~MY SPIRIT FOR YOU~2#

WARNING..

 

WARNING..

 

INI NC JDI JNGAN BACA YG DI BAWAH UMUR ARASEO EONNI G MAU TANGGUNG DOSA KALIAN HAHAHAHA

 

WARNING..

 

WARNING..

 

INI FF REQ DARI SESEORANG EONNI KABULIN MUMPUNG DI OTAK EONNI LANGSUNG BERSINAR TERANG HEHEHE

INI ASI PEMIKIRAN EONNI G JIPLAK SANA SINI TAPI KLO ADA KESAMAAN MIANAHE NAMANYA JUGA MANUSIA MUNGKIN SATU PEMIKIRAN OCHH..

 

AUTOR:YUNI JAPANES KIREINA(PARK HYUNMIE)

CAST:KIM JONG WOON.KANG RAE JOON

GENDER:ROMANTIC,FANTASI,NC 21+

OST:MY ONLY GIRL

INI KELANJUTANYA EA..

 

aku semakin menjauhi kucing putih itu yang dengan lancarnya bicara layaknya manusia..

 

“ya menjauh kau.”

“ini aku knapa kau takut,jinjja aku bukan siluman kucing aku manusia biasa sepertimu,aku jga tdak tau knapa bisa jdi kucing,jebal aku takut klo kau juga ikut takut dngan kondisiku ini.”

 

aku menatap matanya tajam aigooo knapa kucing ini lucu sekali..

matanya begtu memelas pdaku..

“ahhh araseo,tapi sbaiknya kau ingat-ingay lagi knapa kau jdi bgini atau ingat-ingat lgi siapa namamu.”

“gomawo kau prcaya.”

‎”ck terpaksa untung saja kucing kalo tikus sudah ku usir kau.”

“hmmm meong.”

“yaaa kau tak perlu mengeong bgtu.”

“hihihi kau lucu.”

huuu mnyebalkan kucing ini..

aku melangkah keluar kamar membiarkan kucing itu ada d atas ranjangku tapi dia mengikutiku..

aku mengambil susu d kulkas dan kucing putih itu bermanja ria d kakiku..

aku turun lalu mngacak bulu d kepalanya..

“kau mau?”

“meong.”

“aisss kau bisa bicara tak perlu mengeong.”

“hehehe aku suka kau mengelus kpalaku bgtu.”

“ck trus sja jdi kucing klo bgtu.”

‎”Mwo kau mendoakanku terus begini eoh?”

“tdi kau bilang suka ku elus klo jdi manusia tak kulakukan.”

aku melangkah kembali ke kamar untuk siap-siap mandi..

“kau mau kemana?”

“mandi.”

“ikut.”

“yaa jngn mcam-mcam ea.”

“waeyo akukn kucing.”

“tpi sbnrykn kau manusia.”

“hehehe kau mengakuiku sbgai manusiakn.”

“ck terserah awas ea klo kau mngintip.”

aku lalu msuk kekamar mandi dan menikamti air ketubuhku..

selesai mandi aku keluar dan mulai memakai bajuku selesai memakai baju aku melihat kucing putih itu..

dia berguling kekanan dan kekiri tak karuan sesaat aku heran tapi terkejut ommo aku lupa..

“yaaa sejak kapa kau disana.”

tak ada jawaban hanya desahan dan meongan kecil yang terdengar..

“yaaa palli malaheba?”

kucing itu diam setelah aku bntak dan berjalan kearahku..

“yeoja pabo kau mau mnggodaku eoh?aku sdh sjak tdi d sini.”

kucing itu kmbali bermanja ria d kakiku mungkin naluriku yang penyayang kucing aku malah memangkunya kedalam pelukanku..

kucing itu diam dalam pelukanku.

“kucing baik kau cntik skli.”

‎”aku manusia panggil aku dngan nama yg kau berikan pdaku semalam.”

“kim jong woon?”

“ne aku suka nama itu.”

“lalu skrng bgaimna?”

“mksdmu?”

“aku yakin kau ini bukan hantu tpi klo siluman aku tdak tau.”

“aku manusia aku yakin itu.”

“drimna kau seyakin itu kau sja tak ingat apa-apa.”

“molla tpi aku yakin aku manusia dan aku tdak asing dengan nama kim jong woon.”

“apa iya ya kau ini roh yesung oppa.”

“molla hnya tolong tampung aku selama aku blm ingat semuanya.”

“smpai kapan.”

“waeyo silta?”

“anniya.”

‎”kau menyukaiku?”

“ne kau kucing yang lucu.”

kucing itu lalu menatapku lalu menjilati bibirku..

“bukan sebagai kucing tapi sebagai kim jong woon.”

aku lalu menjitak kepalanya..

“appo.”

“kau ini pagi-pagi sudah yadong kucing mesum.”

aku mnjatuhkanya kucing itu kelantai membuatnya sedikit mengerang..

tapi aku biarkan suruh siapa main jilat bibirku saja..

aku melangkah kembali ke dapur dan skrng melihat eommaku memasak..

“ck kau sdh bangun eomma kira msh bergalau ria d kamar krena idolamu koma.”

aku terdiam..

‎”kau menyukaiku?”

“ne kau kucing yang lucu.”

kucing itu lalu menatapku lalu menjilati bibirku..

“bukan sebagai kucing tapi sebagai kim jong woon.”

aku lalu menjitak kepalanya..

“appo.”

“kau ini pagi-pagi sudah yadong kucing mesum.”

aku mnjatuhkanya kucing itu kelantai membuatnya sedikit mengerang..

tapi aku biarkan suruh siapa main jilat bibirku saja..

aku melangkah kembali ke dapur dan skrng melihat eommaku memasak..

“ck kau sdh bangun eomma kira msh bergalau ria d kamar krena idolamu koma.”

aku terdiam..

air mataku kembali berjatuhan..

tuhan ini bgtu mnyakitkan untuku..

“chagia gwenchana?ah mian eomma tak bermaksd membuatmu kmbali sdih.”

aku berlari kekamar di ikuti kucing putih itu menutup pintu kamar dan menguncinya lalu membenamkan kepalaku d bantal lalu menagis..

kucing itu mulai mengelus-ngeluskan kpalanya k tanganku..aku menatapnya dia jga sprtinya sdih melihatku menangis aku lalu memeluknya dan dia menjilati leherku sdngkan aku tetap menagis..

hngga trtidur..

 

KANG RAE JOON POV END

 

KIM JONG WOON POV

aku terkejut melihat air mata merembes dri matanya dia berlari kedalam kamr setelah eommanya menyinggung soal idolanya aku mengikutinya dan naik ke atas kasur aku berusaha menghiburnya dia malah menariku kdalam pelukanya..

hangat pelukan ini pelukan penuh kerinduan juga kesedihan mndalam knapa hatiku sakit melihatnya bgini knapa dadaku sesak..

nth mngapa aku terus menjilati lehernya yg sudah terasa asin karena teraliri aor mata hingga dia tertidur..

dan akupun ikut tidur brsamanya..

 

“uljima jebal uljima.”

‎~A DREAM KIM JONG WOON~

 

aku menatap sekelilingku hamparan padang rumput bgtu luas mataku tertuju pda seorng yeoja yg menekuk lututnya dan menenggelamkan wjahnya d kedua kakinya..

dia menangis memangil-mangil namaku..

 

“agasi knapa kau menangis.”

yeoja itu mendongkak menatapku dan berhambur memeluku..

 

“oppa.”

“rae joon?”

“oppa jebal ironayo jngn membuatku sdh terus bernyanyilh d panggung besar itu buat aku bangga padamu.”

“mianahe aku membuatmu menagis uljima.”

 

tba-tba sebuah chaya menariku dri pelukannya

‎”oppa kajima jebal kajima.”

“kang rae joon,rae joon andwe.”

 

tba-tba semua gelap..

aku menrik nafasku dan mataku terbuka..

di hadapanku yeoja itu menangis lgi kang rae joon sbgtu sdihnya kau krena yesung..

aku lalu mendekatinya dan memeluknya..

 

“yesung oppa?”

“anni aku jong woon.”

“kau kembali lgi jdi manusia.”

aku melihat tubuhku dan bnr aku berubah lgi jdi manusia..dan mengencangkan pelukanku pda rae joon..

“sepertinya bgtu,rae joon kau bgtu menyukai yesung?.”

“ne aku sngt mncintainya.”

“waeyo?”

“molla.”

‎”kau mncintai orng tanpa alasan?”

“ne aku mncintainya tanpa alasan aku juga binggung.”

“itu mngkin hnya kekagumanmu pda idolamu?”

“anniya beda jong woon,klo kagum aku jga kagum pda semua member suju tpi pda yesung oppa aku mnyimpan rasa lebih.”

 

aku lalu menatapnya matanya sembab tuhan jebal ada apa denganku aku bru bertemu dnganya tdi malam kenapa aku bgtu sdih melihatnya bgini..

aku mndekatkn wjahku pdanya nth apa yg ada d isi kepalaku skrng yg jelas sekrng jntungku berdetak tak beraturan dadaku sesak..

pelukanku smakin erat saat rae joon membalas ciumanaku iya sejak tdi aku mencium bibirnya tpi bru mndapat respon..

aku melumat bibirnya beberapa kali dan memainkan bibir bawahnya..

lalu menjilati bibirnya dan membenturkan lidahku pda giginya agar dia memberi izin pdaku untuk menjelajahi isi mulutnya oleh lidahku..

dia membuka mulutnya sedikit tapi itu cukup untuku untuk memasukan lidahku kubelitkan lidahku dngan lidah rae joon membuat rae joon mendesah jantungku smakin sesak mendengar dia mendesah..

aku semakin mempererat pelukanku hngga tubuhku bnr-bnr menempel d tubuh rae joon bukan nafasku saja yang semakin memburu nafas rae joona juga sdh tak beraturan..

aku menelan setiap saliva yang aku hisap dri mulut rae joon rsanya mnyegarkan ternggorokanku membuat dadaku smakin sesak..

 

“kang rae joon,rae joon kau menyukaiku?”

aku melepas ciumanku dan menarik nafas sbanyak mungkin dan menatap manik matanya yg tak jauh dri wjahku..

“molla aku hnya mrasa nyaman sja saat bersamamu.”

“lalu bgaimna dengan yesung?”

wajah rae joon menjdi sendu lgi tapi aku langsung mengunci bibirnya oleh bibirku dan dia juga kmbali membalasnya..

pabo prtanyaan apa yg kulontarkan tdi jelas-jelas dia nyaman melakukan semua ini krena wjahku mirip dengan idolanya..knapa htiku skit sekali..beruntungnya kau yesung d cintai yeoja yang baik seperti rae joon..

aku kembali mengaduk isi mulut rae joon kali ini aku beranikan diri memasukan tanganku kdalam kaosnya meraba-raba perutnya yg datar..sekali lgi rae joona mendesah dan meremas rambutku..

‎”yesung oppa emmhhh.”

rae joon kmbali mendesah aneh knapa aku justru menikmati desahan yang justru bukan namaku..aku justru smakin bergairah meraba perut dan punggung rae joon..

seharusnya aku sakit hati krena dia memanggil yesung..

ciumanku lalu turun kelehernya aku jilati setiap inci lehernya membuat dia smakin meremas rambutku..

dadaku smakin sesak skali desahan yg sejak tdi aku tahnpun akhirnya keluar..

 

“kang rae joon emmhh naneun micigesyo ah ahh.”

“nado yesung oppa.”

aku sudah mngryami sluruh peruty.

rasanya seluruh darh d tubuhku sudah mendidih..

saat aku ingin membuka tali bra rae joon pintu kamar rae joon d ketuk-ketuk..

aku berhenti dri aktivitasku dan bangkit dri posisiku yg sdng menindih rae joon..

rae joon menatapku sendu..lalu melangkah membuka pintu..

 

“chagia gwenchanayo.”

“ne eomma gwenchana.”

“dri pagi smpai malm kau d kamar terus palli makanlh dulu mian eomma mengigatknmu pda idolamu tdi pgi.”

“ne eomma gwenchana kajja aku lapar.”

“ne kajja.”

 

rae joon menatapku lalu menutup pintu kamr..

aku terus berpikir slama rae joon d ruang makan..

knapa denganku apa aku sungguh menyukai yeoja ini kang rae joon..

apa mungkin aku yesung?knapa saat dia memanggil aku yesung aku justru smakin bersemangat siapa kau yesung apa yg membuat rae joong menyukaimu hingga menangis hingga tak menyadari keberadaanku?apa wajhku memang mirip dnganmu..

 

agrrrr aku mengack-ngacak rambutku sebal krena penasaran..

tak lama kemudian rae joon masuk lgi ke kamarnya..

lalu duduk d sebelahku..menatapku dngan tatapan sendu..

‎”mian aku berlaku tak sopan pdamu tadi.”

“anniya aku yg shrusnya mnta maaf krena memanggilmu yesung.”

“baiklh kita sma-sma slah jdi kita impaskn.”

“tpi apa mungkin kau ini yesung oppa.”

“molla akukn tdak ingat apapun.”

“kau ingintau yesung seperti apa?”

“ne.”

“klo bgtu ikut aku.”

“kemana?”

“ikut sja.”

 

akhirnya aku mengikuti rae joon kesebuah warnet untuk apa kemari?.

 

“kita mau apa kemari.”

“nanti kau jga tau kajja.”

 

aku lalu masuk keslah satu bilik wrnet tempatnya sempit dan tertutup..

aku tak nyamn..

aku lalu duduk berdua dengan rae joon dalam jarak dekat..mungkin jika aku berbalik menatapnya aku bisa menciumnya..

ternyata rae joon mngajaku ke warnet untuk menunjukan siapa yesung itu..

dia bnr-bnr mirip denganku..suranya juga..dia namja hebat apa mungkin itu aku?molla..

 

“otte apa kau mngrti knpa aku bgtu mnyukainya.”

“ne dia namja hebat.”

“mdh-mdhan ini kau.”

aku lalu berbalik dan menatapnya binggo hdungku berbenturan dngan hdungya aigoo dia mentapaku seprti itu bgaimna aku bsa mnahan diri klo bgni..

‎”jong woon?”

“hmm.”

“kau mnyukaiku?”

deg.deg.deg aigoo knapa disaat begini dia mnanyakn hal yg membua dadaku berdetak smakin kencang..

 

“waeyo?”

“anniya aku bingung sja kau menciumku tdi.”

“molla aku mengiginkanya sja,kau sndiri knapa membalas?apa krena aku mirip yesung.”

“mungkin.”

“klo bgtu anggap sja aku yesung.”

“tpi bgaimna kalo trnyata beda.”

“aku tdak tau kapan ingatanku kembali atau kapan aku kembali ke tubuhku jdi kita jalani sja dulu.”

“mksudmu apa?”

“sprtinya aku menyukaimu.”

“bukan nafsu?”

‎”aku msh bisa membdakanya dan jelas itu beda.”

“jinjja kita lht sja nanti.”

 

aku lalu mencium bibirnya dan merangkul bahunya melumat bibirnya mendekap bdanya d pelukanku sepertinya rae joon menyukainya dia meremas dadaku saat melumat bibirnya..

“jong woon disini tdak nyaman pulang yuk.”

“waeyo mau d teruskan d rumah.”

“isss dasar hantu mesum aku ngantuk aku mau tdur aku hrus membantu eommaku bsk.”

“hmm baiklh kajja.”

 

aku dan rae joon lalu pulang bersama aku menggenggam tanganya ketika d tempat sepi tentuny

sesampainya d rumah ternyata ada seorang namja yg sdng menunggu rae joon..

 

“ada apa kau kemari?”

 

namja itu lalu memeluk rae joon d depan mataku..

aku ingin sekali meninju orng ini sayang aku tak bisa mnyentuhnya..

 

“aku mrindukanmu apa lgi.”

“lpsakan aku.”

rae joon mendorong namja itu huh puas rasanya..

 

“kau ini knapa jlaskn dulu apa slahku knapa tba-tba kau memutuskanku sebulan yg lalu aku jauh-jauh dri singapur pulang demi kau.”

“sdh jlaskn kau slingkuh dan aku sdh bilng klo aku sdh mncintai org lain.”

‎”siapa apa orng itu lbh baik driku.”

“tentu sja kau bukan apa-pa bginya pergi dri rumahku.”

“baiklah tapi ingat aku tak akn melepaskanmu bgtu sja.”

 

namja itu keluar dngan amarah yg membuncah..

rae joon lalu msuk k rumah dan duduk d sofa..

eommanya menghampiri dan mengelus rambutnya..

 

“kau yakin mau memutuskan andhre kim?”

“ne eomma buat apa namja tukang selingkuh sprti itu d pertahankan.”

“tdi eomma dengar kau ska namja lain siapa?”

“klo sdh wktunya aku ksh tau iya eomma aku ke kamar dulu ingin istrht.”

‎”ysudah tdurlh.”

rae joon tersenyum lalu masuk kekamrnya aku hnya mengikutinya dri belakang..

dia langsung tdur dan memunggungiku..

 

“rae joon?”

“waeyo?bsk sja ea aku ngantuk.”

 

aku lalu mendekainya dan merangkul pingangnya dan mencium tengkuknya..

“blh aku tanya 1 prtanyaan sja?”

“malheba?”

“kau bilang sdh mencinati namja lainkn siapa namja beruntung itu?”

 

rae joona beralik dan menatapku dengan lekat..

 

“aku mencintai yesung,skrng ini aku ingin fokus mencintainya hngga wktunya aku mncintai namja lain.”

‎”jdi kau sungguh-sungguh mencintai yesung?bukan sbagai fans?”

“anniya aku mcintainya sebagi seorang yeoja.”

 

entah knapa htiku senang mndengar kata-kata rae joon apa mngkin aku ini bnr-bnr yesung klo iya aku psti akn senang sekali..

rae joon smakin menengelamkan wjahnya d dadaku sdng aku memeluknya dngan erat..

 

“jong woon aku bnr-bnr mirip yesung oppa.”

“klo bgtu anggap sja kim jong woon itu yesung atau sebaliknya.”

“kau tdak apa-apa klo aku memperlakukanmu sprti yesung oppa?”

“ne gwenchana.”

“gomawo.”

aku lalu tertidur bersama rae joon..

 

~A DREAM KIM JONG WOON~

 

“dimna aku?apa aku sdh mati?”

aku mngedarkan pandnganku tempa ini bukanya tmpat kemarin aku bermimpi yg sma ilalang tinggi ini..chakkaman siapa g menangis..

aku menemukan seorang yeoja menekuk lututnya dan menengelamkn wjahnya d kedua lututnya..

 

“agasi gwenchana?”

yeoja itu mendongkak dan berhenti menagis..

“oppa.”

“rae joon.”

 

aku lalu memeluknya dan dia pun kembali menangis..

 

“kajima jebal kajima oppa.”

 

dia terus mengatakn hal itu..

‎”anniya mana mungkin tenanglh aku slalu bersamamu.”

 

aku lalu menatapnya sdng dia mendekatkn wjahnya pdaku lalu mendorongku hingga aku tertidur telentang d antara ilalang..

 

“aku ingin mengikatmu oppa.”

 

rae joon lalu mulai menidihku dan mulai melumat bibirku tanganya juga sudah mngerayami kemejaku dan melepas semua kancing bajuku..

 

“oppa saranghae jngn tnggalkn aku.”

 

dia melepas ciuman d bibirku dan mulai mengerayami leherku..

aku meremas ilalang yg ada d sekitar tanganku darahku berdesir desir..

aku berusaha untuk menahan agar aku tak mendesah dan mengigit bibir bawahku..

akuberusaha untuk mengangkat tubuhnya agar berganti posisi tapi dia malh menepis tanganku dan mulai menciumi perutku ahhh sungguh jantung dan nafasku sdh tak tahan semuanya tak mendukung..

 

“hhhahhha rae joon kau mau menyiksaku jebal bertukarlh dnganku.”

 

rae joon lalu menatapku dan mencium bibirku lagi kali ini dia memasukan lidahnya kdalam mulutku mngaduk-ngaduk isi mulutku membuatku smakin frustasi..

dia melepas ciumanya..

dan menatapku sendu..

 

“rae joon jebal bertukarlah aku mohon jangan siksa aku lebih lama aku sduah tdak tahan,”

“anniya aku blm puas.”

“agrrr rae joon nanaeun micigesoyo kemane jebal ahhhhahhhh.”

 

aku semakin kelabakan ketika dia sudah melepas celanaku dan meninggalkan celana dalam disana…

aku bnr-bnr meremas lilalng d sekitarku semakin erat..aku menariknya tapi sekali lgi tanganku d hempaskan…

 

“emmhhh ahhh ahhhh jebal kemane kang rae joon aku sdh tdak tahan.”

 

tappi bukanya berhenti dia malah terus menjilati pahaku turun naik…ahhh darahku sudah berdesir-desir tak karuan…

ahhhh aku bnr-bnr dia buat gila oleh lidahnya itu….

 

~TBC~

 

WKWKWKWKW MATI LEMES DEH NOHHH…YESUNG OPPA..

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

13 Komentar

  1. ane baca lagi ye yun….. ^^

    Balas
  2. nira

     /  Juli 17, 2013

    lanjut bca aaaah gerah nih..

    Balas
  3. wiwied_chan

     /  Agustus 20, 2013

    kya.. sekarang malah gantian si rae joon. wkwkwk…

    Balas
  4. hahahaaha.. kasian yesung oppa disiksa seperti itu😄 lanjut thor ^^

    Balas
  5. Esaa

     /  November 28, 2013

    Pasti nanti yeppa jadi kucing lagi deh.
    Sekarang aku mulai ngerti, perubahan wujud yeppa apa ada hubungannya sama mimpi yang dialami keduanya?

    Balas
  6. EsaKodok

     /  Agustus 13, 2014

    q suka alurnya…dunia nyata mimpi nyata mimpi
    ahahahaha
    kucingnya ikutan yadong jugaa

    Balas
  7. gisela

     /  Juni 26, 2015

    Aaaa…ncnya kakk, panass panasss
    Masih banyak typo nya kak, oh iya yesung koma ya? Tp hantunya berkeliaran dan gak mau pulang😥 inspiratif sih ceritanya kak

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: