FF//MY LITTLE WOMEN

18708_503463176351072_749264890_n

Autor:yuni japanes kireina aka park hyunmie aka istri dunia akhirat cho kyuhyun

Tittel:MY LITTEL WOMEN

CAST:changmin aka max DBSK,park hyunmie

cameo:cho kyuhyun,victoria

gender:romantis

ost:why i did falling in love with you DBSK

rating: PG 15

Annyeong ini ff pertamaku yang tak bercast utama super junior mudah-mudahan pada suka dan fellnya dapat,kenapa autor pilih changmin karena autor merasa sifat changmin 11 12 sama cho kyuhyun berharap dapet fell oky curhat lama kita mulai. .

Summry:setiap manusia pasti punya kekurangan dan kelebihan dan itu semua di gunakan untuk saling melengkapi dan aku si jangkung max dengan senang hati menutupi kekurangan sipendek bukan hanya dengan tinggiku tapi juga dengan cintaku. . .

AUTOR POV

seorang yeoja tengah menunduk mempermainkan jari-jarinya menunggu apa yang akan namja di hadapanya katakan,jantungnya berlomba berharap bukan kata-kata yang menyakitkan yang iya dengar..

“apa kau yakin mengatakn itu padaku park hyunmie?”

“nae aku yakin kyuhyun_sshi.”

“tapi apa kau tidak sadar diri eoh.”hyunmie mendongkak menatap kyuhyun yang menyunggingkan evil smilenya itu,menatapnya dari ujung kaki kekepala..

“kau itu sangat amat pendek,percaya diri sekali kau mengajaku berpacaran.”denyut di hatinya terasa sakit hyunmie tak menyangka kyuhyun akan mengatakn hal yang paling tabu baginya,kyuhyun mendekat kearah hyunmie lalu mengukur tingginya dan hyunmie..

“lihat kau berdiri saja seperti sedang duduk.”sekali lagi kyuhyun membungkukan badanya menatap hyunmie yang menunduk dalam-dalam..

“kau taukan tipe yeoja yang kusuka,dia harus tinggi,seperti victoria contohnya,so kau bukan tipeku.jadi kau taukan jawabanku apa?”

“ne araseo mianahe jeongmal gomawo kau mau mau meluangkan waktumu.”

“ne gwenchana,ah 1 nasehatku perbanyak minum susu ara.”dengan santai kyuhyun pergi dari taman tersebut meninggalkan hyunmie yang masih menunduk dan tak lama berjongkok membenamkan wajahnya ke lututnya dan mulai terisak kecil..

“menangis jugakan.”suara itu membuat hyunmie mendongkakn kepalanya,namja itu ikut berjongkok menatap hyunmie kasihan..

“aku sudah bilangkan jangan menembaknya,kau keras kepala.”

“max kau kesini mau mengejeku atau menghiburku.”isak hyunmie sambil sesekali menghapus air matanya..

“pertama aku ingin mengejekmu,karena walaupun cerdas kau tetap pabo.”mendengar itu hyunmie semakin terisak dan memukul bahu namja bernama max itu berulang-ulang tapi kemudian di tahan oleh max..

“kedua aku ingin menghiburmu.”ucap max sambil menarik hyunmie dalam pelukanya dan isak tangisnyapun pecah..

changmin masih meneglus punggung hyunmie,isakan tadi sekarang hanya tinggal cegukan-cegukan kecil…

“apa sudah lebih baik eoh?”tanya changmin sambil merengkuh wajah hyunmie lalu menghapus jejak air mata itu dengan ibu jarinya,hyun

mie hanya mengangguk pelan..

“gomawo changmin ah anni max.”

“ais panggil aku changmin,aku lebih suka kau memanggilku dengan nama ibuku.”

“ne changmin,mian aku tak mendengarkanmu,aku hanya ingin hidup tenang dari pada di pendam tak akan membuatku maju.”

“araseo jika itu membuatmu lebih baik aku senang,lalu apa yang akan kau lakukan?”

“molla,apa aku minum obat peninggi badan saja changmin?”

“ais untuk appa,jika seseorang mencintaimu karena perubahan yang dia inginkan bukan cinta namanya tapi perjanjian,dan kau tau dalam cinta tak ada namanya perjanjian yang ada ketulusan menerima apa adanya,kyuhyun saja yang pabo kau itu manis dan imut dia lebih memilih victoria cih jujur saja aku sebagai temanya tak setuju kyuhyun dengan victoria.”sesaat hyunmie tertegun baru kali ini ada yang mengatakn dia manis dan imut karena rata-rata dia sering di panggil pendek..

“changmin kau serius?”

“tentu saja aku serius mana ada sahabat yang mau temanya di tangan yang salah.”

“anni bukan itu?”

“lalu yang mana?”sesaat hyunmei menatap changmin menggigit bibirnya binggung sekaligus malu dan itu berhasil membuat jantung seseorang tak karuan,kenapa manis sekali..

“ahh itu ne aku serius kau imut dan….pendek.”mendengar itu hyunmie langsung memukuli changmin bertubi-tubi,tak ingin babak belur changmin mulai berlarian tentu saja langkahnya dibuat kecil-kecil agar mengimbangi hyunmie yang notabene memang sangat amat pendek…

hyunmie rasanya sangat lelah mengejar changmin walhasil hyunmie tersandung kaki sendiri,jika bukan changmin yang menarik pinggang hyunmie mungkin hyunmie sudah lecet-lecet. .

“ya tak bisakah kau hati-hati eoh,kau ini jalanmu pendek-pendek tapi tetap saja hampir jatuh.”mendengar kata pendek membuat hyunmie yang mau mengucapkan trimakasih,malah mencubit perut changmin keras-keras. .

“a. .a

. .appo,ya kenapa malah mencubitku.”ucap changmin mengelus perutnya yang pasti akan biru. .

“kau tau aku tak suka dengan kata-kata itu.”

“maksudmu p.e.n.d.e.k?”

“YA SHIM CHANGMIN?”bentak hyunmie yang kembali mengejar changmin yang tertawa puas melihat si pendek melupakan sejenak kejadian tadi. . . . Mata kuliah kali ini berakhir mengerikan untuk hyunmie,baginya mata pelajaran kali ini terlalu menyindir kekurangannya. . Dengan gontai hyunmie terdiam di bangku taman sesaat menopang dagu. .

“kenapa hanya aku saja yang pendek saengku saja tinggi 165,sedang aku 153 kalau begini terus mana ada yang mau padaku.”sesaat hyunmie mengacak rambutnya kesal lalu memutar badanya dan matanya membulat sempurna saat seseorang yang di kenalnya sedang berciuman mesra. . Tapi tak lama mengelengkan kepala dan berdecak berkali-kali lalu melenggang pergi,adegan seperti itu kenapa harus di tempat umum. .

Tapi baru saja beberapa langkah,suara seseorang menahannya. .

“ya park hyunmie.”hyunmie terdiam tapi kembali melanjutkan langkahnya. .

“minimum maxsi.”mendengar itu hyunmie berbalik menatap namja yang tepat di depannya,ingin rasanya hyunmie menjitak kepala namja di hadapannya,apa daya tingginya menjulang dan sasaran amarahnya ia tumpahkan dengan menendang tulang kering namja itu. .

“AGRH APPO,kau ini brutal sekali,wae?kau cemburu eoh?”

“mwo?ya changmin aku tak peduli kau ciuman dengan siapapun,tapi minimum maxi itu yang membuatku ingin melumatmu?”bukannya marah changmin mencondongkan tubuhnya menatap hyunmie dari dekat. .

“melumat?boleh ayo lumat aku kalau bisa disini dulu.”bisik manja changmin sambil menunjuk bibirnya yang err masih merah dan basah,mungkin efek dari ciuman tadi. .

Hyunmie sedikit gelagapan binggung harus bicara apa,dengan sedikit ragu hyunmie menoyor kepala changmin dengan telunjuknya. .

“jangan harap.”ucap hyunmie sambil melenggang pergi,changmin tersenyum senang setidaknya masih ada harapan buktinya wajah kepiting rebus terlihat jelas di wajah hyunmie. .

tak lama changmin mengikuti hyunmie merangkul tubuh pendek itu,tapi hyunmie menepisnya dan berjalan lebih cepat lagi. .

“aigo kau masih marah eoh?”tak ada jawaban hyunmie terus berjalan hingga sampai di depan pohon maple tempat favoritnya,hyunmie langsung duduk memasang headshet di telinganya dan memejamkan mata,changmin melakukan hal sama duduk di samping hyunmie menyenderkan kepalanya d

i pohon maple tempat dia dan hyunmie pertama kali bertemu. .

>FLASBACK

dengan sedikit terisak hyunmie berlari lalu duduk mengumpat kesal di bawah pohon maple ini hari pertama dia ospek tapi hyunmie harus menerima hinaan mau itu dari senior atau teman satu ospeknya,bahkan orang yang dia sukai yang nota bene teman semasa SMAnya cho kyuhyun pura-pura tak mengenalnya. .

“hiks,hiks kenapa aku harus pendek begini,aku juga ingin punya teman.”isak hyunmie yang berhasil membangunkan changmin yang sedang tertidur di belakang hyunmie. .

“berisik sekali anak kecil mana yang menangis.”gerutu changmin membuat hyunmie tertegun menghentikan isakannya menoleh dan memandang siapa yang sedang berbicara,perlahan hyunmie berjongkok di hadapan namja yang masih memejamkan matanya itu. .

“wah. . .tinggi sekali.”gumam hyunmie menatap changmin dari ujung rambut hingga kaki. .

Entah keberanian dari mana hyunmie menggunakan telunjuknya menyisir pelan wajah changmin,tak sopan memang tapi toh diakan sedang tidur. .

“tampan sekali apa dia anak ospek?tapi sedang apa disini?apa dia bolos?”gumam hyunmie,sesaat changmin melenguh merasa terganggu dengan sentuhan asing di wajahnya membuat hyumie menarik telunjuknya dan melangkah kecil kembali kebelakang changmin. .

“huf aku malas kembali,apa aku bolos saja namja itu saja berani bolos.”lama kelamaan karena lelah menangis di tambah angin semeliwir membuat hyunmie tertidur. .

Sementara itu changmin terbangun dari tidurnya,sedikit meregangkan tubuhnya. .

“sepertinya cukup tidur siangku.”ucap changmin sambil melangkah pergi tapi langkahnya terhenti ketika menatap seorang yeoja mungil tertidur menyandarkan diri di pohon temat tadi dia bersandar. .

Penasaran changmin mendekat menatap wajah yeoja mungil itu. .

“wajah yang manis dan wajah penuh penindasan.”ucap changmin sambil kembali bersandar di sebelah hyunmie. .

Changmin menyenderkan kepala hyunmie kebahunya lalu menatap hyunmie lagi. .

“yeoja mungil kau mau aku jadi penjagamu?kau pasti sudah lelah bukan di tindas?”tak ada jawaban karena hyunmie memang sedang tertidur nyenyak. .

“tapi ada balasannya.”ucap changmin lalu menempelkan bibirnya di bibir hyunmie,perlahan melumatnya sesaat. .

“manis sekali kalau begitu kau memang harus kujaga nona mungil.”ucap changmin kembali bersandar di pohon tersebut dan kembali tertidur bersama hyunmie. .

perlahan hyunmie terbangun dari tidurnya dan ternyata sudah sore hari. .

“kau sudah bangun nona pendek?”hyunmie terkejut dengan suara changmin di sebelahnya tapi rasa sebal juga mulai hyunmie rasakan. .

PENDEK kata-kata yang paling hyunmie tak suka,perlahan hyunmie bangun menepuk-nepuk bajunya lalu berniat pergi meninggalkan changmin tapi changmin menahan tangan hyunmie. .

“siapa namamu

?”tak menjawab hyunmie menghempaskan tangan changmin lalu kembali melangkah. .

“yeoja pendek!!”sesaat hyunmie berbalik dengan tatapan tajam melangkah mendekati changmin lalu menendang tulang kering changmin. . .

“agrh ya appo kau kecil-kecil menyebalkan.”

“suruh siapa menghinaku,aku punya nama park hyunmie araseo.”ucap hyunmie sambil kembali melangkah tapi tertahan lagi oleh suara changmin. . .

“cho kyuhyun?kau menyukainyakan?”terkejut hyunmie kembali berbalik membulatkan matanya tak percaya. . . .

“kau mengigau nama namja evil itu.”

“mwo?aku tak pernah mengigau dan apa maksudmu namja evil memang kau mengenalnya apa?”

“tentu saja dia teman balapanku dan kau tau igauanmu keras sekali.”ucap changmin lalu melangkah meninggalkan hyunmie yang masih mematung lalu tak lama mengejar changmin. .

“ya jangan bilang pada siapapun.”pelas hyunmie pada changmin sambil berlari kecil mengimbangin jalan changmin yang memang besar-besar ea karena hyunmiekan PENDEK. .

>flasback end

changmin hanya tersenyum mengingat pertemuanya dengan hyunmie di pohon ini,perlahan changmin menatap hyunmie. .

“apa yang membuatmu kesal hari ini?”bisik changmin tapi tak di jawab. .

“kau ini gampang sekali tertidur.”perlahan changmin menggenggam tangan hyunmie lalu mengecup bibir hyunmie. .

“benar-benar tidur ea.”kesal changmin tapi kemudian kembali mengecup bibir hyunmie berulang-ulang. .

Di kejauhan seorang namja dengan amarah memuncak hanya bisa melihat tak bisa berbuat apa-apa. .

“seharusnya aku yang ada disana bukan kau shim changmin.”geram namja itu sambil sesekali memukul pohon di sampingnya,pohon tempat dimana dia menghabiskan waktu berjam-jam demi melihat yeoja mungil itu terlelap,mengerjakan tugas atau hanya sekedar membaca novel. .

sesaat hyunmie terbangun dia menatap kekiri dan kekanan lalu mengelus pipinya yang terasa dingin sedangkan di sampingnya terdapat sekotak susu dingin dan sebuah note dan sebuah boneka kecil berbentuk sapi. . .

“ck lagi-lagi membeli susu untuku,percuma aku tetap akan pendek,tapi changmin kemana?apa dia meninggalkanku lagi?”sesaat hyunmie melirik jam tangannya dengan melotot hyunmie berteri

ak berdiri dan langsung berlari,telat hyunmie pasti telat masuk kelas. .

Tapi hyunmie menghelah nafas ketika didapatinya kelas belum mulai,matanya langsung menangkap kemesraan kyuhyun dan victoria membuatnya semakin jengah dan malas masuk,kalau bukan changmin yang menyeretnya masuk. .

“ais sudahlah jangan kau lihat terus mereka,lebih baik bicara denganku.”ucap changmin merangkul hyunmie sambil duduk di sampingnya. .

“tak ada hal menarik bicara denganmu.”ucap hyunmie dingin. .

“kau saja yang merasa begitu,oh iya kau sudah meminumnya?”

“sudah tapi sudahlah kau tak perlu memberiku susu lagi,toh tinggiku mentok pada angka 153.”

“memang siapa yang memberikanmu susu agar kau tinggi,kau sudah bagus begini lebih enak kutindas.”

“YAA.”bentak hyunmie tapi tertahan ketika bisikan changmin di tengkuknya membuat sekujur tubuh hyunmie kaku. .

“kau sudah manis dengan tinggimu itu.”bisik changmin sambil menghirup wangi rambut hyunmie. .

Di tempat lain seorang namja semakin mengepalkan tangannya penuh amarah lalu melenggang pergi meninggalkan kelas. .

“shim changmin kau sudah keterlaluan,lihat sampai mana kau berani menyentuhnya.”geram namja itu lalu memilih pergi dari kampus. . .

~tbc~

Tinggalkan komentar

6 Komentar

  1. pupud ciput aka hyo jae kim

     /  Desember 24, 2012

    mmm,,, first kah, ok… Next part chingu, penataan bhasanya lumyn ok jg,,,

    Balas
  2. pupud aka hyo jae _kim

     /  Januari 1, 2013

    i love this fanfiction, owh iya chingu, pw utk sequel don’t hurt me again dari part 1 ampe 3 sama ga?

    Balas
  3. aq penasaran sp tu co yg cemburu???
    kyuhyun kah???

    Balas
  4. KyuRa

     /  Juni 23, 2015

    Seseorang? Nuguseyo? Kyuhyuniga? Aishh pnasarann woiiiiiii..
    Hmm ini bgus authpr-nim cmn pnysunan katanya aja yg kurng..
    #very nice !

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: