa eoh? Apa kau sedang di rasuki iblis.” gagap changmin ketika hyunmie sudah menindih tubuhnya.

“kau hutang penjelasan padaku tuan shim.” ucap hyunmie sambil tersenyum evil kemudian mengecup daun telinga changmin membuat changmin menahan nafas merasakan sensasi yang berhasil menyiksanya.

“apa maksudmu?” ucap changmin gelagapan karena hyunmie tidak menghentikan kecupan di daun telinga changmin.

“kenapa kau menjadikan aku taruhan? Dan pabonya kau malah kalah eoh?” bisik hyunmie di telinga changmin dan kecupannya pindah keleher changmin, membuat darah changmin semakin mendidih tak karuan. . .

“it. .itu a. ak..aku aiss.” changmin merubah posisi menjadi menindih hyunmie karena jika hyunmie terus di atasnya changmin tidak akan bisa menjelaskan apapun.

Nafas changmin turun naik ketika tubuhnya mengurung yeoja kecil di bawahnya.

“aku melakukan semuanya karena aku mencintaimu, takut kau pergi dari hidupku.” hyunmie mengerutkan keningnya tak mengerti.

“nanti aku jelaskan.” ucap changmin pelan sambil dengan lembut melumat kembali bibir hyunmie lembut.

Changmin memeluk hyunmie erat-erat nafas keduanya naik turun, ciuman panjang tadi cukup menguras oksigen keduanya. Selang beberapa menit changmin menarik nafas panjang siap memberi penjelasan pada hyunmie.

“kau ingat 6 bulan yang lalu saat aku menolongmu dari beberapa mahasiswa yang mengganggumu?”

“ne aku ingat, waeyo?”

“waktu itu kening ku di pukul pemukul baseball. Awalnya aku tidak merasakan apapun, tapi ternyata akibat pemukulan itu fokus mataku terganggu. Itu jelas membuatku tidak bisa balapan lagi.” ucapan changmin membuat hyunmie menatap changmin sendu.

“jadi kau kalah tempo hari bukan untuk mendapatkan victoria? Tapi karena matamu bermasalah?” tanya hyunmie bersalah.

“ne itu karena mataku, soal taruhan itu bukan aku yang mulai tapi kyuhyun. Alasanku menerima juga karena kyuhyun punya fhoto saat aku menciummu diam-diam. Kyuhyun mengancam jika tidak ikut taruhan itu fhoto itu akan kyuhyun berikan padamu. Aku takut, takut kau marah padaku dan tidak mau mengenalku lagi. Yang ku tau waktu itu kau sangat mencintai kyuhyun dan kyuhyun meminta aku menjauhimu kalau aku kalah balapan. Walaupun sebenarnya aku yang salah mengambil orang yang kyuhyun cintai padahal aku tau seberapa besar cinta kyuhyun dari SMA. Tapi aku juga tidak bisa mengendalikan perasaanku aku mulai mencintaimu terlalu mencintaimu. Aku ingin memonopoli dirimu mengekang tubuh kecilmu dengan tubuhku. Mianhae.” rentetan penjelasan changmin sukses membuat hyunmie menangis, bukan karena masih marah tapi karena merasa bodoh menyiksa diri sendiri dengan tidak mencari kepastiaan. Hyunmie memeluk changmin erat-erat dan menangis sesegukan.

“mianhae jeongmal mianhae uljimayo.” ucap changmin cemas sambil mengelus punggung hyunmie lembut.

“Saranghae shim changmin.” isak hyunmie sambil menatap changmin sendu.

“nado, nado saranghae.” changmin kembali menautkan bibirnya pada bibir hyunmie berusaha memberi ketenangan pada hyunmie kalau semua sudah berakhir.

***

Semenjak kejadian itu changmin dan hyunmie selalu bersama, changmin benar-benar melindungi gadis mungilnya dari siapapun yang mau mengganggunya. Kyuhyun sendiri memilih melanjutkan studinya di USA, kyuhyun memang sudah merelakan hyunmie tapi dia juga tidak memungkiri masih begitu mencintai hyunmie. Mungkin dengan jauh dari gadis mungil itu kyuhyun perlahan bisa melupakannya.

Victoria? Yeoja ini bisa dengan mudah melupakan namja yang memang sudah tidak mencintainya, seorang sunbae mengajaknya berpacaran tanpa pikir panjang langsung ia teriama nickhun mahasiswa asal thailand.

Mulai sekarang tanpa harus mencuri ciuman changmin bisa memonopoli gadis mungilnya, karena sekarang yeoja pendek itu miliknya.

END

HOHOHOHO MIAN GAJE CERITA ENDINGNYA, KEUNDE INI HARUS BURU-BURU ENDING KARENA YANG LAIN HARUS DI LANJUT.^^

MINTA COMMENT YANG PANNNNJANG DARI READER

Tinggalkan komentar

1 Komentar

  1. KyuRa

     /  Juni 19, 2014

    Woww..
    End .. Hahaha adegan romantis minmie..
    Kyaa,, senyum-senyum sendiri aku jadinya..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: