DRABBLE//Blue memory in the valentine//Sweet spesial Valentine//

love

autor:YJK

cast:cho kyuhyun, park hyunmie aka Yumi fujiwara

gender:romantis

leght:DRABBLE

Rating:17+ but what ever reader^^

ost:super junior KRY promeis you

Np:follow twitter autor^^@park_hyunmie

annyeong hehehe ketemu lagi sama kyumie couple kali ini drabble aja mian gaje …

But happy reading

dont copas. .

Dont plagiator. .

Dont bash beacause this just fiction and this one only KYUHYUN IS MINE😄. . . . .

STORY BEGENING

Jika setiap orang menyukai warna pink ketika hari kasih sayang datang. Tidak dengan yeoja bernama Yumi Fujiwara, dia selalu mengeluhkan warna pink yang tidak ia sukai ketika hari itu datang.

“Kenapa bukan Merah? Atau Hijau? Atau Putih kenapa Pink?” itulah segelintir protes Yumi ketika hari itu mulai dekat. Dan entah kenapa hubungannya dengan Namja manapun pasti kandas sebelum hari besar itu. Membuat Yumi semakin malas mendengar ocehan temannya Rin Saotome yang akan berkencan dengan Pacar penyanyinya dari negeri gingseng.

“Ayolah Yumi pilihkan aku baju, malam ini oppa ada di Jepang aku tidak mau menyia-nyiakan kesempatan.” keluh Rin ketika sejak tadi Yumi hanya merengut pusing melihat Rin keluar masuk kamar Pas dengan dress Pink. Pink? Apa harus Pink.

“Kau tidak bisa apa mengajak Yuki atau Mei untuk hal seperti ini, kau taukan aku baru saja patah hati karena Sakurada. Dan kau bilang hal penting ini yang ingin kau bahas denganku?” dengus Yumi kesal, membuat Rin sedikit merasa bersalah.

“Sorry yang kosong hari ini hanya kau. Yuki dan Mei sedang berkencan.” ucap Rin pelan sambil duduk di samping Yumi. Sesaat Yumi menarik nafas sebal lalu berdiri dan mulai memilih-milih gaun untuk Rin. Pilihannya jatug pada dress shoft crem dari sutra dengan dua renda yang menjuntai dari mulai belahan dada.

“Ini pakailah ini lebih baik dari pada warna yang kau pakai itu. Aku harus pergi hari ini ada yang menggunakan jasaku.” belum juga Rin membuka mulut Yumi sudah berlari duluan dari toko baju itu, jika disana terus pundi-pundi uangnya pasti melayang.

***

Yumi terus mondar mandir di hadapan hotel termegah di Tokyo, sudah hampir 1 jam dia menunggu orang yang akan menggunakan jasanya. Sesekali Yumi menatap jam di tangannya.

“Ck mentang-mentang membayar dengan harga mahal dia seenaknya datang terlambat.” sekali lagi Yumi menggerutu sebal hingga suara itu membuyarkan lamunannya.

“Chogi? Apa kau pemanduku malam ini dari jasa travel Saotome center?” perkataan itu reflek membuat Yumi berbalik lalu membungkuk dalam.

“Ne songsangnim.” ucap Yumi pelan membuat orang yang ada di hadapannya itu mengerutkan keningnya.

“Kau yeoja? Kupikir pemanduku namja.”

“Mianhamnida mengecewakan anda.” ucap Yumi pelan sambil kembali membungkuk lalu membukakan pintu belakang mobil untuk tamu VIP yang akan ia antar semalaman di Tokyo.

Yumi semakin menekuk topi yang ia kenakan sebelum menjalankan mobilnya, berbeda dengan orang yang ada di belakangnya melepas masker dan topi yang ia kenakan. Yumi yang baru saja melajukan mobilnya beberapa meter menghentikan mobilnya mendadak saat menatap kaca spion dan melihat orang yang sedang menjadi tamu tournya.

“Ada apa? Kenapa berhenti?”

“A. .anniya mianhae saya jalankan kembali.” gugup Yumi membuat orang itu tersenyum.

“Apa kau tidak tau kalau orang yang kau pandu adalah aku?” tanya orang itu sambil menatap kaca spion agar bisa menatap wajah Yumi yang tertutup topi.

“Tidak saya tidak tau.” gugup Yumi membuat orang itu tersenyum kecil.

“Hmmm siapa namamu?” tanya orang itu pada Yumi yang mulai meremas stir yang ia pegang.

“Yumi Fujiwara.”

“Hmmm Yumi aku Cho Kyuhyun.”

“saya tau Kyuhyun_ssi.”

***

Sejak tadi Yumi terus diam saat berkeliling di tempat wisata yang lumayan ramai di malam Valentine ini. Seharusnya Yumi menjelaskan pada Kyuhyun tapi lidahnya keluh otaknya kosong lupa akan apa yang harus ia jelaskan pada namja yang juga sibuk berjalan satu langkah di depannya.

“Kenapa kau diam saja sejak tadi?” pertanyaan mendadak dan berhentinya Kyuhyun yang juga mendadak membuat Yumi menabrak Kyuhyun.

“Mi . .mianhae. Aku terlalu banyak pikiran malam ini.” ucap Yumi pelan.

“Hmmm apa karena kau tak bisa berkencan dengan kekasihmu, karena mengantarku tour?”

“Bukan, bukan karena itu. Memang aku baru saja patah hati. Tapi bukan karena itu. Maaf layanan jasaku mengecewakan.” ucap Yumi merasa bersalah.

“Begitukah? Gwenchana lagipula aku sudah tau tempat ini. Jadi kau tidak perlu menjelaskannya. Aku menggunakan jasa ini hanya agar tidak jalan sendirian saja di malam Valentine ini. Terlalu menyedihkan.” ucap Kyuhyun sambil terduduk di salah satu bangku taman.

“Duduklah.” kata Kyuhyun yang melihat Yumi terus berdiri.

Yumi menurut lalu duduk di samping Kyuhyun, sedikit memberi jarak. Kyuhyun kembali tersenyum ketika melihat Yumi menjaga jarak dan menunduk terus.

“Kau tau? Dulu ketika aku masih kecil sekitar 10 tahun lalu. Aku berlibur ke Jepang bersama keluargaku. Saat kemari aku bertemu dengan gadis kecil penjual kalung tradisional. Aku membelinya satu atau mungkin lebih tepatnya di beri. Karena dia dengan senang hati mengajakku berkeliling tempat ini, menariknya dia berbahasa Korea dengan sangat pasih. Gadis itu bernama Park Hyunmie.” Yumi menelan ludah payah, ingin sekali dia menangis. Tapi sekuat tenaga ia tahan. Hingga sebuah tangan menggenggam tangannya mata itu menatap Yumi lembut. Kyuhyun berjongkok di deapn Yumi menggenggam tangannya lembut.

“Apa kabarmu Hyunnie?”

Suara kembang api begitu semarak malam ini. Semua bersorak senang menatap langit Tokyo dengan rasa kagum. Berbeda dengan Yumi yang sibuk terpaku menatap Kyuhyun yang menatapnya lembut.

“Apa kabarmu Hyunnie? Kau banyak berubah? Tapi tetap jadi yeoja pekerja keras.” Kyuhyun begitu yakin mengucapkan kata-kata itu. Seolah yeoja di hadapannya memang orang yang beberapa tahun terakhir ia cari.

“Aku Yumi Fujiwara bukan Park Hyunmie.” ucap Yumi pelan seolah masih tidak percaya dengan ucapan namja di hadapannya. Kyuhyun tersenyum lalu semakin erat menggenggam tangan Yumi.

“Yumi nama Jepangmu. Tapi nama Koreamu Hyunmie, karena di adopsi orang Jepang namamu jadi berubah. Bukankah kau juga bercerita dulu padaku. Kalau namamu akan di ganti?” ucapan Kyuhyun semakin membuat Hyunmie tertunduk. Tapi Kyuhyun merengkuh wajah Hyunmie dengan tangan kirinya agar menatapnya. Kyuhyun mencium punggung tangan Hyunmie lalu membelai gelang berwarna biru yang melingkar di tangan Hyunmie.

“Walaupun sudah lama berlalu. Aku masih ingat gelang jelek buatanku yang aku berikan padamu. Sebagai kenang-kenangan untukmu dulu.” ucap Kyuhyun sambil membelai bandul gelang yang terbuat dari batu giyok berwarna biru.

“Tapi itu sudah 10 tahun yang lalukan? Kenapa kau masih ingat?” ucap Yumi bergetar mungkin hampir menangis mengingat. Teman satu-satunya yang berasal dari Korea masih mengingatnya.

“Sebenarnya aku sempat lupa. Karena gelang yang kau berikkan padaku menghilang beberapa bulan setelah kepulanganku kembali ke Korea. Tapi beberapa tahun kemudian tepatnya saat setelah aku bergabung dengan Super junior, gelang itu aku temukan kembali di bawah kasurku. Perlahan aku mulai mengingatmu dan berharap bisa bertemu denganmu lagi. Ketika konser tour ke Jepang. Aku selalu datang kemari, berharap kau masih berjualan asesoris tradisional. Tapi aku tak pernah mendapatkan kabar apapun. Hingga beberapa hari lalu aku melihatmu sedang merutuk sebal mengeluh tentang Valentine yang di hiasi warna Pink. Aku jadi teringat pada Hyunmie yang juga tak suka warna pink. Dan kau tau beberapa hari terakhir aku seorang Cho Kyuhyun malah menjadi penguntit mengikutimu kemana-mana aku juga tau kau baru putus dengan kekasihmu.” pengakuan Kyuhyun yang panjang lebar itu membuat Yumi meledakan tangisanya dan pikir panjang langsung memeluk Kyuhyun erat-erat.

***

Setelah acara mengharu biru selesai. Yumi dan Kyuhyun kembali terdiam mulai fokus pada kembang api yang menghiasi langit Tokyo.

“Kyu? Apa kau masih menyimpan gelang buatanku?” tanya Yumi sambil menatap Kyuhyun yan masih fokus menatap langit malam. Kyuhyun mengangkat sedikit lengan jaket tebalnya memperlihatkan sebuah gelang usang berwarna Biru yang melingkar di tangannya. Sesaat Yumi tersenyum lalu kembali menatap langit menikmati kembang api. Sekarang Kyuhyun yang menatap Yumi.

“Hyunmie? Apa aku boleh memanggilmu begitu?” pertanyaan itu membuat Yumi menatap Kyuhyun lalu tersenyum tipis.

“Yang manapun sama sajakan. Tetap namaku. Hanya saja aku sudah terbiasa di panggil Yumi. Waeyo?”

“Aku hanya ingin menempatkan diri sebagai orang spesial untukmu.” ucap Kyuhyun pelan membuat Yumi mengerutkan kening binggung.

“Maksudnya?”

“Kau masih menyimpan gelang jelek pemberianku selama 10 tahun. Bolehkah aku merasa kalau aku ini istimewa untukmu?” sesaat Yumi terdiam lalu tersenyum kecil.

“Kenapa masih bertanya. Kau tau kenapa gelang ini masih ku pakai?” Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“Agar setiap nafas dan jiwaku terus terikat denganmu. Kau tau urat nadi manusia ada di pergelangan tangankan? Nyawa manusia bisa hilang kalau urat nadi di pergelangan tangan putus.” Awalnya Kyuhyun kurang paham dengan ucapan Yumi tapi perlahan Kyuhyun mengerti maksud Yumi.

“Lalu kenapa kau patah hati saat di putuskan oleh kekasihmu itu. Siapa namanya? Ah Sakurada. Wae? Waeyo?” tanya Kyuhyun mulai mengintrogasi Yumi.

“Aku patah hati bukan karena Putus dengan Sakurada tapi karena selama 5 kali berturut-turut aku selalu saja tak pernah mendapatkan kado valentine. Padahal aku sangat berharap ada namja yang memberiku kado berwarna Biru. Iya karena aku tidak suka Pink. Tapi entah kenapa semua hanya jadi angan-angan saja.” raut wajah Yumi yang berubah sedih membuat Kyuhyun terdiam tapi sekelebat pikiran jailnya kambuh.

“Hyunie?” panggil Kyuhyun pelan membuat Hyunmie yang menunduk reflek menatap Kyuhyun. Tapi dengan jailnya Kyuhyun mengecup bibir Yumi kilat.

“Kyu. .kyuhyun apa yang kau lakukan?” ucap Yumi terpaku.

“Wae? Bukankah aku istimewa untukmu?”

“Iya tapikan aku-” belum juga selesai bicara Kyuhyun sudah mengecup bibir Yumi lagi.

“Tidak bisakah kita memulainya saja? Agar kau juga tidak benci hari Valentine lagi?”

“Ta. .tapi kita bahkan baru bertemu lagi.” gugup Yumi.

“Aku punya 2 kado berwarna Biru untukmu?” mata Yumi yang agak ketakutan tadi tiba-tiba berbinar dan sekarang Yumi sendiri yang mengecup bibir Kyuhyun. Membuat Kyuhyun mengerjapkan matanya.

“Kalau begitu ayo kita mulai.” ucap Yumi tersenyum manis.

END

HAPPY VALENTINE

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: