FF KIRIMAN//My Chef My Husband//ONESHOOT

pizap 3

Author : Pyuchan

Judul : My Chef My Husband

Gender : Romance, ada yadong sedikit.

Ratting : 17+?

Cast:

Cho Kyuhyun Super Junior

Park Hyunmie

Ryeowook Super Junior

Nyonya Park

Nyonya and Tuan Cho

Ff ini sebenarnya dah lama banget aku buat tape, aku belum pd aja untuk mengirimkannya, tape kali aku beranikan untuk mengirimkan cerita ini. sebenarnya ini ff pertamaku yang menggunakan castnya cho kyuhyun, ini ff pertamaku yang berbau nc, maaf bila radak gaje dan banyak typo dimana-mana, mohon koment dan kritikannya. Semoga kalian suka.

Prolog:

Park Hyunmie yang tiba-tiba merasa jatuh cinta kepada koki di salah satu hotel ternama (Hotel New World) yang bernama Cho Kyuhyun, dan ternyata secara nekat dia melamar kerja di sana dan ternyata yang lebih mengagetkan Hyunmie di terima. dan sekarang Hyunmie sudah bekerja di dapur hotel tersebut berjalan hampir 1 tahun. Namun, Hyunmie belum bisa menyatakan cinta pada Cho Kyuhyun, dan dengan berjalannya waktu, Hyunmie menyadari bahwa Cho Kyuhyun selalu dingin kepadanya, jadi pupus lah keinginannya untuk mendapatkan Kyuhyun ditambah lagi Kyuhyun sering jalan dengan wanita dan hampir setiap 2 minggu sekali wanitanya pasti beda.

Author P.O.V

“Yakkkkk Hyunmie apa yang kau lakukan? Kau membuat makananmu hangus.” Teriak Kyuhyun pada Hyunmie yang sedang melamun.

“Astaga”kata Hyunmie kaget dan baru sadar kalau makanannya hangus. Dia segera mengambil panci itu tapi, dia lupa menggunakan alas sehingga tangannya melepuh dan panci yang tadi jatuh di lantai dan mebuat makanan yang hangus itu berhamburan di sana-sini.

“Hyunmie, kau ceroboh sekali. Bisa-bisanya kau membuat masakanmu hangus dan membuat dapur menjadi berantakan seperti ini. kau ini koki atau troublemaker?” bentak Kyuhyun pada Hyunmie

Hyunmie hanya diam, dia menatap Kyuhyun sinis. Karena dialah dia jadi begini sekarang.

“Wae? Kenapa kau menatapku seperti itu huh? aku chef di sini.” Bentak Kyuhyun.

“Mianhimnida.”kata Hyunmie lirih.

Hyunmie membereskan semuanya dan pergi ke ruang loker untuk para koki. Dia duduk di kursi panjang di tengah ruangan itu. Ingatan beberapa waktu lalu terlintas lagi di benaknya.

Flashback

Malam itu Park Hyunmie melangkahkan kakinya dibawah sinar bintang menuju rumah tercintanya. Tapi, malam ini dia sedikit terkejut dengan keadaan rumahnya.

“Ah, ‘tak biasanya eomma menyalakan lampu seterang itu” batin Hyunmie saat berada di depan rumahnya. “Dan mobil siapa ini? Apa mobil tetangga sebelah ya? Kenapa diparkir disini?” batin Hyunmie lagi ketika melihat mobil mewah yang terpakir di depan rumahnya itu.

“Aku pulang.” Sapa Hyunmie ketika dia masuk rumah.

“Oso Osseyo” Balas nyonya park selaku eomma Hyunmie.

“Nuguya?” bisik Hyunmie pada eommanya ketika ia melihat ada tamu di ruang tamu.

“Ayo temui mereka.” Ajak eomma Hyunmie.

“Tapi eomma, merekakan tamu eomma.”

“Memang mereka tamu eomma, tapi mereka juga tamumu chagiya.”

“Ye.” Hyunmie mengikuti eommanya untuk menemui tamu tersebut.

“Ayo berikan salam pada tuan dan nyonya Cho.”

“Annyeonghaseyo. Naneun Park Hyunmie imnida. Bangapsumnida.” Sapa Hyunmie sambil membungkuk 90o . Dan betapa terkejutnya dia ketika ia kembali keposisi berdiri sempurna. Di sana ia melihat dua orang paruh baya dan seorang pemuda yang sangat ia kenal. “Cho Kyuhyun?” guman Hyunmi dalam hati.

“Annyeonghaseyo. Nado bangapsumnida.” Balas kedua orang paruh baya itu.

“Hyunmie. Duduklah di sini.” Kata nyonya Park sambil menarik anaknya untuk duduk disampingnya dan tepat berada di depan pemuda yang sangat ia kenal itu.

“Chagiya, mereka ini adalah tuan dan nyonya Cho. Mereka adalah sahabat eomma dan appa waktu muda dulu hingga sekarang.” Jelas nyonya Park.

“Jinjjayo?”

“Ne, ahjumma ini adalah sahabat paling dekat eommamu.” Balas nyonya Cho.

“Dan ahjussi ini adalah sahabat karib appamu. Kami selalu bersama.” Imbuh tuan Cho.

“Bahkan, saat kami berkencan kami selalu double date.” Imbuh nyonya Park.

“Tapi sayang kami harus terpisah, karena ahjussi harus meneruskan bisniss ahjussi keluar negeri. Dan saat kami kembali kami baru tahu bahwa appamu telah meninggal.” Kata nyonya Cho denga wajah sedih.

“Padahal kami belum sempat membalas jasa-jasanya kepada kami.” Imbuh tuan Cho.

“Tak ada yang harus dibalas. Karena kita adalah keluarga.” Kata nyonya Park.

Hyunmi hanya diam saja mendengarkan percakapn ketiga orang paruh baya tersebut dengan sekali-kali melirik Cho Kyuhyun yang dari tadi hanya diam saja.

“Makannya dari itu eonni, kami ingin membuat keluarga kita menjadi keluarga yang sesungguhnya.” Kata nyonya Cho.

“Maksudnya?”

“Kami ingin melamar Hyunmie untuk menjadi menantu kami.” Jelas tuan Cho.

“Jinjjayo?” nyonya Park sedikit terkejut namun ada kebahagiaan yang terselip diantara keterkejutannya itu.

“Mwo? Menikah?” Hyunmie terkejut mendengar bahwa ia dilamar oleh kedua orang tua Kyuhyun.

Sedangkan Kyuhyun sendiri hanya bisa mendengus kesal. Sesungguhya ia juga tidak setuju dengan pernikahan ini. Tapi, kalau ia tidak setuju dengan pernikahan ini, maka ia tak akan mendapatkan warisan dari orang tuanya barang sepeserpun. Itulah yang dikatakan tuan dan nyonya Park sebelum mereka datang berkunjung ke rumah Hyunmie.

“Andwae…” lirih Hyunmie hampir tak terdengar oleh nyonya Park yang berada di sisinya.

“Ottohke?” tanya nyonya Cho.

“Aku sangat senang sekali jika keluarga kita bersatu.” Jawab nyonya Park dengan senang haati.

“Eomma….”

“Chagiya…..” kata nyonya Park sambil memandang anaknya itu dengan pandangan seolah mengisyarakatkan “Sayang, sekali ini saja eomma mohon.”

Kalau sudah seperti itu, maka Hyunmie sudah pasrah, Karena di dunia yang terpenting adalah kebahagiaan eommanya, karena hanya eommanyalah yang ia miliki satu-satunya setelah appanya meninggal dunia karena sakit keras.

Flashback end

Hyunmie masih terduduk di ruangan itu. Di bangku panjang, dimana ia sering merenungkan masalahnya di situ. Tempat itu merupakan tempat favoritnya untuk merenung saat para koki di hotel tersebut tidak memakainya. Ia menelungkupkan tangannya pada mukanya, ia ingin menangis tapi tak bisa. Air matanya tak bisa keluar.

Tangannya yang masih terasa perih semakin perih karena terkena angin, namun rasa perih itu tak ada artinya jika dibandingkan dengan rasa perih di hatinya.

Hyunmie P.O.V

Ku telungkupkan tanganku yang masih terasa perih untuk menutupi wajahku rasanya sangat lelah. Tanganku makin terasa perih karena terkena angin, tapi rasa ini belum setara dengan rasa sakit yang berada di hatiku. .

Aku harus menikah dengan Kyuhyun, kenyataan yang ku alami beberapa hari kemarin benar-benar sebuah mimpi yang ingin aku lupakan dan tak ingin aku ingat selamanya.

“Kenapa gak saat dulu ketika aku mencintainya? Kenapa baru sekarang ada kesempatan untuk dekat dengannya? Bukan hanya dekat, tapi sungguh sangat dekat. Kenapa kesempatan itu datang baru sekarang disaat aku sudah membencinya. Ketika aku sudah mengetahui siapa dia. Tuhan, apa yang kau rencanakan untukku?” gumanku.

“Apanya yang direncanakan?” tanya seseorang yang saat itu masuk ke dalam ruang loker sambil membawa obat luka di tangannya.

“Wook pa?” panggilku. Dia adalah Ryeowook oppa, tapi aku sering memanggilnya dengan sebutan Wookpa, kurasa itu jauh terdengar lebih akrab.

“Kemarikan tanganmu.” Katanya saat duduk di sampingku. “Wae?” tanyanya padaku? Sambil meraih tanganku untuk di letakkan di atas pangkuannya.

“Nde?” tanyaku balik kepadanya .

“Kenapa kau bisa melamun di saat memasak? Sepertinya itu bukan dirimu,” katanya. “Neo gwenchana? Tanyanya sekali lagi padaku.

“Hem, nan gwenchanayeo.” Kataku sambil memperhatikannya yang terus mengobati lukaku yang berada di tanganku. Lalu memerban tanganku yang luka.

“Apa masalah tempo hari?” tanyanya lagi. Sepertinya dia selalu tahu apa yang aku pikirkan.

“Gwenchana.”katanya sambil mengelus poniku. “Jah, ceritakan semuanya padaku.” Katanya.

Aku hanya menggelang, aku merasa bingung dengan apa yang harus aku ceritakan padanya. Semuanya merasa hilang ketika aku berada di sampingnya. Cukup seperti ini saja aku sudah merasa terlindungi olehnya.

“Gwenchana, jika kau tak mau cerita dengan oppa. Kyuhyun tak seburuk dengan apa yang kau pikirkan.” Katanya sambil meraih kepalaku untuk bersandar pada dadanya yang cukup bidang. Dengan tangannya yang masih mengelus rambutku. Rasanya hangat sama saat appa memelukku dulu. Aku selalu bisa merasakan sosok appa dalam diri Ryeowook oppa.

“Kau tahukan, aku adalah sepupu Kyuhyun?”

“He’em” aku mengangguk dalam dekapannya.

“Dia dingin seperti ini dan juga sering berganti pacar karena ada alasannya.”

Aku sontak saja bangun dari pelukan hangatnya itu ketika aku mendengar ucapannya?”

“Mwo?”

“Kamu akan lebih baik tahu dari dia dari pada kamu tahu dari aku.”

“Ye.” Kata Hyunmie dengan senyuman manisnya.

“Janga melamun lagi saat memasak arrasoe?”

“Ye arrasoe.”

Kyuhyun P.O.V

Aku kesal dengannya kenapa dia seceroboh itu? Aku segera masuk ke dalam ruangan kerjaku, ku banting pintu yang ku lewati tadi. Dengan segera ku rebahkan tubuhku di atas kursi favoritku.

Beberapa waktu kemudian aku merasa bersalah karena aku telah membetaknya. “Apa aku tadi sudah keterlaluan ya?” gumanku.

Aku teringat kalau dia terluka tadi. Ku ambil obat luka bukar di lemari obat yang berada di pojok ruanganku. “Semoga obat ini akan berguna untuknya. Sepertinya lukanya tadi cukup serius.” Kataku sambil berjalan menuju ruangan loker untuk para koki anak buahku.

Tapi langkahku terhenti di depan ruangan itu ketika aku mendengar dua orang bercakap di dalam sana, tapi aku sepertinya hafal sekali dengan suara ini.

Ku intip suara siapa itu. ternyata benar ternyata itu Ryeowook hyung dan juga Hyunmie. Ku remas cream luka yang berada di tanganku. Mereka berdua terlihat sangat akrab, bahkan Hyunmie memanggilnya oppa? Sungguh tak bisa di percaya. Dia tak pernah sekalipun memanggilku oppa walaupun dalam mimpinya (Author : emang kamu tahu mimpinya Hyunmie? #plak#ditampar ma Sparkyu)

“Kemarikan tanganmu.” Kata Ryeowook hyung saat duduk di samping Hyunmie. “Wae?” tanyanya pada Hyunmie? Sambil meraih tangan Hyunmie untuk di letakkan di atas pangkuannya.

“Cih, apa-apaan mereka itu.” gumanku saat melihat Ryeowook hyung memegang tangan Hyunmie untuk dia obati. Ku putuskan untuk pergi dari tempat itu. Tapi, saat aku melangkahkan kakiku, aku merasa ragu untuk pergi. Meninggalkan mereka berdua? Itu untung mereka buntung di akunya.

Aku segera kembali ketempat itu, namun pemandangan yang membuatku semakin terkejut. Ryeowook hyung memeluk Hyunmie dalam dadanya dan tangan kirinya membelai rambut Hyunmie dengan sayang. Sedangkan Hyunmie dia merasa sangat nyaman dengan pelukan Ryeowook hyung.

Sadarkah Ryeowook hyung kalau Hyunmie itu adalah calon istriku, dan lupakah Hyunmie kalau 3 bulan lagi kami akan menikah. Tunggu! Kenapa aku jadi begini kenapa dengan diriku? Kenapa aku marah dengan mereka berdua? Cih. Ku langkahkan kakiku, kemudian ku buang cream itu di tempat sampah terdekat.

Aku ingin melihat, sampai mana kedekatan mereka. Cih, lihat saja siapa yang akan mendapatkan Hyunmie. Aku atau kau hyuung? Segera ku ambil Iphone ku.

“Yeobboseyo?” sapa orang di seberang sana.

“Yeobboseyo appa, bolehkah aku meminta sesuatu?”

“Mwoya?”

“Bisakah pernikahanku di undur? Karena ku pikir aku ada urusan yang sangat penting pada tanggal itu appa.” Kataku.

“Mwo? Andwae, tidak bisa di undur, inikan cuma akal-akalanmu sajakan untuk mengulur waktu pernikahan? Andwae appa tidak akan setuju jika pernikahan ini di undur, kalau kamu memang punya urusan pada tanggal itu, maka pernikahan kamu appa majukan saja, mungkin bulan depan.”

“Appa itu tidak mungkin, aku sibuk sekali appa. Apalagi dengan renovasi hotel kita dan tentang aku yang harus membuat resep baru untuk menu restaurant di hotel kita appa.”

“Appakan sudah bilang, berhentilah menjadi koki dan fokuskan dirimu menjadi pewaris utama appa.”

“Appa, akukan tetap menjalankan hotel dan bisnis appa dengan baik, walaupun aku masih tetap menjadi seorang chef di dapur hotel kita.”

“Iya appa tahu. Lalu kapan waktu kamu luang?”

“Waktuku luang cuman hari ini sampai tiga hari ke depan appa. Setelah itu aku akan sibuk dengan bisnis appa.” Jawabku.

“Gurae, pernikahan ini akan dilaksanakan tiga hari lagi. Appa akan memberitahu eommamu dan Park Ahjumma.”

“Mwo? Tiga hari lagi?” kataku berpura-pura terkejut. Sebenarnya ini adalah taktikku, agar pernikahanku segera di laksanakan. Agar mereka berdua tahu siapa aku.

“Tidak ada lagi tawar menawar.” Kata Appa sambil menutup telfonnya dengan sedikit kasar.

“Cih, kau akan lihat siapa itu Cho Kyuhyun yang sebenarnya Park Hyunmie.” Gumanku sambil menyimpan Iphoneku ke saku celanaku.

(Author P.O.V)

“Jach, kita pulang sekarang. Hari sudah malam. Akan kuantar kau pulang.” Kata Ryeowook sambil berdiri dari tempat duduknya.

“Jach…, chakkaman.” Kata Hyunmie menyusul berdiri seperti Ryeowook.

“Kau ingin pulang dengan memakai seragam kokimu?” tanya Ryeowook.

“Paboya!” Guman Hyunmie sambil memukul kepalanya. “Gurae oppa, aku akan ganti baju dulu.”

“Ne, aku juga akan ganti baju dulu di ruanganku.” Kata Ryeowook sambil berlalu meninggalkan Hyunmie untuk berganti pakaian.

Ryeowook adalah sepupu Kyuhyun. Dia bekerja di hotel sebagai asisstent Chef. Dia memiliki ruangan khusus sendiri seperti Kyuhyun walaupun ruangannya tak sebesar milik Kyuhyun. Ryeowook juga membantu Kyuhyun dalam urusan bisniss. Keduanya sangan hebat dalam urusan dapur dan bisnis, mereka sangat terkenal. Maka dari itu Kyuhyun suka bergonta-ganti pasangan.

Sebenarnya fans yeoja Ryeowook sangat banyak. Tapi karena Ryeowooknya yang anteng-anteng aja. Jadilah anteng-anteng saja (?)

Mereka berjalan berdua, bila orang melihat pasti menyangkal bahwa mereka adalah sepasang kekasih. Dan tanpa mereka tahu ada sepasang mata yang menakutkan memperhatikan mereka.

@ rumah keluarga Park.

Hyunmie masuk kedalam rumah dan segera menemui eommanya yang berada di ruang santai. Sambil duduk di sofa tepat di samping eomma tercintanya itu.

“Mwo? Kenapa pernikahan dipercepat?” Hyunmie terkejut mendengar pemberitahuan emmanya itu.

“Nan molla, eomma tak tahu kenapa dimajukan. Keluarga Cho memberi tahu eomma lima menit sebelum kau tiba di rumah.” Jelas nyonya Park. “Bukankah itu lebih baik. Kan lebih cepat lebih baik. Eomma akan lebih cepat memiliki cucu dari kalian berdua.” Imbuh nyonya Park penuh dengan keceriaan.

“Eomma!”

“Ne, eomma mengerti.”

“Lalu, pernikahannya dimajukan kapan?” tanya Hyunmie.

“Pernikahannya akan dilaksanakan tiga hari lagi chagiya.” nyonya Park semakin tersenyum lebar saat mengatakan hal itu.

“Tiga hari lagi?” Hyunmie lemas di tempar duduknya.

“Kamu jangan khawatir dengan pernikahanmu. Walau dilaksanakan tiga hari lagi, semua persiapannya sudah beres lima puluh persen. Pesta pernikahannya akan sangat mewah.”

“Eommaa…….” Lenguh Hyunmie dengan lemasnya.

“Ck, apapun bisa mereka lakukan bila mengingat bahwa mereka adalah golongan 5 orang terkaya di Korea Selatan ini. Siapapun akan menuruti semua perintah mereka. Uang dapat membuat mereka melakukan segalanya. Tapi Cho Ahjumma dan Cho Ahjussi sangat baik dan perhatian padaku. Bahkan perhatian dan kebaikan mereka padaku melebihi perhatian dan kebaikan mereka pada anak mereka yang evil itu.” guman Hyunmie dalam hatinya.

Dengan gontai ia berjalan menuju kamarnya.

Hyunmie P.O.V

Dengan gontai akau menuju kamar kesayanganku, setelah itu kututup pintunya dan merebahkan diriku di tempat tidurku yang berukuran single itu. Kamar kesayanganku, kamar yang aku desain sendiri, dan ku cat sendiri. Lalu apakah nanti aku harus meninggalkan kamarku ini setelah menikah dengan namja menyebalkan itu

Jach, dia adalah namja yang aku sayangi dan aku benci. Bahkan aku pernah patah hati karenanya. Aku pernah memergokinya sedang bermesraan dengan salah satu yeojanya. Aku tak bisa membayangkan bagaimana kehidupanku setelah menikah dengan namja evil itu. Tanpa sadar saat aku memikir itu mataku menjadi berat dan pandanganku menjadi kabur begitu saja.

Tak ku duga, ternyata tiga hari adalah hari yang sangat pendek. Dan di sinilah aku berada, di ruang bermake-up untuk penganti wanita. Aku telah mengenakan gaun putih yang sangat indah. Gaunku ini bermodel tanpa lengan, di bagian bahukupun terbuka, tak banyak hiasan di gaunku. Tapi aku sangat menyukainya, karena kalau terlalu banyak hiasan akan membuat gaun ini menjadi lebih berat lagi sedangkan saat ini gaun ini sangat berat bagiku. Tapi, kata penjahit gaun pernikahanku ini adalah gaun pernikahan teringan yang pernah ia jahit. Asal kalian tahu, gaun ini aku yang mendesainnya. Aku senang mendesain baju ketika aku sedang bad mood dalam memasak.

Ku patut diriku di kaca super besar. Di atas kepalaku ada penutup wajah yang sudah bertengger di sana. Dan tanganku sudah mengenakan kaos tangan putih yang senada dengan gaunku. Dan juga ada sebucket bunga yang indah. Bunga mawar putih dan pink, perpaduan warna yang manis menurutku.

Tak kusadari saat aku mematut diriku, eomma telah masuk keruanganku. “Chagi sudah waktunya, ayo kita keluar.” Ajak eomma padaku.

“Eomma, apa aku sudah cantik?”

“Neomu yeppoyeo.”

“Eomma, lalu siapa yang akan menjadi waliku saat di altar nanti?” tanyaku. Dan kurasa eomma sedikit berpikir karena pertanyaanku tadi.

“Hem hem.” Tiba-tiba ada suara dehaman seseorang. “Aku dimintai tolong Kyuhyun untuk menjadi walimu di altar nanti untuk menggantikan appamu ketika menyerahkan dirimu pada Kyuhyun.” Kata seseorang yang berdeham tadi yang ternyata adalah Ryeowook oppa.

“Wookpa” aku memeluknya. Ya dia sudah ku anggap oppaku sendiri, bahkan terkadang aku menganggapnya sebagai appaku. Rasa hangat saat dipeluknya sama saat ayah memelukku. “Gomawoyeo.” Kataku padanya sambil melepaskan pelukanku.

“Ahjumma, bolehkan aku jadi wali Hyunmie.”

“Ne, ahjumma telah menganggapmu sebagai anak ahjumma sendiri dan oppa Hyunmie.”

“Gamsahamnida.” Ucapnya pada eommaku.

Eomma dan Ryeowook oppa memang sudah saling mengenal, karena Ryeowook oppa sering main ke rumahku dan dia sangat menyukai kimchi buatan eommaku.

“Kajja, waktunya kita menuju ke altar.” Ajak eomma. Dan kami segera menuju keruangan upacara pernikahan.

Saat aku memasukki ruangan itu, aku berjalan dia atas karpet cokelat(author: karena author gak suka karpet warna merah jadi aku buat karper warna cokelat aja ya Hehehe :D) ku lihat di ujung karpet itu ada seorang pria memakai tuxedo putih senada dengan gaunku. Dia sangat gagah dan tampan. Lalu dia menoleh padaku. Dia tersenyum sangat menawan tapi di balik senyum menawannya itu aku dapat merasakan senyuman yang penuh dengan kebencian.

Kyuhyun P.O.V

Aku melihatnya sedang berjalan kearahku, harus ku akui dia sangat cantik hari ini. Dan saat aku melihatnya aku tersenyum, senyuman menawanku karena aku sangat bahagaia, karena apa? Karena meminta Ryeowook hyung untuk menjadi pendampingnya, sehingga ia akan mnyerahkan Hyunmie padaku sebagai ganti appa Hyunmie. Aku ingin Ryeowook hyung tahu bahwa mendekati gadis milik orang lain itu tidak boleh terutama gadis milikku, adik sepupunya sendiri.

Mereka berdua semakin dekat denganku, kulihat sedikit kegusaran dalam diri Hyunmie, apa dia ragu untuk menikah denganku? Kenapa? Aku tampan, keren, kaya, cerdas. Semua wanita takluk padaku, kenapa dia ragu untuk menikah dengan ku. Ku lihat dia lagi, tepat saat itu dia menatap mata Ryeowook hyung dan Ryeowook hyungpun menatap mata Hyunmie. Apa yang mereka lakukan?

Apa mereka sedang berbicara melalui batin mereka? Kalau iya apa yang mereka bicarkan? Apakah mereka akan membuat kekacauan? Ah tidak mungkin. Mereka mana mungkin membuat kekacauan.

Author P.O.V

Hyunmie terus berjalan dengan perlahan layaknya penganti wanita berjalan, ia sedikit ragu karena dalam pikirannya adalah Kyuhyun tidak mencintainya. Lalu dia memandang Ryeowook untuk meminta kepastian apakah ia benar dalam mengambil keputusan ini.?

“Oppa, apa aku benar melakukan ini? Aku ragu melakukannya.” Ucap Hyunmie melalui pandangannya.

“Kau sudah benar melakukannya untuk kebahagian Cho ahjumma, Cho ahjussi dan eommamu. Dan yakinlah kau akan bahagia dengan Kyuhyun. Kau harus yakin itu. Dan simpanlah keyakinanmu itu di hatimu yang paling dalam jangan sampai hilang. Karena kebahagianmu tergantung dengan keyakinannmu pada Kyuhyun.” Jawab Ryeowook dengan tatapannya pada Hyunmie sambil tersenyum manis pada saeng kesayangannya itu.

“Benarkah? Akan kulakukan itu untuk kebahagian semuanya oppa. Oppa, gomawoyo. Kau telah menjadi oppa dan appaku selama ini.” mereka masih bercakapan itu melalui telepati.

“Cheonmanayoe.”

“Oppa Saranghaeyo.” Kata Hyunmie tapi kali ini tidak dengan telepati melainkan dengan isyarat bibir. Dan itu dapat di baca oleh Kyuhyun. Kyuhyun marah, hatinya merasa panas.

Akhirnya mereka berdua sampai pada altar pernikahan, Ryeowook menyerahkan tangan Hyunmie kepada Kyuhyun yang sudah mengulurkan tangannya. Mereka berdua bergandengan tangan dan mengucapkan janji seumur hidup mereka.

*skip aja ya *

Akhirnya resepsi pernikahan mereka selesai, mereka pulang ke appartement yang telah di siapkan oleh orang tua Kyuhyun.

“Huft lelahnya.” Kata Hyunmie dengan lemasnya masuk ke dalam appartement mereka. Hyunmie menuju ke salah satu kamar.

“Mau kemana kau? Itu kamarku” kata Kyuhyun dengan dinginnya.

“Huh?” Hyunmie tercengang denga ucapan Kyuhyun.

“Kau tak berpikir kita akan tidur sekamarkan?’ Kata Kyuhyun sambil berjalan menuju kamarnya melalui Hyunmie begitu saja. “Itu kamarmu.” Katanya lagi dengan menunjukkan kamar yang berada di sebelahnya. “Dan jangan pasang muka jelekmu itu.” kata Kyuhyun sambil masuk ke dalam kamarnya itu.

Kyuhyun merebahkan tubuhnya di kasur ukuran king zise itu, dia mendengus kesal bukan karena lelah tapi karena kesal karena teringat isyarat bibir Hyunmie yang mengatakan ‘Saranghaeyo’ kepada Ryeowook.

“Kenapa dia mengatakan saranghaeyo kepada Ryeowook hyung? Seharusnya dia katakan itu padaku bukan pada Ryeowook hyung.” Katanya sambil memukul kasur di sampingnya dengan masih berbaring.

Sedangkan Hyunmie yang telah masuk kekamarnya sangat tertegun dengan kamarnya yang dipenuhi dengan warna merah muda kesukaannya. Banyak boneka yang berada di kasurnya yang berukuran single itu. Bisa di bilang kamarnya saat ini sama persis dengan kamarnya yang dulu hanya bedanya terdapat barang-barang elektronik yang ia butuhkan dan juga ukuran kamarnya yang jauh lebih besar dari kamarnya yang dulu.

“Wah, mungkin kalau aku di kamar ini mungkin. aku gak akan sadar kalau ini adalah appartementnya Kyuhyun.” Katanya sambil merebahkan tubuhnya yang hampir remuk itu. dan dia tertidur dengan pulasnya ketika sepasang mata yang melihat keadaannya.

*3 bulan kemudian*

“Yak Hyunmie-ssi apa yang kau buat ini? manis tidak, asin tidak, gurih tidak, asam tidak, pahitpun tidak. Ckk, kau niat tidak sich menjadi koki?” Kata Kyuhyun saat mencicipi masakan yang Hyunmie buat.

“Mianhamnida.” Kata Hyunmie sambil mengangguk.

“Kenapa kau tidak keluar saja dari dapurku ini?” bentak Kyuhyun pada Hyunmie lalu meninggalkannya begitu saja.

Sedang Hyunmie hanya bisa menahan rasa sakit hatinya, ia benar-benar ingin menunjukkan pada Kyuhyun, kalau dia bisa mengimbangi Kyuhyun dan pantas menjadi isrinya.

Saat Kyuhyun sudah pergi, semua koki yang ada di sana mencicipi makanan yang di buat oleh Hyunmie.

“Ini enak, bahkan sangat enak. Ada apa dengan Chef Kyuhyun? Dia tak pernah salah menilai kualitas suatu hidangan. Tapi, kenapa kali ini dia seperti ini?” kata para koki yang berada di dapur.

“Gwenchannayeo, masakanmu enak kok, mungkin saat ini perasaan Kyuhyun sedang tidak enak.” Hibur Ryeowook sambil mengusap kepala Hyunmie.“Aishh… yang makin mesra…” sorak koki yang berada di dapur. Mereka belum tahu bahwa Hyunmie sudah menikah dengan Kyuhyun. Pernikahan Hyunmi dan Kyuhyun hanya keluarga dan kerabat yang tahu.

Kyuhyun yang mengetahui ini, dia semakin kesal. Sebenarnya ia tidak bermaksud untuk menghina masakan Hyunmie.

“Ck, apa yang mereka lakukan. Hyunmie, apa yang kau lakukan hah? Kau adalah wanita yang sudah bersuami kenapa kau masih berani dekat dengan Ryeowook hyung?” gumannya dalam hati. Kemudian Kyuhyun menuju ke ruangannya.

Kyuhyun merebahkan tubuhnya pada sofa kesayangannya itu. “Hyung harusnya kau tahu kalau Hyunmie itu adalah milikku.” Guman Kyuhyun menutup matanya dengan lengannya.

Lalu Kyuhyun ingat dengan isyarat bibir Hyunmie saat Hyunmie akan menikah dengan Kyuhyun. Isyarat bibir Hyunmie yang mengatakan saranghae kepada Reyeowook.

“Ck, secara kasat mata dan juga secara hukum Hyunmie adalah milikku, tapi secara hati ke hati Hyunmie adalah milikmu hyung.” Guman Kyuhyun lagi.

Tiba-tiba nyonya Cho menelfon

“Yeoboseyeo eomma?” sapa Kyuhyun

“Kyuhyun-ah, setelah menikah sudahkah kau mengunjungi eomma mertuamu (author gak tahu bahasa koreanya ibu mertua apa)?” tanya eomma Kyuhyun.

“Belum eomma.” Jawab Kyuhyun.

“Kunjungilah eomma mertuamu. Bagaimanapun sekarang eomma Hyunmie adalah eommamu juga.”

“Ye eomma.”

“Sekalian dengan istrimu. Menginaplah kalian di sana barang untuk satu malam saja.”

“Ye eomma.” Jawab Kyuhyun.

“Kalau begitu eomma tutup telfonnya, mama sedang sibuk sekarang.”

“Ye eomma.” Ucap Kyuhyun sambil menutup telfon dari eommanya. Kemudian dia mengirim sms ke Hyunmie.

From Kyuhyun To Hyunmie. : hari ini eomma menyuruh kita mengunjungi Park eomma. Dan menginap di sana.

From Hyunme to Kyuhyun : Jinjjayo? Jadi hari ini kita ke rumah eomma?

From Kyuhyun to Hyunmie : Ne, kita berangkat sekarang, pakai mobilku. Aku tak mau eomma curiga dengan kedatangan kita yang terpisah.

From Hyunmie to Kyuhyun : Ye. Kalau begitu aku tunggu di mana?

From Kyuhyun to Hyunmie : tunggu saja di depan toko ice cream dekat hotel.

From Hyunmie to Kyuhyun : ye.

Mereka berdua segera menutup percakapan mereka lewat sms itu dan bersiap-siap untuk pergi.

Hyunmie P.O.V

Ku langkahkan kakiku dengan riang menuju toko ice cream dekat hotel. Tempat janjianku dengan Kyuhyun. Aku sangat senang, karena setelah tiga bulan aku menikah dengan Kyuhyun aku hanya bisa pergi mengunjungi eomma sebulan sekali. Aku bukan sibuk karena pekerjaanku menjadi koki bawahan Kyuhyun melainkan aku sibuk mengurus Kyuhyun dia sangat manja.

Iya menurutku dia sangat manja, bukan manja seperti aegi. Dia selalu minta aku masak untuknya setiap hari, dia menyuruhku untu mengurus appertement, dari bersih-bersih, mencuci baju, menyetelika aku yang melakukannya.

Dan saat dia akan pergi ke kantor atau hotel untuk rapat, dia menyuruhku untuk menyiapkan pakaiannya. Mulai dari jas, kemeja, dasi celana, sepatu dan lebih parahnya dia menyuruhku untuk menyiapkan pakaian dalamnya sekalian. Itu membuatku tak nyaman.

Tiinn tiiinnnn suara klakson mobil berbunyi ketika berada di depanku. “Jach kajja!” kata Kyuhyun sambil menyuruhku masuk ke dalam mobil mewahnya itu.

Aku segera masuk ke dalam mobil suamiku itu. suami? Dia tidak mirip dengan suami dia lebih mirip dengan tuan muda yang manja, kalau dia tuan muda siapa yang jadi maidnya? Tentu saja aku. Cih, ini tak adil. Dia selalu bersikap kasar padaku.

Tak butuh waktu lama kami telah sampai di depan rumah eommaku. Kami segera turun, aku menoleh pada Kyuhyun yang mengambil sesuatu di jok belakang. Dia membawa parsel buah-buah kesukaan eomma dan juga sekantong plastik makanan kesukaan eomma.

“Ige mwoya?”

“Bukan untukmu. Ini untuk eomma, kalau kau mau, beli saja sendiri.” katanya dengan ketus sambil berjalan masuk kedalam rumah.

Ck dia selalu saja begitu denganku tak pernah ada manis-manisnya.

“Awas kau Kyuhyun, aku akan membunuhmu suatu saat nanti.”

Author P.O.V

@ ruang makan keluarga Park.

Mereka bertiga duduk berlesehan, Hyunmie duduk di samping Kyuhyun sedangkan nyonya Park duduk di hadapan Kyuhyun dan juga Hyunmie. Mereka menikmati makan malam yang di buat oleh yonya Park.

“Bagaimana?”

“Mashita.” Jawab Hyunmie.

“Eomma tak tanya pendapatmu, aku tanya pendapat Kyuhyun. Kyuhyun-ah bagaimana meurutmu?”

“Mashita eomma.” Jawab Kyuhyun dengan manisnya.

“Uhh.. kau manis sekali.” Kata nyonya Park sambil mencubit pipi Kyuhyun. “Ngomong-ngomong kapan kalian akan meberi eomma cucu?” imbuh nyonya Park.

“Uhuk.” Hyunmie terkejut dengan pertanyaan eommanya itu hingga ia tersedak. Dengan segera Kyuhyun memberinya minum.

“Ku rasa kami belum siap untuk memilik anak, kami ingin pacaran dulu, mengingat kami belum merasakan pacaran sebelum kami menikah.” Jawab Kyuhyun

“Hem ne, eomma rasa itu alasan yang masuk akal. Baiklah, tapi jangan lama pacarannya. Eomma ingin segera mendengar tangisan bayi.”

“Ne eomma. Kami akan membuatkan eomma cucu yang banyak.” Jawab Kyuhyun dengan manis.

“Aish, pintar sekali dia bersandiwara. Dia bersikap manis sekali di depan eomma. Dan alasan apa tadi? Kami ingin pacaran dulu? Cih bukannya ingin menyiksaku lebih lama lagi ya? Dan apa tadi? Kami akan membuatkan eomma cucu yang banyak? Cih buat saja sendiri.” guman Hyunmie dalam hati.

*Skip

Waktunya tidur.

“Jadi ini kamarmu dulu?” kata Kyuhyun yang berpura-pura baru pertama kali masuk ke kamar Hyunmie yang dulu. Sebenarnya ia pernah masuk ke kamar Hyunmie ini untuk mendesain kamar Hyunmie yang sekarang di tempati Hyunmie.

“Kecil sekali ranjang ini.’ kata Kyuhyun sambil duduk di kasur Hyunmie yang berukuran single size itu dan berbaring di sana.

“Yack, Cho Kyuhyun apa yang kau lakukan?”

“Tidur, apa lagi?”

“Kau tahu ini kecil, seharusnya kau tidur di bawah Kyuhyun.”

“Shirreo, kau saja yang tidur di bawah.” Kata Kyuhyun sambil membalikkan tubuhnya menghadap tembok dan meringkuk.

“Yak Cho Kyuhyun!” Hyunmie ingin menggoncagkan tubuh Kyuhyun dan menyeretnya kebawah tapi saat ia akan melakukan itu, Kyuhyun meraih lengan Hyunmie lalu menariknya dan sekarang posisi mereka sama-sama berbaring ke samping. Kyuhyun menghadap Hyunmie dan Hyunmie menghadap Kyuhyun.

“Kita sama-sama tidak mau tidur dibawah, kalau begitu tidur diatas saja sama-sama.” Kasur Hyunmie memang berukuran single size tapi cukup untuk mereka bila mereka berjarak sangat dekat.

Hyunmie menelan ludahnya ketika ia sadar ia sangat dekat dengan Kyuhyun, mereka berdua berada di satu ranjang yang sempit. Hyunmie tidak bisa bergerak. Kyuhyun memandang bibir Hyunmie yang indah, bibir yang selama ini ia inginkan.

“Tuhan, apa yang harus ku lakukan? Kyuhyun mendekatkan wajahnya padaku.” Guman Hyunmie dalam hati ketika Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada Hyunmie.

“Aku akan di bawah.” Kata Hyunmie dan itu mampu menghentikan Kyuhyun untuk melakukan aktifitasnya tadi.

“Kau ingin tidur di bawah?”Kyuhyun tahu apa yang dimaksud Hyunmie tapi kalimat Hyunmie itu ada dua maksud, yang pertama Hyunmie akan tidur di bawah atau di lantai, atau dia akan tidur di bawah tubuh Kyuhyun. Dan ia ingin bermain sebentar dengan Hyunmie.

Kyuhyun segera membalik posisinya dengan Hyunmie, sebelum Hyunmie sadar dengan kalimatnya itu.

“Kyuhyun apa yang kau lakukan?’ tanya Hyunmie saat Kyuhyun berada di atas tubuhnya dan menahan tangannya di kedua sisinya.

“Bukankah kau ingin di bawah?”

Hyunmie baru sadar akan kalimatnya itu memiliki dua arti. Kyuhyun mendekatkan bibirnya pada Hyunmie.

Kyuhyun P.O.V

Kudekatkan bibirku pada bibirnya, mula-mula hanya ku tempelkan. Aku ingin merasakan hangatnya bibirnya, kemudian sedikit demi sedikit ku gerakkan, melumat bibir yang selama ini aku inginkan.

Dia sedikit melawan, aku dapat merasakan ada sedikit perlawanan di bawahku. Aku ingin memilikinya malam ini. Benar-benar memilikinya. Aku tetap melumatnya walaupun Ia melawanku.

Tapi sedikit demi sedikit, lama kelamaan perlawanan itu berhenti dan berganti membalas ciumanku. Setelah ia tidak melawan, aku melepaskan tangannya. Aku mulai menurunkan ciumanku pada bahunya. Ku hirup kuat-kuat udara yang berada di sekitar lehernya itu. tanganku tak ku biarkan menganggur, tanganku bergerak menikmati setiap inci tubuhnya.

Hyunmie P.O.V

Oh, dia melumat bibirku. Ini rasanya sangat nikmat, perlawananku kini berubah menjadi lumatan-lumatan membalas ciumannya itu. setelah aku tidak melawan, ia melepaskan tanganku kemudian ciumannya mulai turun ke leherku, menghirup udara di sana. “Ahhhh…” aku menahan desahanku tapi tetap saja lolos walau aku yakin, desahanku itu tidak akan terdengar oleh Kyuhyun.

Kemudian tangan Kyuhyun tak tinggal diam, tangannya mulai menyentuh setiap inchi tubuhku. Aku merasakan sengatan listrik yang bermuatan jutaan volt di tubuhku. Ini sangat membuatku tersiksa dalam kenikmatan.

“Kyuhyun-ah…….” Aku memanggil namanya ketika tangannya berada di dadaku.

“Hemm…..” Kyuhyun menghirup aroma tubuhku lagi, dan aku suka itu. tiba-tiba saat kami sedang menikmati itu iphone ku berbunyi dan itu dari Ryeowook oppa.

Author P.OV

Di saat mereka menikmati kenikmatan yang mereka nanti selama ini, tiba-tiba saja iphone Hyunmie berbunyi dan itu dari Ryeowook. Hyunmie menghentikan semua kenikmatan itu lalu mengangkat telfonnya.

“Yebboseyo oppa?”

“Oh ne,ne”

“Besuk? Oh ne, besuk aku luang oppa.”

“Oh ne ne. bye.” Hyunmie menutup telfonya.

Kyuhyun sangat kesal, karena keinginannya harus di tunda dan itu karena Ryeowook lagi. Kyuhyun sangat kesal. “Ck.” Decak Kyuhyun lalu berbaring menghadap tembok dan nenutup matanya.

Hyunmie tahu Kyuhyun kesal, karena selama ini keinginannya selalu terpenuhi tapi malam ini, Hyunmie menolak keinginan Kyuhyun. Dia merasa bersalah selain mengecewakan Kyuhyun dia juga kecewa karena dia tidak bisa merasakan keinginannya selama ini terpenuhi malam ini.

*skip

@ Hotel

Kyuhyun masuk kedalam Hotel miliknya itu, semua karyawan yang berpapasan dengannya menunduk memberikan salam padanya. Kyuhyun langsung saja menuju ke dapur hotel itu, saat ia akan masuk ke dapur hotel itu, samar-samar ia mendengar para koki yang sedang berbincang. Tapi Kyuhyun tak tahu siapa itu.

“Kau tahu Ryeowook Hyung dan Hyunmie noona sangat cocok. Mereka sama-sama jago masak, sama-sama baik, dermawan, murah senyum.” Kata koki satu

“Benar, yang satu tampan yang satu cantik. Bukankah pasangan yang sangat serasi?”

“Benar, tadi aku lihat mereka berdua sedang membicarakan tentang gaun pengantin apakah mereka akan menikah dalam waktu dekat ini?” kata koki ke tiga.

Kyuhyun yang mendengar itu langsung naik darah, ia mencari Hyunmie, dengan langkah yang cepat, tanpa menghiraukan para karyawan yang memberinya salam saat berpapasan denganya. Kemudian, ia menemukan Hyunmie sedang bersama dengan Ryeowook di taman hotel itu. Kyuhyun melihat berbagai sketsa gaun pengantin.

Mereka terlihat sangat akrab. Dan itu semakin membuat Kyuhyun marah. Ia menghampiri Hyunmie dan Ryeowook.

“Kyuhyun-ah, kau disini?” tanya Ryeowook sambil tersenyum padanya.

Kyuhyun tak menghiraukan sapaan Ryeowook, ia langsung menarik Hyunmie menuju ke dalam hotel. Para karyawan dan pekerja hotel bingung kenapa Hyunmie bisa bersama Kyuhyun.

“Kyuhyun-ssi, lepaskan! Tanganku sakit.” Teriak Hyunmie kesakitan dan itu semakin membuat mereka berdua menjadi pusat perhatian.

Kyuhyun berhenti sejenak dan ia menggendong Hyunmie pada pundakya.

“Kyuhyun-ssi apa yang kau lakukan? kau sudah gila hah? Lepaskan aku!” teriak Hyunmie saat berada di pundak Kyuhyun.

“DIAM!” Bentak Kyuhyun. Hanya dengan satu bentakan sudah mebuat Hyunmie takut. Kyuhyun membawa Hyunmie ke salah satu kamar yang bernomor 2408, itu merupakan kamar pribadi Kyuhyun di hotelnya.

Kyuhyun masuk ke kamar itu, setelah menutup pintu itu yang kemudian terkunci otomatis, ia membanting Hyunmie ke kasur.

“Apa yang sebenarnya kau rencanakan?” tanya Kyuhyun denga tatapan mematikannya.

“Nde?”

“Neo pabbo? Apa kau tak tahu maksudku?”

“Nde?”

“Ck, kita saja belum bercerai, kau sudah membahas gaun pengantin yang akan kau kenakan di saat pernikahan dengan Ryeowook hyung?” kata Kyuhyun sambil memalingkan wajahnya dari Hyunmie.

“Mwo?”

“Jangan sok tak tahu.” Kata Kyuhyun. “Kenapa harus Ryeowook hyung? Kenapa bukan namja lain?” kata Kyuhyun dengan suara melemah.

“Kyuhyun-ssi.” Kata Hyunmie sambil memegang pundak Kyuhyun yang duduk di pinggir kasur King Sizenya.

Kyuhyun tak menghiraukan sentuhan Hyunme itu, Hyunmie tahu kalau Kyuhyun marah. Tapi ia tak tahu kenapa Kyuhyun marah?

“Kyuhyun-ssi.” Panggil Hyunmie sekali lagi.

Kyuhyun jengah dengan panggilan Hyunmie itu. “Kau memanggilku yang suamimu dengan sebutan ssi tapi dengan Ryeowook hyung kau panggil dia oppa. Cih.” Guman Kyuhyun dalam hatinya.

“Apa kau benar-benar mencintai Ryeowook hyung?” tanya Kyuhyun.

“Mwo?” Hyunmie terkejut denga ucapan Kyuhyun.

“Kenapa reaksimu seperti itu? apa kau hanya ingin mempermainkan kami?” tanya Kyuhyun sekali lagi.

“Maksudmu apa Kyuhyun-ssi?”

“Setelah kau menikah denganku dengan terpaksa, kau akan kawin lari bersama Ryeowook hyung kan?”

“Kawin lari?”

“Ne. bukankah kalian sudah mendesain pakaian pengantin yang akan kalian gunakan di pernikahan kalian kan?”

“Hahahaha….. neo paboya :D” Hyunmie terbahak-bahak mendengar pernyataan Kyuhyun tadi.

“Yakk, kenapa kau tertawa hah?” bentak Kyuhyun.

“Ne, ne.” Hyunmie menghentikan tertawanya. “Kami memang sedang mendiskusikan desain gaun pengantin. Tapi bukan untukku.”

“Nde?”

“Kau ingat waktu kita menikah? Waktu resepsi pernikahan kita?”

“Ne. aku ingat memangnya apa hubungannya dengan itu?”

“Ne, akan ku jelaskan. Waktu itu Ryeowook oppa mengajak yeojachingunya ke pernikahan kita. Dan kau tahu? Ternyata yeoja chingunya itu tertarik dengan gaun pernikahan yang aku desain sendiri. dan dia ingin aku mendesain gaun pengantin untuk mereka.” Jelas Hyunmie

“Jinjjayo?”

“Ne.”

“Jadi mereka akan menikah? Apa kau tak sedih?”

“Sedih? Kenapa aku harus sedih?”

“Bukankah kau mencintai Ryeowook hyung?”

“Aniyo aku mencintaimu.” Kata Hyunmie tapi segera menutup mulutnya karena ia ke ceplosan ngomong.

“Hyunmie neomu paboya, Kyuhyun pasti akan menertawakanmu.” Guman Hyunmie dalam hati.

“Nde?”

“Aniyo, lebih baik kita kembali ke dapur. Sepertinya karyawan akan salah paham dengan kita.” Alih Hyunmie sambil menuju pintu tapi kemudian Kyuhyun menahan Hyunmie dan memeluknya dari belakang.

“Nado saranghae.” Ucap Kyuhyun sambil mencium pundak Hyunmie.

“Mwo?”

“Nan jongmal saranghae nyonya Cho.” Kata Kyuhyun sekali lagi.

“Kyuhyun-ssi?”

“Bisahkah kau panggil aku oppa? Aku ini suamimu kau selalu memanggilku Kyuhyun-ssi sedangkan kau memanggil Ryeowook hyung dengan sebutan oppa.”

“Kau cemburu?”

“Tentu saja.” Jawab Kyuhyun sambil menghirup udara di tengkuk Hyunmie. Hyunmie memejamkan mata menikmati sentuhan yang Kyuhyun berikan padanya.

“Aku memanggil Ryeowook oppa dengan sebutan oppa karena aku menganggapnya sebagai oppa kandungku sendiri?”

“Jinjjayo?” tanya Kyuhyun sekali lagi, kali ini ciumannya menjalar keleher Hyunmie dan sampai ke telinga Hyunmie.

“N..ne..” jawab Hyunmie agak mendesah karena sentuhan yang di berikan Kyuhyun kepadanya.

“Lalu kenapa kau tak memanggilku oppa?” tanya Kyuhyun, kali ini tangan Kyuhyun tak mau diam lagi.

“Aku tidak mau memanggilmu oppa.” Jawab Hyunmie masih dengan memejamkan mata menikmati sentuhan yang hangat itu.

Seketika itu Kyuhyun menghentikan kegiatannya (?) kemudian membalikkan tubuh Hyunmie untuk menghadap dirinya. Lalu Kyuhyun memandang Hyunmie seolah ingin bertanya kepada kenapa Hyunmie tak mau memanggilnya oppa.

“Yeobbo?” tiba-tiba Hyunmie memanggil Kyuhyun.

“Mwo?”

“Yeobbo.” Ucap Hyunmie sekali lagi dengan wajah menunduk menyembunyikan wajahnya yang merah padam.

Kyuhyun memegang dagu Hyunmie agar Hyunmie memandang wajahnya. “Yeobbo?” Kyuhyun berganti memanggil Hyunmie.

Wajah Hyunmie menjadi merah. “Yeobbo, nan jeongmal saranghae.” Kata Kyuhyun sekali lagi dan mendekatkan wajahnya pada Hyunmie.

Mereka berciuman dengan hangatnya dan penuh dengan cinta. Hyunmie mebalas ciuma Kyuhyun.

Hyunmie P.O.V

Oh, betapa bahagianya aku, ternyata dia juga mencintaiku.

“Yeobbo, nan jongmal saranghae.” Ucapan Kyuhyun itu benar-benar membuat jantungku berdebar 1000 kali lebih cepat dari biasanya. Tiba-tiba ia mendekat wajahnya pada wajahku, aku memejamkan mata. Tak selang beberapa lama aku dapat merasakan rasa lembut dari bibi Kyuhyun di bibirku.

Ciumannya sangat lembut dan hangat, aku merasakan dia menggerakan bibirnya untuk melumat bibirku, aku gerakan juga bibirku untuk membalas ciumannya. Kemudian dia menjauhkan wajahnya dari wajahku. Ku akui aku sedikit kecewa, tapi ku beranikan diriku untuk memandang wajah Kyuhyun.

“Yeobbo?” dia memangilku sekali dengan nafas yang agak berat mungkin karena ciuman kami tadi.

“Ye?” jawabku.

“Aku ingin………”

“Ingin? Ingin apa?” tanyaku pada kata-katanya yang kurasa sangat menggantung itu.

Tiba-tiba ia menggendongku ala bridal style, dia membawaku ke atas kasur tadi lalu menaiki tubuhku.

“Kyuhyun-ah?”

“Ssssttt….” Desisnya sambil menempelkan jarinya kepadaku. “Aku ingin malam pengantin kita.” Blasshhh wajahku langsung memerah.

Dia mendekatkan wajahnya padaku kurasakan ciumannya, berbeda dengan yang tadi. Ciumannya kali ini terkesan penuh dengan nafsu dan sangat menuntut. Ku balas ciuman itu, entah kenapa tubuhku ingin sekali mengimbangi gerakan Kyuhyun.

Apakah ini waktunya aku dan Kyuhyun bersatu menjadi suami istri dalam arti yang sesungguhnya?

“Ahhh…..” desahku ketika dia membuat tanda kepemilikannya atas diriku di leherku.

“Chagiya?” panggil kami secara bersamaan

“Sarangahae.” Ucap kami bersamaan pula.

THEEND

*Akhirnya selesai juga. Mianhae bila fellnya kurang dapet, ini ff pertama aku yang menggunakan tokoh orang korea. Aku sedikit kikuk saat membuat ff yang bertokohkan orang korea. Tapi demi eonni aku berusaha keras untuk membuat ini. Chukae ne buat KyuMie couple. :D*

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

63 Komentar

  1. Kodok

     /  April 9, 2013

    hahaha…hbs ini mrka buat konpers y

    Balas
  2. Diana Park

     /  April 15, 2013

    Wkwkwk…ngakak bayaginm kyu jd chef..masak ja kagak bs gmn mau jd chef ha..

    Balas
  3. lanjot sequel dong thor

    Balas
  4. Kodok

     /  April 28, 2013

    huuuuu..kyu lucu dsini..tp feelny kurang dikiii aja

    Balas
  5. hyemievil

     /  April 29, 2013

    wkwkwkwk, ini mah nc nya bner” nc 17.. wkwk
    daebakk..

    Balas
  6. DAEBAAK.ff nya bagus bngt.

    Balas
  7. akh daebak
    aku baca nya nyesek waktu kyuppa galak banget ma hyunmie
    ada squel kah hehehehe
    gomawo thor

    Balas
  8. ,omo omoo, daebak dech FF.nya. . . q suka genre.nya romance romance gimana gitu, heheheh,
    ,Sekuel dong eonni. . . heheh

    Balas
  9. fasya

     /  Mei 10, 2013

    kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen~~~
    SUKA BANGET! tp knp ga dilanjut thor yg mau begitunya? hehehe😀

    Balas
  10. haduh nanggung.. lebih hot aja lagi.. hahaha #yadongkumat >.<

    Balas
  11. kyuwonhae's wife

     /  Mei 11, 2013

    Annyeonghaseo , aku reader bru disni . Bangapta🙂
    hahhhaaa… Lucu bgt Kyu oppa cemburu buta😀
    Untung tidak terjadi perkelahian antra Kyu oppa dan Wook oppa🙂
    Yadong y ganttung😦 #yadong akut😀
    Daeebakk , suka bgt sma crta y .

    Balas
  12. so sweet…..
    sejak kpn kyuppa bisa masak…
    bukannya kyuppa paling buruk dalam hal masak memasak….
    buat sequelnya dunk thor…

    Balas
  13. ayu budiarti

     /  Mei 14, 2013

    Ah thor kenapa ga dilanjutin aja…
    Sequel NC Thor… :O
    #Maksa *Otak yadong timbul*

    Balas
  14. yuwandira

     /  Mei 17, 2013

    nc nya kurang thor,, hahaha

    Balas
  15. Elis

     /  Mei 18, 2013

    sequell dongg😀 hahahha

    Balas
  16. kyuhyun salah paham

    Balas
  17. Black_World

     /  Juni 1, 2013

    Bagus banget thor..
    aku suka alurnya , ga kecepetan , feelnya jg dapet kok.. tp, endingnya gantung banget sekale thor … :p

    Ini ada lanjutannya gak thor ? Ada aja ya thor?😄

    Balas
  18. ciput

     /  Juni 2, 2013

    hahaha lucu bgt digendong dipundak

    Balas
  19. Huahhhhh happy end (y)
    Tapi alasan kyu buat gonta-ganti yeoja setiap beberapa minggu *klo ga salah* kenapa ne? *kepo*
    Over all daebak
    Aku kira wookie juga suka sama Hyunmie eh ternyata udah punya pacar *nunjuk diri* #plakkk

    Balas
  20. bella

     /  Juni 11, 2013

    min kalau aku share lewat fanspageku bolehkah, soalnya ddaebak tapi aku sertakan cr blognya

    Balas
  21. Hippohae^^

     /  Juni 11, 2013

    Bagus ^^ feel nya dapet kok eon, aku suka ceritanya hha😀

    Balas
  22. calistha

     /  Juni 12, 2013

    keren🙂

    Balas
  23. riri

     /  Juni 20, 2013

    Yaaa lnjutiin dong
    Emang kyu jago msak y sthuku dia yg pling tdak bs memasak d suju deh hahaha:-Q

    Balas
  24. Oh my god!! Ini seruuu bangetttt kyaaaa xD hihi.. Ff terseruuu lalala.. Cuma aku berpikir(?) Karakter ky disini kurang cocok..

    Balas
  25. Qsparkyu

     /  Oktober 11, 2013

    sequel,, sequel… srquel!!!!!

    Balas
  26. Lala Cho

     /  Januari 25, 2014

    Kyu jd chef ????? Hahahaha sulit untuk dibayangkan……. seru ceritanya tp kl bayangin Kyu jd chef malah senyum2 sendiri hehehe menu spesialnya ” ramen sungai Han “

    Balas
  27. christine junika

     /  Mei 8, 2014

    Baguss

    Balas
  28. kyu euni

     /  Mei 31, 2014

    Ceritanya lucu… Kyu cemburuan

    Balas
  29. EsaKodok

     /  Agustus 13, 2014

    asik asikkkk
    saengi
    ini short versionya dr nc nya kah?
    keliatabnya dulu kamu pernah posting ini dengan full nc d suatu WP y?

    Balas
    • hmmm setahu aku ini ff cuman di shere disini aja… ga tahu kalau autornya shere lagi di tempat lain…

      Balas
      • pyuchan

         /  September 15, 2014

        ff ini tidak ada full ncnya. ff ini hanya dishare di sini. hehheheh

  30. Nia_sparkyu

     /  September 27, 2014

    Legenda sungai han,
    Menu andalan cho gyu testaurant…
    Bersama chef kyuhyun
    Ckkkk….

    Balas
  31. upikabu

     /  Oktober 17, 2014

    ceritanya baguss…. baru kali ini baca kyu jadi chef… wkwkwk… kyu yang galak sama hyunmie ternyata mencintai hyunmie juga…. hehehe…. daebak…!!

    Balas
  32. _elf_

     /  Februari 12, 2015

    aigooo kyu sweet sekaliiii

    Balas
  33. Hahaha….taktik nya kyu pinter…kukira nympe ada yadongnya.fiuh….trnyta ga…

    Balas
  34. apa kabar itu dengan semua para karyawan dan koki…. mereka berdua enak2kan dikamar tapi yang lainnya pada kesusahan pasti gara2 dua org itu kabur wkwkwkwk
    ceritanya lucu dan kocak, romancenya juga bagus dan ceritanya ga berat.

    semangat terus nulisnya author… ditunggu karya yang lainnya, kalo bisa sih ini dibikin sequelnya xp hahahaha

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: