FF//CHAPTER//THE SCRAY EYES//EXO&SUJU

543980_524966230867433_494968175_n

Annyeong sesuai janji hyunmie shere FF lagi kali ini cast EXO & SUJU mudah-mudahan pada suka ea. .

But dont bash. .

Dont plagiat. .

Dont copas. .

This is my FF. .

Siapapun di dalam cerita milik tuhan dan orangtuanya kecuali evil cho punya hyunmie dan anggap aja park hyunmie adalah kalian. .

Autor:yuni japanes kireina aka istri dunia akhirat mr cho.

Cast utama:TAO EXO, KRIS EXO, LEETEUK SUJU, KYUHYUN SUJU, park hyunmie

cameo:all member SUJU& EXO

gender:romantis,angsat,action, little comady.

Rating:17+

leght:chapter

ost:EXO MAMA,SUPER JUNIOR MIRACLE,OPERA

summry

setiap orang memiliki kelebihan masing-masing dan biasanya kelebihan itu tuhan berikan agar kita bisa menjaga diri atau menutupi kekurangan kita, tuhan tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan, manusia dan hewan punya insting yang sama tapi berbeda penerapannya karena beda jenis, tapi bagaimana jika insting hewan justru di miliki manusia?

#summary gatot=,=

AUTOR POV

saat pertama kalian mendengar kata hutan apa yang ada di pikiran kalian? Lembab, gelap, hewan buas, mengerikan, atau malah kalian suka bermain kehutan?

Sepertinya tak ada yang menyukai hutan. .

Seorang yeoja menguap segar ketika keluar dari tenda yang beberapa terakhir ia buat bersama oppanya, perlahan yeoja itu mengeratkan mantel tebalnya karena cuaca memang sangat dingin belakangan ini dan apa lagi yeoja itu memang sedang di dalam hutan bersama oppanya. .

“kau sudah bangun? Kajja kita sarapan dulu, hari ini kita pulang ke korea.” ucap seorang namja sambil menyodorkan sekotak sereal apa saeng kesayangannya itu. .

“kita baru 5 hari di sini.” ucap yeoja itu merajuk pada oppanya itu. .

“inyeong noona sudah menyuruh kita pulang hyunmie.” ucap namja itu pada saengnya lembut yang membuat yeoja bernama hyunmie itu mempoutkan bibirnya sebal. .

“inyeong eonni tak bisa melihat kita senang-senang sehari saja.” rutuk hyunmie sebal. .

“masih ada lain kali, lagipula persediaan makan kita menipis, kita juga tak bisa lebih lama dan lebih dalam lagi masuk hutan.” ucap namja itu sambil menyeruput kopi hangat di tangannya itu. .

“tapi leeteuk oppa bunga yang kita cari belum dapatkan.” rajuk hyunmie pada leeteuk oppanya itu berharap bisa mengulur sehari lagi kepulangan mereka kekorea, afrika mereka berdua memang sedang ada di afrika tujuannya adalah menyelidiki bunga langka di hutan tropis afrika, leeteuk memang seorang ilmuan nekat tentunya, karena sebenarnya kerja lapangan bisa di kerjakan orang lain, tapi leeteuk lebih suka turun kelapangan dan kenapa hyunmie ikut? Bukan karena hyunmie suka bunga tapi suka meneliti hewan-hewan dari jauh dan menurut hyunmie afrika adalah surga para hewan. .

“kita bisa menemukannya saat pulang nanti.” ucap leeteuk mengikis harapan hyunmie. .

“araseo.” ucap hyunmie lemas. .

“sudah menyerah saja, hewan-hewan itu takut padamu.” ucap leeteuk sambil mengacak rambut saengnya gemas. .

“tidak akan dan aku tidak peduli, aku akan terus berusaha.” ucap hyunmie sedikit kesal menerima kenyataan kalau sebenarnya hewan apapun itu pasti selalu menjauh jika didekat hyunmie, berbeda dengan hyunmie yang justru terobsesi dengan para hewan itu. .

hyunmie melahap serealnya tak semangat entah kenapa dia masih belum rela dengan keputusan oppanya yang mempercepat kepulangan mereka ke korea. .

“oppa apa makanan kaleng kita masih ada?” tanya hyunmie seperti baru mengingat sesuatu. .

“ada tinggal 5 kaleng lagi, wae? Jangan bilang kau mau gunakan untuk memancing hewan-hewan lagi.” ucap leeteuk yang baru menyadari saengnya sudah berlari ke dalam hutan. .

“YAAK JANGAN JAUH-JAUH KITA HARUS PULANG ARRA.” teriak leeteuk dan hanya di balas teriakan juga dari hyunmie, leeteuk hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kecil. .

“ck tidak menyerah.” gumam leeteuk yang melanjutkan kembali kegiatannya membereskan alat-alat berkemah. .

Hyunmie terdiam di tengah 4 pohon besar lalu meletakan makanan kaleng tersebut di tengahnya, sesaat hyunmie menatap kanan dan kiri. .

“kemarilah aku punya makanan enak untukmu, hari ini aku akan pulang ke korea aku berharap bisa menemukan bunga langka itu.” teriak hyunmie entah pada siapa yang jelas hyunmie berharap hewan yang belakangan sering memakan umpannya bisa dia lihat. .

Tak ingin kecolongan seperti hari kemarin hyunmie bersembunyi di balik salah satu 4 pohon besar tersebut. .

Cukup lama hyunmie menunggu hingga tak lama ada sesuatu yang berkelebat cepat menuju makanan tersebut lalu kembali menghilang di semak-semak. .

“ommo cepat sekali.” ucap hyunmie sedikit mencelos karena lagi-lagi tak melihat hewan apa yang membawa makanan kalengnya tadi, sesaat hyunmie menggaruk kepalanya tak gatal binggung karena di lihat dari postur tubuh sama sekali bukan hewan pemakan daging, hyunmie berbalik dan menatap tempat makanan tadi di simpan dan setangkai bunga cantik tergeletak di sana. .

“inikan bunga yang di cari leeteuk oppa?” ucap hyunmie senang sangking senangnya hyunmie berteriak histeris dan langsung berlari menuju kemah tempat leeteuk berada, tidak memperhatikan sebuah mata menatapnya tajam tapi senyum tipis terlihat di wajahnya. .

hyunmie sedikit berlari menuju kemah tapi langkahnya tertahan, ketika merasa ada seseorang yang mengikuitinya dari belakang. Sesaat hyunmie berbalik menatap kanan dan kirinya sambil memicingkan matanya, tak lama hyunmie memiringkan kepalanya lalu kembali melangkah menuju kemah. .

Dan tepat saat hyunmie sampai di perkemahan oppanya leeteuk tidak di temukan. .

“oppa eodigayo?” teriak hyunmie tapi tak ada jawaban, hingga tiba-tiba tangannya di tarik leeteuk dan berlari secepat mungkin. .

“oppa waeyo?” tanya hyunmie sambil tetap berlari bersama leeteuk. .

“ada yang mengintai kita sejak tadi, oppa takut itu orang pribumi.” ucap leeteuk ngos-ngosan. . .

“lalu kenapa kita meski lari oppa?” ucap hyunmie yang mulai kehabisan nafas. .

“oppa takut mereka pribumi kanibal.” ucap leeteuk semakin erat menggenggam tangan hyunmie, mendengar kanibal hyunmie membulatkan matanya dan justru berlari lebih cepat dari leeteuk. .

“yaak tunggu oppa. .” teriak leeteuk yang di tinggak jauh saengnya. .

“palli oppa.” teriak hyunmie semakin cepat berlari. .

Merasa sudah cukup aman hyunmie dan leeteuk berhenti di perbatasan hutan. .

“oppa bagaimana dengan barang-barang kita?” ucap hyunmie sambil mengatur nafas. .

“oppa akan menyuruh orang-orang lapangan untuk mengambilnya, lagi pula barang-barang penting sudah oppa masukan ketas ini.” ucap leeteuk menunjuk tas ransel di punggungnya lalu kembali memegang kedua lututnya yang gemetaran karena berlari jauh. .

“oppa ini bunga yang oppa cari.” ucap hyunmie sambil menyodorkan setangkai bunga yang sejak tadi hyunmie pegang, melihat bunga tersebut leeteuk bersorak senang dan memeluk saengnya itu senang. . . .

“bagaimana kau mendapatkannya eoh?” tanya leeteuk penasaran. .

“rahasia.” ucap hyunmie sambil melangkah meninggalkan leeteuk yang masih terbengong-bengong menatapnya. .

“bunga inikan hanya tumbuh di tebing curam!” gumam leeteuk heran tapi kemudian melangkah menyusul saengnya itu. . .

@seoul

3 hari kemudian. .

Hyunmie terus berlari dia bahkan sudah menabrak banyak orang karena matanya terlalu fokus pada jalanan. .

“yaak jangan lari volet.” ucap hyunmie kewalahan karena kucing berwarna putih peliharaannya lagi-lagi kabur karena dia berusaha mendekat. .

Hyunmie terlihat menarik nafas pendek-pendek ketika sampai di depan sebuah taman, tapi dia tersenyum ketika melihat kucing kesayangannya ada di sebuah prosotan di dalam taman, perlahan hyunmie mendekat dan langsung menangkap kucingnya itu dari belakang, sayang respon kucing putih itu tak semanis bulunya yang putih dengan brutal dia mencakar dan mengigit tangan hyunmie membuat hyunmie mengerang kesakitan dan akhirnya kucing itu lepas lagi dan malah naik keatas pohon. .

“ais kenapa menyusahkan sekali eoh.” dengus hyunmie sambil melangkah kearah pohon tersebut dan sepertinya hari ini hari terburuk untuknya tepat saat itu juga hujan turun dengan derasnya. .

“yaaak menyebalkan.” rengek hyunmie kesal, tapi tak lama hyunmie memasang wajah manisnya. .

“volet ayo turun kau bisa mati kedinginan nanti, palli aku tak akan menyakitimu.” tapi kucing itu malah mengeong marah pada hyunmie. .

“yaak setidaknya kasihani aku yang basah kuyup.” bentak hyunmie membuat kucing itu ketakutan dan terpeleset. .

“ommo volet.” tepat hyunmie menjerit seorang namja menangkap volet, dan yang membuat hyunmie terkejut namja itu juga turun dari atas pohon. .

Hyunmie hanya bisa melihat punggung namja itu, uniknya volet sepertinya menyukai namja yang menolongnya. .

“agasi, bisa kau berikan kucing itu padaku, kucing itu miliku.” ucap hyunmie membuat namja itu menatap hyunmie, sesaat hyunmie terkejut menatap mata namja tersebut, melihat reaksi hyunmie namja itu menunduk lalu menyerahkan volet pada hyunmie. .

“ka. .kau terluka?” ucap hyunmie terkejut menatap darah yang keluar dari kening dan tangan namja di hadapannya, bukan menjawab namja itu langsung melangkah pergi. .

“yaak siapa namamu?” teriak hyunmie tapi tak di jawab, sesaat hyunmie terdiam menatap volet yang menikmati belaiannya, tapi tak lama ketika volet menatap hyunmie dia langsung mengigit tangan hyunmie dan kembali kabur. .

“YAAK JANGAN KABUR LAGI.” bentak hyunmie yang kembali berlari mengejar volet. .

hyunmie kembali berlari mengejar volet, padahal hujan turun sangat deras kucingnya ini memang keras kepala atau mungkin majikannya yang terlalu ngotot pada volet, membuat keduanya kewalahan saling kejar mengejar dan sekarang kucing itu malah masuk ke kelinik hewan yang tak asing sebenarnya untuk hyunmie. .

“yayaya jangan masuk kesana.” ucap hyunmie memohon tapi kucingnya malah mengibaskan ekornya dan masuk begitu saja ke kelinik hewan itu membuat hyunmie mendengus sebal. .

“agrh kucing menyebalkan.” grutu hyunmie dan terpaksa masuk kekelinik tersebut. .

Hyunmie masuk perlahan dan mengendap-ngendap seperti takut pada pemilik kelinik tersebut jika tiba-tiba muncul di hadapannya. .

“volet kau dimana? Palli kita pulang pus pus pus.” ucap hyunmie pelan-pelan tapi sepertinya percuma orang yang dia takuti justru sudah memegang kepalanya dari belakang lalu memutarnya perlahan tatapan tajam dan menakutkan terlihat di balik bingkai kaca mata namja yang sedang memegang volet itu, tampan memang apa lagi jas putih yang di pakainya tapi pikir berulang-ulang kalau mau mengenalnya. .

“hehehe oppa kau menemukan volet?” kekeh hyunmie canggung tapi sama sekali tak merubah mata tajam itu menatap hyunmie marah. .

Tau kalau orang di hadapannya akan marah hyunmie langsung berlutut menangkupkan kedua tangannya dan menunjukan wajah aeygo terbaiknya. .

“mian oppa. .volet kabur tadi dan kebetulan di luar hujan jadi volet kebasahan.” rajuk hyunmie sebisanya mempoutkan bibirnya kesal sambil menatap volet yang juga terlihat kesal di salahkan dan mengeong tak terima. . .

Melihat itu namja yang masih berdiri di hadapan hyunmie itu memutar bola matanya sebal lalu berjongkok di hadapan hyunmie. .

“kenapa memaksa kalau volet tidak mau.” ucap namja itu mencubit pipi cubby hyunmie gemas lalu menaruh handuk kecil di kepala hyunmie. .

“akukan hanya ingin dekat dengan volet.” ucap hyunmie menggembungkan pipinya. .

“dia tidak mau jangan di paksa, sudah keringkan dulu badanmu itu, volet biar oppa yang urus.” ucap namja itu sambil membantu hyunmie berdiri, namja itu meletakan volet di kasur kecil lalu mulai mengeringkan bulu-bulu putihnya yang basah, hyunmie hanya tersenyum melihat namja itu yang memperhatikan volet dengan baik. .

“kyuhyun oppa gomawo jeongmal mianhae.” ucap hyunmie membuat namja bernama kyuhyun itu berbalik dan tersenyum kearah hyunmie. .

“gwenchanayo, jah keringkan seragammu itu.” ucap kyuhyun sambil menujuk kamar khusus yang di gunakan kyuhyun jika ingin menginap di keliniknya, hyunmie mengangguk lalu melangkah masuk ke kamar tersebut tanpa rasa canggung karena memang sudah sering dia datang kemari. .

~TBC~

Tinggalkan komentar

1 Komentar

  1. ingga

     /  Oktober 13, 2013

    Wah, tu yg ngasih bunga ke hyunmie dtengah hutan sp ya? Yg nolong volet jg org yg dhutan td? Q kira itu kyuhyun, tryt bkn. Kyu mlh dokterny. Wkwkwk.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: