DRABBLE//Yeoreo gagiro gamawoyo(thaks for all)//special MR CHO//special brithday

542309_337268433048525_1182477759_n

autor:tri yunida aka yuni japanes kireina aka park hyunmie aka istri dunia akirat mr.cho kyuhyun

cast:park hyunmie, cho kyuhyun, choyi

gender:romantis

leght:DRABBLE

Rating:17+ but what ever reader^^

ost:suzy saengil chukahamnida

Np:follow twitter autor^^@park_hyunmie

annyeong hehehe ketemu lagi sama kyumie couple kali ini drabble aja mian gaje …

But happy reading

dont copas. .

Dont plagiator. .

Dont bash beacause this just fiction and this one only KYUHYUN IS MINE😄. . . . .

STORY BEGENING

“Eotteoke cinaesimnikka?”

“Oetteoke saenggakhaeyo?”

“Jeosanghaeyo mollasseyo.”

“Jinjja? Wah jal moreugesseoyo. Nan geureochi anayo Park Hyunmie.” Yeoja itu meremas dadanya sakit percakapan antara Kyuhyun dan Choyi membuatnya susah bernafas. Jadi apa artinya dia untuk Kyuhyun? Jika tidak ada rasa apapun baginya. Kenapa dia tidak berusaha menahan Choyi jika memang Kyuhyun masih mencintainya.

Apa semua itu palsu? Senyuman? Perhatian? Sentuhan? Apa itu tidak ada artinya? Sebegitu tidak berartikah dia untuk Kyuhyun? Bahkan penekanan ‘aku tidak suka Park Hyunmie’ begitu jelas terdengar bahkan Hyunmie yang berjarak beberapa meter dari sana sanggup merasakan pisau tajam yang keluar dari kata-kata itu. Terluka hatinya terluka, tak sanggup Hyunmie tak sanggup mendengar kata-kata yang lebih menyakiti hatinya. Perlahan Hyunmie meninggalkan taman di awal musim semi yang indah itu dengan kelukaan. Setiap langkah terasa tertahan beban berat di kaki Hyunmie. Matanya menatap sayu syal biru yang baru saja selesai ia rajut. Hyunmie terduduk di kursi halte dengan tubuh lemas dan rasa kantuk teramat sangat. Rasa ngilu di hatinya membuat Hyunmie merasakan rasa pusing, mual dan lemas berlebihan. Berulang kali menarik nafas dalam-dalam berharap kekuatan lain muncul untuk melanjutkan perjalanan menuju kontrakan kecilnya. Tapi seiring nafas yang terus berhembus rasa sakit itu malah semakin mendominasi karena otak yang terus memutar kata-kata Kyuhyun tadi.

Kemana semua air mata itu, yang ketika Kyuhyun terluka Hyunmie menangis sesegukan. Kemana air mata itu ketika wajah lelah Kyuhyun memaksakan diri untuk tersenyum. Bahkan tubuh Hyunmie memberikan respon negatif tentang luka hatinya. Tidak berhak menangis atas kebahagiaan yang mungkin akan Kyuhyun dapatkan setelah malam ini. Membuat rasa itu semakin menjadi-jadi di hatinya.

“Tahun ini sepertinya kau mendapatkan kado terindahmu Kyuhyun_ssi, syal ini tidak ada artinya bukan? Setidak berartinya hubungan kita yang tidak jelas.” gumam Hyunmie pelan sambil berusaha berdiri dan menyeret tubuhnya untuk segera pulang.

***

Musim semi benar-benar indah tahun ini seindah perasaan Kyuhyun yang berbunga-bunga menyambut bulan Februari. Bulan paling istimewa untuk hidupnya karena melewati 2 hari istimewa sekaligus. Tanggal tiga dan empat belas, istimewa karena ia melewatinya tidak sendirian. Bukan hanya dengan para Hyungnya saja di Super Junior, tapi dengan seorang gadis yang mengisi kekosongan hatinya. Ulang tahunnya tinggal menghitung jam, dia benar-benar ingin menghabiskan waktu hanya dengan gadisnya. Apa lagi beberapa hari terakhir mereka tidak bisa bertemu atau lebih tepatnya gadis itu seperti menjauhinya. Senyum mengembang di wajah Kyuhyun berpikir mungkin gadisnya sedang menyiapkan kejutan kecil untuknya. Mungkin sendiri atau mungkin bekerja sama dengan Hyung-hyungnya. Membayangkannya saja sudah membuat perut serasa di aduk-aduk terlalu senang membayangkan kejutan manis dari gadisnya.

Kyuhyun melajukan mobilnya sambil tersenyum. Hari ini tanggal dua Februari jam 11:35 sebentar lagi dia akan berulang tahun. Tidak sabar mengemudikan mobilnya agar cepat sampai di drom karena sesuai perkiraannya para member sudah di drom sejak tadi. Hanya Kyuhyun yang masih bekerja.

Benar saja ketika Kyuhyun masuk drom, para member mengucapkan saengil chukkae untuknya. Pesta kecil yang memang Kyuhyun inginkan bersama orang yang paling berarti dalam hidupnya.

“Saengil chukkae uri magnae.” ucap para member sambil memeluk Kyuhyun satu persatu. Mereka tidak lupa juga memberi kado pada Kyuhyun.

“Hyung? Apa dia tidak datang? Apa dia tidak ikut dalam kejutan kalian?” tanya Kyuhyun pada Sungmin setelah menyadari gadisnya tidak ada di antara kumpulan banyak orang di drom.

“Nugu? Ah yeoja itu? Anni dia tidak ikut acara ini. Mungkin dia punya kejutan lain untukmu Kyu. Seperti biasanyakan.” sesaat rasa kecewa menyusup di hati Kyuhyun. Tapi memantapkan hati kalau gadisnya tidak mungkin melupakan hari istimewanya. Kyuhyun tersenyum lalu mengangguk senang mungkin apa yang di katakan Sungmin benar.

“Ne hyung dia selalu penuh kejutan.” ucap Kyuhyun senang.

Tak lama bel berbunyi membuat pesta itu terhenti sesaat, dengan yakin Kyuhyun membuka pintu drom. Mungkin itu gadisnya, tidak apa terlambat dari pada tidak sama sekali.

Ternyata bukan. Seorang pengantar barang mengantarkan sekotak kardus besar untuk Kyuhyun. Memang dari gadisnya tapi kenapa tidak di serahkan langsung. Apa gadisnya terlalu sibuk di hari istimewa ini?.

Kyuhyun masuk kamarnya ingin tau apa isi hadiah besar dari gadisnya. Para member membiarkannya untuk merasakan kebahagiaan yang akan gadisnya berikan karena tidak bisa datang.

Sesaat Kyuhyun mengerutkan keningnya ketika melihat isi kotak tersebut.

“I. .ige mwoya?” hati Kyuhyun mencelos barang-barang di dalam kotak itu tak asing untuknya. Dengan tergesa Kyuhyun membaca surat di dalam kotak itu. Matanya membulat sempurna, tubuh Kyuhyun bergetar dada kirinya terasa sakit.

Untuk Cho Kyuhyun

‘Kyu. . . . Gomawo selama ini kau memberiku kesempatan untuk mencintaimu dan di sisimu, aku tau kau terlalu memaksakan diri ketika bersamaku. Sepertinya cintamu telah kembali dan aku sudah tidak di butuhkan lagi. Aku melepasmu Kyu agar kau bahagia bersama Choyi. Sekali lagi terima kasih, senang bisa berbahagia bersamamu walaupun hanya sesaat. Ku kembalikan semua yang pernah kau berikan padaku. Barang-barang itu hanya cocok untuk Choyi.’

‘SAENGIL CHUKKAE CHO KYUHYUN’

Dari Park Hyunmie

Tubuh Kyuhyun melemas surat di tangannya terjatuh begitu saja. Hatinya sakit tidak terima gadisnya pergi begitu saja setelah rasa ketergantungan padanya mengikat Kyuhyun. Sedikit sempoyongan Kyuhyun pergi dari drom meninggalkan para Hyungnya yang memanggil-manggil Kyuhyun.

Kyuhyun mengemudikan mobilnya kesetanan, di kepalanya sudah terangkai kata-kata untuk gadisnya yang tega pergi begitu saja dari hidupnya.

“PABO YEOJA PABO.” rutuk Kyuhyun sambil memukul setir kemudinya. Kyuhyun menggedor pintu kontrakan tidak sabaran memanggil Hyunmie penuh amarah juga cemas.
Kyuhyun tertegun ketika yang membukakan pintu bukan gadisnya tapi yeoja yang meninggalkannya dulu.

“Kau? Sedang apa disini? Mana Hyunmie?” tanya Kyuhyun dingin. Choyi terdiam lalu menatap Hyunmie yang terbaring di kasur tikarnya membuat Kyuhyun langsung masuk dan menatap Hyunmie cemas.

“Ada apa dengan Hyunmie? Kenapa dia begini? Apa yang kau lakukan padanya?” bentak Kyuhyun tak karuan ketika menatap Hyunmie terpejam pucat pasif.

“Aku hanya menolongnya oppa ketika dia meminta bertemu denganku dia pingsan dan ternyata dia demam tinggi.” ucap Choyi membela diri. Kyuhyun kembali menatap Hyunmie cemas dan itu cukup menjelaskan perkataan Kyuhyun tempo hari.

“aku tidak suka Park Hyunmie, tapi aku sangat mencintainya. Dia masa depanku dan kau hanya masa laluku yang sudah terkubur di hati.” mengingat itu Choyi tersenyum miris lalu pergi dari apartmen Hyunmie.

Malam ini seharusnya menjadi malam terindah untuk Kyuhyun tapi dia harus melihat gadisnya terkapar sakit. Dengan telaten Kyuhyun merawat Hyunmie sesekali Kyuhyun tersenyum menatap Hyunmie yang terus memanggil eomma dan juga dia.

Pagi ini Hyunmie terbangun pertama yang ia lihat Kyuhyun yang tertidur meringkuk menghadapnya. Hyunmie tersenyum miris perlahan bangun dari tidurnya membuat Kyuhyun juga ikut terbangun.

“Kau sudah bangun? Bagaimana apa merasa baikkan?” tanya Kyuhyun sambil menatap Hyunmie sendu. Hyunmie membalas pertanyaan Kyuhyun dengan anggukan kecil. Membuat Kyuhyun mendesah lega.

“Kenapa kau bisa sakit di hari ulang tahunku eoh? Rencana yang kususun jadi gagalkan.” sungut Kyuhyun sebal.

“Mianhae aku merepotkanmu. Kau bisa menghabiskan waktu ulang tahunmu bersama Cho-”

“SHIRRO AKU INGIN BERSAMAMU SAMPAI KAPANPUN. Kalau tidak suka hadiah dariku bilang dari awal kenapa harus mengirim semuanya di hari ulangtahunku. Kau tau itu menyakiti perasaanku.” Bentak Kyuhyun kesal.

“Mianhae.” gumam Hyunmie pelan sambil mulai menangis. Kyuhyun mendesah pelan lalu memeluk Hyunmie lembut.

“Kau tidak salah. Mungkin aku saja yang tidak meyakinkan bahwa aku tulus mencintaimu.” gumam Kyuhyun pelan membuat isakan Hyunmie semakin terdengar.

“Ayolah apa kau akan terus menangis di hari ulang tahunku?” rutuk Kyuhyun yang membuat Hyunmie memukul dada Kyuhyun kesal. Kyuhyun terkekeh geli.

“Ara menangis sesukamu saja.” ucap Kyuhyun sambil menepuk-nepuk punggung Hyunmie.

Setelah cukup lama tangisan Hyunmie berhenti karena tubuhnya semakin lemah karena menangis.

“Kyu. . . .”

“Waeyo?”

“Saengil chukkae.”

“Hmmm gomawo, apa tidak ada hadiah untuku?” tanya Kyuhyun sambil menatap manja kearah Hyunmie dan di balas decakan tak percaya dari Hyunmie. Tapi tak lama Hyunmie mengangguk dia mengangkat bantalnya lalu mengalungkan syal Biru hasil rajutannya di leher Kyuhyun.

“Hanya ini yang bisa aku berikan mungkin tak ada arti apa-apa untukmu. Tapi kuharap kau suka.” mata Kyuhyun berbinar menatap Syal biru di lehernya.

“Suka, suka sekali ini hadiah yang dari semalam aku tunggu.” ucap Kyuhyun senang.

“Tapi ada yang kurang.” ucap Kyuhyun sambil memicingkan matanya pada Hyunmie.

“Mwonde?” mendengar itu Kyuhyun langsung melumat bibir Hyunmie lembut membuat Hyunmie terpaku. Sesaat mendorong Kyuhyun pelan.

“Waeyo?” protes Kyuhyun tak terima.

“Aku sakit nanti tertular.” ucap Hyunmie cemas tapi Kyuhyun kembali melumat bibir Hyunmie.

“Aku sakit. Kau yang akan merawatku berikutnya. Gumam Kyuhyun sambil kembali melumat bibir Hyunmie pelan.

SAENGIL CHUKKAE CHO KYUHYUN.

END^0^

Tinggalkan komentar

2 Komentar

  1. Eka Lee

     /  Maret 15, 2013

    so sweat boooo *cipok author

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: